
Dengan kecepatan sedang Ranti menuju ke Bangunan yang sementara bangun.
setengah jam kemudian Ranti, memarkir mobilnya dengan jarak 100 meter, dengan mengaktifkan array ilusi, Ranti mengaktifkan elemen tanah dan air .
Perlahan-lahan gedung itu mulai hancur berkeping, tiang-tiang penyangga mulai runtuh, tapi tidak ada yang menyadari nya.
Sementara berita kebakaran dan gedung yang tenggelam menjadi trending sesaat, karena aplikasi mata dewa sudah menghapus semua tayangannya di media sosial.
Para petinggi white Tiger menggelar rapat di sebuah Karaoke,
Aplikasi Mata Dewa melaporkan semuanya, ternyata sesuai koordinat jarak dari tempat Ranti mengeksekusi gedung Multi Food hanya beberapa ratus meter saja.
" Tandai seluruh mobil petinggi White Tiger, perintah Ranti
Setelah ditandai Ranti melepaskan semua Drone nya dengan perintah merusak semua mobil agar tidak bisa di gunakan lagi.
Sambil menikmati kentang goreng dan kopi latte, Ranti menonton gedung 12 lantai itu masuk ke perut bumi perlahan-lahan tak kebisingan bahkan tanah tidak bergerak sama sekali.
" Tahap Berlian memang dahsyat", ini baru level 2, bagaimana level puncak, batin Ranti
" Tak terasa sudah 2 jam berlangsung waktu sudah menunjukkan jam 3 Pagi, Ranti masih asik menonton.
Mobil Ranti yang terparkir di seberang jalan yang juga sudah di lindungi dengan array ilusi, membuat mobil itu tidak terlihat.
Mata semesta yang memindai seluruh CCTV sudah menandai dan di matikan oleh aplikasi Mata Dewa.
" Aku akan kejam kepada orang sombong dan serakah", biar Franky merasa bagaimana menjadi orang miskin", monolog Ranti
Di Parkiran Karaoke terjadi kehebohan, 15 unit mobil mengalami kerusakan mesin yang sangat parah, oli dan bensin mengalir dimana-mana, karena bau bensin yang menyengat hingga tukang parkir dan orang-orang yang sekedar nongkrong memberitahu kepada pengelola.
Tepat jam 4 pagi, Ranti beranjak dari lokasi tempat dia menonton gedung multi food yang sudah amblas di ganti menjadi kolam dan di penuhi ikan dan udang.
Ketika Ranti mulai menjauh, secara Perlahan pengaruh array pelindung ilusi di cabut oleh Ranti, dan benar saja, lokasi gedung sudah kosong berganti kolam ikan.
Ranti tidak langsung pulang kerumah, dia berganti pakaian olahraga, dan tepat jam 7 dia tiba dirumah dan seolah- olah pulang olahraga.
Dia langsung kemeja makan dan sarapan bersama dengan semua saudaranya.
Tak ada yang bertanya, mereka sibuk dengan sarapannya, kemudian terdengar suara Salma
" Bibi, besok teman saya 4 orang mau kesini, tolong beli banyak kentang, udang dan cumi-cumi sama tepungnya, ucap Salma ke Bu Likha
" Baik Nona Muda, apa hanya itu atau masih ada yang lain, tanya Bu Likha
" Itu saja, ucap Salma
" Baik Nona, pagi ini juga bibi pesan ke Pak Ryan, sekaligus Es krim, bagaimana, ucap Bu Likha
' Oke, terimakasih Bibi, ucap Salma
Ranti menyalakan TV, dan langsung di suguhkan berita kehebohan warga yang menangkap ikan dan udang di dua lokasi yang berbeda.
Franky yang baru bangun dan mengecek handphone, dia melihat banyak panggil yang tidak dia angkat dan puluhan pesan.
alangkah kagetnya dia melihat kiriman video bahwa gedungnya sudah tidak ada dan lokasinya berubah menjadi kolam ikan.
Siaran TV nasional juga ikutan memberitakan kejadian langka ini, mereka langsung mengaitkan dengan hotel The Queen Indonesia yang mengalami hal mirip seperti itu.
" Pah, kemana gedung kita, kok bisa tidak ada, padahal kemarin siang kita disana, ucap istri Franky.
" Papa juga bingung, kalo mobil hilang itu sudah biasa, tapi kini gedung sebesar itu bisa hilang dalam semalam, Ucap Franky.
Segera Franky mendatangi lokasi itu dan dia melihat para pekerja proyek yang kebingungan, kemarin sore mereka pulang, gedung itu masih berdiri dengan gagahnya, tapi pagi ini sudah tidak ada.
" Sebuah gedung 15 lantai hilang dalam sekejap", begitulah bunyi berita di media online. Ranti hanya tersenyum, Gedung yang sudah 75% Rampung lenyap dalam semalam.
Surabaya heboh, lantaran beberapa peristiwa langka terjadi.
Kini kedua kolam itu ramai di kunjungi orang, air yang begitu bening sehingga ikan dan udang bisa dengan mudah di lihat oleh warga yang berkunjung.
Jalanan jadi macet, Polisi kebingungan mengatasinya, antusias warga sekitar, membuat jalanan sangat macet.
Ranti beranjak dari ruang TV dan masuk ke kamarnya.
Laporan dari aplikasi Mata Dewa mengatakan, geng White Tiger, telah mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mencari siapa dalang penghancuran 2 lokasi mereka.
" Kirim semua data mereka ke Polda Jawa Timur dan Mabes Polri, perintah Ranti.
Aplikasi Mata Dewa Segera mengirim semua data geng White Tiger, dari petinggi hingga sampai ke kalas paling bawah.
Ranti mulai menunjukkan kekuatannya, di perusahaan AQS Holding Company, juga terjadi kegembiraan, para investor mulai menarik Sahamnya, para kliennya sudah mulai membatalkan kontrak kerjasama.
__ADS_1
Di kota Jakarta, tepatnya di kantor FAST GROUP COMPANY, perusahaan induk Ferdiansyah Setiawan, mulai kebingungan, karena salah satu anak perusahaan mereka di rundung masalah yang begitu besar.
Dalam sekejap Ranti menyerang 3 kekuatan.
" Rose bagaimana menurutmu, apa aku telah menjadi orang kejam sekarang, tanya Ranti
* Tidak Tuan, itu setimpal dengan perbuatan mereka, lagian tidak ada korban jiwa, ucap Rose.
" Tolong peringatkan saya jika sudah melewati batas, ucap Ranti
* Pasti Tuan, selama notifikasi peringatan tidak ada, berarti Tuan masih berada pada tahap wajar, ucap
" Terimakasih Rose"
* Sama-sama Tuan*
Karena tidak ada kegiatan, akhirnya Ranti memutuskan untuk pergi ke proyek Pembangunan sekolah Elite miliknya.
Dengan mengendarai Lamborghini SIAN, Ranti membela jalanan Surabaya, Pak Pribadi yang sudah di hubungi, langsung juga bergegas kesana.
Ranti sengaja mengambil jalan melewati lokasi gedung yang hilang milik Franky Purnama
Dia berhenti sejenak dan melihat kerumunan orang masih padat, tapi tidak ada yang berani mengambil ikan dan udang dari kolam itu.
Ranti melanjutkan perjalanan ke proyek, hingga akhirnya dia tiba dan si sambut komandan security
" Selamat Nona Muda, tumben kesini, ujarnya.
" Biasa lagi malas kesekolah jadi kesini saja, ucap Ranti
" Oh begitu, mari Nona Muda, parkir mobilnya di sana, biar tidak berdebu, saran komandan Security.
Ranti turun dari mobilnya dan mendekat ke Pos security, para pekerja terkejut dengan kehadiran mobil mewah itu, dan lebih terkejut lagi saat mereka melihat Komandan Security berbicara dengan seorang gadis remaja yang cantik.
" Ternyata komandan, diam-diam punya cewek cantik dan masih mudah lagi, teriak salah satu pekerja proyek
" Sudah gitu tajir pula, ujar seorang pekerja lainnya
" Sudah komandan, bawa kebelakang saja, nanti kami teriak kalau Komandan Besar kalian datang, teriak yang lagi angkat bata merah.
" Jaga bicara kalian, sekali lagi kamu bicara sembarangan ku usir kamu dari sini, tegas Ranti
" Kurang ajar, kamu pikir saya wanita murahan, pergi kamu dari sini sebelum bibirmu hancur, teriak Ranti
" Wiryo, kamu mulai pagi ini tidak saya ijinkan masuk ke proyek ini, nanti saya bicarakan dengan mandor kamu, ucap komandan Security
" Komandan, kami pemborong disini jadi yang berhak mengusir kami ada bos kami, bukan anda, jangan kuatir, kami tak akan bicara ke istrimu saat dia datang antar makan Siang, ucap Wiryo
" Plak... plak.. plak.. plak tumbang
" Kenapa kamu menampar saya, apa kamu takut, jika kami laporkan kamu ke istrinya, ucap Wiryo
" Plak.. plak.. bugh .. bugh gigi tanggal
" Kurang ajar kamu, ucap Wiryo dan hendak memukul Ranti
" Wiryo, kamu tau siapa yang kamu omongin, ini Nona Muda, pemilik proyek ini, sekarang tamatlah riwayatmu, ujar Komandan Security.
" Jangan bercanda komandan, bukannya pemilik proyek pak Pribadi, ujarnya sambil menahan sakit
" Terserah kamu mau percaya atau tidak, ujar Komandan Security.
" Security, usir pekerja ini dari sini, sebelum kupatahkan tangan dan kakinya, perintah Ranti
" Memangnya kamu siapa, dasar wanita murahan, ejek Wiryo
" Plak... plak.. plak.. tanggal lagi giginya
" Laki-laki tapi mulut kayak perempuan, bentak Ranti
" Security, saya hitung sampai 3 jika dia belum keluar dari sini, ku pecat kamu juga sekalian
" Wiryo, maaf kali ini kami sudah salah besar, silahkan keluar dari area ini dan jangan kembali lagi, usir komandan security.
" Awas kamu wanita murahan, ancam Wiryo
" Kamu mengancam saya, bentak Ranti
" Ada apa ini, kenapa pagi-pagi sudah membuat kegaduhan, teriak pemborong dari arah gerbang.
" Oh ada apa ini, kenapa wanita disini, ucap pemborong bangunan itu.
__ADS_1
" Kamu siapa, tanya Ranti
" Justru saya yang harus bertanya kamu siapa disini, main seenaknya memerintah Security mengusir anggota saya, ucap pemborong bangunan itu.
" Tidak penting saya siapa, didik baik-baik anggitamu jika kamu masih ingin memegang proyek disini, ucap Ranti.
" Maaf, kamu bukan siapa-siapa disini, dan kami tidak berhak menentukan pekerjaan kami, ucap pemborong itu
" Baiklah, kalau begitu, saya pastikan kamu berhenti mengerjakan proyek ini, hari ini juga, bentak Ranti
" Security, usir semua anak buah pemborong ini, dan panggil Sumadi sekarang, perintah Ranti
" Baik Nona, jawab Komandan Security.
" Apa-apaan ini, pak security ! kenapa kamu mendengar ocehan wanita gak jelas ini, bentak pemborong itu.
" Saya kasih tau kamu, ini adalah bos besar, Bos nya pak Pribadi, jika tidak percaya Silahkan telpon Pak Pribadi, Ucap Komandan Security.
" Mustahil wanita ini yang punya proyek ini, ucap pemborong itu
Dari arah gerbang mobil Pak Pribadi masuk ke area proyek, dia melihat ada ketegangan dan banyak pekerja proyek yang berhenti bekerja, dia mulai kuatir
" Selamat Pagi Nona Muda, maaf saya terlambat, ucap Pak Pribadi
" Saya tidak berbasa-basi, sekarang juga putus kontraknya dengan pembongkaran ini, dan selamanya dia tidak boleh terlibat dalam proyek apapun di perusahaan saya, apa om mengerti, ucap Ranti
" Baik Nona Muda, Om akan putuskan Termasuk proyek di kota terpadu dan pabrik Sabun, ucap Pak Pribadi
Pemborong yang mendengar Pak Pribadi akan memutus kontraknya langsung tersungkur di tanah, proyek milyaran sudah di genggaman lepas begitu saja karena ceroboh.
Tuan Pribadi, ini salah paham saja, Nona ini yang datang buat keributan, ucap pembongkaran itu, yang tidak pandai melihat situasi.
" Maaf , Kerja anda memang bagus, tapi anda sudah melecehkan Pemilik Proyek ini, ucap Pak Pribadi
" Maksudnya wanita ini yang akan bertemu dengan kita pagi ini, ucap Pemborong itu
" Ia saya sengaja mengajak kamu bertemu agar kamu bisa mengenal bos pemilik Proyek Kota Terpadu, yang mana kamu turut ambil bagian dengan nilai proyek 160 milyar untuk pembuatan Parit dan waduk, tapi melihat caramu seperti itu, membuat saya kecewa, dan mumpung saya belum tanda tangan kontraknya terpaksa saya alihkan ke Kontraktor lain saja, ucap pak Pribadi
" Tapi Tuan, ini hanya masalah sepele, ucap pemborong itu.
" Menurut mu yang menyepelekan hal seperti ini, lebih membuat saya kecewa, silahkan bereskan semua barang- barang anda dan bawa semua anggota kamu, saya akan bayar sesuai progres kerja Anda, begitu juga di pabrik Sabun, silahkan panggil seluruh anggota mu disana.
" Tapi di kontrak kita jelas tertulis jika pemutusan kontrak sepihak kalian akan berhadap dengan hukum, ujarnya
" Lalu apa kamu tidak baca terusan dari kontrak itu, didalam proyek harus menciptakan suasana kerja yang nyaman dan tidak ada tindakan pelecehan dalam bentuk apapun, jika terjadi hal-hal demikian maka pemilik proyek berhak meninjau ulang isi kontrak kerjasama, ujar Pribadi
" Om silahkan bayar semuanya, dan serahkan bukti penghinaan dan tuduhan dia dan anak buahnya terhadap saya, dan kita ketemu di pengadilan, ujar Ranti
" Baik Nona, saya akan membayar sejumlah nilai proyek dia, kecuali yang di Proyek Kota Terpadu yang belum jalan, sisa uang harus kita bayar 6 milyar lagi, ucap pak Pribadi.
" Jangan pakai uang kantor, pakai uang saya saja, 6 milyar tidak ada artinya buat saya, buat Tiara saja aku sanggup kasih sia puluhan milyar, apalagi cuma 7 milyar, ucap Ranti
" Mana nomor rekening kamu, tegas Ranti ke pemborong itu
" Saya akan pergi dari sini, tapi tolong kasihan anak buah ku yang tidak bersalah, ucap pemborong itu.
" Masih punya hati juga kamu, bukan salah saya mereka tidak bisa bekerja, tapi bos mereka yang terlalu arogan, ucap Ranti
" Maafkan saya Nona, saya yang ceroboh, tidak mencari tahu dulu masalahnya, ucapnya
" Saya semangat kesini, karena laporan kinerja kamu yang sangat rapih, hingga proyek pabrik sabun aku percaya kan ke kamu,bahkan ketika Pak Pribadi menyodorkan proposal kamu, aku tidak menawar nya, tujuannya agar kamu bisa dapat untung, dan bekerja lebih semangat, ucap Ranti
" Sekali maafkan saya, tidak apa-apa saya di berhentikan, hanya mohon tampung lah anggota saya, karena mungkin saya lama baru bisa dapat proyek sebesar ini, ucapnya dengan nada memohon
" Bangunlah, apa yang bisa kamu lakukan jika saya berikan kamu kesempatan menyelesaikan semua proyek saya, jawab dengan jujur, Ucap Ranti dengan tegas
" Saya akan memperbaiki sikap saya dan akan mendidik seluruh anak buah saya, jika mereka melanggar sedikit saja, saya akan memecat mereka tanpa ragu, dan saya akan menggunakan mandor untuk membantu saya, jujur selama ini saya tidak memakai jasa mandor, hingga mereka tidak terkontrol akhlak nya, maafkan saya Nona Muda.
" untuk dua Proyek ini, saya berikan kamu kesempatan, dan jika semua omongan kamu terbukti dan dan ada perubahan besar dalam hal akhlak anggota kamu, saya akan pertimbangkan lagi perusahaan kamu di Mega Proyek Kota Terpadu, Ranti
" Terimakasih Nona Muda, ucap pemborong itu sambil berlutut.
Anak buah pemborong itu, ikut berlutut, dan serentak mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang di berikan.
" Kamu tau, saya paling tidak suka dengan orang sombong, munafik dan yang suka meremehkan orang lain, tolong kamu ingat itu, daya tanya kamu apa untungnya kita menyombongkan diri kepada orang lain, kedua kamu lihat mobil saya, harganya puluhan milyar, sekarang kamu tanya ke komandan security, bagaimana saya memperlakukan mereka,
" Kamu masih untung tidak kupatahkan tangan, tapi komandan Security itu, dia saksi hidup dan juga yang merasakan sendiri bagaimana tangan kakinya patah, tapi saya berikan mereka kesempatan dan memperlakukan mereka seperti saudara saya sendiri, silahkan tanya jangan sampai tidak, ucap Ranti
" Saya akan mengingat arahan Anda Nona Muda, saya berjanji akan perbaiki semuanya, ujar pemborong itu.
" Buktikan dengan jujur, dan percayalah Jika kamu jujur dan setia dengan saya, saya jamin semua proyek di bawa naungan pak pribadi, kamu akan dapat prioritas sesuai kemampuan kamu, berubahlah dan ingat kesombongan hanya membawa kuburan bagi kita, silahkan bekerja lagi, ucap Ranti melunak.
__ADS_1