SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Nasib sial


__ADS_3

Keesokan paginya, Ranti bersama yang lain sedang menikmati sarapan pagi mereka.


" Kak nanti malam apa kita jadi berangkat ke Jogja", tanya Armando


" Ia, pagi hingga siang kakak akan selesaikan pekerjaan dulu, kalian berdua istirahat dan siapkan barang - barang yang akan kalian bawa, kita disana hingga Minggu pagi", ujar Ranti.


" Baik kak, tapi aku mau pesan Laptop ke Paman Drajat, biar nanti diantar ke rumah", ujar Armando.


" Pesan saja, dan simpan dalam cincin, agar nantinya kapan- kapan kita pergi kamu tidak kesepian", ujar Ranti.


" Terimakasih kak", ucap Armando.


" Salma, apa kamu juga mau pesan sesuatu", tanya Ranti.


" Aku mau beli Handphone yang Android, Samsung Z Flip 4, boleh gak, Tanya Salma


" Boleh beli saja, kan uang Salma sudah banyak, atau mau kakak yang bayarin", ujar Ranti.


" Gak usah, pakai uang Salma saja, tapi aku mau beli 2, satunya buat Mora, ujar Salma


" Ya sudah telpon saja Paman gendut mu, sekalian pesan kan juga laptop kakakmu", ujar Ranti.


Setelah mereka semua sarapan, Ranti berangkat menuju Mega Proyek Kota Terpadu, tujuan utama dia adalah melihat pembangunan waduk, dan juga jaringan pipa pembuangan terpadu,


Perkembangan setahun pembangunan terlihat sangat signifikan, jalan utama dengan row yang lebar, membuat kota ini nantinya akan minim kemacetan.


Rancangan Gedung perkantoran akan saling berhubungan di bawa tanah, hingga para pekerja yang ingin berpindah dari gedung yang satu ke gedung yang lain bisa lebih hemat waktu, tentunya akan disediakan berbagai fasilitas untuk nongkrong juga saat jam makan siang.


Seperti itu rancangan yang di berikan arsitek kepadanya, bahkan akan dibuatkan terowongan untuk menyebrang dari gedung yang terpisah dengan jalan raya Utama.


Demi terwujudnya rencana itu, Ranti memerintahkan agar mengatur perencanaan bagaimana caranya agar kota Terpadu tidak mengalami kebangkitan selamanya.


Beberapa ahli Tata Ruang juga bekerja keras untuk mewujudkan kota bebas banjir, oleh karena itu, beberapa di buat drainase dengan ukuran dan kedalaman yang sesuai serta membuat beberapa tempat penampungan untuk menyangga luapan air sungai dan juga air hujan.


Ketika Ranti tiba kawasan proyek, Ranti harus menggunakan kostum khusus proyek dan juga helm, sebagai standar safety, waduk yang akan di kunjungi adalah waduk terbesar yang akan di buat di lahan Ranti, nantinya juga akan di bangun PLTA, dan juga kawasan wisata air, rencananya waduk ini akan selesai dalam 2 tahun, ribuan pekerja dikerahkan siang malam untuk mengejar target, apalagi saat pembangunan gedung- gedung, pasti sangat membutuhkan air.


" Waduk dan pengerjaan instalasi Air, bahkan kabel listrik, internet semua berjalan beriringan, para operator seluler juga sibuk membuat tower.


Jaringan jalan Utama sudah masuk tahap finishing, walau belum terkoneksi secara langsung, karena pembangunan sistem wilayah, Sedangkan untuk jalan ke arah lingkar luar hingga ke arah tol atau jalan pemerintah sudah dalam tahap pengerasan.


Dari sini, kita bisa melihat kekuatan uang, tanpa banyak bicara uang mampu memobilisasi semuanya.


Target 5 Tahun pembangunan infrastruktur utama dan pendukung utama, bisa tercapai jika cara kerja seperti ini, Apalagi puluhan kontraktor di berdayakan, dengan pengawasan ketat dari Jaya Konstruksi dan Andalan Mas, serta Pradipta Konstruksi, ratusan tenaga konsultan juga di kerahkan untuk meminimalisir kecurangan dalam kualitas proyek.


Beberapa pengembang ternama berlomba-lomba ingin memiliki lahan disana, namun Ranti menerapkan sistem sewa lahan di beberapa tempat komersil, tapi ada yang mereka tidak bisa ganggu yaitu pusat kotanya.


Untuk urusan vital Ranti tidak memberikan kepada pihak lainnya, seperti air dan PLN, kedua hal itu akan di kelola oleh Ranti, kalau Rumah Sakit , universitas dan juga sekolah, masih boleh berbagi.


Dalam berbagai desain Tata Ruang, Ranti sudah mengkhususkan beberapa bidang tanah yang akan dia pakai, untuk membangun rumah sakit, Sekolah dan universitas, Panti Asuhan dan Panti Jompo, serta lahan untuk Taman wisata Ranti meminta alokasi 250 hektar, sebagai sarana rekreasi keluarga.


Kini dia sudah tiba di waduk pertama, seluas 250 hektar, total 2 waduk yang akan di buat menjadikan kota ini bisa terbebas dari banjir dan juga dapat memenuhi ketersediaan air bersih, serta membantu pemerintah dalam hal kelistrikan.


Untuk listrik sendiri, akan di bantu dengan listrik tenaga Surya, penerapan teknologi ini akan di bangun untuk setiap lampu jalan dan sarana umum lainnya.

__ADS_1


Namun di tengah- tengah kunjungan nya, ada berita yang tidak mengenakkan terkait beberapa izin yang katanya bermasalah, dan yang menjadi aneh adalah proyek di pulau juga diprotes oleh beberapa lembaga.


Walau demikian Ranti tidak bergeming, dari 25 ribu hektare lahan yang dia miliki, dia sudah menyisihkan untuk mempertahankan hutan yang baginya akan di jadikan hutan Kota dan konservasi Tanaman dan Tumbuhan, dan juga bisa di jadikan tempat wisata alam.


Ranti juga membangun jalur hijau di setiap kompleks perumahan, gedung Perkantoran, sekolah, Rumah Sakit, Universitas, dengan berbagai alasan mereka mencoba untuk melakukan tindakan agar proyek Ranti memiliki citra buruk.


Jika dulu mereka mengerahkan LSM dan ormas, sekarang lebih keren, Ranti dipanggil untuk menjelaskan kepada anggota dewan dan juga pemerintah, terkait semua pembangunannya, Ranti menebak ada dua masalah yaitu Masalah uang dan kedua adalah perebutan lahan.


Banyak pihak yang mendapatkan lahan secara gratis atau minimal mereka bisa mendapatkan hak untuk ikut dalam proyek, tapi mereka tidak mau bertarung dalam tender.


Untuk masalah ini tidak mungkin Ranti akan membiarkan Timnya yang menjelaskan, akhirnya Ranti berpikir sudah saatnya dia terjun langsung mengahadapi berbagai gugatan, tapi dia di cegah oleh Rose.


* Tuan, tolong jangan tampil dulu, biarkan Aplikasi Mata Dewa yang mencari informasi tentang tujuan mereka dan siapa yang berada di balik masalah ini, dan untuk masalah ini tuan harus lebih kejam, serang balik mereka dengan data", ujar Rose menyarankan.


" Baiklah, Aplikasi Mata Dewa, cari semua dalang di balik ini, dan juga cari niat terselebung para pejabat ini, jika dia pengusaha, ambil semua uangnya dan kita pakai untuk pembangunan, dan sebarkan jika menemukan skandal, dan jika dia seorang politikus, cari celahnya mustahil dia bekerja dengan gratis, jika menemui adanya kecurangan langsung beritahukan kepada saya, dan ambil semua hartanya, Perintah Ranti.


" Baik Tuan, Jawab Aplikasi Mata Dewa.


* Biarkan Rendi dan Pak Pribadi, bersama Tim Perencanaan dan Tim Hukum, sebagai langkah antisipasi, 2 hari sebelum acara itu semuanya pasti sudah beres, ujar Rose.


" Bagus, aku setuju", balas Ranti.


Karena moodnya sudah hilang akhirnya Ranti memutuskan untuk pulang, di tengah perjalanan pulang Ranti melihat ada sebuah restoran yang menjual sate dan sop Tulang, akhirnya dia putuskan untuk makan di tempat itu.


Ranti memesan sate Daging kambing muda dan daging sapi, serta sop, disaat yang sama, Ranti melihat beberapa mobil juga mampir, dengan mata Semesta Ranti melihat statusnya, bahwa ada 6 orang yang menjadi tangan 3 orang pejabat.


Dari omongan mereka, Ranti mendengar pembicaraan bahwa mereka menunggu orang suruhan dari beberapa pengembang besar di Jakarta untuk membatalkan kedua proyek Ranti.


" Aku berpikir juga demikian, aku akan perintahkan Drone untuk merekam semuanya".


* Ya ide yang bagus, sekaligus aktifkan rekaman untuk Suara juga, kebetulan CCTV disini sudah mereka manipulasi.


" Aplikasi Mata Dewa ambil semua rekaman dari Drone dan kirim ke laptop saya, perintah Ranti.


Tak berselang berapa lama utusan dari Jakarta tiba dan masuk ke restoran itu, ternyata modus Mereka cukup bagus, mereka hanya bertukar kunci mobil.


" Tuan terdapat 5 pejabat yang yang terlibat dalam masalah ini, tapi cara kerja cukup halus, ucap Aplikasi Mata


* Tuan, di dalam mobil itu terdapat 10 karung yang berisi uang, mereka baru memesan makanan, silahkan ke toilet dan aktifkan Armor Transparan Mode Stealth, dan ambil semua uangnya, biar mereka bertarung", ujar Rose.


" Hahahaha, aku di suruh merampas terang-terangan", ujar Ranti.


* Daripada buat pejabat korupsi, lebih baik tuan Pakai untuk senang-senang, atau bagikan ke siapa yang tuan mau, ujar Rose.


" baiklah", ujar Ranti.


Ranti segera ke toilet dan menguncinya, dia langsung aktifkan Armor Transparan Mode Stealth dan Sarung Tangan Pemindah, dengan santai dia keluar dari restoran dan menuju ke mobil, tanpa basa-basi dia langsung memasukkan semuanya kedalam Cincin Semesta dan kembali ke toilet.


Saat ini dia sudah berada di meja makan, dan saat yang sama pesanan dia sampai.


Dia menikmati dengan santai makannya, setelah selesai makan dia langsung membayar dan pulang, kebetulan mobilnya pas dekat pintu keluar.


Saat Ranti keluar, semua mata orang itu melihat kepadanya, setelah memastikan Ranti tidak akan berbuat macam-macam, para pesuruh itu langsung fokus pada makanannya.

__ADS_1


" Rose berapa total uang ini, tanya Ranti.


* Sekitar 25 milyar", jawab Rose.


" Lumayan banyak", ujar Ranti.


" Tuan harta para pengusaha itu sudah masuk ke rekening virtual berjumlah 5 triliun, itu semua hanya di satu rekening saja, Ujar aplikasi Mata Dewa.


" Untuk saat ini cukuplah", sekarang jatuhkan saham mereka, ke titik paling rendah, saya tidak akan membelinya jadi biarkan mereka bangkrut, dan data semua karyawan, mereka dan ambil semua uang kantor, nanti uang sebagian di bagikan ke karyawan, untuk para pembeli properti mereka biarkan para pengembang itu yang bertanggung jawab, mereka masih punya uang, ujar Ranti.


" Baik Tuan, Proses perampasan uang kantor untuk 5 perusahaan properti.


" Rose nanti jika ada aset mereka yang akan di lelang oleh Bank maka segera beli", ujar Ranti.


* Tuan kali ini anda bisa mendapatkan lahan yang sangat besar di daerah Garut dengan luas 35 hektar, dan sangat cocok untuk peternakan domba, salah satu pengembang menjaminkan lahan itu di Tri Link Finance", ujar Rose.


" Bagaimana lokasinya saat ini?" tanya Ranti.


" Tanah kosong, si pengembang itu rencananya akan membangun peternakan Domba disana, perlu di ketahui Domba asal Garut sudah terkenal, jika tuan menerapkan peternakan modern maka bisa dibilang tuan akan sukses disana, Niko bisa di menjadi kepala disana", ujar Rose.


Lagi asik berdiskusi dengan Rose, Aplikasi Mata Dewa melaporkan, bahwa di restoran terjadi keributan, karena mereka kehilangan uang.


Ranti yang membaca laporan dari Aplikasi Mata Dewa, hanya tertawa terbahak-bahak sendiri di dalam mobilnya.


" Biarkan saja mereka, siapa suruh mau menghancurkan aku dengan cara licik", balas Ranti.


" Tuan proses perampasan Dana 5 perusahaan sebesar 150 triliun telah selesai, dan proses mengacaukan saham mereka sementara berlangsung, maksimal besok sebelum makan siang mereka sudah sudah jeblok", lanjut laporan Aplikasi Mata Dewa.


" Berapa jumlah karyawan mereka", tanya Ranti.


" untuk perusahaan properti saja mereka memiliki 350 orang karyawan, selebihnya pekerja borongan, lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Berikan kompensasi bagi semua karyawan mereka sebesar 250 juta, dan untuk setiap pemborong, berikan sesuai hasil pekerjaan mereka, tapi nanti setelah masalah ini selesai, jika para pengembang tidak bisa membayar karyawan dan para pemborong, baru kita berikan kompensasi nya, juga Cek toko bangunan yang menjadi supplier agar kita membayar ganti rugi, Perintah Ranti.


" Tuan untuk Surabaya, ada kelompok preman yang bekerjasama dengan mereka, mereka di kuasai oleh keluarga Sungkono, salah satu keluarga kuat di Surabaya, dia memiliki 2000 anggota, sebagian dari anggota itu adalah sisa - sisa dari white Tiger dan Dorman Dorian, makanya dalam sekejap group menjadi besar, mereka telah mendapatkan bayaran 2 triliun untuk dana awal dan sisanya setelah selesai, mereka rencananya akan berdemo saat rapat di gelar", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" oke tandai rumahnya dan markasnya, kita akan membakarnya siang ini juga", balas Ranti.


Dijakarta tepatnya di gedung bursa, terjadi kegemparan, saham kelima perusahaan itu bergerak turun, aplikasi Mata Dewa masih memberikan toleransi dengan turun perlahan, tepat besok pagi pada sesi pembukaan, maka Penghancuran final.


Ranti yang mendapatkan mendapatkan laporan, sangat bahagia dengan trik dari aplikasi Mata Dewa.


Saat perusahaan- perusahaan itu ingin menambalnya dengan aksi buy back, tapi sayang dana kantor juga sudah raib, ketika mengecek tabungan juga tidak mencukupinya.


Sungguh malang nasib mereka yang berurusan dengan Ranti, sistemnya terlalu kuat untuk dihadapi.


" Aplikasi mata Dewa berapa jumlah uang milik Keluarga Sungkono itu", Tanya Ranti.


" Lumayan Tuan sekitar 1,5 triliun dan istrinya memiliki 600 Milyar, ke-lima anaknya juga memegang uang 200 milyar, sedangkan uang organisasi ada sekitar 3 triliun, bel termasuk 2 triliun untuk bayar anak buah yang akan berdemo.


" Baiklah ambil saja yang 1,5 Triliun, dan uang organisasi, untuk setiap anggota berikan saja 15 juta, dan korlapnya 20 juta, Berarti sisanya sekitar 2,950 triliun, total dari Sungkono 4,450 triliun di tambah dari 5 perusahaan dan Pribadi 155 triliun, berarti hari ini kita dapat uang 159, 450 triliun", lumayan banyak


" Ah tambah banyak untuk di berikan kepada orang-orang miskin", monolog Ranti.

__ADS_1


__ADS_2