
Hari Jumat telah tiba, saat sedang sarapan, Ranti memberitahukan kembali bahwa nanti sore dia akan berangkat ke Jakarta.
" Armando, apa kamu ada kesibukan, tanya Ranti
" Mumpung besok libur, jadi aku mau lanjutin buat aplikasi game aku, ucap Armando
" Kakak sebenarnya ingin ajak kamu dan Salma ke Jakarta, tapi kamu lagi sibuk jadi gak apa-apa, lanjutkan saja program kamu, ucap Ranti
" Maafkan Armando ya kak, soalnya tanggung tinggal sedikit lagi, jika berhasil, Armando akan menyempurnakannya, siapa tahu ada yang minat untuk mendownload nya, ucap Armando.
" Harus fokus pada tujuannya, kakak akan mendukungmu, ucap Ranti
" Adik Salma kan tidak buat apa-apa, biar adik saja yang temani kakak, ucap Armando
" Salma mau gak temani kakak, tapi Armando tidak bisa ikut, bagaimana? tanya Ranti
" Tidak apa-apa, lagian Salma tidak ada kesibukan, mendingan ikut kak Ranti saja ke Jakarta, Uda kangen juga sama kak Darel, ucap Salma.
" Ya sudah nanti pulang sekolah, Salma siap-siap dan tunggu kakak pulang, kita hanya berangkat berdua saja, ucap Ranti
" Oke, ucap Salma singkat.
" Disekolah Ranti fokus pada pelajarannya dan memberitahukan ke Tiara dia mau ke Jakarta, Ranti hendak mengajaknya, tapi tidak enak hati.
" Aku harus membiasakan diri melakukan pekerjaan ku dengan sendiri", batin Ranti
Waktu jam pulang sudah tiba, Ranti dan ketiga kakaknya sedang menunggu mang Dul untuk menjemput.
Setibanya di rumah, Ranti melihat Salma sudah berpakaian rapih, apalagi gaya berpakaian Salma sangat mirip Ranti, gaya tomboy.
Selesai semua persiapan, Ranti Salma pamitan ke Bandara, Pesawat Pribadi miliknya sudah di siapkan, namun karena sertifikat Pilot milik Sabrina dan Santina belum dapat dari pemerintah, akhirnya Ranti menggunakan jasa Pilot Pribadi lainnya, beserta pramugari.
Diantar oleh seluruh saudaranya, Ranti dan Salma tiba di Bandara, dan menuju ke ruang tunggu khusus, tapi karena masih ada waktu 1 jam, Ranti memutuskan untuk ke restoran dulu baru ke ruang tunggu.
Ranti yang menggandeng tangan Salma, membuat banyak orang terpukau melihat mereka, seorang gadis remaja yang cantik dan seorang gadis kecil yang juga tak kalah cantik, dengan stelan santai.
Sementara menuju ke restoran, Ranti melihat 2 orang suami istri yang masih muda, sedang duduk dengan tampang yang lesu, terlihat si istri sedang hamil.
Penasaran, akhirnya Ranti mencoba membaca status kedua orang itu, ternyata mereka menikah tidak di restui oleh ke dua orang tua mereka masing-masing.
Ranti pura-pura duduk di samping ke sua orang itu dan mengajak mereka ngobrol.
" Mba mau terbang ke mana, tanya Ranti
" Tadinya mau ke Makassar, tapi tidak jadi karena ada masalah keluarga, sekarang kami berdua putuskan mengadu nasib di Jakarta saja, wanita itu.
" Kenapa tidak di Surabaya saja, tanya Ranti
" Tidak apa-apa, kami hanya ingin berusaha sendiri dan jauh dari orang tua, ucap wanita itu sendu
" Disana apa ada keluarga dan mau kerja apa, tanya Ranti
" Suami saya seorang sarjana walaupun baru lulus, tapi kami akan mencobanya, ucap wanita itu sambil memegang perutnya yang tengah hamil 5 bulan.
" Sudah beli tiket atau belum, tanya Ranti
" Kami tidak jadi naik pesawat, sebentar lagi kami berdua akan ke terminal bus untuk menghemat biaya, ucap wanita itu
" Yang sabar ya Mba, sebetulnya kami mau ke Jakarta, ada keperluan disana, kalau kalian berdua tidak keberatan, kalian bisa ikut dengan kami, bagaimana ?
" Maaf merepotkan Nona, saya dan istri, bukan tak sanggup beli tiket, hanya kami mau berhemat, karena di Jakarta, kami harus menyewa kontrakan, dan biaya selama saya masih mencari pekerjaan, laki-laki itu.
" Maaf mas, sama sekali tidak merepotkan, tapi mas lulusan fakultas apa, tanya Ranti.
" Saya lulusan Desain Grafis, waktu kuliah sempat magang dan kerja freelance untuk percetakan, jawab laki-laki itu
" Apa kamu punya contoh produk yang kamu buat, tanya Ranti
" Ada Nona, tapi Laptop saya ada di dalam koper saya, di handphone juga ada, saya mengirim beberapa contoh saat melamar pekerjaan, ucap laki-laki itu
" Bagus, kenapa kamu tidak buat usaha sendiri saja, ucap Ranti
" Saat ini saya memang masih menerima jasa pembuatan desain dari rumah, tapi tidak mesti ada tiap bulan, sedangkan sebentar lagi istri saya mau melahirkan, jadi ya kerja keras, ucap laki-laki itu.
__ADS_1
" Kalau mba sendiri lulusan apa, tanya Ranti
" Kami sama-sama di desain, jadi kami berencana ingin membangun studio desain sendiri kalau sudah ada modal, ucap wanita itu
" Jadi itu tujuan kalian ke Jakarta, ingin bertarung di sana, tanya Ranti
" Salah satunya, jawab mereka berdua
" Baiklah, sekarang kalian ikut saya ke Jakarta naik pesawat, kasihan lagi hamil kalau naik Bus, ucap Ranti yang langsung berdiri.
" Kakak berdua ayo ikut kami, tenang saja semuanya gratis, ucap Salma
Suami istri itu nampak ragu, karena baru saja ngobrol, kenal nama saja belum.
" Terimakasih Nona, tapi kami tidak ingin merepotkan Nona untuk membelikan kami Tiket Pesawat, jawab laki-laki itu
" Santai saja, rejeki jangan di tolak, ini namanya kita berjodoh bisa ketemu di sini, ucap Ranti
" Ayo kak, jangan sungkan, kasihan dedek bayinya, ucap Salma.
" Baiklah Nona, tapi maafkan kami jika merepotkan kalian berdua, ucap laki-laki itu
" Nanti di pesawat baru kita bicarakan lagi, sekarang kita makan dulu, baru kita ke pesawat, saat ini masih ada 40 menit lagi pesawat saya di berangkatkan.
Selesai makan, Ranti mendapat pesan bahwa 15 menit lagi, pesawat sudah siap berangkat.
Sepasang suami istri itu kebingungan, karena mereka melihat Ranti tidak berjalan ke Pintu keberangkatan biasa, tapi menuju ke arah ruangan khusus yang bertuliskan VVIP.
" Nona, kenapa kita kesini, tanya wanita itu
" kita akan terbang dengan pesawat saya, jadi tenang saja, ayo masuk, 10 Menit lagi sudah mau take off, ajak Ranti
Ketika sampai di ruangan khusus, mereka di minta menunjukkan KTP dan menandatangani sebuah dokumen perjalanan.
Keluar dari ruangan itu, mereka di arahkan petugas untuk segera menaiki pesawat, dan betapa terkejutnya sepasang suami-istri itu melihat Gulfstream G 700, sudah terparkir cantik di dekat pintu keluar ruangan VVIP.
" Nona apakah kita akan terbang dengan pesawat ini, tanya wanita itu
" Sedikit gugup, karena ini pesawat mewah, pasti bayarnya sangat mahal, ucap wanita itu polos
" Tenang saja, aku tidak minta kalian untuk membayarnya, anggap saja dengan kalian menemani perjalanan kami ke Jakarta, adalah bayarannya.
" Terimakasih Nona, ini pesawat yang viral awal bulan ini, ucap laki-laki itu
" Tolong kalian jangan pernah membicarakan tentang ini kepada siapapun, kalau mau berfoto silahkan, tapi jangan ceritakan kalau kalian terbang bersama dengan kami, tegas Ranti
" Baik Nona, terimakasih, ucap laki-laki itu.
Setelah puas mereka berfoto di luar pesawat, dan saat mereka masuk, lebih terkejut lagi melihat interior yang begitu mewah, apalagi cara para Pramugari dan Pilot menyambut Ranti dan Salma.
" Selamat datang Nona Muda dan Nona Kecil, silahkan duduk dan gunakan sabuk pengaman, kita akan segera take off, ucap Pramugari itu.
Setelah pesawat dalam kondisi stabil, mereka kembali ngobrol.
" Maaf Nona kami lupa memperkenalkan diri, Saya Frenli Anggoro dan ini Vini Fransiska, ucap Frenli
" Saya Ranti Putri dan ini adik saya Salma Putri, ucap Ranti
" Untuk membuat studio desain sendiri memangnya, harus punya berapa duit, tanya Ranti
" Kalau yang sederhana saja, paling hanya butuh tempat, internet dan beberapa Komputer dengan spesifikasi yang tinggi, hitung-hitung sudah dengan sewa tempat, minimal 250 juta, itu sudah bagus dalam ukuran studio kecil, laki-laki itu.
" Ada berapa klien yang sudah kamu tangani selama menjadi desainer freelance, tanya Ranti
" Lebih dari 100, beberapa dari mereka sudah berkali-kali memberikan saya pekerjaan.
" Oh baiklah, tetap semangat, ucap Ranti
" Kalau Nona sendiri bekerja di fi bidang apa, tanya Frenli
" Saya pengusaha, besok pagi aku harus menandatangani dokumen pergantian dan nama baru dari beberapa perusahaan yang saya beli dan di merger, ucap Ranti
" Mumpung ketemu, apakah saya bisa membantu membuatkan logo Perusahaan yang baru untuk anda Nona, anggap sebagai bayaran kami untuk Anda, Ucap Frenli.
__ADS_1
" Hahahaha, pintar kamu mencari peluang, ucap Ranti
" Kalian malam ini menginap bersama dengan kami di hotel dan besok pagi kalian berdua ikut dengan saya, ke Perusahaan milikku, dan tolong buatkan Logo Perusahaan hasil mergernya, ucap Ranti
" Kalau boleh tahu perusahaannya di bidang apa, tanya Frenli
" Perbankan, ada sekitar 6 bank kecil yang sudah mau bangkrut, lantas saya beli dan menyatukannya, menjadi 1 Bank saja, kamu saya beri kesempatan untuk mendesainnya, ucap Ranti
" Baik Nona, saya akan bekerja maksimal untuk kesempatan ini, Ucap Frenli.
" Jika kamu berhasil, maka seluruh permukaan saya akan menggunakan jasa kamu untuk mendesain logo maupun produk apa kamu berani terima tantangan saya, ucap Ranti.
" Kolaborasi saya dengan istri, pasti kami bisa mengerjakannya, ucap Frenli.
" Bagus kalau begitu, ingat saya tidak suka orang yang mengingkari janji, rahasiakan kamu terbang saya dari siapapun, itu syarat nya, dan juga saya janjikan jika kamu setia dan jujur serta rendah hati, percayalah kamu tidak akan habis pekerjaan di perjalanan Saya, Ucap Ranti
" Baik Nona, demi apapun saya berjanji memegang seluruh kata-kata saya, ucap Frenli.
" Buktikan, saya tunggu, tegas Ranti
" Maaf Nona, apakah pesawat ini milik Anda, tanya Vini
" Ia, ini milik saya hanya di kelola atas Nama PT RPS GROUP COMPANY, ucap Ranti
" Apa Nona Pemilik Perusahaan itu, tanya Vini
" Benar semua yang memiliki tulisan RPS adalah milik saya, saya lagi membangun beberapa gedung di Jakarta, saya ingin kamu dan Frenli membuktikan kemampuan kalian dalam desain, jika berhasil seluruh gedung yang baru, logonya, web, banner bahkan hingga spanduk, akan saya serahkan ke kalian berdua, ucap Ranti
' Baik Nona, kami akan berusaha, Ucap Vini
" Kakak kita nanti ketemu kak Darel gak, tanya Salma
" Ia sayang, nanti Kak Darel dan kak Sonia yang jemput kita, hanya kita tinggal di hotel, karena apartemen kak Darel tidak besar, ucap Ranti
" Oh Oke, besok setelah kakak selesai kerja, boleh gak Salma ke Mall Cempaka, Salma ingin jalan-jalan disana sebelum pulang, boleh gak, tanya Salma
" Boleh, besok kita pulang jam 9 malam, jadi banyak waktu, ucap Ranti
" Oh ya Frenli, kamu tau Mall Cempaka, semua gedung itu milik saya, baik ruko, perkantoran hingga apartemen, tolong kamu desain ulang, Ucap Ranti.
" Baik Nona, terimakasih atas kesempatan yang di berikan untuk saya.
" Besok saya suruh orang untuk mencarikan apartemen untuk kalian, selama 6 bulan, juga tempat kalian merancang desain Bank Baru, serta Mall Cempaka, ucap Ranti
" Terimakasih banyak Nona, ucap mereka berdua.
" Kalian tetap boleh menerima desain dari langganan kalian, tapi kalian juga harus fokus pada dua brand yang saya minta, saya bayar kalian sekarang sebagai DP, sebesar 150 juta, nanti jika sudah selesai draftnya, silahkan ajukan penawaran terbaikmu, ucap Ranti
" Baik Nona, saya akan buatkan yang terbaik untuk anda, jawab Frenli
" Buktikan dulu, jika benar terjadi, maka kamu secara eksklusif akan mendesain seluruh logo dan brand di seluruh perusahaan saya, ucap Ranti
Tak sadar mereka berdiskusi, akhirnya Pesawat Jet Gulfstream G 700 mendarat dengan cantik di Bandara Soekarno Hatta.
Darel dan Sonia yang sudah menanti, mendapatkan pesan dari Ranti bahwa pesawat sudah landing.
Setelah berjumpa dengan Darel dan Sonia, Salma langsung minta di gendong, Sonia hanya bisa tersenyum melihat gadis kecil memeluk pasangannya.
" Kak Darel, Salma kangen sama kakak cup cup, ucap Salma sambil mencium pipi Darel.
" Ia sayang, kakak juga kangen, cup, ucap Darel sambil mencium kedua pipi Salma.
" Kak Sonia gak peluk ya, ucap Sonia
" Hehehehe, Salma juga kangen dengan kakak ipar yang cantik dan pintar, cup cup, ucap Salma sambil mencium pipi Sonia.
Ranti juga tak malu memeluk Darel dan cipika-cipiki dengan Darel, Sonia sudah menganggap itu hal biasa, apalagi Darel sudah menceritakan semuanya, bagaimana tingkah lakunya Ranti yang sangat manja.
Tiara saja tak pernah cemburu, jika Ranti kadang menggandeng Robin, atau Robin terkadang merangkul Ranti, tapi itu Ranti lakukan hanya kepada Darel dan Robin, karena selama ini laki-laki yang dekat dengan Ranti hanya mereka berdua dan Armando yang masih kecil.
Jangankan laki-laki, Ranti tak memiliki banyak teman, makanya sekali dia menganggap orang itu teman, maka dia akan membuat temannya harus bahagia, berapapun uang yang dia keluarkan.
Tapi jika orang berbuat salah pasti akan di tindak habis-habisan.
__ADS_1