
Akhirnya mereka semua sampai dirumah di Ita, terlihat hampir tidak memiliki apa-apa didalam rumah itu.
" Rose, apa kamu yakin Pill semesta bisa mengobati luka bakar ibu Ita, dan Pill surgawi bisa untuk adik Ita, tanya Ranti
* Sangat bisa, setelah semua selesai, tambahkan, Pill Regenerasi jaringan tubuh pada 7 hari kemudian, proses ini hanya memakan waktu 15 menit, tapi kalau mau lebih cepat dan mereka tidak berteriak, silahkan bantu dengan energi positif, dengan tekanan 20 % kekuatan, prosesnya hanya 5 menit saja, jawab Rose.
" Baik Rose, terimakasih."
" Iya siapkan air hangat 2 ember, ucap Ranti
" Kebetulan rumah ini ada pemanas Air, tapi jarang kami pakai
Selesai semu persiapan, ibu dan anak itu sudah berbaring di lantai dengan alas tikar dan Ranti menyuruh mereka berdua menelan Pill Semesta dan Pill Surgawi.
Setelah Pill di telan, Ranti mengedarkan, energi positif nya dan membungkus kedua orang itu.
Ranti memejamkan mata dan proses di mulai, seketika kedua tubuh itu terbungkus seperti kepompong, terlihat Bagaimana lapisan kulit yang rusak mulai di perbaiki dengan sangat cepat, jaringan Tubuh yang rusak parah sudah mulai di perbaiki, Ranti melihat dengan Mata Semesta, ternyata masih ada jaringan yang belum pulih 100%, dimenit terakhir, keluarlah, cairan kotoran yang berwarna hitam pekat, bahkan masih berbau gosong.
Proses selesai, Ranti menarik energi positifnya dan membuat kedua orang ibu dan anak terbaring untuk beberapa saat dan akhirnya, mereka berdua membuka matanya.
Ita yang belum bisa melihat perbaiki kulit ibunya dan adiknya, karena tubuh mereka berdua masih terbalut dengan cairan hitam pekat.
" Silahkan Bu dan Adik berendam air hangat, minimal 10 menit.
Setelah meninggal sekitar setengah jam, akhirnya ibu dan anak itu sudah keluar dari kamar mandi dan sudah berjalan normal, kulit yang tadinya dari ujung kaki hingga punggung, kini sudah kembali normal, jari-jari kaki juga sudah normal, membuat Ita terkagum-kagum.
" Mba Ita, 7 hari setelah ini, silahkan beri Pill ini, usahakan di Jam 3 sore, perintah Ranti
" Setiap Minggu selama sebulan, habiskan 1 Botol dalam seminggu, ini ada 8 botol, seorang 1 Botol seminggu.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, akhirnya mereka semua pamit dari rumah Ita.
Ketika sampai mobil terdengar bunyi sistem
DING... DING
Selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi tersembunyi, menyembuhkan dua seorang ibu dan Anak kecil korban kebakaran. Hadiah ;
10 milyar PS
7 Milyar PP
1 milyar Poin Pengabdian
Bonus dalam membantu beberapa orang dalam beberapa hari, adalah 2 x naik level gratis. dan upgrade Aplikasi Mata Dewa.
[ aplikasikan Mata Dewa di upgrade bisa mendeteksi wilayah Asean, secara real time]
" Oke Rose Status"
Nama : Ranti Putri Setiawan
Umur. : 16 tahun
Tahap. : EMAS
Level. : 6 ( 7/ 100 M. PS)
Job. : PELAJAR
Skil. : Menu
Fisik dan Mental
Kesehatan : 100 % +++
Ketahanan : 100 % +++
kecepatan : 100 % +++
Ketepatan : 100 % +++
Kecerdasan: 100 % +++
Kekayaan. :
Aktif Rekening sistem
Rp. 120.000.000.000.000
$. 480.500.000.000
¥. 435.000.000.000
Bank Global Mandiri Indonesia
Tekan 🔽 untuk melihat saldo
Rekening Khusus pembangunan Tekan 🔽 untuk melihat saldo
Toko. : Terbuka 10 item
Poin
Sistem. : 800.500. 000.000
Pemahaman : 300.000. 000.000
Pengabdian. : 5.000. 000.000
inventori. :
* 66 pil surgawi
* 15 pil semesta
* 55 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh
* 7 Pil kecerdasan
* 5 Kupon cashback 300%
__ADS_1
*. 3 x Permintaan Darurat
* 30 Kotak Tingkat Berlian
* 15 kotak Tingkat legenda
* 10 kotak tingkat Kuno
* Resep Pengikat jiwa
* Buku Resep Dewa Obat
* 100 jenis bibit buah dan sayuran
* Kitab segel dan Formasi Array tingkat Kuno
* 2 kupon Naik Level gratis
Aset
* 3 Gedung Perkantoran (Aktif)
* Perkantoran dan mall (Aktif)
* Tri Link Finance Indonesia (Aktif)
PT. RPS GROUP COMPANY (🔐)
- Tanah seluas 10.000 m² (🔐) Malang
- lahan 5 hektar kota Surabaya {🔐} **
- Sawah 20 hektar di Banyuwangi {🔐}
- lahan 25 Ribu hektar pinggir kota Surabaya {🔐}**
- Lahan 10 hektare Di Semarang{🔐}
* Kendaraan { not activated}
Alat penunjang ( Cincin Semesta)
* 1 unit Laptop Quantum+++++
* Flashdisk 10 TB Quantum+++++
* Handphone, Quantum+++++
* 1 buah kacamata, Quantum+++++
* 1 buah Tablet Quantum+++++
* 1 buah jam Tangan Quantum+++++
* 1 set Jarum akupuntur mata dewa
* 1 Set Armor Transparan ++++
* 20 Drone Quantum+++++
* Tungku Tingkat Kuno++
* Pedang White Destiny sword + jarum
Misi. :
- Check in (1 x 7 hari)
* Misi khusus: -
- Proyek Kota Terpadu non Hadiah
- membangun Sekolah Super Elite, 1 tahun 6 bulan
- Membuat Bank Khusus Petani, peternak, Nelayan dan Pengrajin.
* Misi Dadakan: -
* Misi tersembunyi: -
" terimakasih Rose"
* Sudah Tugas saya tuan*
* Tuan ada baiknya anda segera naik Level dan mempelajarinya kitab segel dan Formasi Array, serta kitab Hukum Ruang dan kitab hukum Waktu, ada beberapa pulau yang di curigai menggunakan array pelindung ilusi, ucap Rose
" Apa maksudnya Rose, tanya Ranti
* Array pelindung ilusi adalah membuat suatu area atau wilayah, akan terlihat biasa saja, ada rumah tapi kelihatannya hutan belantara, sederhananya dengan pelindung ilusi maka. orang yang yang melihat area atau wilayah yang menggunakannya, tertipu.
" Oh gitu, andaikan aku berkemah di hutan dan menggunakan array pelindung ilusi, maka orang-orang tidak bisa melihat saya, benar gak Rose
* Benar Tuan, lebih sadisnya lagi jika di masa depan tuan ingin menghabisi sebuah kelompok, jika menggunakan fisik, maka pelindung ilusi bisa tuan gunakan, ucap Rose
" Saya akan mempelajari nya, agar ketika aku sampai di tahap Berlian, aku tinggal belajar teknik nya, ucap Ranti
* Rumah tuan yang di Pondok Indah Jakarta, harus menggunakan array pelindung, agar tidak sembarangan orang memasuki rumah.
* Manfaat lainnya, jika tuan ingin membangun agar cepat, tuan bisa mengatur waktu di wilayah yang tuan kehendaki, dengan sesuka hati Tuan.
" Terimakasih Rose"
Tak terasa mereka sudah dirumah dan langsung menuju ke kamar masing-masing.
Keesokan harinya mereka melakukan aktivitas seperti biasa di pagi hari dan berangkat ke sekolah.
Disekolah, Ranti tak banyak bicara, dia memikirkan Bagaimana dan kapan orangtuanya bisa di temukan, dan kenapa tiba-tiba Rose memintanya agar segera menaikan Levelnya.
Jam istirahat, Ranti dan Tiara seperti biasa ke kantin, namun saat menikmati makanannya, Ranti mendapat notifikasi dari aplikasi Mata Dewa, bahwa seluruh wilayah Indonesia sudah di lakukan penelusuran secar khusus di pulau-pulau kecil yang memang tidak berpenghuni.
Dengan teliti dia membaca pesan yang dikirim Aplikasi Mata Dewa, akhirnya dia paham kenapa Rose, memintanya untuk segera mempelajarinya kitab Segel dan Formasi Array.
" Rose apakah setelah aku menguasai Teknik segel dan Formasi Array, bisa di sinkronisasi dengan aplikasi Mata Dewa ? tanya Ranti
* Bisa Tuan, artinya Aplikasi Mata Dewa bisa di gunakan untuk memindai bahkan mendeteksi adanya penggunaan Formasi Array oleh musuh, jawab Rose
__ADS_1
" Terimakasih Rose "
* Tuan harus menggunakan Ruang Dimensi di Zona 3, agar anda bisa mempercepat waktu belajar anda di semesta, karena untuk mempelajari kitab ini, minimal membutuhkan waktu lebih dari 50 tahun untuk tahap awal, begitu juga dengan tahap menengah dan puncak, itulah alasan kenapa Tuan harus belajar di Ruang Dimensi Zona 3, jawab Rose
" Butuh berapa lama, agar aku bisa selesai semuanya, tanya Ranti
* Dengan 5 jam di dunia luar berarti sekitar 3 Tahun lebih di Ruang Dimensi, artinya Tuan butuh 1 hingga 3 bulan di luar ruang dimensi, jawab Rose
" Rose dengan pencapaian PS ku saat ini dan menggunakan 2 kupon naik level gratis, apakah bisa hingga Tahap Berlian, tanya Ranti
* Bisa Tuan, untuk menaikkan Level dan kenaikan Tahap ke Berlian, Tuan harus benar-benar menahan rasa sakitnya, karena akan ada Perubahan struktur Tulang, jawab Rose
" Apa maksudnya Perubahan struktur Tulang, tanya Ranti
* Tulang anda saat ini masih belum terlalu kuat, oleh karena itu sebelum naik ke Tahap Berlian, maka tuan harus memasuki fase penempaan tulang, Tuan akan di berikan Tulang Phoenix, yang berupa struktur Tulang urutan kedua terkuat setelah tulang naga, jawab Rose
" Berapa lama Proses semuanya, tanya Ranti
* Di semesta Tuan 1 Minggu, namun di dalam Ruang Dimensi Zona 2 hanya 2 jam, Jawab Rose
" Baiklah, kita lakukan saat malam Sabtu, agar sekolahku tidak terganggu, jawab Ranti
* Silahkan tuan memilih waktu yang sesuai dengan keinginan anda, jawab Rose.
" Terimakasih Rose "
Jam pelajaran berakhir begitu saja, hingga terdengar bunyi Bel, pertanda jam untuk pulang.
Di perjalanan pulang Ranti menerima telpon dari Pak Jusuf Maulana, agar Ranti segera menandatangani beberapa dokumen untuk kepentingan merger dari Bank - bank yang sudah di belinya dan salah satunya adalah dokumen pergantian nama Bank.
Ranti memutuskan akan datang hari Jumat Sore dan akan menandatangani dokumen itu, hari Sabtu di kantor Tri Link jam 10 Pagi.
" Kak Mercy, aku hari Jumat Sore mau ke Jakarta, ada urusan di perusahaan Tri Link, apa kalian mau ikut, tanya Ranti
" Maaf dek, kami mau ke Kafe dan supermarket, bontot tahu sendiri kedua tempat itu lagi ada pembangunan, jadi maaf untuk kali ini kami tidak menemani kamu, jangan marah sama kami ya, ucap Mercy
" Tidak apa-apa, apalagi kalian sudah berjanji akan datang kesana, tapi aku ingin bawa Salma dan Armando, boleh ya, ujar Ranti
" Ia boleh, tapi harus ada Yati, itu juga kalau mereka mau, karena kakak perhatikan Armando saat ini lebih banyak di kamarnya, dan terus-terusan di depan laptopnya, ucap Friska.
" Apa kak Friska, pernah melihat apa yang dia kerjakan, tanya Ranti
" Aku yang melihatnya, dia lagi buat program, katanya dia sedang membuat aplikasi game, ucap Rindu
" Bagus itu, asal jangan buat yang aneh-aneh saja, balas Ranti
" Dia ingin sekali menciptakan game dia sendiri, ucap Friska
" Kalau Armando tidak bisa ikut berarti aku sama Salma saja, tidak usah ada Yati, toh Sabtu malam aku sudah di sini lagi, ucap Ranti.
" Baiklah, asal jangan kerjaan kamu terganggu, kamu tau sendiri Salma kayak apa, lari sana dan lari sini, lincah betul dia itu, kata Mercy
" Samalah dengan Ranti dulu, sejak bisa bicara, langsung lari sana dan sini, asal datang hujan, lari ke lapangan main hujan, hahahaha ucap Friska
" Hehehehe, tapi itulah dulu namanya juga anak kecil, tapi akhirnya kalian juga ikutan mandi hujan, hahahaha, ujar Ranti
" Bukan ikutan, tapi terpaksa mengejar kamu agar tidak terlalu lama main hujan, yang selalu kak Darel, kata Mercy
" Hahahaha ia, kak Mercy dan kak Darel yang selalu mengejar ku, jadi kangen masa kecil, ucap Ranti"
" Nah kumat lagi dia, ucap Mercy
" Kak Mercy, panggil Ranti sambil memeluk lengan Mercy
" Astaga, masih di mobil sudah mulai manja lagi, apa gak malu sama Mang Dul, ucap Rindu
" Sudah biasa Nona Muda, Mang Dul senang lihat kalian semua akur, tidak seperti saudara- saudara luar sana, sesama saudara saling membenci, ucap Mang Dul
" Itu karena ada sifat iri hati Mang Dul, ucap Friska
" Benar Nona Muda Friska, sampai sekarang saja kakak Mang Dul, tetap menganggap Mang Dul, adalah orang tidak berguna, karena hanya jadi sopir dan istri pembantu, ucap Mang Dul
" Apakah Mang Dul, malu jadi sopir dan memiliki Bu Likha yang hanya pembantu, tanya Ranti
" Tidak sama sekali, ini pekerjaan saya, dan Likha adalah orang yang paling saya cintai, jadi untuk apa malu, toh hasilnya halal, dan yang paling penting, anak-anak Mang Dul, tidak ada yang malu punya orang tua seperti saya dan Likha, Ucap Mang Dul.
" Yang penting hasilnya, bukan begitu Mang Dul
" Benar sekali Nona Muda Rindu, apalagi, saat ini saya dan istri, memiliki majikan seperti Nona-nona Muda dan Tuan muda yang begitu menghargai kami, jadi untuk apa malu karena kita seorang sopir dan pembantu, ujar Mang Dul
" Mang Dul hebat, biar sopir dan pembantu, tapi buktinya di kampung halaman sudah punya besar, semua anak-anak kuliah di tempat terbaik, benarkan Mang Dul, ucap Ranti tiba-tiba
" Semua berkat Nona Muda semuanya, makanya kami Suami istri, akan tetap bekerja dengan Nona Muda, hingga kami tutup usia, kami berharap bisa melihat kalian semua memiliki pasangan dan terlebih jika Mang Dul di beri kesempatan melihat keturunan kalian, ucap Mang Dul
" Amin, Mang Dul dan Bu Likha, kami ijinkan pergi jika memang sudah kehendak Tuhan, ucap Ranti
" Terimakasih Nona Muda, kami tidak berniat berhenti bekerja selama kami masih mampu, ucap Mang Dul
" Ia dong, ngapain berhenti kerja, jikapun Mang Dul dan Bu Likha sudah tidak mampu bekerja dan ingin kembali ke kampung, percayalah kami akan selalu memenuhi kebutuhan Mang Dul dan Bu Likha, ucap Friska
" Jadi kayak PNS, dapat pensiun, hehehehe, ucap Mang Dul
" Oh ya Mang Dul, saat kami berkeluarga, otomatis kami tinggal terpisah, rumah kami yang saat ini, adalah tugas Mang Dul dan Bu Likha yang merawatnya, perintah Ranti
" Tenang saja, anak bungsu Mang Dul, dia ingin menjadi seperti Ibunya, bedanya dia sarjana, katanya menjadi Kepala asisten Rumah tangga juga harus pintar, agar bisa membantu majikan, ucap Mang Dul
" Jadi sekarang dia ingin belajar apa, tanya Mercy
" Dia ingin kuliah Hukum, dan kursus masak, dan ingin mengambil program Komputer dan komunikasi, saat ini dia tengah kursus memasak dan les komputer, Ucap Mang Dul
" Bagus itu Mang Dul, di luar negeri, yang menjadi Kepala asisten Rumah Tangga, memang harus punya banyak skill, dengan semua skill yang ada, maka para majikan akan menggajinya sangat mahal, ucap Ranti
" Anakku juga berkata demikian, bahkan dia dari kecil sudah ikut belajar beladiri jadi, Mang Dul dan Bu Likha, hanya menyetujui saja keinginannya, ucap Mang Dul
" Berarti keluarga kami tidak perlu repot-repot mencari orang baru di saat Bu Likha, tiba waktu Pensiun, ucap mereka
" Terimakasih kepercayaan Nona Muda kepada keluarga Mang Dul dan Bu Likha, ucapnya tulus
" Kakak Mang Dul, pasti tambah iri hatinya, karena di kampung halaman keluarga Mang Dul pasti akan lebih sukses, ayo semangat Mang Dul, teriak Rindu
" Harus semangat, kakakku tidak tahu kalau gaji Mang Dul dan Bu Likha sudah melebihi gajinya sebagai guru, ujarnya
" Tapi ingat jangan pernah membalas meremehkan mereka Ok, ucap Ranti
" Pasti Nona, saling membalas juga tidak ada gunanya, toh buktinya jelas, sekarang rumah kami lebih bagus dan lebih besar, Ucap Mang Dul
__ADS_1
" Itu namanya membalas dengan elegan, sedikit bicara tapi banyak buktinya, ucap Friska
Obrolan mereka yang asik, terhenti karena sudah tiba di rumah.