
" Kak kalau boleh tahu, kekayaan Aisyah sekarang ada berapa banyak? tanya Nino.
" Sangat Banyak, bisa di bilang dia terkaya di Merak, hanya saja jumlahnya kakak tidak tahu persis, kakak angkatnya kalau kirim uang milyaran buat dia, kamu lihat saja rumahnya saja harganya hampir 5 Milyar, mobilnya itu harganya 3 milyar, itupun masih di tanyain kalau mau nambah mobil", ucap Bu Antara.
" Bunda, coba lihat ini, seluruh kakakku memberikan Aisyah uang sangat banyak", teriak Aysha menunjukkan beberapa lembar cek yang jika di total berjumlah 50 milyar, belum hadiah dari Robin dan Tiara sebesar 100 milyar, yang tidak di tunjukkan Aisyah.
" Ya sudah nanti hari Senin kamu ke bank dan tabung, ucap Aisyah.
" Aisyah, siapa laki - laki yang mencium jidat kamu? tanya Nino.
" Itu namanya Robin, kakak angkat Aisyah dan kak Ranti, kalau gadis yang mencium pipiku itu adalah tunangannya, sahabat terdekat dari kak Ranti, ada apa Paman? tanya Aisyah.
" Tidak apa-apa, paman kira itu pacarmu, ucap Nino.
" Aisyah belum mau punya pacar, kak Ranti saja masih jomblo, apalagi kak Ranti baru 18 tahun, nah Aisyah baru 16 tahun, jadi belum pantas Aisyah punya pacar", ucap Aisyah.
" Ia sekolah dulu baik-baik, agar semua kakak angkatmu bangga dengan kamu, paman juga ikut senang, bisa lihat nanti kamu lulus jadi sarjana dan jadi pengacara hebat", ucap Nino.
" Terimakasih Paman, paman berusahalah, agar 3 tahun depan Paman dapat hadiah besar dari Kakakku, dan aku juga akan berikan Paman 2 Milyar, paman pasti bisa, yang penting sabar saja, Kakakku pasti bantu paman di kemudian hari, dia sudah janji, pasti dia akan tepati ", ucap Aisyah.
" Terimakasih, Paman pasti berusaha sekuat tenaga, bukan karena hadiahnya, tapi demi hidup paman dan keluarga, kasihan Diman jika dia tidak kuliah di tempat yang bagus, ucap Nino.
" Nah gitu dong, jika kak Diman bergaul baik-baik, tidak mungkin juga Aisyah membiarkan dia, selama ini kak Diman tidak jahat dan tidak bebal, tapi sejak di bebaskan bergaul, maka jadilah dia seperti itu, tapi maaf 3 tahun ini Aisyah di larang membantu Paman dan kak Diman, harap paman maklum", ucap Aisyah.
" Tidak apa-apa, berkat kamu juga, Paman bisa di ampuni kakak angkatmu dan memberikan Paman modal usaha, bahkan Kiosnya saja sudah dia yang sewa, dan ini, kakakmu masih memberikan uang cash 50 juta, jadi total uang cash paman ada 60 juta", ucap Nino.
" Ini ada titipan dari Kakakku, handphone Yang sama dengan kak Diman, buat bibi juga ada, dan hari Senin semua peralatan dapur hingga meja dan kursi serta perlengkapan lainnya akan dikirimkan oleh Kakakku, mereka masih percaya sama Paman,
Dan terakhir ini, ambilah SIM ini sesuai nama kalian bertiga, sekarang teteskan darah kalian disini, dan motor buat bibi dan kak Diman akan datang hari Senin, 3 motor Nmax, jadi tunggu orang dari dealer untuk mengantarkan motornya, ucap Aisyah sambil memberikan kuitansi.
" Ini kapan belinya Aisyah? tanya Pamannya.
" Tadi saat mereka pergi, Aisyah di telpon untuk makan malam, dan kak Ranti menelpon orangnya dan Aisyah menyebut nama lengkap Paman dan bibi juga kak Diman.
" Kalau SIM dari Siang, dan tadi diantar anak buahnya Kakakku, makanya Segera Teteskan darahnya agar bisa aktif", ucap Aisyah.
Nino, istrinya dan Diman langsung Meneteskan darah mereka di atas SIM sesuai nama mereka masing-masing.
Seketika badan mereka terasa hangat dan pengetahuan Soal mobil dan motor bisa mereka kuasai, dan skill memasak untuk istrinya Nino, sedangkan Nino di berikan skill berbisnis.
Sedangkan Diman hanya di berikan skil menyetir mobil dan pengetahuan mesin mobil dan motor, sesuai cita-cita nya ingin punya bengkel sendiri dan toko sparepart.
Tapi mereka tidak tahu, jika SIM tersebut sudah mengikat jiwa mereka, agar tidak bisa berkhianat kepada Ranti dan juga Aisyah.
" Kakak ipar, berarti kakak juga dapat SIM ajaib ini", tanya istri Nino.
" Ia, hanya saja kakak malas bawa mobil, kan suamiku selalu ada saat mau kepasar, dia nanti keliling jualan telur saat pulang dari pasar", ucap Bu Antara.
" Astaga, kakak juga masih berjualan keliling, padahal uang sudah Banyak", ucap Nino.
" Selama masih ada tenaga kenapa tidak, wilayahnya masih luas, silahkan kamu ambil wilayah yang masih kosong, ini alamat peternakan besar ayam petelur, bilang saja kamu Adikku, namun setelah peternakan nak Ranti berproduksi, saya sudah dapat hak eksklusif untuk ambil telur berkualitas tinggi di situ, bukan hanya itu, kakak bisa ambil daging ayam, daging sapi, juga daging Kambing dan domba, serta udang,
10 orang teman kakak sudah membuat perusahaan, modalnya juga nak Ranti, kami untuk sementara kami 11 orang jualan telur keliling, jika adik mau silahkan, walau tidak bergabung dengan kami, tapi kami tidak akan mengganggumu, hanya itu bantuan kakak untukmu, apalagi kamu sudah di larang meminta bantuan dari kami.
__ADS_1
Tapi ini berbeda, kakak yang menawarkan bantuan kepadamu, itu artinya kakak iparmu ini,masih menghormati dan menghargai kami sebagai adik, apa Nino mengerti maksud kakak", tegas pak Antara.
" Nino paham kak, terimakasih, mungkin beberapa hari Nino ikut kakak dulu, baru Nino jalan sendiri", ujar Nino.
" Tidak boleh,itu berarti kamu melanggar aturan dari Nak Ranti, kami datanglah ke pasar dan lihat bagaimana cara para tukang telur berjualan, kakak harap kamu maklum', ucap Pak Antara.
" Hehehe ia kak maaf lupa, ucap Nino cengengesan.
" Aisyah, besok boleh gak kita jalan-jalan ke Mall, kasihan Bibimu sudah lama tak pernah ke mall, bibi mau beli baju agak Bagus biar saat jualan lebih rapi, boleh gak antar paman dan Bibi ke Ramayana saja", ucap Nino.
" Boleh, nanti Aisyah antar, tapi jangan malam-malam pulangnya karena Aisyah hari Senin mau ujian naik kelas", ucap Aisyah.
" Oh tidak usah kalau begitu, Aisyah belajar saja, nanti paman naik motor saja", ucap Nino.
" Tidak apa-apa, kita berangkat jam 2, jadi Paman dan Bibi harus agak pagi dari Lampung, jika malam ini mau pulang', ucap Aisyah.
Setelah Nino dan istrinya kembali ke Lampung, Diman juga kembali kos-nya, dia sudah berjanji tidak akan ikut balapan liar lagi, kalaupun nongkrong cukup malam Minggu saja, tidak tiap hari kayak kemarin- kemarin yang tiap hari nongkrong pulang jam 12 malam.apalagi hari Senin ujian semester.
" Bunda coba lihat ini, tadi kakakku memberikan ini kepada Aisyah, ini berlian 24 butir dan emas batangan 50 biji, beratnya 2 kg per batang, berarti ada 100 kg, sedangkan berlian - Berlian ini, kalau di jual bisa ratusan miliar", ucap Aisyah.
" Astaga nak, kamu sekarang sekarang benar-benar orang kaya, coba bunda lihat Deposito kamu sekarang ada berapa? ucap Bu Antara.
" Tapi bunda dan ayah jangan pingsan melihatnya", ucap Aisyah sambil menunjukkan deposito nya yang berjumlah 15 triliun, sedangkan saldo di rekening lainnya rata-rata ratusan milyar, yang Paling kecil di ATM Mandiri Gold, sebesar 15 Milyar, ATM ini khusus biaya hidup bulanan Aisyah.
" Astaga Nak, kamu orang terkaya se Banten kalau begitu, tapi nanti nama kamu tersebar bagaimana? ucap Bu Antara.
" Tenang saja, yang tau saya Aisyah hanya pihak Bank dan pemerintah, kak Ranti sudah mengaturnya, makanya nama kak Ranti sendiri tidak masuk daftar orang terkaya di Indonesia, Asal Bunda tahu, kak Ranti saat ini adalah orang terkaya se planet bumi, total uang cash nya ada 278 Kualidrium, artinya 278 ribu triliun, uang dollar Amerika ada sekitar 600 milyar, uang China sekitar 400 triliun, belum yang yang lain sekitar 2 ribu triliunan.
Jadi kakakku itu memang super ultra kaya, dan bunda tau gak, seluruh kakaknya dan kedua adik kecilnya itu, uang mereka saat ini sudah menyentuh 1500 triliun, dan 4 orang kakaknya sudah mau 2000 triliun, jadi aku paling miskin diantara mereka, hehehehe", ucap Aisyah.
" Dengan uang segini saja Aisyah sudah sangat kaya, Apalagi mereka, dan Bunda tahu, kak Atilla, kak Anjas, mas Karyono, serta kak Nayla dan Anjeli, uang mereka juga sudah 2,5 triliun, semuanya di berikan kak Ranti saat dia ulangtahun kemarin, jadi anak-anak bunda sekarang sudah jadi orang kaya, atau Sultan, hahahaha, kelakar Aisyah.
" Jadi bunda dan ayah dong yang paling miskin diantara kalian anak-anak Bunda dan ayah", ucap Bu Antara.
" Hehehehe ia Bunda, bunda dan ayah orang miskin, jadi jangan dekat-dekat, begitu kalau anak durhaka", canda Aisyah.
" Memangnya Aisyah mau jadi seperti itu, pancing Bu Antara.
" Gak mau, bunda dan ayah tetap yang terbaik buat Aisyah, bunda tau gak, ayah dan bundanya kak Ranti itu, adalah orang kaya tersembunyi, ayah dan bundanya orang terkaya se-Indonesia, tapi tidak ada yang tahu nama mereka, hanya tercatat hartanya tapi tidak namanya.
" Nak kamu nanti saat liburan jangan terlalu merepotkan kakak- kakakmu, nanti nak Tiara cemburu kalau kamu terlalu dekat dengan nak Robin", ucap Bu Antara.
" Tenang saja, kak Tiara justru marah kalau Aisyah jauh-jauh dari mereka, Kak Robin sangat mencintai kak Tiara, begitu juga kak Tiara, mereka sama-sama anak tunggal, jadi Kak Ranti dan Aisyah sangat disayang oleh mereka berdua", ucap Aisyah.
" Oh begitu, ibu jadi tenang kalau begitu, tadi ibu takut nanti mereka berantem, ternyata kalian sudah sama- sama mengerti", ucap Bu Antara.
" Kata kak Ranti, kalau Aisyah juara 1, nanti mau di belikan mobil sport yang harganya di atas 10 milyar, biar katanya Aisyah lebih keren, tadi sudah di suruh pilih", ucap Aisyah
" Astaga, apa merek yang kamu pilih, tanya Bu Antara.
" Aku pilih mobil sama dengan kak Tiara, Aston Martin Vanquish harga 11 milyar, nanti parkir dirumahku kan bisa parkir 2 mobil, satu di dalam 1 luar diluar, pasti heboh sekolah jika aku bawa mobil itu, ucap Aisyah.
" Hahahaha kamu itu, nanti kakakmu di panggil pihak sekolah kayak dulu itu", ucap Bu Antara.
__ADS_1
" Gak lagi, mereka juga sudah tau statusku, sebagai adik dari pemilik Bank IDB, sebagai bank dengan modal Tertinggi di Indonesia", ucap Aisyah.
" Bunda, sebenarnya Aisyah sudah bingung dengan uang sebanyak ini, kita pun jarang kemana-mana, apalagi jika semua usaha Aisyah sudah beroperasi, itu saja sudah cukup biaya hidup Aisyah.
Tanah disamping rumah Aisyah jika sudah selesai, terdapat 30 Pintu, yang itu samping pelabuhan, jika sudah selesai ada 10 pintu dan 15 Kios, belum lagi minimarket, terus dekat sekolah Aisyah yang barusan di beli ayah, 3 hektar, katanya kalau di buat kontrakan bisa dapat 100 Pintu dengan ruangan luas masing-masing bangunan 3 lantai, tahun depan mau di bangun, juga mau ayah buatkan super market", ucap Aisyah.
" Bersyukurlah, dan yang penting tetap hidup rendah hati, nanti kalau kuliah kamu mau disini atau di Jakarta? tanya Bu Antara.
" Belum tahu, lagian masih lama, sekarang saja baru mau kelas 11, yang penting cita-cita sudah ada, uang juga sudah ada, tinggal cari kampusnya, tapi kalau kejauhan, bagaimana ayah dan Bunda disini sendirian, terus usaha Aisyah siapa yang kontrol, kasihan ayah dan bunda", ucap Aisyah.
" Makanya cari asisten yang mengurus usahamu, kamu tinggal gaji dia 5 juta perbulan, nanti dia yang kelola dan setiap bulan dia yang kontrol, tapi harus yang bisa di percaya, tapi tenang saja ibu masih Mampu mengontrol, kan ibu juga selesai kontrak disini akan ke tempatmu, ucap Bu Antara.
" Kak Ranti memang suruh aku cari asisten, kalau sudah kuliah nanti, agar kuliahku tidak terlalu terganggu, apalagi kalau supermarket sudah selesai dan beroperasi, ucap Aisyah.
" Ia Nak, besok ayah dan Bunda mau ke acara nikahan saudara Ayahmu, apa kamu mau ikut, acara ijab Qabul pagi jam 10, kalau kamu mau ikut apa mau sekalian naik mobil ayah dan Bunda atau kamu mau bawa mobil sendiri? tanya Bu Antara.
" Aku bawa mobil sendiri saja, takutnya ayah dan bunda kelamaan, sedangkan Aisyah sudah janji mau antar Paman dan bibi ke mall Ramayana", ucap Aisyah.
" Bunda, tumben ayah mau ke Acara Saudaranya, biasanya ayah gak mau? tanya Aisyah.
" Kalau saudara yang ini, orangnya persis Ayahmu, dia tidak Mandang saudara dari harta, begitu juga dengan kedua Anaknya, kalau sepupu ayahmu yang lain, menganggap ayahmu orang miskin apalagi mereka bekerja di tempat yang bonafid, makanya ayahmu malas datang, kalau yang ini, dialah Ayahmu memberikan modal pertama ayah dan Bunda jualan di kios ini waktu pertama, katanya mereka juga lagi kesulitan, apalagi mereka suami isteri sudah pensiun dari Krakatau Steel", ucap Bu Antara.
" Oh ya sudah, besok aku datang saja, lagian sudah 3 tahun, Aisyah tidak bertemu dengan paman dan bibi", ucap Aisyah.
" Tapi besok jangan merespon jika Ayahmu ada yang meremehkan nya, Ayahmu tidak suka keributan, kecuali kalau sudah kelewatan" ucap Bu Antara.
" Lihat situasinya saja dulu, jika memang mereka sudah keterlaluan, pasti Aisyah balas", Ucap Aisyah.
" Aisyah, yang paling sombong di antara mereka adalah yang bekerja di Krakatau Steel, dia Manajer disana, ibu pengen dia di pecat, kamu tau, anak tertua dari Pamanmu, dia yang memecatnya", ucap Bu Antara.
" Coba aku tanya kakak, siapa tahu kakakku ada kenalan disana", ucap Aisyah, sambil menelpon Ranti yang baru tiba di Bandara Soekarno Hatta.
" Halo dek, ada apa? baru saja ketemu sudah ingat kakak ", Ucap Ranti.
" Ini kak, Aisyah hanya mau tanya, apa kakak punya kenalan yang pangkatnya tinggi di PT Krakatau Steel, soalnya besok kami mau kondangan, ada sepupu Ayahku Manajer di Krakatau Steel, selalu meremehkan ayahku, dan acara besok adalah nikahan anak sepupu ayahku yang selalu menolong kami di saat susah, anaknya di Pecat oleh sepupu ayahku yang sangat Sombong, kalau ada, tolong Aisyah kak, kasihan ayah, dia hanya gak mau jadi penjahat lagi, makanya ayahku tidak pernah datang ke acara keluarganya, tapi kali ini, yang menikah Keponakan kesayangan ayah, tolong kak, Aisyah takut ayah sampai pukul orang yang merusak acara keponakan kesayangannya", ucap Aisyah.
" Kamu mau sepupu ayahmu di apain dan siapa Namanya ? tanya Ranti.
" Namanya Sundoro, Maunya di turunkan pangkatnya, biar dia tidak bisa lagi sombong dengan jabatannya, atau bila perlu di pecat saja sekalian, kesal Aisyah kak, dia mancing - mancing ayah agar ayah jadi jahat, dan kesempatan dia menjatuhkan harga diri Ayahku, ayah sudah bilang sama ibu, jika orang itu macam-macam pasti akan di hajarnya, Aisyah gak mau ayah masuk penjara", ucap Aisyah.
" Ya sudah kakak kirim Nomor telpon direktur utamanya, juga kakak telpon dia sekarang agar besok tunggu telepon dari kamu, dia pasti mengerti, dan akan melakukan apa yang kamu mau, jika direktur itu juga banyak alasan, kamu telpon kakak saat itu juga, biar kakak pecat sekalian direktur utama itu", ucap Ranti.
" Terimakasih kak, kakak sudah dimana sekarang? tanya Aisyah.
" Kakak sudah di Bandara dan ini sudah mau naik pesawat, nanti suruh hari Senin saudaramu datang temui direktur utama biar dia bisa bekerja lagi, nanti sama direktur utama itu kamu harus bicara tegas tapi bahasa yang sopan", ujar Ranti.
" Ia kak, ya sudah kakak hati - hati, sampai rumah kakak istirahat saja, nanti kakak sakit", ucap Aisyah.
" Ia, kakak juga sudah capek, nomornya sudah kakak kirim, dan nomor kamu juga sudah kakak kirim dia, kakak hanya pesan ke dia, Tunggu telpon dari adikku, ya sudah kakak tutup telponnya", ucap Ranti dan langsung menutup telponnya.
" Bagaimana nak, apa kakakmu punya orang di disana? tanya Bu Antara.
" Ada Bunda, direkturnya saja kalau macam-macam bisa kakak pecat, apalagi si Sundoro Sombong itu", ucap", ucap Aisyah.
__ADS_1
" Baguslah, ibu juga takut kalau ayahmu mengeluarkan jurusnya, bisa patah tulang Sundoro itu, ayahmu sangat menyayangi keponakan perempuan nya yang mau menikah Besok, hanya saja dia dari kuliah hingga kerja tinggal di Jakarta, jadi jarang kesini lagi", ucap Bu Antara.
" Oh ia Bu, nanti anaknya Paman yang di pecat oleh Sundoro, hari Senin di suruh ke kekantor dan bisa bekerja lagi", ucap Aisyah.