
Dengan santai, Nirmala mengemudikan mobilnya menuju rumah sepupunya, sambil bercerita kisah hidupnya.
" Sekarang, kamu santai saja, urus saja Perkebunan Teh milikmu, besok orang saya akan membuat villa, di tempat kamu, agar kamu bisa datang untuk bersantai, sekalian kamu mengurus kebun teh milik saya, itu tugasmu, untuk saat ini, dan kedepannya kamu harus mendidik Putri saya, seperti dulu kamu mendidik putra saya", perintah Ranti.
" Baiklah, saya dengan senang hati mendidik putrimu dan jika suatu saat kamu juga memiliki putra, maka biarkan saya merawat mereka semua", ucap Nirmala.
" Kamu memang sahabat sejatiku, dalam Cincin kamu itu, terdapat ATM deposito berjangka sebesar 500 milyar, dan uang biaya hidup kamu sehari-hari 50 milyar, dan saya menambahkan kamu uang sebesar 1 Triliun, serta mobil sport dan motor sport",Ucap Ranti.
" Terimakasih Ranti, saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan kamu lagi, kumohon sembuhkanlah sepupu saya, walau dia bukan sepupu saya yang sebenarnya, tapi pemilik tubuh ini sangat menyayanginya, dan dia juga sangat menyayangi saya", pinta Nirmala.
" Tenang saja, dia akan sembuh dan juga akan ku berikan harta yang berlimpah, walau tidak sebanyak milikmu", ucap Ranti.
" Kita sudah sampai, oh ia tolong bantu keluarga tetangga yang senantiasa membantu sepupuku itu, boleh ya", ucap Nirmala.
" Ia, kita buat keluarga itu, melayani kalian berdua, bukan sebagai pembantu, anggaplah mereka sebagai ganti orangtua kalian", ucap Ranti.
" Terimakasih Ranti, ucap Tulus Nirmala.
Para tetangga, kaget melihat sebuah mobil mewah parkir di rumah tua milik sepupunya Nirmala.
Lebih terkejut lagi,saat mereka melihat Nirmala yang turun dari mobil itu dengan penampilan yang berbeda, makin cantik dan berkharisma.
" Oh setelah di usir, ternyata kamu menjual diri pada pengusaha kebun teh itu ya", teriak salah satu warga desa itu.
" jaga mulut anda nyonya, jangan sampai saya membungkam mulut anda, ucap Ranti.
" Oh, memangnya kamu siapa, apa kamu tidak tahu kalau suami saya mandor di perkebunan teh Terbesar di wilayah puncak ini', teriak ibu itu membanggakan suaminya.
" Ya sudah, mulai besok suami kamu tidak lagi bekerja di perkebunan saya, kecuali dia menceraikan kamu", ucap Ranti.
" Hahahaha, memangnya kamu pemilik kebun itu, kamu pikir kamu Nona Maureen, yang mewakili perusahaan itu", jawab wanita itu.
" Halo Maureen, telpon Direktur perkebunan teh sekarang juga dan suruh dia memecat mandor utama perkebunan kita", perintah Ranti.
" Tapi mandor itu sangat giat dan juga tegas dalam mengurus para pekerja", sanggah Maureen.
" Tapi istrinya,telah mengganggu sahabat saya, apa kamu lupa dengan aturan kita", tegas Ranti.
" Baiklah Nona Muda, segera saya laksanakan", jawab Maureen.
Setelah drama itu, Ranti dan Nirmala masuk ke dalam rumah, Nirmala sedih melihat kakak sepupunya yang terbaring sakit.
" Ayo kita bawa dia, kerumah kamu di Bogor, tenang saja tidak akan terjadi apa-apa saat di jalan nanti, dan suruh Keluarga yang selama ini membantunya untuk ikut sekarang juga", perintah Ranti.
Tak lama kemudian mobil besar datang, mereka adalah Tim dari Rose, yang sengaja menunggu perintah dari Rose untuk mengevakuasi sepupunya Nirmala.
Tanpa berlama-lama, mereka semua berangkat menuju Bogor, ke sebuah perumahan mewah di sana, Ranti sudah membeli 3 unit rumah, secara berdampingan.
Begutu sampai di kompleks perumahan itu, keluarga yang membantu sepupu Nirmala terkejut, melihat rumah-rumah yang begitu indah dan tentunya sangat mahal.
Ranti mengajak mereka memasuki rumah yang di peruntukkan untuk Nirmala, rumah seharga 6 milyar dan sudah di lengkapi dengan furnitur dan juga seluruh lemari pakaian sudah diisi dengan berbagai model pakaian.
Bahkan di garasi bertengger mobil Aston Martin DB 11 dan 1 unit motor sport Kawasaki Ninja ZX 25 RR dan tak lupa juga, Ranti memberikan motor Honda Forza untuk Nirmala pakai sekedar untuk jalan-jalan.
Helm yang diberikan Rose juga, sangat canggih, sama seperti milik Aisyah,Nayla dan juga Anjeli.
Ranti segera membawa sepupu Nirmala ke kamar dan langsung melakukan pengobatan, dan hanya dengan waktu 1 jam, kini sepupu Nirmala sudah sembuh dan makin bertambah Cantik.
Setelah itu, sepasang suami istri dan kedua anaknya juga di make over oleh Ranti, dan kini mereka terlihat lebih sehat dan juga makin berwibawa.
" Terimakasih Nona, nama saya Sulistya, panggilan Listy, mohon Nona menerima saya sebagai pelayan atau pembantu di rumah anda", ucap Listy.
" Kamu tidak perlu melayani saya, tapikamu harus mendampingi Nirmala, dia orang kepercayaan saya, dan begitu juga kalian bapak dan ibu, tugas kalian adalah menjaga Nirmala dan Listy, anggap mereka sebagai anak-anak kalian", ucap Ranti.
" Listy, ini untukmu, ATM ini berisi 250 milyar Salma bentuk deposito, dan yang ini adalah ATM untuk keperluan sehari-hari, berisi 25 milyar, saya juga membelikan kamu rumah dan sebuah mobil land Cruiser sama dengan Nirmala dan juga bapak dan ibu, juga saya sudah membelikan kalian semua Ruko, untuk kalian membuka usaha, dan ini modal usaha untuk kamu sebesar 15 milyar", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, apakah saya tidak bermimpi", ucap Listy.
Dan ini handphone, tablet dan juga smartwatch.
" Untuk bapak dan ibu saya berikan ATM deposito senilai 50 milyar, dan kedua anak kalian masing-masing 25 milyar, dan juga biaya hidup sehari-hari, sebesar 30 milyar, serta mobil, kedua anak kalian juga saya berikan mobil Toyota Raize dan motor Honda Forza, untuk mereka ke sekolah dan kuliah.
Mereka saya berikan uang biaya hidup sebesar 10 milyar, tapi ingat suatu saat saya membutuhkan tenaga kalian berdua untuk bekerja di perusahaan saya, jadi belajarlah baik-baik", tegas Ranti.
Terimakasih Nona Muda, kami akan belajar lebih giat lagi, sambil menjaga kakak Nirmala dan Listy, ucap 2 anak laki-laki itu.
" Baguslah, sekarang telanlah Pill ini dan setelah itu teteskan darah kalian diatas SIM ini.
Selesai semua tugas Ranti, terakhir dia mengantar mereka kerumahnya, dan benar saja, di garasi rumah keluarga itu telah terparkir 3 unit mobil, Toyota land Cruiser dan 2 Toyota Raize, serta 4 unit motor Honda Forza.
" Sekarang kalian sudah menjadi orang kaya, tapi saya ingatkan, jangan sombong, kecuali kepada warga di kampung kalian, besok silahkan kalian pamer di kampung.
Dan untuk kalian berdua, besok orang saya akan mengurus keperluan sekolah dan kuliah, jadi santai saja, ingat jangan pernah berkhianat kepada Nirmala dan Listy", tegas Ranti.
" Kami bersumpah akan menganggap Nirmala dan Listy sebagai Putri kami, apalagi kami tidak memiliki anak perempuan", ucap Sunarya dan istrinya.
" Baguslah, dan juga ingat Cincin Ruang yang ku berikan kepada kalian, jangan sampai ada orang lain tahu", camkan itu baik-baik.
__ADS_1
" Baik Nona Muda", jawab keluarga Sunarya.
Ranti mengeluarkan mobilnya dari Cincin Semesta dan pamit pulang ke Surabaya.
" Nirmala, lusa kamu ke Jakarta, dan temui 3 orang ini, Nugroho, Thomas dan Ruby, bawa kartu nama saya, dan cek seluruh gedung milik saya, yang mereka kelola, ingat baik-baik, mereka orang yang baik, belajarlah kamu dengan mereka", ucap Ranti sambil memeluk kawannya itu.
" Terimakasih Ranti, Saya akan selalu menjadi sahabatmu diseluruh kehidupan ini dan nanti", ucap Nirmala.
" Aku tahu itu, oh ya, saya punya sahabat terbaik selain kamu, namanya Tiara, suatu saat kamu akan bertemu dengannya, dia juga calon kakak iparku", jadi kamu harus dekat dia dan lindungi dia, karena sangat kalem berbeda dengan kamu yang memang seorang petarung", ucap Ranti.
" Syukurlah kalau kamu Di dunia ini memiliki sahabat baik, itu artinya, kerjaan saya akan ringan mengurusmu", sindir Nirmala yang tau sifat manjanya Ranti.
" Oh jadi kamu merasa capek mengurus aku ya", canda Ranti.
" Hahahaha, tidak sama sekali, kamu tahu sendiri, betapa aku sangat menyayangi kamu", ucap Nirmala sambil merangkul sahabatnya itu.
" Aku manja sama kalian saja, tidak kepada yang lain", tegas Ranti.
" Ya sudah aku pamit, jangan lupa, tugasmu ke Jakarta, dalam Cincin kamu juga sudah kumasukkan uang untuk biaya operasional kamu, nanti akan otomatis terisi jika sudah mau habis", ucap Ranti kemudian menjalankan mobilnya.
Sepeninggal Ranti, Nirmala, Listy dan keluarga Sunarya berkumpul dan membahas masalah mereka di kampung.
" Abah, kita hanya boleh pamer sekali saja, sahabatku itu sangat membenci orang sombong, Ucap Nirmala.
" Kamu Bertemu dengan-nya dimana? penasaran Listy.
" Saya bertemu dia di kebun teh, dia menolong saya dan memberikan segalanya untuk saya, dan juga membantu kakak untuk sembuh, harta yang diberikan kepada kita, tidak akan menguras hartanya sebesar 1 persen, asal kalian tahu saja, dia adalah orang terkaya sedunia, bahkan 10 terkaya dunia ini saja tidak mampu mengalahkan hartanya", ucap Nirmala.
" Wow, ternyata kita bertemu dengan orang super kaya dan baik hati", ucap putra sulung pak Sunarya.
" Ingat baik-baik, kalian berdua jangan sampai mengecewakan sahabatku, karena jika terjadi, maka aku sendiri yang akan menghukum kalian berdua", tegas Nirmala.
" Kami janji kak, kami hanya akan fokus pada studi dan bekerja membantu di perusahaan Nona Muda", ucap mereka bersungguh sungguh.
" Mulai sekarang kita adalah keluarga, kak Listy adalah kakak tertua kalian, jadi jangan membantah saat kak Listy menasehati kalian berdua", ucap Nirmala.
" Hehehehe, tenang saja, dari dulu kami memang sangat menyayangi kak Listy, makanya kami selalu menjaga kak Listy saat sakit, ucap kedua kakak beradik itu sambil merangkul Listy.
" Kakak berterimakasih kepada kalian berdua, kakak senang memiliki adik seperti kalian, cup cup ucap Listy sambil mencium kening kedua anak laki-laki pak Sunarya.
Sementara mereka masih berceloteh, Ranti sudah tiba di Surabaya dan telah berada di gerbang perumahannya.
Ranti memasuki rumahnya dan melihat seluruh kakak dan adiknya masih terbangun.
" Kakak kemana saja, kok lama banget ke bandaranya, ucap Salma.
" Maaf tadi kakak ada keperluan, jangan cemberut gitu dong", ucap Ranti sambil memegang kedua pipi Salma.
" Ia sayang, kamu ijin dulu, nanti para guru curiga akan kesembuhan kamu, jadi nanti lusa kamu baru kesekolah oke, harap Salma mengerti", ucap Ranti.
" Ya sudah kalau begitu, Salma juga baru kepikiran, hehehe maaf ya kakak-kakakku semuanya", ucap Salma salah tingkah kepada Kakak-kakaknya.
" Ia sayang, 3 hari ini kamu bermain dengan Ketty saja dulu ya, nanti Mora kakak suruh kesini setelah pulang sekolah", ucap Ranti.
" Oke deh, berarti Salma isi waktu dengan melukis saja", Ujarnya.
" Ya sudah sekarang istirahatlah, lihat kakakmu Armando sudah nyenyak di pangkuan kak Rindu", ucap Ranti.
" Dek, sebentar lagi kami kembali ke Jogjakarta, kami jalan darat saja, besok sore kami ada pertemuan dengan kontraktor yang kamu suruh membangun Rumah Sakit", ucap Renata.
" Baiklah, besok saya dan Salma akan kesana, sekalian melihat sekolah dan Yayasan Bintang Timur disana.
" Atau sekarang saja kita berangkat sama-sama, bagaimana? tanya Renita.
" Oke kalau begitu", singkat Ranti.
" Salma, siapkan bajumu, kita ke Jogjakarta sekarang", perintah Ranti.
" Asyik, tapi kak Armando bagiamana kak? ucap Salma.
" Kakakmu Armando sekolah, jadi kita berdua saja yang menemani kakak kembar", ucap Ranti
" Dek kami juga mau kembali ke Jakarta, ucap Darel dan Vanya.
" Kami juga mau ke Jakarta, jalan-jalan sekaligus menejnguk ibuku ucap Rindu.
" Kalau begitu bawa Armando sekalian, kak Dewi juga ikut saja ke Jakarta, pekerjaan titip sama pak Dharmadi", tegas Ranti.
" Ya sudah, kakak juga mau jalan-jalan sama Ketty", jawab Dewi.
" Nanti saya dan Salma menyusul kalian kesana, lusa saya ada rapat dengan para petinggi IDB, harap kalian semua hadir, Aisyah dan Robin juga sudah saya beritahu", ucap Ranti.
" Baiklah, kalian hati-hati di jalan, kami besok subuh berangkat , ucap Darel sambil menggendong Armando untuk di pindahkan ke kamarnya.
Ranti, Renata, Renita dsn Salma bergegas ke garasi, dengan mobil Mercedes Benz GLE 53 S mereka melaju di jalanan Surabaya menuju ke Jogja.
Mereka berhenti di Rest area karena Salma ingin buang air kecil serta kepingin jajan, sekalian isi Bensin.
__ADS_1
Kebetulan di rest area itu ada Gerai KFC, dan tanpa basa-basi mereka masuk dan memesan ayam goreng dan kentang goreng.
Dan juga minta ijin menggunakan toilet gerai KFC itu.
" Nona, kenapa wajahmu murung, apa ada masalah dengan kamu", tanya Ranti.
" Tidak apa-apa Nona, hanya kepikiran ayah saya yang saat ini sedang sakit, ucap pelayan Gerai KFC itu.
" Apa penyakitnya kak, siapa tahu kakakku bisa menyembuhkannya", sambung Salma.
" Patah tulang kaki karena ditabrak mobil orang berpengaruh, lebih mirisnya mere tidak bertanggungjawab dan bahkan menyalahkan ayah saya, dan kami harus mengganti rugi atas kerusakan mobil mereka yang menabrak mobil taksi online milik ayahku", curhat pelayan itu.
" Aplikasi Mata Dewa, cari tahu siapa pengemudi yang menabrak orangtua karyawan KFC Indonesia ini, dan segera hancurkan kehidupan mereka, biar mereka mengalami kerugian yang besar, dan ambil uangnya sebesar 50% dari kekayaan mereka dan berikan kepada keluarga pelayan KFC ini", Perintah Ranti.
" Baik Tuan, segera di laksanakan", jawab aplikasi Mata Dewa.
" Jangan bersedih Nona, ambil kotak ini, didalamnya ada obat untuk Ayahmu, dan juga kamu, baca baik-baik aturannya dan langkah-langkahnya, percayalah ayahmu akan bisa berjalan kembali", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona, saya akan segera memberikannya kepada ayahku, di dunia ini hanya dia keluargaku, walau dia hanya ayah angkatku, karena seumur hidupnya, ayah tidak pernah menikah dengan almarhum ibuku yang merupakan sahabatnya", ucap gadis itu.
" Tenangkan dirimu, dan pegang kartu nama saya, suatu saat jika kamu ada kesulitan silahkan telpon saya, ucap Ranti.
Ketika gadis itu membaca kartu nama itu, dia teringat sebuah nama yang sangat familiar bagi mereka karyawan KFC, yaitu Ranti Putri Setiawan pemilik KFC Indonesia.
" Maaf Nona, nama pemilik KFC Indonesia, sama persis dengan nama anda, atau jangan-jangan anda adalah orangnya.
" Ya saya pemilik tunggal KFC Indonesia, setelah ayahmu sembuh, datanglah ke Jakarta dan bawa kartu nama saya, dan tunjukkan kepada Direktur Utama KFC Indonesia, namanya Yogie Setiadi, dia akan tahu maksudnya", ucap Ranti.
Seketika seluruh pegawai di gerai itu memberi hormat kepada Ranti.
" Selamat Datang Nona Muda, maaf kami baru mengenali anda, ucap mereka semua.
" Tidak apa-apa, terimakasih sudah menjadi garda terdepan untuk KFC Indonesia, berapa karyawan yang ada disini, termasuk yang of dan masuk siang? tanya Ranti.
" Kami semua ada 12 orang termasuk koki dan 1 Supervisor serta 3 cleaning service, tapi supervisor kami sangat keterlaluan, bulan kemarin gaji cleaning service di potong hanya karena ijin 2 jam membawa ibunya ke puskesmas", ucap kepala Pelayan.
" Baiklah laporan kalian akan saya teruskan ke Direktur Utama dan buat dia di Pecat, ucap Ranti dsn langsung menelpon Yogie.
" Baik dek, kakak akan segera memprosesnya, apalagi gerai tersebut milik kita langsung", ucap Yogi.
" Kalau begitu, ganti dia dengan seorang gadis yang dalam 3 hari kedepan akan menemui kakak,dia membawa kartu namaku", ucap Ranti.
"Baiklah adikku yang cantik dan baik hati, kakak pasti akan menuruti apa mau mu", ucap Yogie.
" Ya sudah ya, kami mau lanjutkan perjalanan ke Jogja bersama kakak kembar dan Salma", ucap Ranti
" Hati-hati ya dek, kakak menyayangi mu, ucap Yogie.
" Terimakasih kak", ucap Ranti dsn mematikan Handphonenya.
" Kalian ambil ini dan bagikan ke seluruh karyawan di sini, tiap orang 1 lembar, dan besok tunggu saja disini, kalian semua saya hadiahkan motor Nmax, isi saja datanya",perintah Ranti
" Saya pamit dulu, jangan bicarakan tentang kedatangan saya kepada supervisor kalian, saya paling benci dengan orang yang tidak berperikemanusiaan, tapi kalian juga harus mentaati aturan yang ada", tegas Ranti dan beranjak.
" Kakak pelayan, ini untukmu, tolong di terima ya, ucap Salma sambil memberikan sebuah cincin emas 5 gram dan bertahtakan berlian kecil.
" Ya ampun Nona Muda, ini sangat mahal, ucap gadis itu.
" Terimalah sebagai awal pertemanan kita, nama saya Salma Putri Setiawan, suatu saat saya akan mencari anda", ucap Salma.
" Terimakasih Nona Muda Salma, nama saya Sefanya, panggilan Anya", ucap gadis itu.
" Ini nomor telpon ku dan Instagram ku, silahkan kakak follow nanti saya follback" ucap Salma.
Saat Salma melirik, gadis itu, ternyata handphone gadis itu sudah sangat jelek.
" Kakak, berikan kak Anya handphone baru, lihatlah handphonenya sudah jelek", ucap Salma.
" Ya sudah kakak ambil dulu di mobil, bohong Ranti.
" Anya, ini buat kamu, dan ini juga buat kalian semuanya, bagikan dengan benar, jangan ada yang berbohong.
karyawan lain mendapatkan handphone Reno 8 Pro, sedangkan Anya mendapatkan iPhone 14 Promax.
" Anya, adikku jarang memberikan sesuatu atau meminta sesuatu kepadaku untuk di berikan kepada orang lain, apalagi kamu yang baru bertemu dengannya, jadi ingat baik-baik, suatu saat adikku pasti mencari kamu, dan kamu wajib melayaninya", perintah Ranti.
" Baik Nona Muda, kapan saja saya di butuhkan, maka saya bersedia", ucap Anya.
" Ya sudah, kamu kerjakan baik-baik dan besok pagi segera obati ayahmu dan juga kamu, sini ikut kami ke Parkiran", ajak Ranti.
" Simpan ke-dua ATM ini, besok kamu cek berapa isinya, jangan sampai teman-teman kamu mengetahuinya.
" SIM ini nanti kamu cukup teteskan darah, maka kamu bisa mengemudi mobil, besok sore kamu dan Ayahmu pindah dari kontrakkan, ke alamat ini, itu rumah buat kamu, dan sudah ada mobil buat kamu dan ayahmu, juga 2 unit Honda Forza untuk kamu pakai kerja.
" Terimakasih Nona Muda", ucap Anya.
" ATM ini, buat masa Tua Ayahmu, biarkan dia bersenang-senang, berikan juga SIM ini buat dia", ucap Ranti.
__ADS_1
" Sekali terimakasih Nona Muda", ucap Anya sambil membungkuk.
" Baiklah, kak Anya Salma dan kak Ranti pergi dulu, jangan lupa selalu menghubungiku", ucap Salma.