SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menyembuhkan sahabat dekat Orangtua


__ADS_3

Aisyah naik ke Lantai 2 untuk berganti pakaian, 10 menit Kemudian Aisyah turun dengan stelan Kaos oblong sederhana dan celana jeans serta topi.


" Bunda, Aisyah ke SPBU dulu, nanti mau lewat tempat jualan Boba, mau gak Bunda? tanya Aisyah.


" Mau, belikan juga buat Ayahmu, paman dan Bibimu serta Diman, biar segar mereka yang lagi kerja", ucap Bu Antara.


" Ya sudah, Aisyah berangkat dulu", jawab Aisyah.


Banyak yang penasaran tentang siapa pemilik mobil itu, ada juga yang berfoto dengan latar mobil itu, namun mereka terkejut saat mobil itu berbunyi, dan mesinnya sudah langsung hidup.


Ketika Aisyah mendekat dan membuka pintu mobil itu, semua tercengang, apalagi tetangga kios Aisyah.


" Ya ampun Bu Antara, kakak nya Aisyah sangat memanjakannya", uang tetangga itu.


" Ya mau gimana lagi, tiba-tiba mobilnya datang, nanti katanya kalau Aisyah juara kelas, akan di belikan mobil 1 lagi, makanya Aisyah sendiri bingung dengan kakak angkatnya itu", ucap Bu Antara.


" Bunda Aisyah berangkat dulu, mau Boba dengan toping apa? tanya Aisyah.


" coklat sama kacang saja seperti biasa, sama tambah es cream, dan hati-hati ya nak", Bu Antara.


" Bagiamana dek, apa kamu sudah percaya atau belum? ucap Bu Antara kalem


" Memangnya siapa belikan mobil itu? tanya pemuda itu yang masih merasa dia orang paling Kaya.


" Kakak angkatnya, nanti jika Aisyah dapat juara kelas, katanya mau dikirimkan 1 mobil lagi merek Aston Martin", ucap Bu Antara.


" Dek, asal kamu tahu, kakak angkatnya Aisyah itu orang super kaya, tapi sederhana, dia Pemilik banyak perusahaan di Jakarta, kalau kantor yang di sebelah itu, Super Speed Line, nah itu salah satu perusahaan kakaknya, hanya butuh 1 hari dia membelinya", sambung ibu tetangga kios itu.


" Ia deh, aku ngaku kalah, ucap Pemuda itu dengan tidak ikhlas.


Sementara di jalan, mobil Aisyah menjadi perhatian banyak pengendara, bahkan ada yang sampai mengumpat.


" Sial bikin lambat saja mobil itu", umpat seorang pengendara Avanza.


Hanya 15 Menit Aisyah tiba di SPBU langganannya, sontak kehebohan terjadi lagi, apalagi para pecinta otomotif.


" Astaga, katanya nanti 3 bulan depan, baru Mobil itu resmi datang dan di jual resmi di Indonesia", tanggapan seorang pemilik mobil Rubicon.


" Kak tolong isi full tank", ucap Aisyah,


" Baik, ucap Pegawai itu".


Selesai isi Bensin, Aisyah mampir ke jualan Boba langganannya.


Sudah pasti banyak orang yang melihat mobil itu.


" Gila ! orang kaya darimana gadis itu, Bawa mobil semahal itu", ucap seorang pelanggan pria.


" Mobil baru dek? tanya Abang penjual Boba.


" Ia bang, baru dikirim kakak tadi, jadi ke SPBU isi bensin, baru mampir kesini", ucap Aisyah.


" lalu mobil dan motor Kawasaki ZX 25 RR di kemanakan ? tanya penjual Boba dengan akrab.


"'Ada di rumah", ucap Aisyah.


" Hei neng, mobil siapa yang kamu bawa? tanya seorang pengunjung kios Boba itu.


" Mobil akulah, memangnya ada yang mau pinjam kan mobil seperti ini", ujar Aisyah.


" Kamu anak mana? boleh gak minta Nomor telepon kamu ? ucap seorang pemuda pengunjung kios Boba.


" maaf aku gak biasa kasih nomor telpon sembarangan", tegas Aisyah dan bergegas Pergi.


Aisyah melajukan mobilnya dan menuju ke kios Pamannya, dan saat ia turun, Nino terkejut bukan main


" Aisyah, kapan kamu beli mobil baru itu, harga mobil itu di berita lebih dari 20 milyar", ucap Nino.


" Kakakku yang mengirimnya tadi, ayah yang terima mobilnya, ucap Aisyah.


" Baik sekali kakakmu itu, mobil semahal itu di berikan kayak memberi kue bolu", ucap Nino


" Aisyah saja bingung apalagi Paman, mau protes malah omelin, mendingan ucapin terimakasih saja", ucap Aisyah.


" Bersyukurlah, lihat Paman, dikasih modal 1 milyar kayak kasih kerupuk harga Rp 1000", ucap Nino.


" Hehehehe, ya sudah minum dulu, ini Boba nya buat ayah, paman dan bibi serta kak Diman juga", ucap Aisyah dan masuk mobil lagi dan beranjak ke kiosnya.


Sementara di kediaman Tiara juga, terjadi hal yang sama, dia kaget didatangi orang dari dealer Grace.


" Kebetulan Non Tiara ada dirumah, maaf non saya di tugaskan mengantar mobil pesanan Nona Muda Ranti, mobil untuk Nona Tiara, mohon tanda tangan", ucap pengirim itu yang sudah kenal dengan Tiara juga.


" Terimalah ya Pak, tunggu Sebentar", ucap Tiara dan beranjak ke kamarnya.


Tak lama berselang dia ke terasnya lagi.

__ADS_1


" Maaf bang, ini buat kalian berdua,ucap Tiara sambil memberikan uang tips 5 juta.


" Kapan kamu pesan mobil ini nak? tanya ibunya Tiara.


" Ranti yang kirim, pasti dia baru dapat uang banyak", ucap Tiara.


Dirumah Ranti sendiri dia masih asik ngobrol, sedangkan Rindu yang baru berada di gerbang rumah mereka kebingungan, kok banyak mobil Koenigsegg di rumah.


" Selamat siang, maaf Rindu terlambat, di depan sempat di tutup jalannya karena mobil pengirim es cream terguling pas jalan mau masuk kompleks", ucap Rindu.


" ia Gak apa-apa sayang, bunda dan Bibimu serta adikmu gak kemana-mana, kami hanya ngobrol sambil menunggu kamu, ayo kita makan sekarang', ucap Monicha.


" Dek, Kok banyak mobil di depan, jangan bilang kamu beli lagi", ucap Rindu.


" Ia aku belikan kalian semua seorang satu, termasuk Tiara, kakakku Robin, adikku di Merak dan juga kak Sonia, mereka dapat yang Koenigsegg Gemera, kalau kakak-kakak dan adik semua dapat Koenigsegg Jesko, untuk orang tua Rolls-Royce Wraith", ucap Ranti.


"Apa kamu bilang, Armando dan Salma juga di belikan, terus kapan mereka bisa menyetir nya", ucap Rindu.


" Mobil ini sudah habis, tapi pihak Koenigsegg mau buat lagi Asal kita beli 10 unit minimal, ya sudah aku beli 10, sedangkan jenis Trevita, nanti kakak bawa mobil ink saja saat kembali ke kantor sekalian nanti isi bensin, penutupnya jangan lupa bawa ujar Ranti.


" Terimakasih ya Dek, nanti sore boleh kakak sekalian jalan-jalan pakai mobil ini", ucap Rindu.


" ia, tapi sekarang mati kita makan, dan ambil ini kalau kakak mau cicip Lobster ku, ucap Ranti.


' Buat kamu saja, kakak mau menikmati yang ukuran kecil", ucap Rindu.


Tak lama berselang datang juga Salma dan Armando.


Selamat siang bunda, selamat siang Bibi, selamat siang kedua kakakku yang cantik", sapa Salma dan Armando.


" Kakak beli mobil ya, ucap Armando.


" Ia, kakak juga belikan untuk kalian berdua seorang 1unit, jadi mulai hari ini kalian berdua memiliki mobil masing-masing, ucap Ranti.


" Tapi sayang kami belum cukup umur untuk menyetir mobil", ucap mereka berdua.


" Tidak apa-apa, buat koleksi dulu, dan rawat saja, pasti kelak kalian bisa mengendarainya sendiri", ucap Ranti.


" Ia kak, terimakasih ya", ucap mereka berdua dengan senang hati.


" Salma, kakak hari ada tugas luar kota, besok sore atau malam kakak sudah pulang, boleh gak? tanya Ranti.


" Boleh kak, tapi gak boleh lebih 1 malam", ucap Salma.


" Ia sayang kakak janji, ya sudah ayo kita makan siang", ajak Ranti dengan lembut.


" Kalau dapat rangking 1, kalian mau minta hadiah apa? tanya Ranti.


" Gak minta apa-apa, kan kita mau liburan ke Amerika Serikat, itu sudah cukup, minta uang, uang kami sudah sangat banyak, mobil juga sudah punya, jadi tahun ini kami hanya mau kakak menyusul kami liburan di Amerika Serikat", ucap Salma.


" Ia sayang, Kakak janji, ucap Ranti.


Tepat jam 3 sore Ranti, Ranti sudah berada di berada di Garasi mobil rumah Belanda, dan semenit kemudian Ranti sudah melesat terbang ke udara menuju Manado.


* Tuan, Rose sudah belikan rumah untuk ibu Marice dan kedua anaknya, serta mobil untuk mereka bertiga, dan 1 unit motor Kawasaki ninja ZX 25 RR, serta 2 unit motor Nmax, semuanya akan di kirimkan besok pagi, Deposito sudah Rose siapkan sebesar 2 triliun untuk ibu Marice, sedangkan kedua anaknya masing-masing 250 miliar, ATM juga sudah Rose siapkan, Mandiri World Elite 100 miliar dan Mandiri Platinum, 30 miliar dan BCA Platinum, untuk mobil 3 unit Mercedes-Benz GLE, sama dengan milik Tuan, silahkan Tuan mendarat di rumah itu sore ini", ucap Rose.


" Baik Rose, tolong siapkan SIM seperti biasa, saya akan me make over mereka bertiga", ucap Ranti.


" Tuan, Saat ini ibu Marice di rawat di RSUD Prof Kandouw Malalayang, sudah 3 bulan beliau di rawat", Lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Baik terimakasih", ucap Ranti.


Ranti menghubungi Maura, bahwa dia akan tiba Manado nanti Sore dan tunggu di RSUD Prof Kandouw Malalayang.


Maura menjawab akan menunggunya disana bersama Miky yang kini menjadi kekasihnya.


Sementara Ranti terbang, di Merak Tim Rose sedang merenovasi 1 Kios hook, Ranti ingin membukakan Gerai KFC untuk Aisyah, dan yang besar nantinya disamping mini market yang sedang di bangun.


Ranti Diam-diam membeli tanah dan membangun dilahan seluas 5000 meter, bangunan untuk gerai dan juga mess karyawan, akan di jadikan hadiah Ultah ke 17 untuk Aisyah.


Bangunan itu di buat 3 lantai, 2 lantai untuk gerai dan Office, sedangkan lantai 3 khusus untuk Aisyah istirahat.


Hanya dengan waktu 1,5 jam Ranti sudah Tiba di rumah yang di belikan Rose, untuk keluarga Antonio dalam hal ini untuk istri dan kedua anaknya.


" Rose kenapa di dalam Cincin Semesta terdapat beberapa 2 unit mobil dan 1 unit motor Kawasaki Ninja ZX 25 RR? tanya Ranti.


* Maaf Tuan, Rose menambahkan 1 Unit mobil dan 1 Unit motor Kawasaki Ninja ZX 25 RR, guna mobilisasi Tuan, motor dan mobil itu akan mengikuti secara otomatis Plat Nomor daerah yang akan tuan datangi, dan warnanya juga akan berubah sesuai keinginan Tuan, surat-suratnya semua secara otomatis akan mengikutinya, jadi Tuan tidak akan kerepotan", ucap Rose.


" Terimakasih kalau begitu, saya naik motor saja ke RS, nanti pulang baru naik mobil dengan Maura Adelaide", ucap Ranti.


* Tuan cukup pakai Helm saja, jaket Tuan sudah di sinkronisasi dengan Armor dan tinggal katakan jaket aktif, maka jaket akan aktif, dan jika hujan maka semuanya akan tertutup hingga sepatu Tuan.


Helm Tuan, akan mendeteksi kejadian di depan dengan radius 200 meter, semuanya akan tampil di layar kaca helm, walau sebenarnya Tuan tidak perlu menggunakan teknologi ini, karena Tuan memiliki Mata Semesta.


Tuan harus bisa membiasakan diri, saat radius sudah mendekati tujuan Tuan, maka dalam sekejap waktu akan berhenti, dan motor serta penampilan Tuan akan seperti biasa, jadi Tuan tidak perlu repot-repot mencari tempat sunyi lagi, waktu berhenti hanya 5 detik saja, tapi jangan terlalu sering", ucap Rose.

__ADS_1


" Baik terimakasih", ucap Ranti dan langsung bergegas bersama motor Kawasaki Ninja ZX 25 RR.


Maura dan Miky sudah sudah di parkiran mobil RSUD Prof Kandouw Malalayang, Maura mendapat kabar bahwa Ranti sudah dalam perjalanan, menggunakan Taksi dari bandara.


Ranti membohongi Maura agar tidak timbul banyak pertanyaan.


Dari Mapanget, Ranti menuju kearah Ring road dan lewat Winangun dan turun ke arah Malalayang.


Setelah sejam akhirnya Ranti di Parkiran dan benar saja waktu berhenti motor dan helm serta jaket sudah kembali ketempat semula, kini Ranti sudah berjalan dan waktu juga sudah kembali normal.


Ranti menelpon Maura agar menemuinya di depan sebuah kantin, Ranti sebenarnya sudah melihat Maura dan Miky.


" Selamat Datang Nona Muda, maaf ada siapa di RS ini, tiba-tiba Nona Muda datang ke Manado? tanya Maura.


" Saya mau membantu, istri dari teman kedua orangtuaku, kasihan dia suaminya menghilang dan dia kecelakaan dan mengalami trauma akut, jadi aku akan berusaha menyembuhkannya, kasihan juga kedua orangtuaku yang selalu memikirkan sahabat terbaik mereka", ucap Ranti yang kali ini bicara jujur.


" Oh begitu, ya sudah sekarang mari kita ruangan mereka, aku tahu tempatnya, ajak Miky.


Setelah menyusuri lorong-lorong Rumah Sakit itu, akhirnya mereka tiba di Ruangan VIP, ibu Marice saat ini di temani kedua anaknya yang sudah pulang kuliah, kalau mereka sedang kuliah, Bu Marice hanya dijaga oleh perawat atau adik perempuan Bu Marice, yang juga sudah janda di tinggal pergi oleh suaminya dengan wanita lain.


" Selamat sore, kami mau menjenguk Bu Marice, Sapa Ranti kepada kedua anaknya.


" Maaf, kalian dengan siapa dan tau darimana mama kami disini? tanya Priskila anak gadisnya Marice.


" Saya Ranti Putri Setiawan, dari Surabaya dan mereka Maura Adelaide dan Miky George, orang asli Manado juga mereka teman saya, dan yang memberitahukan soal ibumu dirawat di sini adalah ibuku sendiri yang merupakan teman ayah kalian.


Maaf sebelumnya, ayah kalian dan orangtua saya adalah sahabat dekat saat mereka kuliah di Inggris, makanya saat kalian di temukan 3 tahun lalu, kalian sepenuhnya di biayai oleh perusahaan orangtua ku, lewat Pak Haris Setiadi, mungkin kalian sudah ketemu", jadi jangan kuatir, ayah dan saya sangat merindukan masakan mama kalian, jadi saya ingin membantu menyembuhkan mama kalian dan membuat hidup kalian lebih baik, dan saat kalian senggang silahkan datang ke Jakarta atau ke Surabaya, ngomong saja, pasti pesawat saya akan menjemput kalian di bandara", ucap Ranti.


" Apa buktinya kamu kenal dengan om Haris, mohon maaf kami takut nanti mama di bawa pergi seperti papa kami yang hingga kini tidak pernah kembali", Ucap Yohanes Regar Putra Antonio Regar.


" Halo Paman Haris, saya lagi RSUD Prof Kandouw Malalayang Manado, dan sedang berada di ruangan Bibi Marice, mommy menyuruhku membantu bibi agar bisa sehat kembali, tolong kasih tau ke kak Yohanes dan kak Priskila, biar mereka tenang kehadiran saya disini.


" Baik Princes, paman akan bicara dengan mereka, hadapkan kamera ke mereka berdua", ucap Haris dan langsung diikuti Ranti.


" Halo keponakan Paman yang cantik dan ganteng, Ranti Putri Setiawan, termasuk adik kalian, walau tidak bersaudara dalam ikatan darah tapi anggaplah kalian bersaudara, ijinkan adik kalian membantu mama kalian, dan percayalah mama kalian pasti sembuh", ucap Haris Setiadi.


" Ia Om, kami sudah percaya, maafkan kami", ucap Yohanes.


" Tidak apa-apa, tindakan kalian adalah hal yang wajar, ya sudah Om mau kerja dulu, biarkan Adik kalian menyembuhkan mama kalian dan jangan mengganggu selama proses nya, ucap Haris.


" Princes paman lanjutkan pekerjaan dulu", ucap Haris.


" Ia Paman, terimakasih dan maaf sudah mengganggu waktu Paman", ucap Ranti.


" Tidak apa-apa sayang, lagian paman kerja di rumah, ya sudah nanti kalau Bibimu sudah sembuh tolong telpon paman, ucap Haris.


" Kak Yohanes, kak Priskila, sudah percaya kan ? tanya Ranti.


" maafkan kami ya dek", ucap mereka berdua.


" Maaf Miky tolong tutup pintunya, ucap Ranti.


Ranti menutup Tirai dan memerintahkan priskila untuk mengatur suhu air di kamar mandi.


Marice menatap Ranti dengan kosong, begitulah dia selama sakit, dia jarang bicara, apalagi kalau ada orang yang tidak dia kenal.


" Bibi tolong buka mulutnya, ucap Ranti.


Marice membuka mulutnya dan menutup matanya, dalam beberapa menit kemudian suara teriakan kesakitan Marice bergema diruangan itu.


Yohanes dan Priskila yang sudah di kasih tau, hanya pasrah dan diam, kedua kakak beradik itu hanya berpelukan tidak tega melihat melihat mamanya seperti itu.


Setelah 30 menit kemudian, akhirnya Marice tertidur, terlihat guratan kecantikan nya, lalu ditutupi oleh cairan Hitam pekat.


Yohanes dan Priskila terkejut melihat tubuh mamanya yang menghitam.


Kini tulang-tulang yang patah sudah tersambung, Ranti juga sudah memperbaiki jaringan otak Marice, sehingga dia sudah sembuh total.


10 menit tertidur, akhirnya Marice bangun dan langsung mencari kedua anaknya,


" Yo, Pris, suara Bu Marice.


" Kami disini mam, ucap kedua anaknya Marice.


" Mereka siapa Nak, kemana bibi kalian? tanya Marice.


" Ini adik Ranti Putri Setiawan, Putrinya Om Adriansyah Setiawan dan Tante Monicha Herdiani Setiawan, sengaja datang mengobati mama, tadi kami sudah bicara dengan Om Haris", ucap Yohanes.


" Ya Terimakasih, ternyata anaknya Mas Adrian dan Monicha Herdiani masih hidup, Puji Tuhan, nak terimakasih sudah membantu bibi, mereka berdua kakak-kakakmu", ucap Bu Marice.


" Ia Bi, tapi sekarang bibi mandi dulu", ucap Ranti.


Ranti sudah menjelaskan ke Priskila tahapan sebelum Mandi normal.


Dengan langkah perlahan-lahan Bu Marice ke kamar mandi, dan diam-diam Ranti mengaktifkan Elemen Api agar suhu airnya stabil.

__ADS_1


Setelah menunggu sekitar 30 Menit, akhirnya Bu Marice dan Priskila keluar dari kamar mandi.


__ADS_2