
Kepergian Ranti, membuat harapan pengampunan bagi satpam sombong itu musnah, dan bagi Kepala Bank Mandiri Cabang Pusat Surabaya, akan menjadi akhir dari karirnya.
Bagaimana tidak, jika Ranti menarik dananya dalam tempo singkat, pasti akan menimbulkan banyak pertanyaan, apalagi jika penarikan dananya tersebar ke publik, sudah pasti se Indonesia akan terkejut.
Ranti hampir memiliki setengah dari jumlah aset bank tersebut, bagaimana jika bunga deposito dari Bank Global intercontinental, di transferkan ke bank itu, yang 960 T per tahun, bagaimana jadinya, semua pasti tahu maka bank tersebut bisa saja, menjadi milik Ranti
Kekuatan uang memang sangat mengerikan, itulah sebabnya banyak manusia yang menjadi serakah dan cenderung kejam kepada siapapun.
Kembali ke Ranti
Saat ini Ranti tengah berada di pantai, tepatnya berada di rumah Suryani, sambil nongkrong, sekalian membicarakan soal detail pemilik lahan di area tempat tinggal Suryani dan keluarga nya.
Nona Ranti, setahu bapak tanah ini memang mau di jual, tadi pagi bapak sudah menelpon adik istri saya, dan benar jika ada yang berminat dan serius maka lahannya akan di jual, kata bapak Suryani memulai pembicaraannya.
" Berapa luas tanah ini, tanya Ranti
" Setahu saya sekitar 15 atau 18 hektar dan mau di jual sekitar 500 ribu per meternya , jawab bapaknya Suryani
" Kalau orangnya serius, aku mau 375 ribu per meternya, jawab Ranti
" Baik Non nanti saya kabarkan ke adik ipar saya, jawabnya
" Tapi maaf Non, jika tanah ini sudah jadi milik anda bagaimana dengan kami, tanya bapaknya Suryani
" Saya berikan kesempatan 1 tahun untuk pindah, itu bagi orang yang memiliki pendapatan yang lumayan, tapi bagi yang miskin akan saya buatkan tempat tinggal dengan biaya sewa murah, tapi tidak banyak, kata Ranti
" Kalau Keluarga bapak saya akan berikan tanah seluas 1 hektar untuk bapak kelola selama 15 tahun gratis, silahkan bapak buat bangunan dan sewakan ke orang lain, dan semua uang sewa itu milik bapak, dengan syarat tempat tinggal yang nanti saya buat itu adalah tanggung jawab bapak untuk penagihan uang sewa. kata Ranti menjelaskan
" Kenapa saya berikan waktu 15 tahun,agar bapak dan keluarga ketika pindah dari sini kelak sudah punya rumah yang layak, Suryani dan adiknya juga sudah bekerja dan bahkan sudah berkeluarga, lanjut Ranti memberikan pencerahan.
Terimakasih Nona, semoga Pemilik lahan ini mau menjualnya, doa bapak Suryani.
" Kira-kira Nona bangun apa di lahan seluas ini?
Saya ingin bangun Rumah untuk saya dan seluruh saudaraku, jawab Ranti
Lahan yang di depan rumah bapak itu juga Bagus, berapa luas lahan itu pak? tanya Ranti
" Kalau itu ada 4 orang pemilik, jika non berminat harga per meter 350 ribu, itu luasnya 8 hektar, itu bukit batu, jadi non bisa menambang batu disana dan buat rumahnya disini.
Setelah rata non bisa bangun rumah atau villa. lanjut bapaknya Suryani menjelaskan.
" Oke sangat menarik, tolong hubungi keempat orang itu hari Selasa pagi kita bertemu di restoran pinggir pantai yang disana itu. perintah Ranti
" Kebetulan orangnya juga tidak terlalu jauh, dan kalau menurut saya di tempat itu nona lebih nyaman buat tempat tinggal pribadi, dan kalau disini nona bisa buat area bisnis saja, atau kompleks rumah mewah kayak di YouTube itu, kata bapaknya Suryani
" Baiklah nanti saya pikirkan, intinya jangan lupa hubungi mereka. Jika semua lahan ini bisa jadi milik saya bapak saya kasih bonus 2,5 milyar, bagaimana apakah bapak siap melakukannya untukku?
" Siap Non, kapan lagi dapat uang dengan jumlah Milyar, biasanya hanya juta bahkan hanya ratusan ribu hahahaha, semangat nya.
Jika Ranti lagi senang, berbeda dengan kepala Bank, Pria paruh baya yang kita sebut saja Jusuf, sedang bingung mencari alasan, dia sudah pasti memecat satpam itu, tapi nasib dia sendiri bagaimana?
Tak lama Rapat via online terdiam dan di mulai, Kinerja Pak Jusuf sangat bagus, hanya saja kali ini dia harus bertanggung jawab atas perbuatan karyawan.
Akhirnya dalam rapat itu sepakat, bahwa mereka dari pusat yang akan mengambil alih masalah ini, dan akan berusaha untuk bertemu Ranti jari Senin.
Seorang pegawai bank yang sok tau berkomentar,
" Baru punya uang segitu saja sudah sombong dan tidak menghargai orang lain, " umpat pegawai CS, Melinda namanya
" Pantesan, saya lihat di cctv kamu cuek melihat perdebatan mereka, kamu malah asik ngobrol dengan Cleaning Service, bentak Jusuf
Kalau dia sadar bahwa dia mau ketemu dengan bapak sebagai petinggi Bank, harusnya dia berpakaiannya berkelas dong, orang lain tidak jadi repot seperti ini. ketusnya
Baik Melinda, kebetulan pihak pusat juga melihat saat kejadian itu, kamu tidak ada inisiatif, maka kamu di pindahkan ke cabang pembantu, terhitung 1 Januari tahun depan. kata Jusuf
Kenapa bapak malah menyalahkan saya, gadis itu yang bodoh dan tidak bisa menempatkan diri, amuk Melinda
Apa kamu berhak mengatur orang lain, apakah kamu tidak tahu seberapa kaya gadis itu, pancing Jusuf.
Pastinya gadis itu simpanan pria kaya, jawab Melinda.
__ADS_1
Kalau saya bilang uang yang mau dia tarik 500 T apa kamu percaya kepada saya, jawab Jusuf
Hahahaha, hari gini mana ada tampang seperti itu memiliki uang 500 T, jawab Melinda dengan angkuhnya
Kalau kamu mau Aini aku tunjukkan uangnya dan saudara - saudaranya, balas Jusuf
Jusuf yang mempunyai otoritas memperlihatkan jumlah saldo Ranti dan seluruh saudaranya dan
mba Dewi serta Bu Likha
Uang tabungan kamu saja tak bisa menyamai pembantu nya apalagi gadis itu, ejek Jusuf.
Sedangkan Melinda langsung pucat melihat uang sebanyak itu.
Melinda, perusahaannya miliknya itu Tahun depan akan beroperasi dan saya dengar calon suami kamu bekerja sebagai Manajer HRD disana, ancam Jusuf
Hahahaha pak mustahil anak umur 15 Tahun mendirikan perusahaan yang modalnya saja lebih dari 10 T, betapa bodohnya orang yang berinvestasi di perusahaan itu. kata Melinda
Kalau kamu tidak percaya tanya calon suami kamu, saran Jusuf
kembali ke Ranti yang kini sudah berada di rumah nya.
Dia melihat keempat kakaknya yang sedang melihat mobilnya, membuat dia geleng-geleng kepala.
" Kalau kak Darel mau coba bawa ini kuncinya, tawar Ranti
Dek ini hadiah dari Bank atau kamu beli, tanya Mercy
" Buat apa beli mobil banyak-banyak, kalau jarang di pakai, mending uangnya di tabung, kata Ranti
ini harganya hampir 100milyar dek, kata Mercy lagi
" Ia terus, apa kalian tidak percaya kalau aku bilang ini hadiah, kata Ranti agak kecewa.
Bukan kakak tidak percaya, hanya saja biasanya hadiah kalau gak TV, laptop atau handphone, itupun yan keluaran 1 tahun sebelumnya, Mercy mencoba menjawab dengan realitas.
Hadiah ini bukan dari bank Mandiri biasa, tapi Mandiri Global Indonesia, kantornya hanya ada di Jakarta, tapi dimana ada Bank Mandiri, maka Mandiri Global Indonesia pasti ada
Sedangkan untuk di Bank Global intercontinental itu sendiri, minimal saldo 100 triliun untuk kartu silver, pertanyaannya berapa jumlah saldo untuk mendapatkan black card biasa?
" Kalau kamu pegang kartu apa dek, tanya Friska penasaran, juga yang lainnya.
Ranti tengok sana dan sini, tidak orang lain, maka dia mengambil Dompet yang berisi semua kartu ATM, kecuali yang dipakai untuk transaksi kecil, dan dia mengambil 2 kartu
Black Diamond Seven Platinum Star
Black Emerald Seven Platinum Star
dan menunjukkan ke mereka berempat.
Dari desainnya saja sudah sangat keren, kata Rindu
Bontot sudah berapa banyak black card kamu, tanya Friska
Hanya 3 ini saja, dia mengambil black card milik bank Mandiri, Ranti menunjukkan Black card platinum Mandiri
Betapa Saldo di black card yang ada bintang itu, Rindu
Kalau aku tunjukkan kalian jangan pingsan ya, kata Ranti memperingatkan
Kalau lihat hantu baru pingsan, tapi kalau lihat uang pasti pingin, hahaha kata Rindu
Ya sudah ini lihat uang yang aku punya, Ranti membuka aplikasi bank tersebut dan langsung terpampang jumlah deposito berjangka dan bunga bayar dimuka
Bank Mandiri Global Indonesia
Deposito : 30.000.000.000.000.000
(BDSPS) 576 triliun
(BESPS) 384 triliun
__ADS_1
Kenapa diam kak Rindu, tanya Ranti
Rindu kamu kenapa, tanya mereka bertiga
"Tunggu, aku lagi hitung jumlah nol nya, soalnya banyak banyak banget, kata Rindu
" Kak Darel, kalau diatasnya Triliun apa Kak, tanya Rindu
Kalau triliun itu ada 12 nol nya, tapi kalau ada 15 berarti Kualidrium, dan 1 Kualidrium sama dengan 1000 Triliun, jawab Darel
" Kak, uang bontot 30 Kualidrium, 30 ribu triliun, coba Kakak lihat ini, kata Rindu, sambil menunjukkan handphone Ranti
Darel, Mercy dan Friska, matanya melotot melihat nol sebanyak itu, Bontot, teriak mereka bertiga
Kenapa kak, apa ada masalah dengan mata kalian, tanya Ranti
Ini banyak banget.. kata mereka berempat
Terus kalau banyak kenapa ayo... tanya Ranti
" Gak apa-apa, jawab mereka kompak
Bontot, uang kamu melebihi aset 5 bank besar di Indonesia, kata Darel
Pemegang kartu Black Diamond Seven Platinum Star di Indonesia hanya ada aku, bahkan se Asean, kartuku ini nomor 6 tertinggi di dunia, no. 3 di Asia dan aku termuda di seluruh dunia sepanjang sejarah, Pengakuan Ranti
kekayaanku hanya kalian yang tau dan pemerintah, kalian tidak akan pernah menemukan di internet aku masuk daftar orang terkaya di Indonesia, kalaupun tampil itu hanya yang di Mandiri Cabang Pusat Surabaya.
Bukan main kekayaan kedua orang tua kamu bontot, Kata Mercy
Ya begitulah, tapi aku kan tetap saudara kalian kan, tanya Ranti
Hahahaha, disaat kamu miskin saja, kamu saudara kami Bontot, tak peduli dengan harta bejibun milikmu, " bagi kami, kamu tetap bontot yang manja dan rendah hati, Jawab Mercy
" Terimakasih kakakku yang cantik, puji Ranti, ke Mercy
" Memiliki uang ratusan milyar saja kami sudah sangat senang apalagi kamu hahahaha, kata Rindu heboh
Tapi ingat ini rahasia keluarga kita. Kata Ranti.
" Pastilah, nanti kamu di kamu di kejar-kejar orang lagi kata Friska
Sudah, sudah intinya hidup kita sekarang sudah tidak seperti dulu, uang ada, mobil ada, Rumah sudah seorang 1, usaha ada, kurang apa lagi, ujar Ranti
" Amin, tapi lebih bahagia lagi karena kita selalu mengedepankan kasih sayang. kata Darel
Tahun depan apa kalian belum mau ganti mobil, tanya Ranti
Hahahaha untuk apa, mobil itu aja jarang di pake, kata Friska
Ke mall saja seminggu sekali, kalau pergi pasti hanya ke Kafe, jawab Mercy
Kadang aku bingung, banyak anak-anak seperti kita hobinya ke Mall, padahal yang di lihat hanya itu saja dan ada uang dikit belanja, beli tas seharga mobil dan bahkan seharga rumah, tapi hanya untuk simpan, mendingan kita sekali pergi belanja yang kita dan selesai. desah Darel
Tas Hermes yang kita beli seharga 70 juta, sampe sekarang gak pernah di pakai, belum Gucci, kayaknya masih ada 5 yang belum pernah di pakai, kata Mercy
Apalagi aku, setiap hari stelan kayak gini, mobil saja yang mewah tapi pakaian hahahaha biasa saja, kata Ranti
Yang penting kamu nyaman dek, buat apa beli mahal kalau gak nyaman. kata Darel
Benar itu kakak, tapi celana ku ini harganya mau 3 juta, kata orang yang sok kaya ini gak level dengan mereka, aku bingung cara orang-orang yang melihat segala sesuatu dengan yang terlihat.
Kalau mau bikin heboh sekolah mati kita datang bawa mobil masing-masing, tantang Ranti
Hehehehe, siapa takut, kata mereka
Kamu Bontot mau pakai yang mana, tanya mereka
" Aku pakai ini saja, Bugatti Chiron
Kalau kak Darel, bawa Lamborghini yang mana, tanya mereka
__ADS_1
'" Lamborghini Aventador"