Air Hujan

Air Hujan
bab 185


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


"Hah... apaan tuh?" tanya Air kaget dan bingung.


"Jagung manis yang atasnya dikasih kelapa" ujar Hujan yang paham dengan maksud yang dikatakan mama mertuanya.


"Kepala muda?"


"Kelapa, kak. Ya ampun inget umur dong, masih aja salah ngomong" keluh Melisa sambil berdecak kesal.


Air hanya tersenyum kecil sambil mengusap tengkuknya.


"Ya udah kita cari"


Melisa tersenyum senang, setidaknya perut suaminya akan terisi meski bukan sepiring nasi.


Air yang masih berfikir tentang apa yang di pesan mamanya sedikit menggerutu saat ia kebingungan harus mencari makanan tersebut dimana.


"Jan, coba cari online" pinta si sulung sembari menyalakan mesin mobilnya.


"Ada gak ya, ini tuh makanan tradisional loh, kak! " ucap Hujan yang fokus pada layar ponselnya yang baru sang suami belikan beberapa bulan lalu hasil paksaan.


"Gak ada kak, kita cari aja di pasar biasanya suka ada di pinggir jalan gitu" sambung Hujan lagi sembari memasukkan benda pipih itu kedalam tasnya


Air hanya mengangguk paham, ia melajukan kereta besi mewahnya menuju salah satu pasar terdekat sambil berharap apa yang di cari segera mereka temukan.


"Makan dulu yuk, kakak laper" Ajaknya saat sudah memarkirkan mobil.


"Makan apa?" tanya Hujan sembari mengedarkan pandangannya.


"Tuh banyak banget tinggal pilih, ada tukang bubur, tukang batagor sama tukang sol sepatu" ucapnya polos menyebut para pedagang di sebrang jalan.


PLAAAKK


"Aw.. apa sih, Jan Hujan Dereeeeeesss!!! " pekik sang suami menguap lengannya yang dipukul Hujan.


"Kang sol sepatunya gak usah di sebut kali, kakak nyruh u makan benang sama jarum?" oceh Hujan .


"Boleh.. sekalian jadi kuda lumping" kekehnya saat menjawab.


Air mencium sekilas pipi kanan istrinya sebelum ia turun, memesan makanan lalu kembali kedalam mobil.


"Banyak banget, kak" ucap heran Hujan saat beberapa pedagang datang membawa makanan yag di pesan suaminya.

__ADS_1


"Tadi lupa nanya, jadi beli semua"


Sepiring batagor, dua mangkuk bubur ayam serta sepiring berbagai macam sate jeroan, dua gelas es cincau dua botol air mineral dan dua buah es kelapa degan juga semangkok mie ayam dengan kuah pangsit.


"Cuma abang sol sepatu yang gak kesini, kak" ledek Hujan sambil melirik kearah sang suami yang tersenyum simpul


"Tetep di bagi rejekinya kok, tenang aja"


"Ugh..... cayang AIRNYA HUJAN banyak-banyak"


.


.


Hujan memegang perutnya sendiri sambil menelan salivanya kuat kuat saat melihat suaminya sedang menyuapkan suapan terakhir sesendok bubur ayam ke mulutnya.


"Apa?" tanya si tampan ketika sadar sedang di perhatikan.


"Ini kakak abisin semua?" gadis cantik itu balik bertanya.


"Kan berdua sama kamu, Jan"


"Enak aja, aku cuma makan batagor sama air putih" protes Hujan sedikit emosi.


Air hanya tertawa geli, meliahta ekspresi sang istri yang kembali galak padanya.


.


.


"Cari kemana lagi ya?" gumam Hujan yang nampak pasrah saat mereka sama sekali tak menemukan walau sudah bertanya kesana kemari.


"Pengenya aneh aneh aja tuh mantan presiden direktur" cetus Air yang ikut kesal, belum lagi Perutnya yang terasa sakit karna kekenyangan.


Air langsung menarik tangan Hujan kearah kanan tempat mereka kini berdiri.


"Apa sih, Kak?"


"Tuh dia abangnya!" Air menunjuk salah satu pedagang.


"Tapi itu.....!" Hujan tak meneruskan ucapannya karna Sang suami kembali menarik tangannya.


****

__ADS_1


"Aku pokoknya gak mau ikutan ya" ancam Hujan saat mereka kembali ke apartemen dengan Air membawa satu bungkusan di tangan kirinya karna tangan kanannya tentu menggenggam jari jari sang istri.


"Ikutan apa sih! emang kakak buat salah apa?"


Hujan mendengar kesal dengan ketidak pekaan suaminya yang mulai sedikit memercikkan api.


Ceklek..


Reza yang duduk bersandar di punggung ranjang menoleh kearah suara pintu yang di buka anak menantunya.


"Dapet?" tanya Melisa menghampiri.


"Dapet, dong" jawabnya dengan bangga sambil menyodorkan bungkusan yang ia bawa ke papanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Ya ampun kak... ini si jagung rebus!!!!!



πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚

__ADS_1


Siap siap di lempar kena kelapa benjol daaaah 🀣🀣😊


like komennya yuk ramaikan 😘😘😘


__ADS_2