Air Hujan

Air Hujan
Hiks...


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Hujan yang sudah merapihkan diri bersama suaminya langsung keluar dari kamar,. mereka hanya membawa baju secukupnya karna hanya akan menginap satu malam dua hari sedangakan buah tangan akan mereka beli nanti di jalan.


"Dede kemana?" tanya Air sambil menutup pintu.


"Tadi mau pamit dulu sama papah"


Langkah keduanya pun tak langsung menuju tangga, karna akan meminta izin lebih dulu pada Reza dan Melisa tapi baru saja ingin membuka pintu nyatanya benda berwarna putih itu sudah di buka lebih dulu oleh Sam.


"Appa ada?"


"Ada noh lagi mahu nangis nangis di tinggal dede" jawab Sam sedih.


"PeDe banget kamu," balas Air sambil terkekeh.


Hujan yang menggandeng tangan mungil putra semata wayangnya masuk kedalam kamar sang mertua, ia berjalan pelan di belakang suaminya.


Keduanya berpamitan untuk pergi sampai besok, banyak pesan dan titipan salam yang di berikan Reza dan Melisa untuk Anna.


.


.


Braak..


Hujan menutup pintu bagian belakang setelah Samudera masuk, di susul olehnya juga yang duduk di kursi depan samping sang suami.


Mobil mewah berwarna merah menyala itupun kini melesat cepat membelah jalanan ibu kota di waktu menjelang jam makan siang.


"Mau beli apa buat bunda?" tanya Air dengan sorot mata tetap fokus pada jalan di depannya.


"Hem.. enaknya apa ya? buah atau kue?" Hujan balik bertanya.


"Beliin aja dua duanya"

__ADS_1


Hujan membuang napas kasar, jika itu jawabannya mungkin ia tak akan meminta pendapat. Air memang bukan type orang yang mudah memilih terbukti saat para wanita mendekat ia justru memacari semuanya secara bergilir.


.


.


Berkali kali mampir untuk membeli buah tangan, akhirnya mereka pun sampai di depan gerbang rumah Bunda. Hujan yang turun duluan langsung membuka pintu pagar rumah yang sederhana.


Bunda Anna tak pernah mau untuk pindah meski Air dan Hujan sering menawarinya kerumah mewah ataupun apartemen.


"Assalamu'alaikum, Bunda" sapa Air dan Hujan berbarengan karna Sam malah melipir ke samping rumah untuk mencari anak kucing peliharaan Bunda.


"Waalaikum salam" jawab Anna dari dalam sambil membuka pintu.


Cek lek.


"Bun.. sehat?"


"Sehat, Nak. Kalian gimana?" tanya balik Bunda.


Hujan yang menggandeng Bunda langsung masuk kedalam sedangkan Air sempat celingukan seakan mencari sesuatu.


"Yang gak ada apa ya?" gumam Air sembari menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Si Tutut, ya ampun! dia ikut gak sih tadi? gak ketinggalan, kan?" ucapnya panik sambil keluar lagi dari dalam rumah Bunda.


Air kembali mengecek isi dalam mobilnya yang sudah terparkir di garasi. Namun, hasilnya sang buah hati tak ada di sekitaran mobil mewah miliknya.


"Tuh anak kemana sih! bikin pusing deh" rutuk Air kesal sambil berjalan masuk kedalam rumah.


"Jan.. Jan Hujan deres" panggil Air pada istrinya yang duduk berdua dengan Bunda di kursi meja makan.


"Apa, kak? kebiasaan deh suka teriak teriak" cetus Hujan kaget campur kesal.


"Dede mana? kok gak ada"

__ADS_1


Hujan bukan menjawab malah bangun dan langsung mendorong tubuh suaminya. Ia berlari keluar tanpa bicara apapun lagi.


"De... dede dimana?"


Air yang menyusul malah ikut panik saat melihat istrinya khawatir.


"Dede mana, kak?"


"Kan tadi kakak nanya, dia ikut masuk gak tadi?"


Keduanya malah saling melempar pertanyaan yang sama sama tak tahu jawabannya.


Namun, keduanya mengernyitkan dahi saat mendengar suara tangisan yang tentu mereka hafal, siapa lagi jika bukan Samudera.


Hiks... hiks..


Air dan Hujan yang berlari untuk mencari sumber suara, jeduanya langsung kaget saat melihat putra mereka ada di pojokan sedang menangis sedih.


"Dede kenapa, Sayang?" tanya Hujan.


.


.


.


.


Itu tucingnya lagi pelukan, kaya dede sama Appa.. Dede jadi kangen Jajah dede Oey



πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Belom juga masuk rumah apalagi nginep udah mewek bae lu inget gajah.. apalagi gue nih yang terbentang jarak dan waktu. udah dua kali puasa dua kali lebaran, sakali deui mah gue ganti bukan bang Reza tapi jadi bang TOYIB 🀣🀣🀣...

__ADS_1


#CurhatHawaKesel.


__ADS_2