
ππππππππππ
"Aw...aw... aw...." Hujan menjewer telinga Air saat sedang mengobrol dengan teman wanitanya di kantin.
"Sakit, Jan Hujan dereeeeeees!!"
"Dicariin malah disini" kata Hujan setelah melepaskan tangannya dari telinga sang suami.
"Gue nungguin Lo!" sahut Air yang sama kesalnya.
Bumi dan teman wanitanya hanya bisa mengulum senyum saat pasangan suami istri itu mengadakan drama pertengkaran secara langsung.
"Jadi?" tanya Air, sesakit apapun pukulan atau cubit apalagi jeweran sang istri tetap saja setelah itu ia akan memeluk sambil menciumi pipi Hujan.
"Jadi dong"
"Jan, pipi Lo makin empuk aja ya? jadi kaya bakpao jumbo" goda Air yang langsung membuat Hujan membulatkan matanya.
" Bilang aja gue gendut?, iya kan!" dengus Hujan kesal
"Hahaha, gue gak bilang ya"
"Lo gak suka ya kalo gue gendut?" tanya Hujan pelan sambil menangkup wajahnya sendiri.
"Suka kok, itu tandanya gue berhasil" jawab Air.
Bukan hanya Hujan, tapi Bumi dan wanita cantik tadi pun di buat penasaran.
"Berhasil apa?" Tanya Hujan.
" Berhasil menyuburkan lo dengan siraman gue yang hampir tiap malem, saking banyaknya gue siram Lo jadi berkembang!!" kekeh Air menahan tawa.
Astagfirullah.....
.
.
Godaan demi godaan pemuda itu layangkan pada sang istri, gaya rayuannya kini tak lagi seperti anak SD, Semua yang ia ucapkan tak jauh dari hobby Main-main nya itu diatas kasur, sampai Bumi yang masih bersama mereka pun hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Jangan bangga dulu, bikin tiap hari tapi buktinya gak jadi-jadi" sindir Bumi sambil bangkit dari duduknya lalu pergi entah kemana.
Air mendengus kesal dengan apa yang di ucapkan adik kembarnya itu tapi ia pun langsung berfikir jika apa yang di katakan Bumi itu benar apa adanya.
"Lo kok gak hamil sih, Jan?" tanya Air.
__ADS_1
"Gue gak salah, kan?" tambahnya lagi.
Hujan menggelengkan kepalanya sambil menyeruput minuman sang suami untuk menutupi rasa gerogi.
Ia tak berani menatap Air yang sedang menatapnya menunggu jawaban.
"Emang Lo mau punya anak sekarang?" tanya Hujan, ia menoleh sekilas ke arah suaminya.
"Gak tau!" jawabnya cepat lalu kembali memeluk sang istri.
Hujan yang tak nyaman dengan obrolan kali ini langsung meminta Air untuk segera ke resto yang ia bicarakan semalam saat menginap di rumah bunda, dan bersyukurnya Air langsung mengiyakan tanpa berfikir lagi.
Selama perjalanan menuju Resto keduanya isi dengan melempar candaan dan ejekan seperti biasa sampai tak terasa mobil sudah berhenti di area parkiran resto yang baru buka itu, bangun berlantai dua yang nampak cukup ramai oleh muda mudi seusia mereka.
"Penuh banget, Ay" kata Hujan sebelum turun dari mobil.
"Iya kaya hati gue!" jawabnya sambil melepas setbelt.
"Hati Lo penuh sama apa?"
"Sama nama Lo , Jan Hujan dereeeeeees" kekeh Air.
Cih...
.
.
"Dapet meja gak nih kita, Ay" seru Hujan sambil mengedarkan pandangannya mencari tempat untuk mereka.
"Gak dapet pulang!"
Hujan kembali menoleh lalu mencubit perut suaminya.
"Aduh!!"
"Udah tanggung dateng, gak mau pulang" tolaknya dengan kesal.
Mereka masuk dengan berjalan beriringan, Air merangkul bahu sang istri seperti biasa kemanapun mereka berada.
"Ay...." panggil seseorang sampai keduanya menoleh bersama kearah suara.
"Bella.." jawab Air dengan senyum kecil di sudut bibirnya,
"Disini juga?" tanya Bella yang nampak senang bertemu dengan mantan kekasihnya itu.
__ADS_1
"Iya, Lo baru Dateng apa mau pulang?" tanya Air
"Mau pulang, makanannya enak banget"
Air hanya mengangguk kecil, perpisahan tanpa pertengkaran tentu membuat keduanya merasa biasa saja saat bertemu lagi.
"Ini siapa Ay? gebetan, pacar, mantan apa temen?" tanya Bella yang memang tak tahu tentang pernikahan Air sebulan lalu.
"Mantan temen!" jawab Air.
"Gabut banget Lo, sampe jalan sama mantan temen, Ay" kekeh Bella sambil melirik ke arah Hujan yang nampak kesal.
"Mending sama gue, masih Single nie gue pas putus sama Lo" goda Bella yang sudah maju selangkah mendekat.
"Haha, iya ya emang Gabut banget gue! sampe mantan temen aja gue jadiin istri" jawab Air sambil mencium pucuk kepala Hujan.
Pengakuan Air sontak membuat Bella terkejut.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan coba godain gue lagi, pawang gue galak banget soalnya!!!!
πππππππππππ
Ah...... bapak Lo mana kak Ay?
__ADS_1
pengen cium banyak-banyak π€π€π€π€π€
Like komen nya yuk ramai kan β₯οΈ