
ππππππππ
Air yang berjongkok didepan putranya hanya bisa mengusap tengkuknya sendiri, Ia yang sudah berpakaian rapih dengan stelan jasnya semakin dibuat bingung dan serba salah.
"Udah aku bilang, Sam itu gak bisa di janjiin. Pagi pagi udah kena tagih, 'kan?" oceh Hujan yang berlalu ke dapur.
"Memang kalian mau kemana?" belum sempat menjawab ucapan Hujan kini Melisa malah ikut menimpali.
"Semalem Sam nangis, kakak malah janjiin jalan-jalan" adu Hujan dirasa sang suami seperti tak ada niat untuk menyahut.
"Lalu?" tanya Melisa dengan dahi sedikit mengernyit.
"Entahlah"
Semuanya kini menduduki kursi meja makan masing masing begitu juga dengan si bocah menggemaskan yang ikut menikmati sarapan paginya dengan lahap.
"Biar papa dan mama juga Hujan yang ajak Sam jalan-jalan kalo kamu sibuk, Kak" ucap Reza mencari jalan tengah, ia tahu jika cucunya itu akan rewel jika maunya tak di turuti.
"Terserah papa aja, lagian aku belum tahu kerjaan ku hari ini" jawab Air yang masih melahap makanannya.
"Aku gak bisa ikut, Pah"
"Kenapa?" tanya kedua mertuanya secara berbarengan.
"Badanku lagi gak enak" jawab Hujan, tangannya langsung di usap pelan oleh sang suami yang tahu jika hari ini adalah hari pertama ia kedatangan tamu bulanan yang membuat pingggang dan perutnya sering sakit.
"Ya sudah, biar papa sama mama yang bawa Sam jalan-jalan"
Huleeeeeeeeee..
Bocah menggemaskan itu bertepuk tangan saat minuman dalam gelasnya habis.
Agih Amma..
"Anak pintar, nanti Amma ambilkan lagi ya"
Melisa menuangkan lagi jus tomat untuk cucu kesayangannya, berbeda dengan Air justru Sam begitu senang dengan berbagai sayuran yang berwarna.
.
.
.
Usai sarapan dan mengantar Air kedepan pintu utama apartemen, Hujan masuk kembali ke dapur untuk ikut membereskan sisa sarapan seperti biasa, sedangkan Reza sudah membawa putranya itu ke kamar nya untuk bersiap sebelum pergi.
__ADS_1
"Kamu istirahat aja di kamar, minum obatnya kalau di rasa sangat sakit" pesan Melisa, wanita baik hati yang selalu menganggap Hujan layaknya putrinya sendiri.
"Iya, Mah"
Sepeninggal kedua mertuanya beserta Samudra keluar kini hanya Hujan yang berada sendiri di apartemen luas milik Reza dan Melisa.
Ia baringkan tubuhnya di tengah ranjang dalam kamar sambil bertukar pesan dengan Kahyangan juga Cahaya. sampai tak terasa ia malah tertidur pulas dengan ponsel masih dalam genggamannya.
Jam sebelas siang ia terbangun saat merasa ada yang mencium pipinya dengan lembut.
Moy bobo.
Suara Sam tentu langsung membuat Hujan terperanjat kaget, ia bangun dari tidurnya sambil memegang kepalanya yang sedikit sakit.
"Dede udah pulang?"
Iyyaaah..
"Papa ada urusan mendadak, jadi pulang cepet" sahut Melisa yang duduk di tepi ranjang.
Setelah berbincang sebentar, Melisa keluar dari kamar putranya menuju kamarnya sendiri. Sedangkan Hujan langsung membuatkan susu untuk Samudera yang sudah berbaring bersiap menikmati minuman kesukaannya.
"Ganti baju dulu yuk"
Yuk
Sam yang sudah menghabiskan satu botol besar susunya malah turun dari ranjang menuju karpet depan TV, ia tumpahkan semua mainannya di lantai tapi hanya Dinosaurus kesayangannya yang ia ambil untuk di mainkan
Moy..
"Apa?" sahut Hujan saat anaknya mulai merengek bosan.
Appa yuk.
"Appa belum pulang kali de" kata Hujan yang nampak ragu.
Appa ih..
"Ya udah yuk keluar" ajak Hujan yang kemudian bangun dari duduk menuntun Samudera keluar dari kamar.
Namun, langkah Hujan berhenti saat sampai di depan kamar mertuanya karna Melissa baru saja keluar dari dalam.
"Papa udah pulang, Mah?" tanya Hujan.
"Barusan pulang, kenapa?" Melisa balik bertanya.
__ADS_1
"Sam nanyain papa"
"Oh, ya udah yuk masuk kedalam, kita ke Appa" ajak Melisa pada cucu kesayangannya.
Yuk...
Melisa menggendong Sam masuk kedalam kamarnya, ia turunkan bocah lucu itu di atas meja dekat tempat tidur.
"Appanya di kamar mandi, tunggu ya"
Iyaah..
Lama ia menunggu akhirnya membuat Sam tak sabar, dengan raut wajahnya menggemaskan ia mencoba mencari sendiri Appanya yang tak kunjung keluar dari dalam kamar mandi.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jajah dede, na ya??
πππππππππ
Baby bear cukup 3 bab aja ya hari ini.. karna yang lain juga up, ada SCSM 2 bab, heavenlyEart 1 bab dan bonus Duda impian 1 bab juga... makasih buat kalian yang udah ikutin semua novel receh teteh yang unfaedah ππ..
Semoga terhibur dengan sajian cerita ringan tanpa konflik berat.. makasih banyak yang kemaren udah do'ain tth sembuh ya ππ..
Sehat sehat buat kalian semua..
Ketemu lagi besok keh...
Jangan lupa like komennya ya π
__ADS_1