Air Hujan

Air Hujan
bab 66


__ADS_3

πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€πŸŒ€


Galau tingkat dewa Air adalah saat pesannya tak satupun dibalas dan teleponnya juga tak di angkat Sama sekali oleh sang istri, Saat itulah ia bagai ingin mengacak acak dunia untuk menumpahkan rasa kesalnya.


Umpatan kasar dan rasa gemasnya pada benda pipih yang sedari tadi di genggamnya membuat siapapun yang di dekat pemuda itu ikut rungsing dan jengkel.


" Tadi di ajak gak mau, sekarang marah-marah" ledek Reza sambil memberi makan ikan-ikan peliharaannya.


"Males!" jawabannya dengan nada kesal.


Ya...Hujan pagi tadi usai sarapan meminta izin untuk pulang kerumah Bunda Karna ada kerabat jauhnya dari kota asal mereka datang berkunjung, Air menolak mentah-mentah ajakan istrinya itu karna ia tak ingin terkurung dalam kamar karna bingung harus melakukan apa.


"Lagian apa susahnya sih ikut, dari pada disini juga marah-marah terus, bikin pusing!" kata Reza yang akhirnya ikut mengomeli anak sulungnya itu.


"Ya kan kakak bingung disana mau ngapain?, di kamar terus kaya anak ayam negeri" balasnya.


"Ya ikut gabung, dong. Ngobrol sana Sama saudara saudaranya Hujan" saran Reza.


"Paling juga yang dateng emak-emak, kakak gak suka ada yang cubit" keluhnya sebal jika mengingat pernah tiga kali menjadi sasaran kegemasan para kerabat Hujan yang kagum dengan ketampanannya.


"Gak apa-apa, dari pada bosen di kamar" timpal Reza lagi.


"Papa tuh gampang banget bilang gak apa-apa, gak apa-apa. Papa tuh gak tau rasanya dirumah mertua tuh gimana!!" jawaban kesalnya membuat semua orang yang mendengarnya tertawa, ada Bumi , cahaya, dan Langit disana jelas Ricko lah yang paling keras tertawa sampai terbahak-bahak memegangi perutnya.


Tanpa aba-aba Reza langsung melempar Ricko dengan toples berisikan makanan ikan yang sedari tadi ia pegang, sialnya benda itu tepat pada keningnya sampai pria tinggi putih berlesung pipi itu harus meringis kesakitan.


"ini jidat glowing gue tuh tempat adek Lo ngaca, tau gak!" sentak Ricko kesal sambil mengusap keningnya.


"Mau apa Lo ngetawain gue, hah?" tanya Reza yang sudah berdecak pinggang.


"Lah, kan bukan gue doang yang ketawa. anak-anak Lo juga pada ketawa! kenapa gue doang yang kena lempar?" tantang Ricko, dua pria yang tak lagi muda itu kini berdiri saling berhadapan di ruang tengah.


"Karna Lo ketawa paling kenceng! seneng Lo ledek gue, iya!" umpat Reza penuh amarah.

__ADS_1


"Jelaslah gue paling kenceng, kan gue paling tua!" elak Ricko tak mau kalah, ia akan selalu banyak memberi alasan jika sedang berdebat dengan kakak istrinya itu.


"Lo yang tua gak tau diri. gak bisa kasih contoh sama keponakan. Dasar laknat!" sentak Reza, kepalanya kini bagai bertanduk dengan kepulan asap.


Ameera dan Melisa yang mendengar keributan di lantai bawah pun segera turun, keduanya memang sedang berada di dalam kamar meninggalkan suami-suami mereka yang tak pernah akur.


"Ada apa sih?" tanya Melisa saat sampai di akhir tangga.


"Dia ketawain aku, Ra" adu Reza pada KHUMAIRAHnya. Melisa mengernyit dahi kemudian saling pandang dengan Ameera.


"Daddy ngapain?" tanya adik bungsu Reza itu.


"Aku gak ngapa-ngapain, Mom. cuma ketawa aja, emang gak boleh?" tanya Ricko dengan wajah bagai manusia paling menyedihkan di muka bumi ini.


"Ketawain apa?" tanya Melisa dan Ameera berbarengan


"Ketawain papa gak punya mertua!" jawab si kembar dan Langit berbarengan.


"Daddy pulang sana duluan, aku mau nginep disini" usir Ameera pada suami impiannya itu.


"Mom..ko gitu sih?, kita pulang bareng ya sayang. aku minta maaf" ujar Ricko sambil merayu Ameera.


"Enggak! kamu pulang sana!" titahnya lagi.


"Sayang.. liat nih jidat aku kena toples di lempar sama Reza" Adu Ricko pada Istrinya tentang kelakuan sang kakak yang selalu ia banggakan.


"Mas Reza!!"


"Eh, kan dia duluan yang ketawain aku, Ra!"


"Tapi jangan kasar gitu dong, sampe kening nya merah gitu" omel KHUMAIRAHnya.


"Suruh siapa ketawain aku!" dengus Reza kesal.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kalian berdua!! keluar.....


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Wiiiih... kamar kakak Ay kedatangan mommy sama Daddy di masa depan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Kirain tuh aki aki berdua udah akur ya ,🀭🀭🀭


Like komen yuk ramai kan ❀️

__ADS_1


__ADS_2