Air Hujan

Air Hujan
Tahu bulat.


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


"Kucing mana doyan es bubur sumsum, de" ucap Air yang berdiri di belakang Sam, kecintaannya pada hewan berbulu itu harus di pendam dalam-dalam karna tak ingin melukai hati Appanya.


"Bawa ke sini kucingnya, jangan di pojokan gitu nanti ada kecewa" titah Air.


"Kecowa, papAy" sahut Sam yang kadang bosan harus meluruskan ucapan pria kesayangannya itu.


"Iyalah itu pokonya"


Teng... teng.. teng..


Suara yang di tunggu sang Putra Mahkota pun mulai terdengar, Sam langsung bangun sambil menggendong kucing peliharaan Bunda yang sedang bersantai.


" Moy.... dede mahu, Abangnya susan datang" teriak Sam di ambang pintu.


"Iya, Moy ambil gelasnya dulu"


Si pedagang es yang di tunggu pun kini sudah berhenti di depan pagar, tinggal menunggu Hujan datang membawa beberapa gelas untuk wadah si bubur sumsum.


"Kok tiga?" tanya Air.


"Iya, Bunda lagi bikin jus jeruk" jawab Hujan sambil menyerahkan apa yang tadi bawa pada si pedagang.


Dua menit berselang, kini ketiganya sudah bisa menikmati sajian manis kesukaan Samudera.


Tok.. tok... tok..


"Apaan tuh, Moy"


"Mie ayam kayanya" jawab Hujan lagi sambil bangun dan berjalan kearah pagar.


"Iya, Mie ayam, kak. Kakak mau?" tawar Hujan.

__ADS_1


"Mau dong, pedes banget kayanya enak"


Tak peduli si bubur samsum belum habis, mereka pun kembali memesan mie ayam yang sebentar lagi akan lewat di depan rumah.


Lagi dan lagi, tiga mangkuk mie ayam sudah terhidang dan siap di santap. Air begitu lahap menghabiskannya karna itu termasuk salah makan favorite si sulung, tapi jika ia ingin menikmati makanan tersebut biasanya Melisa akan membuatkannya sendiri dan tentu rasanya jauh lebih nikmat karna ada campuran kasih sayang di dalamnya.


"Udah, kenyang" Sam menjauhkan mangkuk dan gelas yang masih tersisa sedikit di dalamnya.


"Ya udah, cuci tangannya sana. Awas bajunya basah ya" titah Hujan sambil membereskan semuanya dan berlalu masuk kedalam rumah bersama sang suami.


.


.


Hari yang beranjak sore malah membuat jiwa jajan Air semakin menggila, semua pedagang cemilan yang lewat ia beli dan kini berserak di meja ruang TV. Belum saatnya makan malam tapi perut mereka seakan begah dan tak muat lagi menampung makanan berat.


"Dede jangan dulu bobo, nanti tengah malam bangun. Moy gak mau yang di minta buat nemenin dede main" ucap Hujan saat putra semata wayangnya menguap, matanya sedikit memerah karna sudah mengantuk. Hal biasa yang dirasakan semua orang jika perutnya sudah terisi penuh.


Hujan yang mendengar pun langsung memberikan sorot mata tajam kearah suaminya. Kebiasaan Air jika tak bisa tidur tentu pasti akan mengganggunya untuk meminta bermain basah-basahan.


"Gak ada yang boleh tidur sebelum jam sembilan, paham!" tegas Hujan tak ingin di bantah.


Air dan Samudera tentu langsung merengut kesal. Bocah menggemaskan itu meringsek mendekat kearah papAynya yang sedang berbaring untuk berbisik.


"Dede mahu telepon Appa, boleh?" pintanya.


"Boleh, Tut"


Air merogoh saku celana pendeknya untuk mengambil benda pipih yang tersimpan disana.


Diberikan nya ponsel tersebut kepada Sam setelah ia menekan nomer kontak sang Gajah.


"Hallo, Appa" sapanya saat panggilan tersambung lewat video call.

__ADS_1


"Appa kangen, Tut.. Tutut ganteng lagi apa?" tanya Reza sedih, ia benar-benar merindukan sang cucu yang belum pergi selama sehari.


"Lagi nonton Tv sambil makan banak banak" ucapnya senang karna rindunya kini sedikit terobati.


"Makan apa, kok banyak?" tanya Reza lagi, ia yang sedang berbaring di pangkuan Khumairahnya sampai bangun.


"Banak nih, ada tahu goleng, pisang keju, es kelapa sama telul gulung" jawabnya sambil memperlihatkan semua makanan.


"Nih ada tahu bulat juga" tambah Samudera.


"Wah, enak tuh kayanya." sahut Reza.


"Iya, ini tahu bulat kaya Appa loh" ucap Sam yang membuat semua orang yang mendengar jadi bingung.


"Kok kaya Appa?"


.


.


.


*Iya, ini t**ahu bulat di goleng dadakan, kalau Appa kan, SUAMI DADAKAN*.



🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Eh, bocah ngelunjak πŸ™„πŸ™„


Untung ganteng 🀣🀣


Like komennya yuk ramaikan.

__ADS_1


__ADS_2