Air Hujan

Air Hujan
Baby Bear 48


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


"Tukang aer seganteng ini? rubuh tuh kantor." kekehnya yang tak percaya dengan apa yang dikatakan istrinya tadi.


"Kakak gak percaya? coba aja kakak gak masuk kantor hari ini palingan besok udah lepas pake jas" cibirnya pada sang suami yang seakan menganggap remeh ucapannya.


"Terus pake apa?" godanya sambil mengusap paha Hujan yang masih berbalut piyama terusan.


"Pake seragam OB" cetusnya sembari bangun dari duduk, kemudian keluar dari kamar menuju dapur menemui Samudra yang ia tinggalkan disana.


"Yuk, makan dulu"


Iyyaaah..


Sam yang begitu terlihat kelaparan sampai menghabiskan semua makanannya hingga tak tersisa, padahal ia sudah meminum dua botol susu saat bangun tidur.


"Gembul begini, kalo papAy nya jadi OB mana cukup buat beli susu." gumamnya sambil terkekeh membayangkan suami tampannya itu berganti jabatan.


"Laper, yang" ucap Air yang tiba-tiba memeluk istrinya yang sedang mencuci perlengkapan makan Samudera.


"Makan aja sana perangkat game kamu, gak usah inget perut laper, kerja, anak sama istri. Maen aja terus maen!" sindir Hujan.


"Mana bisa, Jan Hujan deres! kecuali makan kamu, aku bisa"


Hujan menoleh sedikit, karna terhalang kepala Air yang bersandar di bahunya.


"Mau jadi kanibal, makan aku?"


Air terkekeh, lima tahun menikah tapi istri galaknya itu masih seringkali belum peka dengan ucapannya.


"Makan ini, nih" bisiknya pelan dengan tangan mengusap bagian area sensitif Hujan yaitu kebun kecilnya.


"Kita udah lama gak main basah-basahan, Yang. Main yuk sekarang" godanya dengan tangan makin aktif kemana mana.

__ADS_1


"Bukan siap siap pergi kerja, malah ngajak main basah-basahan, bener-bener kamu tuh pengen jadi kang aer ya?"


Air mengurai pelukannya, ia balikan tubuh ramping sang istri agar menghadap padanya, Air menangkupkan kedua tangannya di depan dada seraya memasang wajah imut dan menggemaskan.


Ampun ibu kost..


********


Air yang berangkat ke kantor menjelang makan siang membuat rumah kembali menjadi sepi karna Hujan tak ada teman untuk berdebat lagi, Bunda yang baru pulang dari pasar pun mendadak kerumah sakit karna ada urusan, sedangan Sam belum juga bangun dari tidurnya yang hampir dua jam.


Hujan yang jenuh hanya berguling malas di tengah kasur menemani anak kesayangannya yang terlelap, ia terkekeh kecil saat bertukar pesan dengan Kahyangan.


Ia nampak berpikir sejenak saat adik iparnya itu memintanya mengantar berbelanja usai jam makan Siang agar jalanan tak begitu ramai lancar.


Hujan yang belum memberi jawaban tentunya akan meminta izin lebih dulu pada suaminya.


Tuuuut... tuuuuut... tuuuuut...


Hanya nada tunggu yang di dengar oleh Hujan meski berkali-kali ia mencoba menghubungi suaminya, sampai akhirnya ia memilih untuk mengirimnya pesan.


[ Kak, aku mau anter Yayang ke Mall, boleh? ]


Satu menit dua menit hingga dua puluh lima menit tak ada balasan juga dari sang Suami, ia bingung menebak apa yang di lakukan suaminya di kantor, antara sibuk bekerja atau justru sibuk merangkai mimpi karna ia baru tidur saat subuh menjelang.


"Ngapain sih! syukur syukur sih kerja! "gumam Hujan masih berpikiran baik tentang suaminya meski ragu.


Namun, lamanya izin yang di belum ia terima dari suaminya membuat Hujan akhirnya menghubungi Daniel, sang sekertaris Air di kantor.


.


.


"Hallo selamat siang Nona"

__ADS_1


"Siang, Daniel. Suami saya ada?" tanya Hujan langsung tanpa basa basi lagi.


"Ada, Nona" jawab Daniel.


"Apa sedang rapat? pesan saya belum juga dibalas sedari tadi" ucap Hujan penasaran dengan apa yang di kerjakan suaminya.


"Tidak, Nona, tidak ada rapat hari ini, hanya saja Tuan Muda sedang... "Daniel yang menggantung ucapannya membuat rasa penasaran Hujan kian meronta ronta.


" Suami saya sedang apa?" tanya Hujan mulai kesal.


.


.


.


.


.


.


.


.


Sedang di perintah Tuan besar masak air sampai matang!


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Udah gak dikasih hukuman kuras kolam sama ajak nyanyi ikan ya kak sekarang 🀣🀣🀣🀣


Like komennya yuk ramaikan.

__ADS_1


Papa gajah paling d' Best.. jadi pengen peluk Daniel 😘😘


__ADS_2