
πππππππ
"Jan, Lo tau gak?" tanya Air.
"Enggak.. Lo nya aja belom ngomong" jawab Hujan sambil terkekeh.
"Iya, Lo tau gak kenapa bianglala itu bentuknya bulet?" tanya Air lagi sambil menunjuk salah satu wahana raksasa yang begitu besar.
"Sebenernya gue tau, cuma mau pura-pura gak tau aja biar modus Lo maksimal" kekeh Hujan sampai kedua matanya menyipit.
"Sialan Lo!" Sungut Air kesal.
Hujan tertawa terbahak-bahak karna puas menggagalkan aksi rayuan gombal sang suami.
Ia yang Setiap hari di suguhkan tebak-tebakan romantis, konyol dan tak masuk akal sudah hafal betul gaya suaminya itu.
Hal receh yang menjadi istimewa Karna di utarakan oleh pasangan halal, karna biasanya setelah merayu pemuda tampan itu akan meminta Main-main padanya
"Udah sore, pulang yuk" ajak Hujan yang hampir seharian ini di dekap oleh suaminya. Air adalah sosok pemuda yang tak pernah malu mengungkapkan perasaannya dimanapun ia berada, terbukti jika Ia tak sedetikpun melepaskan genggaman tangan sang istri.
Ia juga mencium kening dan pipi Hujan sesuka hatinya.
"Ke hotel ya" bisiknya menggoda.
"Pulang ke apartemen!, besok berangkat pagi" tolak gadis itu dengan cepat.
__ADS_1
"Sebelum ke kampus kita pulang dulu" Rayunya lagi, Kali ini keduanya memang sama-sama ada kelas pagi, hal yang sangat jarang terjadi.
"Ribet ah. Gak ada baju ganti" kata Hujan.
"Pake ini lagi, kan nanti malem gak pake baju" ujar pemuda itu dengan senyum menggoda.
"Dih, maunya" Hujan mencubit kecil perut Air sampai suaminya itu meringis kesakitan karna rasa panas.
Negoisasi kemana mereka pulang sungguh berjalan dengan alot, keduanya tetap keukeh dengan keinginan masing masing antara Hujan ingin ke apartemen dan Air ingin main-main di Hotel, Tapi perdebatan mereka berakhir saat Bunda tiba-tiba menelepon meminta Hujan untuk pulang kerumahnya, ada hal yang ingin wanita berkacamata itu bicarakan dengan sang anak.
"Gak apa-apa, kan?" gadis itu memastikan lagi keputusan akhir yang mereka sepakati.
Air menggelengkan kepala sambil menyalakan mesin mobilnya, Ia pasrah jika sudah menyangkut orangtua karena ia tak berani membantah walau ingin.
"Malem ini cuma tidur" ucapnya ketus.
Hujan yang tahu maksud kalimat yang di ucapkan suaminya hanya bisa tersenyum simpul.
Keduanya memang tak jarang sekali Main-main jika sedang menginap dirumah Hujan.
"Kalo mau, gak apa-apa" balasnya mencoba merayu.
"Gak mau! gak enak" sahut pemuda itu, Ia Selalu merasa tak nyaman melakukannya di kamar sang istri yang sempit dan tak ada kamar mandi apalagi kamar Hujan dan Bunda berdampingan.
"Makanya jangan berisik" ejek gadis itu, keduanya memang masih sering berdebat kecil jika mau melakukannya, apalagi sekarang pemuda itu semakin liar saat main-main tentu sudah banyak sekali maunya.
"Kan biar seru, Jan Hujan dereeeeeees"
Selama perjalanan pulang keduanya mengisi kejenuhan dengan mengobrol dan juga saling mengejek, Air juga menghentikan beberapa kali mobil mewahnya itu di berbagai kedai makanan pinggir jalan untuk membeli beberapa buah tangan yang akan di bawanya kerumah Bunda.
__ADS_1
"Mau beli apa lagi?" tanya Air saat ia masuk kedalam kereta besinya itu.
"Apa ya?, cukup deh, ini juga udah banyak banget" kata Hujan sambil memeriksa lagi barang yang mereka beli.
"Mau martabak gak?" tawarnya Air, karna ia tahu ada salah satu kedai martabak paling enak di ujung jalan nanti.
"Boleh, tapi telur ya" pinta sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Air.
Hanya berselang lima belas menit, mobil kembali Air tepikan di depan kedai yang terlihat cukup ramai.
Keduanya turun meski Air melarang sang istri untuk ikut.
"Lo duduk sana, biar gue yang pesen" titah Air pada Hujan sambil menunjuk salah satu kursi.
"Mas, satu martabak telurnya ya" pesan Air pada salah satu pelayan pria.
"Siap, kak. Spesial apa biasa?" tanya si pelayan itu.
"Spesial deh" jawab Air.
"Telur apa kak, bebek, ayam atau campur?" tanya si pelayan lagi.
"Hem...--_" Air yang nampak sedang berfikir langsung menoleh kebelakang saat ada seseorang yang malah menjawab pertanyaan si pelayan tadi.
Telur ayam!! Hujan gak suka sama telur bebek.
πππππππππππ
Tenang kak.. mungkin itu Abang cimol π€π€π€
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan β€οΈ