
ππππππππππ
"Pokonya aku mau ikutin Dede lomba, No Debat!" ucap Hujan pada Air saat keduanya bicara di atas ranjang, Samudera yang juga ada kamar sedang bermain hanya melirik kedua orangtuanya berkali-kali saat dirasa namanya terus di sebut entah oleh papAy nya atau juga oleh miMoy nya juga.
"Ribet!" Sahut Air yang sebenarnya malas menanggapi.
"Kamu harus dateng, ok"
"Itu bukan weekend, aku kerja sayang" Air mencoba memeberikan senyum terbaiknya.
"Luangkan waktumu sedikit, aku mohon" rengek Hujan lagi.
"Aku usahakan, tapi aku juga tak ingin berjanji padamu"
Hujan berhambur memeluk suaminya, mengecup kedua pipi Air secara bergantian sampai Sam melongo dengan tingkah miMoy nya yang berjingkrak kesenangan.
Moy apa?
Pertanyaan Sam hanya di jawab gelengan kepala oleh Air sambil mengangkat bahunya juga.
Sam yang paham akhirnya meneruskan lagi mainnya dengan para Dinosaurus.
Moy.. culus pipis
Air langsung menoleh begitu pun dengan Hujan, keduanya saling pandang lalu tertawa bersama. Pasangan suami istri itu turun dari ranjang dan mendekat ke arah putra semata wayang mereka.
"Culus atau dede yang pipis?" tanya Air yang kini sudah memangku anaknya itu di atas pahanya.
Dede
Bocah tampan berkaos putih itu menunjuk pampersnya sendiri dengan jari telunjuknya.
"Ih, bau ya"
Samudera tertawa saat Air memencet hidungnya yang mancung tanpa komedo.
"Ganti yuk, terus kita bobo, Ok"
keh
Hujan beranjak dari duduknya kemudian ia berjalan menuju lemari pakaian Samudera di dekat boxnya. Di selingi dengan candaan ia pun akhirnya selesai mengganti pempers dan baju tidur Samudera.
__ADS_1
"Sekarang bobo ya ganteng"
Iyyaaah.
Samudera yang menerima botol susu dari miMoy nya pun perlahan menghabiskannya sampai tandas tak tersisa dan dalam hitungan detik matanya pun mulai terpejam begitu saja.
******
Hari yang di nanti tiba, Hujan yang sibuk dari pagi menyiapkan segala keperluan pentas anaknya mulai tak ingat jika ada suaminya yang memperhatikan di tepi ranjang sambil mendengus kesal.
"Sayang, kamu gak mau ngurusin aku?" tanya Air yang mulai jengkel.
"Hah... ya ampun, maaf sayang. Aku terlalu fokus menyiapkan keperluan Sam" jawabnya sambil berjalan mendekat kearah suaminya yang sudah merengut.
"Layani dulu suamimu, baru yang lain" tegas Air.
"Maaf, aku tak akan mengulanginya lagi" kata Hujan sambil memberikan senyum menggoda agar sang suami tak lagi marah padanya.
Selesai dengan urusan suaminya, mulai dari baju sampai sarapan dan terakhir mengantarnya sampai ke depan pintu, Hujan kembali masuk kedalam kamarnya. Ia menghubungi teman temannya yang juga ikut lomba pentas anak di salah satu mall ternama ibu kota.
"Beres" gumamnya senang, kini saatnya ia membangunkan Samudera kemudian lanjut mengurusnya, karna anak tampannya itu sulit sekali di rayu jika mandi pagi selalu ada saja alasan untuknya tak ingin melepas piyama tiidurnya.
"Dede ayo bangun, kita kan mau jalan jalan" bisik Hujan yang sebenarnya sudah tau jika putranya itu sudah bangun sedari tadi.
Yayan na Moy..
Hujan langsung mengajak mandi dan merapihkan Samudera dengan cepat, karna satu jam lagi ia aka pergi ke tempat yang hari ini menjadi tujuannya juga teman temannya.
.
.
.
Sampai di Mall, hujan langsung menghampiri para wanita sosialita yang baru ia kenal kurang lebih sebulan lalu saat ia memasukkan Sam ke playgroup terkenal dimana rata rata anak dari para pengusaha juga pejabat negeri.
"Kirain gak dateng, udah siang loh" kata salah satu temannya yang ternyata seorang model iklan.
"Sam susah banget di ajak mandi" jawab Hujan.
"Ya udah cepet gantiin bajunya sana, sebentar lagi tampil"
"Ok"
__ADS_1
Hujan langsung membawa Samudera ke ruang ganti, semua mata tertuju pada Samudera yang nampak lebih istimewa dari yang lain.
"Ugh gantengnya" kekeh Hujan senang, kemudian ia merogoh ponselnya untuk menghubungi sang suami.
"Iya, Sayang" jawab Air saat panggilanya di terima.
"Kakak jadi kesini gak? acaranya mau mulai" tanya Hujan penuh harap.
"Gak di jam sekarang, aku ada meteting sebentar lagi. kamu kirim videonya aja ya" pinta Air yang sebenarnya sangat dilema.
"Ya udah, tapi kalau sempet jemput aku ya"
"Iya, aku usahain, memang Sam pentas pake kostum apa? tanya Air yang penasaran.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Snow white
Duh gustiiiiiiiii...
Si mimoy ku tega pisan, incu kula eta πππ
__ADS_1
Astaghfirullah.. mau cium tapi kesel π
Like komennya yuk ramaikan.