Suamiku Mr. Mafia

Suamiku Mr. Mafia
EPISODE 104


__ADS_3

Matahari mulai terbenam, Darel dan Mentari menuju ke bandara setelah makan malam. Meskipun Mentari sangat penasaran dengan alasan mereka kembali ke Indonesia secara tiba-tiba, namun dia memilih untuk diam.


Sepanjang penerbangan, Mentari hanya diam saja. Nyeri di bagian sensitifnya lebih terasa jika dia bergerak. Darel yang mengetahui itupun langsung mendekatinya.


"Pakai ini untuk meredakan sakitnya!" ucap Darel sambil memberikan alat kompres.


Mentari menatap bingung pada orang yang berstatus menjadi suaminya itu.


"Tidak perlu terimakasih!" tolak Mentari.


"Ya sudah kalau begitu!" ucap Darel berbalik pergi.


Mentari dibuat melongo dengan sikap Darel itu yang memang sedikit aneh belakangan ini.


"Dasar cowok nggak peka!" omel Mentari lirih.


Mentari terus memegang perutnya, rasa mengganjal dan perih sangat terasa sekarang. Darel pun yang merasa bersalah kembali mendekati Mentari dan langsung menempelkan alat kompres ke perut Mentari.


"Jangan banyak bicara!" ucap Darel yang langsung berlalu pergi.


Darel kembali ke tempat duduknya begitu saja tanpa melihat ekspresi Mentari saat ini yang ah entah bagaimana harus dijelaskan.


Tiba-tiba alarm peringatan pesawat berbunyi dengan sangat keras. Mentari yang masih memegang alat kompres dari Darel pun menjadi ketakutan sebab dia belum pernah naik pesawat sebelumnya.


"Darel, ada apa ini?" tanya Mentari ketakutan.


"Tidak tahu, kau duduklah disitu pakai sabuk pengaman mu! aku akan memeriksanya dulu!" ucap Darel.


Mentari pun mengikuti perintah Darel sedangkan Darel menuju ruang pilot untuk mengetahui apa yang terjadi.


"Ada apa ini? kenapa alarm nya berbunyi?" tanya Darel khawatir.


"Tuan sepertinya terjadi kerusakan di pesawat! kita harus mendarat sekarang!" ucap pilot gugup.

__ADS_1


Semua orang yang bekerja dibawah keluarga Sanjaya adalah orang terlatih, baik untuk keamanan, pelayan, sampai pilot yang menerbangkan pesawat pribadi mereka pun juga orang terlatih. Ini juga kali pertama bagi pilot itu mendapatkan musibah seperti ini saat sedang bertugas selama hampir 10 tahun.


"Cari tempat yang luas untuk mendarat! pastikan semuanya baik-ba......" terpotong.


Duarrrrrrrr...........


Suara ledakan keras dari bagian mesin pesawat. Darel langsung berlari menuju Mentari dengan sangat khawatir.


"Darel apa yang terjadi kenapa ada suara ledakan?" tanya Mentari ketakutan.


"Kau tenang dulu kita akan selamat, aku janji itu!" ucap Darel menenangkan Mentari.


Darel berlari lagi menuju pilot dan memerintahkan untuk meninggalkan pesawat dengan menggunakan parasut yang tersedia.


Duarrrrr........


Ledakan besar terjadi, menghancurkan pesawat hingga berkeping-keping. Pesawat itu jatuh dan meledak di laut. Para nelayan yang melihat jatuhnya pesawat itu segera menghubungi pihak terkait.


Di kediaman keluarga Sanjaya.....


Pyarrrr......


"Mamaaaaaaaa!!!!!" teriak Randita histeris.


"Maa....maamaaaaa!" teriak Randita.


Tuan dan nyonya Ardi yang berada diluar rumah langsung berlari menuju ruang keluarga tempat Randita berada.


"Randita, sayang ada apa? kenapa kamu teriak-teriak?" tanya nyonya Ardi sambil mengusap air mata Randita yang mengalir deras di pipinya.


Tuan Ardi melihat banyak pecahan gelas di bawah dan menyuruh pelayan membersihkan pecahan itu.


"Ma, D...Darel! Men....Mentari!" ucap Randita terbata.

__ADS_1


"Darel sama Mentari kenapa?" tanya nyonya Ardi semakin penasaran.


"Pemirsa pesawat pribadi yang ditumpangi oleh anak triliuner Ardi Sanjaya yaitu Darel Sanjaya beserta istrinya, Mentari Sanjaya baru saja mengalami kecelakaan parah. Dari informasi yang kami dapatkan, bangkai pesawat itu telah hancur berkeping-keping di lautan. Proses evakuasi masih dilakukan, namun sampai detik ini belum juga ditemukan baik tuan Darel, istrinya maupun pilot pesawat......" seorang pembawa acara di televisi.


"Darell??!!!" teriak nyonya Ardi.


Nyonya Ardi langsung pingsan mendengar kabar di televisi barusan. Randita yang sudah tahu menjadi semakin panik karena mamanya yang pingsan sekarang.


"Pa, gimana ini? Darel sama Mentari????" tanya Randita syok.


"Kamu jaga mama dulu ini biar papa yang urus." ucap tuan Ardi.


Tuan Ardi langsung memanggil Merish dan Joni ke ruangannya.


"Kerahkan semua anak buah kalian. Suruh Adi, Harri, Lukas, dan semua anak buah yang berada di kelompok Dendley untuk mencari Darel dan menantuku! aku mau kalian menemukan mereka dalam keadaan hidup!!" perintah tuan Sanjaya.


"Baik tuan!" ucap Joni dan Merish.


Mereka segera melaksanakan tugas mereka, membawa semua anak buah mereka untuk mencari keberadaan Darel dan Mentari.


Kau harus selamat nak, hanya kau yang papa harapkan untuk meneruskan kepemimpinan papa di dunia bawah! batin tuan Ardi.


*


*


*


*


*


Akankah Darel dan Mentari bisa selamat dari kecelakaan pesawat itu? mungkinkah dengan berita ini membuat banyak pihak merasa mempunyai peluang merebut kekuasaan Darel? ikuti terus kelanjutan ceritanya ya kak🤗 jangan lupa like, komen, vote+tip😉

__ADS_1


__ADS_2