Suamiku Mr. Mafia

Suamiku Mr. Mafia
SEASON 2 episode 33


__ADS_3

Disebuah arena balap. Dua pemotor wanita tengah bersiap untuk berlomba. Seorang wanita berjalan tepat ditengah-tengah pemotor itu sambil membawa bendera.


"Nyalakan mesinnya!!!" perintah wanita yang berada di tengah-tengah pemotor itu dengan lantang.


Dua pemotor yang salah satunya mengenakan helm berkaca hitam itu menyalakan motor mereka masing-masing. Helm yang digunakan pemotor yang dijuluki the Queen itu memang akan terlihat hitam dari luar sehingga wajah dari di pemakai tidak terlihat kecuali jika kaca helm itu dibuka. Namun saat mengenakan helm tersebut, maka semuanya akan terlihat dengan jelas walaupun di malam hari.


"Satu.....dua.....ti....gaaaa......" ucap wanita yang berdiri di tengah-tengah memberi aba-aba dengan bendera berkibar pada hitungan ke tiga.


Kedua pemotor itu melaju dengan kecepatan sangat tinggi. Motor sport mereka memang didesain untuk hal tersebut. Bahkan motor milik wanita yang dijuluki the Queen itu mampu menempuh jarak diatas 200 meter/jam. Motor itu tampak biasa saja seperti motor sport pada umumnya, yang membedakannya adalah ada sebuah tombol di motor tersebut yang jika ditekan maka akan mengaktifkan mode kecepatan diatas rata-rata itu.


"Gue nggak bakalan kalah!!!" ucap Amanda.


Ya, yang bertanding di arena kali ini adalah Amanda yang menantang the Queen of racing itu. Amanda dengan pongahnya, merasa bisa mengalahkan the Queen dan dengan sombongnya menantang wanita itu untuk adu balap.


Mereka berdua saling mengejar. Tiap tikungan mereka lewati dengan saling kejar mengejar.


"Bye, bitc*!!!" teriak Amanda sombong saat berada di tikungan terakhir.


The Queen yang melihat Amanda berhasil mendahuluinya pun menekan tombol kecil yang berada di sebelah kirinya lalu, wushhhh.....


Motor itu melaju begitu kencang bahkan Amanda pun dibuat melongo dengan kecepatan motor the Queen.


"Bangsa*!!!! kok bisa sihh?!!!! nggak, gue nggak boleh kalah!!!" ucap Amanda mulai ketakutan.


Pasalnya the Queen telah berada jauh darinya dan akan sulit mengejarnya. Meskipun terkejar, akan mustahil bagi Amanda dapat memenangkan lomba balap ini.


Nggak!!! gue nggak bakal biarin dia menang!!! semua uang gue taruhannyaaa!!!!! gumam Amanda.


"Lakukan sekarang!!!" perintah Amanda yang berbicara melalui earpiece yang terpasang di telinganya.


Rupanya Amanda telah menyiapkan sebuah kejutan untuk the Queen. Teman-temannya telah menunggu di suatu tempat dan akan beraksi setelah menerima perintah dari Amanda.


Mendengar perintah dari Amanda, teman-temannya langsung bergegas melaksanakan sesuai rencana. Mereka menaruh paku payung disepanjang jalan menuju finish. Lalu setelah selesai menabur paku payung disepanjang jalan, mereka pun kembali bersembunyi.

__ADS_1


"Eh, tapi kalau kita ketahuan gimana? lo pada tau kan gimana berpengaruhnya di the Queen itu?!" tanya Oliv.


"Kenapa?! lo takut? Cemen banget sih jadi orang!!" sindir Vanesa.


"Bukan cemen ya! gue udah nggak mau ngrasain tidur di lantai penjar* yang keras itu, iyuhhhhh!!! mana banyak banget kecoanya lagi!" ucap Oliv jijik saat membayangkan bagaimana kondisi sel tahanan di penjar*.


"Alahh!!! nggak bakal ketahuan!! lagian nggak ada yang lihat juga tuh!" ucap Sabrina.


Oliv pun diam, percuma saja mendebat teman-temannya ini, tidak ada gunanya sama sekali.


Dari kejauhan, mereka mendengar suara kendaraan. Mereka yakin suara itu adalah milik the Queen.


"Ehh, dia datang, dia datang!!!" ucap Nadia pada teman-temannya.


Pandangan mata mereka pun tertuju pada paku payung yang telah berhasil mereka tabur dijalanan. Mereka juga menajamkan indra pendengaran mereka menelaah sampai mana motor itu.


Begitu sasaran mendekat, jantung mereka berdetak dengan kencang. Menunggu mangsa terjerat oleh perangkap mereka.


Di posisi the Queen, penglihatan tajamnya mampu mengetahui bahwa jalanan yang ada dihadapannya itu telah ditaburi sesuatu. Dia menyunggingkan sebelah bibirnya.


Motornya semakin melaju hingga hampir mendekati tebaran paku payung itu. Tajamnya ujung paku payung itu telah siap menanti ban motor the Queen dan mendarat di sana.


Teman-teman Amanda yang melihat kedatangan motor the Queen itu senyum penuh kemenangan. Tidak sabar menanti kecelakaan dari the Queen. Namun mereka harus menelan pil pahit kala motor the Queen melayang diudara melewati tebaran paku payung itu.


Atraksi yang dilakukan oleh the Queen membuat mereka takjub bahkan mulut mereka menganga lebar saking tidak percaya nya dengan adegan didepan mata mereka.


"Gilaaaa....." ucap Nadia tercengang saat motor the Queen melayang di udara bak adegan film slow motion.


"Di...dia...terbang?!" heran Oliv ikut tercengang.


Motor the Queen mendarat dengan sempurna di jalanan.


Bommmm....

__ADS_1


Teman-teman Amanda kembali fokus pada sumber suara.


"Mandaaa!!!!" teriak mereka saat mengetahui sumber suara ban meletus tadi.


"Kalian nih gimana sih?! ngerjain ginian aja nggak becus?! terus kenapa dia nggak kena?! malah balik kena ke gue lagi!!!!" omel Amanda.


"Ya mana kita tau kalau tuh motornya bisa terbang!!!" ucap Oliv.


"Jangan ngaco deh!!! mana ada motor yang bisa terbang!!!" ucap Amanda semakin kesal karena berpikir teman-temannya ini hanya berkhayal.


"ADAAA!!!" jawab mereka serentak dengan wajah menyakinkan tapi tetap Amanda meragukannya.


"Udahlah, terus gimana ini motor gue?!!" ucap Amanda.


Disisi lain, the Queen telah hampir mencapai garis finish. Penonton yang melihatnya bersorak meneriaki namanya. menuju garis finish, the Queen melakukan aktraksi yang memukau. Satu ban motor bagian depannya diangkat ke udara dengan motor yang melaju dengan sangat cepat. Penonton semakin dibuat riuh oleh aksi the Queen tersebut. Banyak dari admin sosial media memotret aksi the Queen itu lalu mengunggahnya ke akun base milik mereka. Seketika aksi itu menjadi viral dan banyak yang memuji aksi the Queen. Tidak sedikit pula dari netizen itu yang mengaku telah ngefans dengan the Queen sudah dari lama.


"Pemenang lomba kita, THE...... QUEEN......." teriak wanita pemimpin balapan tadi.


Semua orang meneriaki nama the Queen. The Queen mengangkat kedua tangannya ke udara tanda kemenangannya.


"Gila sih lo!! gue hampir aja jantungan kali! jangan buat aksi nekat lagi atau gue bakal patahin nih motor!!" ucap Raisa saat berada dihadapan the Queen yang sedang duduk di motornya.


"Kalau lo berani aja sih!!!" ucap the Queen.


"Cih!!!" ucap Raisa.


"Oh ya, kita menang banyak nih dari hasil balapan kali ini?! bagian lo kayak biasanya yaa! udah gue transfer tuh!" ucap Raisa.


The Queen melihat ponselnya, sebuah notifikasi muncul di ponselnya. Uang sebanyak tiga puluh juta telah masuk ke rekeningnya.


"Oke! gue pergi dulu! bahaya kalau lama-lama disini!" ucap the Queen.


"Oke!" jawab Raisa.

__ADS_1


The Queen menyalakan mesin motornya bersiap untuk meninggalkan tempat itu.


__ADS_2