Suamiku Mr. Mafia

Suamiku Mr. Mafia
EXTRA PART


__ADS_3

Beberapa tahun telah berlalu. Kini baby triple telah genap berusia delapan tahun dan Iwang saat ini tengah duduk di bangku SMk kelas 12


Hari ini adalah perayaan ulang tahun baby triple. Acara diadakan dengan sangat meriah di rumah Darel. Rumah Darel seketika dihias dengan penuh warna-warni dan ada untaian sebagai hiasan dari bunga asli. Darel juga telah meminta koki dirumahnya untuk membuat tiga kue sesuai kesukaan Shaki, Kaivan dan Hyuna.


Shaki lebih menyukai warna grey. Bahkan kamarnya saja dihias dengan cat yang berwarna grey. Dia tidak suka dengan aksesoris yang terlalu berlebihan. Dia lebih menyukai hal yang simpel. Itu sebabnya didalam kamarnya dia tidak mau memakai banyak aksesoris. Tingkahnya sangat menggemaskan apalagi kalau sedang marahan dengan adik perempuannya, Hyuna. Shaki tidak suka banyak bicara. Bocah kecil itu selalunya berbicara dengan hemat kecuali kepada adik-adiknya, terutama Hyuna.


Kaivan berbanding terbalik dengan kakaknya, Shaki. Dia sangat menyukai pernak-pernik yang unik-unik. Kaivan juga tergolong sangat cerewet dan dia suka usil. Kaivan menyukai warna biru. Satu kesamaan baik dari Shaki maupun Kaivan, mereka berdua sama-sama melindungi adik mereka, Hyuna walaupun Kaivan sering menggodanya juga membuat Hyuna menangis.


Yang terakhir Hyuna. Dia menyukai warna periwinkle. Sejak Hyuna umur empat tahun, dia sudah tidak lagi mau dipakaikan dress atau baju cewek yang feminim. Style pakaian Hyuna yang biasa dia kenakan sehari-hari adalah hoodie dengan celana yang menjadi kegemarannya. Dia paling anti dengan baju-baju yang terkesan cewek. Pernah saat perayaan ulang tahun Hyuna yang ke lima tahun, dia melepaskan bajunya dihadapan seluruh tamu undangan. Dia bilang kalau bajunya itu sangat tidak nyaman dipakai.


Darel sangat paham dengan apa saja kesukaan anak-anak nya. Selama ini, Darel membesarkan mereka dengan sangat baik hingga mereka tumbuh menjadi anak yang penyayang terhadap sesama saudara.


"Pasang itu dengan benar ya! oh ya, Naka, tolong kamu lihat persiapan kue nya ya! jangan sampai ada kesalahan! ingat, ini ulang tahun anak-anak ku yang ke delapan tahun!!" perintah Darel.


"Santai kali kakk!! lagian tiap tahun kakak selalu bilang gitu terus!" ucap Juna yang berjalan mendekati Darel.


Juna kini telah menikah dengan seorang wanita asal Belanda, bernama Zoe Karianne Aletta. Pernikahan mereka berjalan hampir empat tahun dan telah dikaruniai seorang putri bernama Naruka Felicia.


"Aku nggak mau di hari spesial anak-anak ku ada masalah! gimana para tamu? udah beres?" tanya Darel.


"Beres dong kak!" ucap Juna.


"uncle Junaaaa!!!" teriak seorang gadis cilik berlari ke arah Juna.


Juna langsung berjongkok dan merentangkan tangannya menyambut gadis kecil itu lalu membawanya pada gendongannya.


"Wowww!!! hallo, princess Hyunaa!! gimana kabarnya?" tanya Juna.

__ADS_1


"Baik, uncle! uncle, dimana Naru?!" tanya gadis cilik itu.


"Ada! nanti dia datang kesini sama aunty! kok kamu belum ganti baju sih? acaranya kan udah mau mulai?" tanya Juna.


"Nggak ah, uncle! aku nggak mau pakai dress yang dibeliin papi! aku nggak suka!! aku mau pakai ini ajaa!!" ucap gadis itu dengan polosnya.


"Hyuna, kan papi udah siapin baju buat kamu sama kakak Shaki dan kak Kaivan. Dipakai yaa?" bujuk Darel.


"Nggak mau....nggak mauu!! aku mau pakai ini ajaa!!" ucap Hyuna.


Sifat Hyuna memang keras kepala. Hyuna adalah perpaduan antara s


keras kepalanya Darel dan kelembutan hati Mentari. Namun Hyuna lebih sering memperlihatkan sifat keras kepalanya itu daripada sisi kelembutannya. Bahkan jika dilihat sekilas, wajah Hyuna lebih mirip Mentari dari pada Darel. Hal itu membuat Darel begitu menjaga Hyuna dan memperlakukannya sebagai sebuah berlian. Wajah Hyuna itu jugalah yang dapat mengobati kerinduan Darel terhadap Mentari.


"Ya udah kalau nggak mau pakai baju yang dibeliin papi, tapi kamu mau kan pakai baju yang uncle beliin?" tanya Juna.


Sejauh ini, Hyuna memang lebih dekat dengan Juna ketimbang papanya sendiri. Walaupun kadang mereka juga dekat sih. Berbanding terbalik dengan Hyuna, Naruka justru lebih dekat dengan Darel ketimbang Juna sebagai papanya.


Entah dapat darimana, Juna langsung mengeluarkan sebuah tas belanjaan. Hyuna langsung meminta turun dari gendongan Juna lalu dengan tidak sabaran, dia membuka tas itu dan mengeluarkan isinya. Sebuah kaos dengan celana jogger dari sebuah brand terkenal.


"Wahhh, ini beneran untuk aku uncle?!" tanya Hyuna dengan sangat senang.


"Tentu saja!! apapun untuk princess nya uncle!!" ucap Juna.


"YEEYYY, makasih uncleee!!" ucap Hyuna lalu berlari menuju kamarnya di lantai dua.


Untuk informasi saja, sekarang lantai dua ditempati oleh Darel dan empat anaknya, sedangkan di lantai bawah sebagai kamar tamu.

__ADS_1


********


Jam menunjukkan pukul tujuh malam, tepat dimana acara pesta ulang tahun digelar. Semua rekan dan kolega Darel hadir didalam acara meriah itu. Ada banyak hiburan dan juga makanan yang dimasak oleh koki profesional.


"Darel, dimana kembar?" tanya Randita karena acara sudah hampir dimulai dan kembar triple belum muncul juga.


"Tadi aku suruh Juna buat membawa mereka turun, kak! tapi sampai sekarang belum turun juga!" ucap Darel.


"Duhh, mana acaranya udah mau mulai lagi!" panik Randita.


"Eh, itu mereka!" ucap Rangga.


Mereka semua langsung menatap ke arah kembar triple juga Juna yang berada di lantai dua. Shaki yang terlihat sangat tampan dengan setelan jas berwarna aegean. Kaivan yang terlihat sangat lucu dengan setelan jas berwarna aegean. Dan Hyuna dengan kaos yang juga berwarna aegean. Sengaja Juna membelikan kaos yang senada dengan kakak-kakaknya agar mereka tampak serasi.


Shaki dengan tampang coolnya biasa-biasa saja mengenakan baju dengan warna yang berbeda dari warna yang dia sukai. Bahkan dia terlihat jauh lebih tampan dengan warna itu.


Juna menggandeng tangan Kaivan yang berada disamping kirinya, sedangkan Shaki disamping kanannya menggandeng tangan Hyuna untuk turun menuju panggung tempat kue-kue mereka berada.


Kini, mereka bertiga telah sampai di atas panggung. Beberapa reporter yang memang diijinkan datang oleh Darel selalu memotret baby triple mulai dari saat mereka muncul sampai berjalan ke atas panggung. Tentu saja reporter yang diperbolehkan untuk datang kesana adalah mereka yang berada dibawah naungan perusahaan Darel.


Setelah kata sambutan dari Darel, dilanjutkan dengan tiup lilin dan potong kue. Tentu saja Darel yang menjadi penerima pertama dari potongan pertama putra-putrinya itu. Dilanjutkan dengan Iwang, lalu Randita kemudian Juna, Zoe, dan terakhir Naru. Setelah acara potong kue, anak-anak itu diajak menuju ke halaman depan rumah Darel yang telah disulap menjadi arena bermain bagi anak-anak itu, sedangkan di bagian depan para orang tua mereka dan tamu dewasa lainnya menikmati hiburan lain yang tersedia.


*


*


*

__ADS_1


*


Hai para reader setia novel SUAMIKU MR. MAFIA. Banyak banget yang menyesalkan ending dari novel ini yang dimana karakter utamanya meninggal. Mohon maaf karena ending dari novel ini tidak sesuai dengan ekspektasi dari para reader. Juga banyak yang minta untuk ada extra part. Aku mau tanya nih, misalnya aku tambah beberapa lagi episode gimana? kalian setuju tidak? silahkan komen bagi yang setuju untuk aku lanjut beberapa episode yaa😉😉


__ADS_2