
...Nomor yang anda tuju sedang sibuk! ulangi beberapa saat lagi!...
"Hais dimana bocah tengik itu?" kesal Darel.
Darel menelpon Jack lagi. Untuk kali ini panggilan terjawab.
"Hallo?" tanya Jack dari sebrang telpon.
"Kau ini telpon dengan siapa sih? dimana kalian?" tanya Darel kesal.
"Hais, tuan salju aku kan tidak jomblo seperti mu. Dan ngomong-ngomong soal keberadaan kami, kami sedang ada dirumah sakit mu bersama....." sambungan terputus.
********
"Hallo? hallo? hah, dia ini menyusahkan saja, untung tuanku!" menghembuskan nafas panjang.
********
Darel langsung menyambar kunci mobilnya yang lain dan langsung menuju rumah sakit tempat Zen dirawat.
"Maafkan aku Zen! maafkan aku! tidak seharusnya aku bersikap berlebihan kepadamu! maafkan aku!" ucap Darel merutuki perbuatannya yang berlebihan pada Zen.
Dengan kecepatan tinggi Darel melajukan mobilnya. Berharap untuk cepat sampai di rumah sakit.
********
"Siapa?" tanya Arul yang melihat ekspresi Jack yang sedikit kesal setelah menerima panggilan telepon.
"Itu biasa tuan salju." ucap Jack kemudian menyantap makanannya lagi.
"Darel? kenapa dia menelpon mu?" tanya Bagas.
__ADS_1
"Dia menanyakan posisi kita sekarang, ya aku bilang saja kalau sedang dirumah sakit miliknya." ucap Jack santai.
Mungkin dia sudah melihat rekaman itu! batin Tomi.
"Jadi?" ucap Angel membuka obrolan.
"Jadi apa?" tanya kelima pria itu bersamaan.
Mereka tidak mengerti maksud perkataan Angel.
"Jadi, siapa pria yang pingsan tadi? kenapa kalian memanggilnya dengan nama Zen? apa dia teman kalian Zen? bukankah Bagas bilang kalau teman kalian yang bernama Zen itu sedang berada diluar negeri? kenapa dia bisa berada disini sekarang!" tanya Angel melontarkan pertanyaan beruntun yang sedari tadi berada dipikirannya.
"Emm, itu....dia....sebenarnya....dia...emmmm!" ucap keempat sahabat Darel terbata-bata bingung memulai darimana.
"Biar aku saja yang cerita!" ucap Jack yang melihat kebingungan sahabat tuannya itu.
"Dia memang tuan Zen. Sahabat mereka yang berada diluar negeri. Dia kembali kesini tadi siang bersama tuan Rohan. Sekaligus untuk menyelesaikan masalahnya dengan tuan Darel beberapa tahun yang lalu!" jelas Jack.
*Berarti tuan Zen ini yang dimaksud Bagas waktu itu? yang dimaksud Bagas bahwa tuan Darel sudah salah paham dengan tuan Zen? benarkan pikiranku ini? hais, otak! berpikirlah hal lain, jangan kepo dengan urusan mereka!
Tapi aku sangat penasaran! akhhh.... aku sudah tidak waras karena permasalahan mereka ini*!
Pikiran dan hati Angel sedang beradu argumen. Pikirannya mengatakan untuk tidak terlalu ikut campur dengan urusan mereka, sedangkan hatinya mengatakan bahwa dia harus mendapatkan semua jawaban dari pertanyaannya.
Angel mengusap wajahnya kasar. Keenam pria disana bingung dengan yang dilakukan Angel.
"Angel, apa kau baik-baik saja?" tanya Bagas.
"Ahh, iya aku baik-baik saja!" ucap Angel tersadar dari lamunannya.
"Sebaiknya kita kembali ke rumah sakit, sepertinya Darel juga akan segera sampai!" ucap Tomi.
__ADS_1
Mereka menganggukkan kepala tanda setuju. Mereka pun memasuki mobil masing-masing kemudian melajukan mobil menuju rumah sakit.
********
Darel baru saja sampai diparkiran rumah sakit ketika 2 mobil juga baru saja datang.
"Darel!!" panggil Arul keluar mobil ketika melihat Darel hendak memasuki rumah sakit.
"Kalian? darimana kalian? kenapa kalian meninggalkan Zen sendirian ha?" bentak Darel cemas ketika melihat semuanya keluar dari rumah sakit.
Mulai deh! batin Arul.
"Kami lapar, Rel makanya kami keluar untuk mencari makanan. Lagi pula Zen sedang tidur tadi setelah aku beri obat penenang." jelas Bagas.
Darel tidak menghiraukan ucapan Bagas. Dia langsung memasuki ruangan Zen yang pasti dia dirawat diruang VVIP.
Darel memasuki ruangan VVIP dan menemukan tubuh lemah Zen berbaring diranjang rumah sakit.
Darel menghampiri Zen, tanpa sadar air mata mengalir dari ujung matanya tanpa permisi.
Tuan Darel menangis? ya Tuhan apa ini kiamat? batin Angel yang belum pernah melihat pemandangan seperti ini.
*
*
*
*
*
__ADS_1
Hallo kakak-kakak, jangan lupa VOTE LIKE DAN KOMEN ya, biar aku tambah semangat up ceritanya😊😉