
Cerita sebelumnya:
Tim Sihir Kematian mengeluarkan alat sihir aneh. Alat sihir itu mengeluarkan mana gelap yang kemudian membentuk sebuah penghalang besar.
Penghalang itu menyebabkan efek yang berbahaya. Saat Tim Menara Sihir menggunakan sihir mereka, mana gelap akan masuk ke tubuh mereka. Dan mengacaukan mana asli mereka sehingga meledak dan melukai tubuh mereka.
Akibatnya mereka tidak bisa menggunakan sihir dengan bebas karena mereka akan terluka setiap kali mengeluarkan sihir. Dan mereka tidak bisa menyerang balik saat tim lawan menyerang. Akibatnya poin mereka berkurang banyak.
Tapi Eva tidak terkena dampak itu. Dampak yang dimilikinya berbeda. Saat dia ingin menggunakan sihir, mana gelap itu menahan mananya agar tidak keluar. sehingga dia tidak bisa menggunakan sihirnya.
Karena mereka di ujung tanduk, Charlotte memaksakan dirinya untuk menggunakan sihir cahayanya. Walaupun sihir cahaya bisa menghancurkan penghalang itu, tapi Charlotte terkena damage yang cukup besar.
***
Aku melihat Charlotte menggunakan sihir cahayanya untuk yang ketiga kalinya. Kondisinya benar-benar buruk kali ini. Wajahnya pucat dan bahkan mungkin kehilangan semua poinnya.
Aku ingin membantunya.
Tapi aku sangat tidak berguna.
Sihirku sama sekali tidak mau keluar.
Apa-apaan ini? Aku memang tidak menerima damage. Tapi situasiku lebih mengerikan dari semuanya karena aku tidak bisa melakukan apa pun.
Aku sudah berusaha menggunakan elemenku. Tapi tetap tidak bisa!
Tidak tunggu!
Aku sama sekali belum mencoba elemen gelapku. Haruskah aku mencobanya?
Tapi aku benar-benar takut menggunakan sihir gelap di depan banyak orang karena takut berdampak buruk.
Aku ragu....
Tapi saat melihat wajah Charlotte yang pucat, aku menguatkan tekadku.
Aku mencoba menggunakan sihir gelapku.
Mana gelapku mengalir di dalam tubuhku dan berbenturan dengan mana gelap asing yang berasal dari penghalang. Lalu tiba-tiba kedua mana dari sumber yang berbeda itu melebur. Tidak, bukan melebur. Mana gelapku memakan mana asing itu.
__ADS_1
Lalu setelah memakan mana asing, mana gelapku tiba-tiba menghilang.
Eh? Apa yang terjadi? Sihirku tidak mau keluar lagi???
Tapi setidaknya ada perbedaan dari yang sebelumnya. Aku akan mencoba untuk menggunakan sihir lagi!
Aku pun mencoba menggunakan elemen cahaya ku, dan berhasil!
Aku bisa menggunakan sihir!
Uhhh...kalau tahu aku bisa menemukan solusinya secepat ini, aku akan menggunakan mana gelap dari tadi. Tapi tetap saja kita harus memperhatikan risikonya.
Aku pun melemparkan sihir cahayaku ke penghalang itu. Kali ini aku menggunakan cukup banyak mana. Dua kali lipat dari sihir yang digunakan Charlotte.
Semua orang melihat Eva mengeluarkan sihir cahaya. Wajah mereka seketika membeku kaget.
Bagaimana bisa ada dua penyihir cahaya di Tim Menara Sihir?
Wajah Jean dan Hans kaget dan mulut mereka menganga seperti kucing mati.
Hanya Robert dan Charlotte yang melihat tanpa emosi.
Sementara tim lawan terdiam dan wajah mereka memucat. Ini bukan hanya karena efek penyihir cahaya, tapi penghalang milik mereka juga akan segera hancur!
Krek, krek, KREK!
Penghalang itu akhirnya retak dan langit menjadi lebih cerah. Karena sebelumnya mereka ditutupi oleh penghalang berwarna abu-abu yang membuat pencahayaan menjadi kurang.
Tanpa basa-basi Robert langsung menyerang dengan kuat. Karena amarahnya terlampiaskan Sekarang, serangannya menjadi berkali-kali lipat lebih kuat.
Dalam sekejap tim lawan benar-benar babak belur dan musnah. Beberapa dari mereka tidak sadarkan diri lalu menjadi cahaya dan menghilang.
Tim Sihir Kematian ini sebenarnya tidak terlalu kuat. Mereka hanya bergantung pada banyak alat sihir.
Hanya tersisa satu orang.
Orang terakhir ini masih bisa berdiri teguh karena dia berada di barisan belakang.
Saat Robert ingin menuntaskan semuanya. Orang terakhir itu tiba-tiba mengeluarkan sihir hitam. Sihir hitam yang berbentuk seperti kabut. Sihir itu mengepul di sekitar dirinya dan saat kabut itu memudar, sosok orang itu sudah menghilang!
__ADS_1
Orang itu adalah penyihir gelap! Dan dia mengeluarkan sihirnya untuk melarikan diri!
Penyihir gelap itu sudah melarikan diri entah kemana. Dan mereka sama sekali tidak mengantisipasi hal ini dan tidak menempelkan pelacak pada tubuhnya. Jadi mereka hanya bisa membiarkan orang itu lari dengan tidak ikhlas.
"Lagipula dia hanya sendiri. Dia tidak akan memberi pengaruh apapun. Lagipula apa yang bisa dia lakukan seorang diri tanpa teman-teman setimnya?" kata Robert menghibur diri.
"Jangan meremehkan hal itu." Charlotte langsung menyangkal keras. "Kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Walaupun dia sendiri, para penyihir gelap itu selalu mempunyai rencana licik. kita harus hati-hati"
Kami menganggukan kepala setuju.
Pertarungan ini berakhir, kami menang. Dan Robert juga sudah menghancurkan beberapa orang dengan sendirinya. Jadi tim lawan benar-benar berkurang banyak kali ini.
Kami memeriksa poin kami setelah pertarungan ini berakhir.
Jean dan Charlotte tersisa 90 point.
Hans tersisa 70 point.
Robert tersisa 180 point.
Mereka cukup kaget saat Eva membuka poinnya. Poin Eva sama sekali tidak berkurang! Dia masih mempunyai 200 poin di kartunya!
"Bagaimana bisaa...." Jean dan Hans bergumam tidak percaya
Aku bingung bagaimana harus menjelaskan semuanya pada mereka. Tidak mungkin aku secara terang-terangan berkata "aku adalah penyihir gelap, jadi semua ini tidak berpengaruh padaku". Aku hanya cari mati kalau aku mengatakannya!
"Uhh.... ini karena alat sihir..." aku berusaha mencari alasan untuk mengalihkan kebingungan mereka. Aku juga melirik Robert untuk membantuku
Robert menerima sinyal Eva dan menjelaskan. "Dia adalah anak duke, dia membawa banyak sekali barang berharga"
Penjelasan singkat dari Robert mmebuat smeua orang mengangguk mengerti. Kecuali Charlotte. Dia berpikir ini ada hubungannya dnegan sihir gelap Eva, tapi dia tidak mempedulikan hal itu dan hanya mengamati.
Kejadian ini membuat Hans dan Jean lebih canggung saat melihat Eva.
Pada awalnya mereka mengira anak bangsawan ini masuk lewat pintu belakang karena koneksi. Karena mereka belum pernah mendengar rumor apa pun tentangnya. Semuanya lebih menyakinkan saat Dean baru itu mengatakan "Gadis bangsawan itu menyusahkan. Menggunakan koneksi ayahnya untuk terjun dalam pertandingan ini. padahal ini adalah pertandingan yang serius".
Mereka pun terhasut dan mulai merasa sedikit jijik dengan sosok Eva
Tapi saat mereka tahu Eva bisa menggunakan dua elemen dan sihir tingkat tinggi, mereka meragukan perkataan sang Dean baru. Dan mulai segan dengan Eva. Tapi saat tahu Eva juga penyihir cahaya. Mereka sama sekali tidak bisa berkata-kata. Mereka cukup syok. Bagaimana bisa ada penyihir cahaya diantara bangsawan ?! Dan bagaimana bisa menara sihir menyembunyikan semua ini dari mereka?
__ADS_1
Eva tidak mempedulikan kecanggungan mereka. Robert dan Charlotte sudah tahu semuanya jadi mereka tidak peduli.
Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan. Mereka sudah hampir tiba di tempat tujuan. Yaitu altar dengan bola kristal. Saat mereka keluar dari rawa, hari sudah mulai malam. Jadi mereka memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan mereka besok