Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 7 Aku punya Dua Keluarga


__ADS_3

Cerita sebelumnya:


Berita bahwa penyihir gelap menyusup ke kerajaan Well sudah tersebar luas. Beberapa pihak bahkan mengetahui siapa orang itu. Sementara Eva menerima berita itu terlambat dari mulut Sayn. Jujur saja dia panik dan ingin segera kembali ke kerajaan Well untuk menyelamatkan semua orang. Tapi Sayn menghalanginya dan berkata dia harus sabar. Sayn memiliki rencananya sendiri untuk menyelamatkan Duke dan yang lainnya. Jadi Eva hanya bisa menunggu.


***


Setelah Sayn pergi, Eva tidak bisa tenang sama sekali. Dia benar-benar berat hati untuk menahan diri untuk tidak kembali ke kerajaan Well. Dia ingin langsung terbang kesana dan berteleportasi langsung ke mansionnya atau Menara SIhir. Tapi dia takut kalau dia melakukannya, semuanya akan semakin buruk seperti yang Sayn katakan.


Saat terdesak, dia tiba-tiba ingat beberapa orang penting yang bisa membantunya. Dia menghubungi Ren. Elf gelap itu sedang sibuk dengan penelitiannya, sehingga dia tidak peduli dengan berita panas dari dunia luar. Saat Eva menghubunginya, dia langsung menyambutnya.


Eva memberitahu semua yang terjadi dengan nada panik. Dan bertanya pada Ren apakah dia masih berada di ibukota. Tapi Ren berada di laboratorium penelitiannya dan tidak pernah keluar. Tapi setelah mendengar berita tentang kondisi Duke Court di ibukota, Ren langsung ke sana dengan cepat dan memberitahu Eva jangan terlalu khawatir.


Eva ingin menghubungi Menara Sihir. Tapi ternyata Robert menghubungi nya terlebih dahulu. Robert hanya mengatakan satu kata sebelum akhirnya dia menghilang.


"Jangan khawatir. Aku akan mengurusnya"


Sebenarnya Eva sedikit kesal dengan tanggapan semua orang. Dia memang meminta bantuan tapi dia juga ingin menyelamatkan orangtuanya dengan tangannya sendiri. Tapi semua orang meremehkan nya dan menganggap nya anak kecil. Dan orang-orang itu selalu berkata jangan khawatir. Mereka akan mengurus semuanya. Seakan-akan dia tidak dibutuhkan sama sekali dan membuat nya merasa tidak berguna.


Padahal dia sudah berlatih untuk menjadi sangat kuat akhir-akhir ini. Kemampuan nya juga tidak rendah. Jadi dia merasa kesal karena orang-orang itu meremehkan nya. Tapi Eva tahu sekarang. Walaupun dia semakin kuat, bukan berarti dia bisa melindungi semua orang. Karena semakin kuat kekuatan mu maka semakin banyak musuh yang mengelilingi mu. Karena itulah orang kuat cenderung menyendiri agar orang sekitarnya tidak diserang. Ren adalah contohnya. Walaupun dia eksistensi terkuat. Dia kehilangan banyak sekali orang dalam hidupnya. Dia bahkan tidak bisa melindungi semuanya. Jadi Eva sedikit setuju, dia harus bersabar untuk sekarang.


Eva juga menghubungi Ricko. Ricko adalah satu-satunya yang bisa dia lampiaskan dengan rasa kekesalannya dan kesedihannya saat ini. Adik kecilnya itu sedang sibuk berlatih. Saat dia tahu kondisi sang Duke, dia juga berniat membantu dengan membawa beberapa orang dengannya.

__ADS_1


"Jangan khawatir. Aku sudah kuat sekarang. Aku bisa membantumu apapun" Ricko berkata dengan narsis. Walaupun Eva tidak terlalu mempercayai nya. Tapi Eva percaya beberapa orang yang mengikuti Ricko sama sekali tidak lemah.


"Kau boleh membantu tapi jangan mencolok dan bantu aku hanya disaat genting oke" kata Eva.


Dia akan membuat Ricko menjadi bantuan cadangan. Seandainya semua pihak yang dikenalnya gagal dalam misi penyelamatan. Atau ada faktor X yang tidak diketahui. Dia akan meminta Ricko untuk membawa keluarga nya meninggalkan ibukota terlebih dahulu.


"Bagaimana dengan tempat itu? apa itu mengerikan ?" Eva langsung bertanya tentang kondisi Ricko saat tinggal bersama para penyihir gelap.


"Mereka aneh" Jawab Ricko langsung. "Tapi mereka tidak jahat. Tapi entahlah" katanya ambigu dengan nada bercanda.


Urat-urat kekesalan muncul di kepala Eva. Dia rasanya ingin mencubit telinga adik bodohnya itu. Aktivitas yang sering dilakukannya dulu saat sang adik mulai mengolok-olok nya.


"Hei, Ery. Jangan marah padaku. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu"


"Menurutku kau tidak perlu bersedih seperti itu walaupun mereka tidak selamat. Maksudku, mereka memang keluargamu. Tapi kau juga punya keluarga di bumi bukan. Apalagi nasib keluargamu itu memang sudah sangat buruk dari sananya. Mungkin itu takdir dari dewa dunia ini. Apa kau tidak khawatir dengan kondisi ibu disana? Kau pergi dan sekarang aku juga pergi tiba-tiba. Aku ingin menangis kalau memikirkan kondisi ibu sekarang. Dia pasti khawatir dan mencari ku sekarang" Ricko berkata. Dia berkata dengan nada sedih.


"Aku juga rindu dengan ibu. Tapi aku tidak bisa meninggalkan keluargaku yang ada di dunia ini juga..."


"Aku tahu, aku sama sekali tidak bermaksud buruk. Aku juga belajar sihir dengan baik karena aku ingin kembali ke bumi" kata Ricko. "Dan kita bisa kembali bersama juga"


"Kau bodoh" kata Eva cepat. "Apa kau pikir ibu akan percayalah kalau aku Ery? Lihat penampilan ku! Rambut pirang dan wajah cantik ini. Aku sama sekali tidak mirip dengan Ery yang dulu"

__ADS_1


"Kau benar..." Ricko berhenti sebelum dia melanjutkan. "Tapi kau bisa kembali kalau kau mau"


"Dan juga aku punya dua ibu. Mereka berdua sama-sama melahirkan kanku. Ery di bumi sudah meninggal jadi itu mustahil untuk kembali. Sementara dirimu masih hidup. Kau masih bisa kembali kesana kalau kau ingin." Eba berkata dengan serius. "aku tidak bisa meninggalkan kan keluargaku. Walaupun nasib mereka buruk karena dewa menginginkan nya. Aku akan mengubahnya!"


"Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk berkata jahat seperti itu..." Ricko sedikit takut karena merasa Eva marah.


"Aku tahu. Tidak apa-apa. Tapi Ricko, kau memang harus kembali ke bumi. Ibu akan merasa sangat sedih kalau kau menghilang cukup lama. Sementara aku akan memikirkan hal itu nanti. Yang lebih penting bagiku sekarang, keluarga ku harus selamat. Aku tidak akan pernah lupa kalau aku punya dua keluarga."


"Ya, aku tahu"


Percakapan mereka terhenti saat Ricko berkata dia akan menuju ke kerajaan Well dengan beberapa orang secara diam-diam.


Setelah menghubungi semua orang, Eva menghela napas sambil menatap langit gelap dari jendela kamarnya. Dia benar-benar bingung sekarang. Bagaimana mereka bisa selamat kalau seluruh dunia menganggap mereka jahat? Apa mereka sekarang harus tinggal bersama dengan penyihir gelap? Tapi Eva tidak yakin. Lagipula dia tidak tahu apa-apa tentang organisasi penyihir gelap itu. Dan dia tidak berani mengambil resiko. Apalagi ayahnya bukan penyihir gelap sama sekali. Tidak mungkin diterima disana.


Ini kasus yang sama dengan kerajaan elf. Walaupun para elf menerima tamu manusia mereka tidak akan pernah mengizinkan para manusia tinggal di wilayah mereka.


Eva hanya bingung. Setelah meninggal kan kerajaan Well, mereka harus kemana. Mungkin ke menara sihir dan menemui kakeknya? Tapi lokasi menara sihir juga berada di kerajaan Well, jadi dia tidak yakin sama sekali.


Semakin memikirkan tentang hal itu, Eva semakin bingung. Sampai akhirnya dia menyerah. Dia akan memikirkan tentang hal itu nanti.


"Sekarang saatnya memutuskan hubungan dengan kerajaan Well..." Eva bergumam. Setelah mereka pergi darisana. Nasib buruknya dan keluarganya, yang terjadi di dalam novel, mungkin akan menghilang.

__ADS_1


Selama mereka bisa hidup itu baik-baik saja. walaupun dia dan keluarganya tidak menjadi seorang bangsawan lagi.


__ADS_2