
Cerita sebelumnya:
Setelah Sayn pergi, Eva mulai menghubungi beberapa orang yang dikenal nya untuk membantu. Dan mereka akan membantu nya dengan senang hati. Eva juga meminta Ricko untuk berjaga-jaga dan mengalami percakapan panjang dengan adiknya itu setelah beberapa lama tidak berkomunikasi.
***
Denis mendapatkan telepati dari ayahnya. Sang Raja menyuruh nya kembali ke ibukota. jadi dia langsung terbang dan berteleportasi ke sana dengan cepat. Dia memasuki aula dengan berjalan cepat. Perasaan nya sekarang terasa tidak enak sama sekali. Semua ini karena informasi yang diberikan oleh Reina. Walaupun Raja tidak menjelaskan semuanya, Denis tahu bahwa saat ini dia akan mendengar kan berita yang sangat buruk. Tapi dia berpura-pura berharap bahwa informasi yang diberikan oleh Reina itu bohong.
Denis sampai ke ruangan Raja. Hanya ada mereka berdua di ruangan itu karena Raja ingin pembicaraan mereka berlangsung secara empat mata.
Melihat putranya sudah kembali, Raja tersenyum sedih. Dia menghela napas sebelum akhirnya menjelaskan semuanya dengan panjang lebar. Dia menjelaskan apa yang terjadi tanpa menyembunyikan apapun dari Denis.
Setelah Raja mengakhiri penjelasannya, Denis membeku. Tapi pikiran logisnya kembali dengan cepat.
"Walaupun dia adalah penyihir gelap, belum tentu dia seorang mata-mata" Denis mengernyitkan keningnya.
__ADS_1
"Aku mendapat kan beberapa bukti" Raja melempar setumpuk dokumen dan beberapa alat aneh di atas meja. "Ini adalah penyelidikan yang sudah dilakukan beberapa tahun ini. Ada aktivitas mencurigakan di kerajaan kita. Dan semua itu dilakukan oleh penyihir gelap. Mereka mencuri beberapa informasi dari para bangsawan. Bahkan ada beberapa pembunuhan yang terlibat. Tapi aku masih tidak tahu apa yang mereka rencanakan. Karena itu, aku perlu mengintrogasi mata-mata ini" Raja memegangi kepalanya. Dia sakit kepala dan merasa umurnya kurang secara drastis sekarang.
Denis membaca semua dokumen itu dan raut wajahnya berubah serius. Dia juga tahu bahwa ada aktivitas aneh di kerajaannya. Tapi saat dia menyelidiki hal itu, jejaknya tiba-tiba menghilang dengan cepat. Sehingga walaupun dia tahu itu mencurigakan, dia tidak pernah tahu hal mencurigakan apa itu.
"Tapi tidak mungkin Duke melakukan semua ini. Apa kau lupa dia bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk berperang di perbatasan dan kembali dengan gelar pahlawan?!"
"Aku tahu. Duke tidak bersalah" Raja menatap Denis serius. "Tapi penyihir gelap itu pasti bersalah. Untuk apa dia bersembunyi selama bertahun-tahun seperti itu? Bagaimana dia bisa memilih seorang bangsawan sebagai suaminya?" Raja sedikit menaikkan nada bicaranya. "Kau tahu pria itu sangat bodoh bukan? Wanita itu pasti menggunakan sihir untuk mencuci otaknya. Sehingga Duke menjadi jatuh cinta padanya. Lalu dia mulai menyusup dan mencuri informasi dengan gelar nya. Lalu mulai membantu rekan-rekan nya!" Raja berkata dengan nada tinggi sambil melotot menatap Denis.
Denis menghela napas. Dia tidak bisa melakukan apapun tentang Diana. Karena ada banyak bukti yang menghubungkan tentang mata-mata penyihir gelap di kerajaan mereka. Diana adalah tersangka yang paling kuat karena wanita itu menyembunyikan identitasnya dan menikahi seorang bangsawan.
"Aku tidak akan" Raja menjawab dengan tenang. "Aku adalah orang yang sangat adil. Kau tahu itu kan?"
"Aku tahu"
"Lalu tentang pertunanganmu dengan putri Duke..."
__ADS_1
"Itu tidak akan berubah" Denis memotong perkataan Raja dengan cepat. "Dia adalah tunangan ku. Tidak akan ada yang berubah tentang hal ini"
"Tapi, kau tahu dia adalah keturunan dari penyihir gelap. Apa kau gila menjadikan penyihir gelap sebagai Ratu?!" Raja mulai meragukan kewarasan putranya sekarang.
"Dia masih muda. Dia tidak tahu bahwa ibunya adalah seorang mata-mata. Dia tidak bersalah. Dia tidak akan menjadi penyihir gelap selama dia tidak menggunakan sihir itu" Denis bersikeras.
"Denis!" Raja naik pitam dan sontak berteriak.
"Aku tidak akan membatalkan pertunangan!" Jawab Denis tegas.
Ayah dan anak itu saling bertatapan ganas. Tapi Raja menyerah kemudian. Pria tua itu menatap Denis prihatin. Lalu dia menghela napas untuk menenangkan dirinya.
"Baiklah. Pertunanganmu tidak akan dibatalkan..." Raja berkata pelan.
"Tentu saja itu tidak akan" Denis tersenyum. "Eva tidak akan menjadi orang jahat. Aku bisa menjamin hal itu." Ini adalah perkataan terakhir Denis sebelum akhirnya pria itu meninggalkan ruangan.
__ADS_1
Wajah Raja berubah serius saat Denis pergi. Walaupun Raja menyerah untuk melarang Denis menikahi Eva, dia tetap tidak akan membiarkan Eva menjadi seorang Ratu. Raja berjanji dia tidak akan menentang pernikahan Denis dan Eva. Tapi dia tidak pernah berjanji menjadikan Eva seorang Ratu. Lagipula seorang Raja bisa mempunyai banyak istri. Eva akan menjadi selir dan dia akan memilih gadis lainnya untuk Denis. Gadis yang cocok untuk posisi Ratu. Dan Raja berpikir putri kecil Marquis itu tidak buruk. Dia pintar, polos, cantik dan seorang penyihir cahaya. Dia berpikir Reina sangat cocok sebagai Ratu di kerajaan ini. Membayangkan gadis lemah lembut itu mendampingi Denis, Raja tersenyum kecil.