Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 7 Ketahuan (2)


__ADS_3

Cerita sebelumnya:


Reina merasa bahwa hari-harinya di kerajaan Kano sangat membosankan walaupun dia melakukan semuanya dengan baik. Dia merasa semakin kesal dengan pencapaian Eva karena gadis itu selalu mencuri perhatian. Apalagi saat pangeran Erick sangat tertarik padanya. Tapi karena kejadian tidak terduga, dia menemukan rahasia terbesar Eva. Padahal dia hanya ingin jalan-jalan dan menyelinap dengan alat sihirnya tapi dia menemukan kenyataan  bahwa Eva adalah penyihir gelap. Dia merasa sangat senang dan bersemangat saat mengetahui hal itu. Dia ingin memberitahu semua orang agar Eva bisa lebih cepat menghilang dari kehidupannya.


***


Eva tidak tahu apa yang terjadi atau pun apa yang dipikirkan oleh Reina tentang dirinya. Dia merasa sangat bahagia karena saat ini dia menemukan bahwa dia bisa membuat lubang dimensi yang lebih besar daripada sebelumnya. Sayn berada di sampingnya, mengamati. Walaupun dia bersikap malas, tapi sebenarnya dia cukup kaget dengan sihir yang digunakan oleh Eva. Ini bukan pertama kalinya dia melihat sihir gelap, tapi ini pertama kalinya dia melihat jenis sihir gelap yang digunakan Eva.


"yeah, berhasil!" tanpa sadar Eva berteriak kegirangan.


"Apa nya yang berhasil?" tanya Sayn langsung.


"Aku berhasil membuat lubang dimensi yang lebih besar dari sebelumnya. Aku kira itu akan sulit tapi ternyata tidak. Kupikir aku bisa membuat lubang yang lebih besar lagi. Tapi tidak mungkin melakukan hal itu disini" kata Eva bersemangat. Dia ingin bereksperimen lebih banyak. Tapi dia tidak berani melakukannya di tempat ini. Dia sedikit menyesal. Kalau dia tahu akan seperti itu, dia akan banyak berlatih di desa elf.


Eva bisa mengeluarkan sihirnya dengan santai disini, karena ini adalah area kediaman pangeran Sayn. Jadi tidak mungkin akan ada yang sembarang masuk ke daerah ini. Area kediaman ini juga terbengkalai, sehingga sama sekali tidak menarik perhatian orang-orang. Walaupun ada yang berusaha menyelinap, mereka berdua bisa dengan mudah mendeteksi keberadaan penyusup itu. Lagipula mereka tidak lemah. Mereka sama sekali tidak menduga bahwa seorang tikus kecil masuk ke wilayah mereka dan melihat semuanya.


"Kau tahu, aku juga bisa membuat Golem raksasa" kata Eva bangga sambil berkacak pinggang. Sebelumnya dia tidak bisa. Tapi setelah Ren memberinya pelajaran penuh, dia bisa membuat golem dengan mudah sekarang.


Sayn mengangkat alisnya, terlihat tertarik. Sebenarnya membuat golem bukan hal yang spesial untuk nya. Dia juga bisa melakukannya. Tapi melihat Eva kecil bersemangat, dia tidak ingin mematahkan semangat nya. "Selamat, gadis pintar" Sayn menepuk kepala Eva sambil tersenyum.


"Tentu saja. Aku mungkin bisa mengalahkan pak tua Ren suatu saat nanti" kata Eva langsung.

__ADS_1


Mendengar nama Ren disebut, wajah Sayn berkedut. Ekspresi nya langsung berubah masam, dia sama sekali tidak menyukai nya. "Aku juga bisa melakukan nya lebih baik" dia merenggut dengan suara mencicit. Sebenarnya secara umum ini tidak adil. Umur Ren sudah sangat tua, jadi wajar saja kemampuan nya lebih baik. Entah kenapa sekarang Sayn merasa menyesal sebagai manusia karena dilahirkan dengan umur pendek.


Eva yang polos mengangguk. "Kita berdua pasti bisa mengalahkan nya suatu hari nanti" katanya. Secara tidak langsung menyetujui bahwa Sayn memang lebih buruk dari Ren. Membuat wajah Sayn semakin masam.


***


Reina kembali ke kamarnya dengan hati yang berbunga-bunga. Dia tidak sedang jatuh cinta saat ini, tapi dia merasa seperti orang yang sedang jatuh cinta. Mungkin lebih baik dari itu kalau dipikir-pikir.


Reina sekarang bingung. Dia harus menghubungi siapa dulu untuk memberitahu berita bahagia ini. Denis atau ayahnya. Dan dia memutuskan untuk memberitahu Denis terlebih dahulu.


Dia mengirimkan sinyal telepati ke Denis. Berharap Denis menerima nya dengan cepat. Tapi sinyalnya ditolak secara langsung. Reina merenggut kesal. Tapi dia berpikir positif bahwa pria itu mungkin sedang sibuk, seperti di tengah rapat atau pertarungan. Jadi dia mencoba memanggil nya lagi dan sinyalnya ditolak lagi.


Reina menjadi kesal. Akhir-akhir ini dia merasa bahwa Denis sering menolaknya. Sesekali dia akan mengirimkan sinyal telepati secara random untuk menghubungi pria itu. Tapi Denis selalu menolaknya. Dia tidak mengambil hati peristiwa itu karena dia melakukan nya saat sedang merasa bosan. Tapi sekarang dia punya hal penting untuk dilakukan dan Denis menolaknya lagi dan lagi. Jadi dia merasa sangat kesal sekali.


Marquis Zent mengangkat panggilan dari Putri nya dengan cepat. "Ada apa ?" dia bertanya dengan nada dingin.


Reina menunduk kan kepalanya dan dia merasa sangat canggung. Dia akhirnya mendapatkan kasih sayang sang ayah. Dan ayahnya sangat menyayangi nya saat tahu dia adalah penyihir cahaya. Tapi karena hubungan nya dengan Denis tidak berkembang, ayahnya semakin bersikap dingin padanya.


Tapi Reina berusaha mengusir rasa canggung nya dan berkata. "Ayah, aku mendapatkan informasi bagus" katanya.


Marquis Zent mengernyitkan keningnya. "Apa? Denis mengunjungi mu?" dia bertanya. Marquis Zent meminta Denis untuk mengunjungi putrinya saat tahu pria itu akan berkunjung ke kerajaan Kano. Tapi dia tidak tahu kapan waktunya Denis akan berkunjung ke sana.

__ADS_1


"Bukan" Reine tersenyum canggung.


Marquis Zent hampir mengumpat. Tapi dia menahannya.


Reina sadar bahwa ekspresi ayahnya sangat kesal sekarang. Jadi dia cepat-cepat berkata "ini tentang putri duke itu, Eva"


"Hm?"


"Dia seorang penyihir gelap"


Marquis Zent membelalakkan matanya, tidak percaya. "Kau tidak berbohong bukan?"


"Bagaimana mungkin aku berbohong!" Reina tanpa sadar menaikkan suara nya. "Aku melihat gadis itu menggunakan sihir gelap dengan mata kepalaku sendiri!"


Marquis sangat linglung. Dia setengah percaya dengan perkataan Reina. Pasalnya, kalau putri duke itu adalah penyihir gelap, bagaimana mungkin mereka menyembunyikan hal itu selama bertahun-tahun. Terlebih lagi dia tahu bahwa Eva bisa menggunakan tiga elemen sihir. Ditambah sihir gelap, dia bisa menggunakan empat. itu adalah hal yang tidak masuk akal.


Dia tahu Duke sialan itu sangat berbakat. Tapi asal usulnya sangat bersih. Tidak ada penyihir gelap dalam darah mereka. Lalu Marquis tiba-tiba teringat Diana, istrinya. Gadis itu adalah rakyat jelata dengan asal usul yang tidak jelas sama sekali. Kemungkinan besar dia adalah seorang penyihir gelap yang menyembunyikan dirinya. Sekarang sangat masuk akal mengapa dia sangat jarang menggunakan sihir. Walaupun Duke berkata bahwa Diana tidak bagus menggunakan sihir dan memiliki tubuh yang lemah. Sekarang dia tidak percaya dengan perkataan nya lagi.


Marquis tersenyum. Menyembunyikan penyihir gelap adalah kasus kriminal yang sangat berat. Duke bahkan menyembunyikan dua orang dan seorang bayi penyihir gelap. Hukumannya adalah hukuman mati atau diusir dari kerajaan. Memikirkan hal ini dia merasa bersemangat. Kalau semuanya terbongkar, dia bisa mencapai semua tujuannya dalam satu rencana. Bahkan walaupun Duke sangat disukai oleh rakyat, melihat pria itu menyembunyikan penyihir gelap, rakyat akan meninggalkan nya.


"Kerja bagus. Putriku memang bisa diandalkan" Marquis Zent tersenyum manis.

__ADS_1


Reina juga tersenyum dan tersipu malu.


"Sekarang kita harus mengatur rencana untuk membongkar kebohongan para iblis itu..." Marquis Zent tersenyum dengan sangat licik.


__ADS_2