Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 8 Serangan Binatang Sihir


__ADS_3

Casius berdiri di tengah aula dengan enam orang manusia yang mengelilinginya. Keenam orang itu membentuk lingkaran, dengan Casius sebagai pusatnya. Lalu di bawah kaki mereka, ada lingkaran sihir aneh yang digambar dari darah.


"Apa kalian siap menemui dewa?" tanya Casius.


Keenam orang itu mengangguk dengan penuh tekad.


Lalu Casius menghentakan kakinya, menyebabkan lingkaran sihir itu bercahaya. Enam orang yang mengelilingi Casius mulai mengalirkan mana mereka. Tubuh keenam orang itu bercahaya. Tapi tiba-tiba, keenam orang itu muntah darah dan darah mulai merembes dari mata mereka. Lalu mereka terjatuh dan meninggal.


Upacara sihir itu selesai saat keenam orang itu mati. Aula dipenuhi oleh darah. Wanita seksi yang berada di aula itu berteriak histeris dengan tubuh mengigil. Dia ingin melarikan diri tapi seluruh tubuhnya tidak mau bergerak sama sekali.


Saat itu seluruh tanah di seluruh dunia bergetar hebat. Enam lingkaran sihir yang berada di seluruh dunia terhubung satu sama lain, lalu mulai mengelilingi seluruh daratan di dunia. Binatang-binatang sihir yang berada di seluruh dunia tiba-tiba berteriak. Tubuh semua binatang itu bergetar dan perubahan aneh mulai terjadi. Semua binatang sihir itu mengalami mutasi di tubuh mereka. Mata mereka memerah dan insting mereka menjadi ganas.


***


Ada sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hutan yang lebat. Para penduduk disana sibuk bertani di tengah cuaca yang panas. Tapi tiba-tiba terdengar raungan dan suara gemuruh dari dalam hutan. Perhatian semua orang pun teralihkan oleh suara itu.

__ADS_1


"Mama, di sana banyak babi" kata seorang anak kecil sambil menunjuk ke arah sekelompok babi hutan yang mendekat ke arah mereka. Babi hutan itu memiliki ukuran sebesar harimau dengan tiga tanduk dan mata merah. Tidak terlihat normal sama sekali.


Mata sang ibu membelalak kaget. Lalu sang ibu mulai menggendong anaknya dan berlari ke arah desa mereka. "Lari! Semuanya lari! Sekelompok binatang sihir menyerang!" katanya.


Beberapa saat kemudian, setiap kerajaan di dunia menerima laporan bahwa binatang sihir mulai mengamuk dan menyerang manusia. Mereka mengamuk bersama kelompok-kelompok mereka dan mulai membunuh banyak manusia. Pimpinan setiap kerajaan pun panik setelah mendengar hal itu. Serbuan para binatang sihir itu menjadi perhatian besar di seluruh dunia.


***


Di kerajaan Well, tepatnya di bawah tanah Mansion milik marquis, ada dua gadis di sana. Reina dan Lena kembali membangun ruang bawah tanah itu. Mereka membangun labratorium itu kembali secara diam-diam setelah Reina sepenuhnya menjabat sebagai marchioness. Mansion itu sekarang sepenuhnya milik Reina dengan gelar bangsawan yang dimiliki olehnya.


Reina bertanya pada Lena, untuk apa dia melakukan penelitian sampai membunuh anak-anak seperti itu. Reina merasa tidak nyaman karena dia berasal dari panti asuhan. Dia merasa bersalah saat melihat hal-hal kejam itu.


"Ini semua demi keabadian" jawab Lena.


Reina masih merasa tidak nyaman. "Bisakah kita membalas dendam tanpa perlu melukai orang-orang tidak bersalah?" katanya prihatin.

__ADS_1


"Kau tahu kenapa kau bernasib seperti ini?" Lena menyeringai. "Itu semua karena pikiranmu terlalu lemah. Pikiran lemah seperti ini yang membuatmu selalu kalah dalam setiap situasi" katanya dengan tatapan tajam. "Aku benar-benar benci orang lemah yang selalu merengek setiap harinya" katanya jijik.


"Uuhh..." Reina merasa sedih dan hatinya terasa sangat sakit. Dia sudah menganggap Lena sebagai orang yang penting dalam hidupnya. Karena semua orang meninggalkannya. Mereka sudah bersama-sama selama beberapa tahun ini. Reina mengira bahwa ikatan mereka semakin kuat.


"Aku melakukan semua ini demi kita berdua" Lena tiba-tiba memeluknya. "Maafkan perkataan kasarku. Aku hanya ingin kita berdua semakin kuat dan membalas dendam kepada semua orang yang berbuat jahat pada kita" katanya dengan nada sendu.


Reina mengangguk lemah.


"Terima kasih sudah menemani dan mendukungku selama ini" kata Lena kemudian.


"terima kasih juga" balas Reina sambil mengeluarkan air matanya. Dia hampir bunuh diri, Lena lah yang sudah membantunya bangkit dari situasi terburuk itu.


***


Segerombolan binatang sihir menyerang desa-desa manusia yang berada di tengah hutan. Hal itu menjadi teror yang sangat menakutkan. Bangunan yang hancur dan mayat manusia tersebar di seluruh tempat. Dalam sehari desa-desa kecil itu dihancurkan. Lalu segerombolan binatang sihir itu menuju ke kota-kota kecil dan mulai menyerbu kota itu. Menambah lebh banyak korban jiwa dan kematian. Setelah itu, segerombolan binatang sihir itu mulai menuju ke ibukota masing-masing kerajaan untuk menghancurkan para manusia.

__ADS_1


Semua Raja mulai berpikir bagaimana hal ini bisa terjadi di waktu yang sangat singkat. Ratusan ribu nyawa manusia menghilang karena para binatang sihir yang mengamuk itu. Mereka pun mengirimkan kekuatan penuh untuk mempertahankan tembok ibukota mereka. Serta mengungsikan para penduduk di tempat yang aman secepat mungkin.


__ADS_2