Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 7 Kabar Berita


__ADS_3

cerita sebelumnya:


Duke dikalahkan. Diana juga mengalah dan siap menghadapi proses hukum yang berada di kerajaan Well. Tapi tiba-tiba Marquis membuat ulah. Pria tua itu ingin melukai Evan, bayi kecil yang tidak bersalah. Hanya untuk pengecekan mana. Akhirnya Diana murka karena hal itu dan kekuatan sihirnya meledak. Badai raksasa muncul dan membuat mansion Duke menjadi reruntuhan. Lalu beberapa orang juga terluka parah karena hal itu.


Tapi Diana tidak bisa menahan kekuatan sihir yang besar itu dengan fisik lemahnya. Akhirnya dia mencapai batasnya dan menjadi tidak sadarkan diri.


...****************...


Denis mengernyitkan kening sambil menatap Reina tajam. "Apa itu?" tanpa basa basi dia langsung bertanya ke intinya.


Hati Reina sedikit sakit saat dia melihat sikap dingin Denis untuknya. Dia merasa ingin menangis tapi dia menahannya. "Ini tentang penyihir gelap yang menyusup di kalangan bangsawan" jawabnya pelan. Gadis itu masih mempertahankan sikapnya yang lembut.


"Apa maksudmu? Bagaimana kau tahu akan hal itu?" Denis kembali bertanya. Dia tidak percaya dengan perkataan Reina.


"Aku akan memberitahumu tapi aku takut kau tidak akan menerima keadaan yang terjadi" kata Reina sedih. "Ini tentang orang yang Yang Mulia kenal dengan baik"


"Aku tidak akan. Beritahu aku semuanya" Denis sudah bersiap dengan kemungkinan terburuk bahwa salah satu temannya adalah pengkhianat yang menyusup.


"Sungguh?" Reina menatap Denis dengan sikap manja dan mata anjing. "Jangan marah padaku saat aku menceritakan semuanya"


"Aku tidak akan" kata Denis tegas.

__ADS_1


Reina pun mulai menceritakan bahwa ada penyihir gelap di kediaman Duke Court. Dan orang itu adalah sang istri Duke, Diana. Serta fakta bahwa selama ini Duke Court menyembunyikan seorang penyihir gelap dan menjadikannya seorang bangsawan. Diana menyusup ke kerajaan Well sebagai mata-mata dari organisasi penyihir. Tugas nya adalah mencuri informasi kerajaan.


"Jadi tunangan mu adalah keturunan dari penyihir gelap. Dan kemungkinan mereka sekeluarga berniat mengkhianati kerajaan" Reina mengakhiri penjelasannya.


"Omong kosong" Denis langsung membantahnya. Dia benar-benar tidak percaya apa yang diomongkan oleh Reina. "Aku sangat tahu bahwa hubungan Marquis Zent dan Duke Court sangat buruk. Tapi aku tidak mengira bahwa Marquis Zent akan mengatakan fitnah seperti itu" Denis berkata dengan dingin.


"Ayah tidak berbohong..." Reina hampir menangis. Hatinya sangat sakit mendengar perkataan Denis. Padahal Denis sudah berjanji pada nya untuk percaya, tapi pria itu tetap tidak memercayai nya. Dia pun melampiaskan rasa kekesalannya kepada Eva. semua karena penyihir jahat itu, Denis tidak percaya padanya. Dan mungkin saja penyihir jahat itu menggunakan sihir terlarang pada Denis.


Denis ingin melanjutkan perkataannya tapi tiba-tiba dia berhenti. Seseorang mengirimkan sinyal telepati padanya. Tidak tahu pesan apa yang dikirimkan. Tapi Denis tiba-tiba mematung dengan raut wajah penuh ketidakpercayaan. Lalu dia menghilang dalam sedetik, meninggalkan Reina tanpa mengatakan sepatah kata pun.


Melihat kepergian Denis, Reina mengigit bibirnya. Dia tidak bisa lagi menahan air matanya dan dia menangis.


...****************...


Berita bahwa penyihir gelap itu adalah istri Duke sudah diketahui oleh beberapa orang penting. Seperti faksi Court. Mereka tahu dan mereka berpikir untuk mundur. Mereka tidak bisa menjadikan Duke Court sebagai pemimpin mereka lagi karena skandal ini. Para bangsawan juga tahu tapi mereka memilih untuk bersikap acuh dan tidak ikut campur. walaupun Duke Court terkenal dan populer. Dia tidak memiliki pendukung atau teman dekat di antara para bangsawan.


Menara sihir mengetahui hal itu juga. Dean Wason ingin bertindak untuk menyelamatkan Duke. Tapi Robert mengehentikan nya. Pria muda itu berkata bahwa mereka tidak bisa bertindak gegabah. Mereka perlu menarik keluar dalangnya terlebih dahulu. Seakan-akan dia mengetahui sesuatu lebih dalam. Jadi Dean Wason pun menahan dirinya. Dan dia berharap cucu kecilnya baik-baik saja saat mendengar berita menyedihkan ini.


Raja Kano juga mengetahui insiden heboh yang terjadi di kerajaan Kano. Dia sangat senang karena konflik saudara itu. Tapi dia juga merasa was-was. Karena dia takut ada banyak mata-mata yang bersembunyi di negaranya juga. Dan dia teringat bahwa Putri Duke Court, Eva ada di kerajaannya. Dan dia benar-benar berpikir apa yang harus dilakukan kepada iblis kecil itu.


Organisasi penyihir gelap juga mengetahui bahwa salah satu dari mereka ditangkap dan beritanya menjadi sangat populer. Tapi mereka bersikap acuh dan memilih untuk menyembunyikan diri dan memperbaiki markas mereka.

__ADS_1


Organisasi kota suci juga mendengar beritanya. Pemimpin mereka pun dengan cepat membawa beberapa pasukan menuju ke kerajaan Well. Sang pemimpin berkata mereka bahwa mereka akan menjadi kekuatan dukungan bagi Kerajaan Well. Mereka harus melenyapkan seluruh iblis yang berniat menghancurkan dunia ini.


Kerajaan Albion juga tahu. Tapi sang Raja juga acuh dan tidak peduli. Dia malah khawatir dengan putranya yang berada di kerajaan Kano. Karena dia memiliki insting bahwa akan terjadi kekacauan di kerajaan itu dan Kerajaan Well. Jadi dia menyuruh putranya untuk kembali ke Albion.


"Tidak. Aku tidak akan kembali. Ini menarik" Itu adalah perkataan terakhir Pangeran Erick. Lalu pria itu menutup sinyal telepati dari ayahnya. Membuat sang Raja hampir jantungan karena menahan amarah.


Eva yang berada di Kano sama sekali tidak mengetahui berita panas ini. Gadis itu dengan santai melatih sihirnya di halaman belakang asrama. Jujur saja, kelemahan terkuat Eva adalah kurangnya informasi. Gadis itu benar-benar buruk dalam mencari informasi.


Dia tidak akan tahu sampai dia mendengar informasi penting itu dari orang lain. Akhirnya Sayn mengunjungi nya dan memberitahu semuanya.


Eva panik. Dia ingin bergegas kembali dan menyelamatkan semua orang. Tapi Sayn menghalanginya dan menyuruh nya tenang.


"Aku akan mengurus semuanya. Tenanglah" Sayn berkata.


"Tapi...."


"Kalau kau ingin menyelamatkan semua orang kau harus bersabar" Sayn berkata dengan tegas. "Ada banyak orang yang ditahan, bukan hanya keluargamu. Kau juga ingin menyelamatkan para pelayan dan pengawal bukan?"


Eva mengangguk lemah.


"Jangan khawatir." Sayn mengelus lembut kepala Eva. "Semuanya akan baik-baik saja."

__ADS_1


Setelah melihat Eva kembali tenang, Sayn pun pamit untuk pergi. Dia harus mengumpulkan informasi secepat mungkin untuk mengatur rencana penyelamatan.


Tapi Eva langsung berpikir pihak lainnya untuk minta tolong. Bukan berarti dia tidak mempercayai Sayn. Tapi mereka kekurangan orang kalau mereka ingin menyelamatkan semua nya. Eva pun mulai menghubungi semua orang yang dia kenal.


__ADS_2