
cerita sebelumnya:
Eva mencoba untuk membuat golem dengan sihir buminya. Dia berhasil membuat golem kecil dan meletakkan kristal sihir sebagai energi. Golem itu bergerak dengan mulus. Hanya saja kekuatan nya kurang karena golem itu hanya bisa mengeluarkan sihir bumi dasar.
Eva meletakkan tiga buah kristal sihir tapi Golem itu hanya bisa menggunakan sihir bumi tingkat menengah paling banyak. Eva pun membuat berbagai bentuk golem bahkan ada yang bisa terbang di antaranya.
Ternyata Ren mengintip. Pria itu muncul sambil mengeluarkan sebuah golem berbentuk anjing yang sangat sempurna. Golem itu bahkan bisa menggunakan sihir angin. Ren berjanji akan mengajari Eva cara membuatnya.
***
Aku menatap Ren dengan mata berbinar. "Ajari aku!" teriakku antusias.
Ren tersenyum. "Beri aku golem kosong" katanya.
Aku dengan cepat membuat golem dengan bentuk seperti boneka kayu kecil sederhana dengan sihir bumi.
Ren menyentuh Golem itu sambil berkata. "Apa kau tahu cara membuat mereka tampak nyata?" Ren bertanya.
Aku menggeleng kan kepalaku. "Aku tidak pernah belajar seni mengukir sebelumnya" kataku langsung. Aku tidak tertarik pada seni, tapi aku juga tidak mengira kalau kita bisa mengukir dengan sihir bumi!
"Ini sangat mudah. Kau tidak perlu menggunakan mantra sihir apapun. Salurkan manamu ke dalam golem lalu mulai gunakan sihir bumimu sambil membayangkan bentuk golem yang kau inginkan" kata Ren. Dia mulai menyalurkan mananya, lalu boneka golem di depan nya mulai berubah bentuk.
Ini sama seperti yang kulakukan sebelum nya, hanya saja imajinasi Ren terlalu hebat. Dalam sekejap, seorang kurcaci kecil dengan jenggot dan telinga panjang terbentuk. Semua detail nya sangat menakjubkan kalau dilihat. Dia benar memberi warna pada tanah itu dan juga membentuknya dengan halus.
"Kau mengerti kan?" Ren bertanya lagi.
__ADS_1
Aku mengangguk. Lalu aku mulai membuat golem lainnya. Seekor kucing kecil dengan bulu hitam langsung terbentuk di depan mataku. Walaupun memerlukan waktu yang lebih lama dari Ren untuk membuatnya, aku tetap bisa mengerti konsepnya. Awal nya aku mengira akan sulit untuk membuat detail seperti itu. Tapi ternyata kau hanya perlu menggunakan imajinasimu! Dan selesai!
"Tidak buruk" gumam Ren saat melihat kucing hitam kecild di pelukanku. "Lalu aku akan mengajarimu untuk menempa kristal sihir."
Ren mengeluarkan dua kristal sihir miliknya. "Pertama, gabungkan kristal sihir yang ingin kau gunakan. Ini mudah. Gunakan mana apimu untuk membuat mereka mencair dan berbentuk kecil seperti ini" Sebuah kristal kecil bulat sudah ada di telapak tangannya. "Lalu tuangkan elemenmu ke dalamnya"
"Eh? Kristal sihir bisa menyimpan elemen mana?" kataku kaget. Aku memang tahu bahwa kristal itu memiliki mana, tapi aku tidak menyangka bahwa kita bisa menyimpan mana di dalamnya. Pantas saja semua golem yang kubuat hanya bisa menggunakan sihir bumi. Ternyata karena aku terus menerus menyuntik kan elemen bumi di dalamnya.
Ren memasukan mana elemen api ke dalam Kristal itu. Dalam sekejap kristalnya berubah warna menjadi merah. Lalu dia mulai memasukkan kristal merah itu ke dalam golem.
"Aku akan menunjukkannya padamu" kata Ren dengan senyum bangga.
Dia seharusnya tidak bisa bersikap sombong dihadapan gadis kecil seperti ku. Apa dia tidak menyadari umurnya sama sekali? Sudah wajar dia mengetahui segalanya mengingat umurnya sudah berkali kali lipat dariku.
Aku mencobanya untuk golem kucing kecil di tanganku. Karena dia adalah binatang berkaki empat, aku mencoba untuk memasukkan sihir angin di dalam tubuhnya.
Aku mengambil tiga kristal dan memadatkan nya. Setelah itu aku menyuntikkan elemen angin di dalamnya beserta mantra sihir yang digunakan. Dalam sekejap ktistal itu berubah warna menjadi hijau muda. Dan aku memasukkan kristal hijau muda itu ke dalam tubuh golem.
Lalu aku memerintahkan golem itu untuk menggunakan sihirnya. Itu berhasil! Kucing kecil itu berlari bolak balik dengan sangat cepat. Bahkan lebih cepat dari Golem anjing milik Ren. Mungkin karena aku menggunakan tiga kristal sihir jadi kekuatan sihirnya menjadi lebih kuat.
kucing golem ini akan sangat berguna di masa depan. Aku bisa membuat pasukan pengingai kucing!
Aku pun membuat golem lainnya dengan penuh semangat. Dalam setengah jam, lima ekor kucing warna-warni sudah ada di depanku.
Aku tidak membuang golem lama yang sudah kubuat. Aku langsung merombak bentuk mereka menjadi lebih realistis. Tapi aku tidak bisa menarik kembali kristal sihir yang ada di tubuh mereka. Kalau aku menariknya, mereka akan hancur. Jadi aku membiarkan nya. Lagipula membuat banyak pasukan golem sihir bumi juga tidak buruk.
__ADS_1
Aku menghabiskan beberapa jam untuk membuat banyak golem. Ren berada di samping ku untuk melihat, dia tidak menganggu sama sekali. Tanpa terasa hari semakin gelap dan malam tiba. Aku berhasil membuktikan lima puluh golem dengan bentuk yang berbeda!
Tapi sayang nya aku belum menggunakan kristal sihir merah itu. Aku masih belum menemukan golem yang cocok untuk itu. Lagipula aku tidak mau menyia-nyiakan kristal berharga itu.
"Menurutmu, golem seperti apa yang cocok untuk kristal ini?" akh bertanya pada Ren.
"Terserah padamu" jawab Ren acuh dengan mengangkat kedua tangannya. "Apa yang kau inginkan?"
Aku berpikir sebentar. Apa yang aku inginkan? Awalnya aku ingin membuat golem raksasa. Tapi itu tidak mungkin jadi dalam satu hari karena proses perakitan bentuknya sangat sulit.
Aku mengatakan pada Ren isi pikiranku. Tentang golem raksasa yang bisa mengeluarkan sihir penghancur. Akan sangat keren kalau aku benar-benar bisa membuat nya.
"Aku akan membuat kan golem itu untukmu" kata Ren, membuat ku melonggo kaget. "Aku akan membiarkanmu mesin penghancur itu. Setelah selesai, kau bisa mengisi kristal sihirnya sendiri" katanya.
Dia terlalu baik. Dia sudah banyak membantu ku! Jujur saja aku senang kalau Ren yang membuat nya. Bukankah golem itu akan menakjubkan kalau Ren yang membuat nya? Lagipula dia seorang raja elf dan penelitian nya sama sekali tidak pernah mengecewakan.
"Terima kasih" kataku sungguh-sungguh.
Ren mengangkat tangannya dan mengacak rambut Eva. "Terima kasih kembali" dia tersenyum tulus.
Aku menyimpan semua golem itu ke dalam ruang dimensi. Kalau aku membiarkan nya, itau akan terlihat mencolok. Jadi lebih baik disimpan dan dikeluarkan saat aku memerlukan nya.
Pelatihan pembuatan golem pun selesai. Aku mengundang Ren untuk makan malam di rumahku. Tapi pria itu menolak. "Ada hal yang harus kulakukan" dia berkata. Lalu menghilang dengan cepat.
Aku pun makan malam sendiri di ruang makan. Setelah itu aku akan menghubungi orang tuaku. Lalu menghabiskan waktu dengan Vivian besok.
__ADS_1