Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 6 Musuh tidak Diketahui


__ADS_3

Cerita sebelumnya:


Eva berhasil mendapatkan toleransi dan dia berhasil mendapatkan peringkat terakhir dari sepuluh. Lalu pertandingan untuk memperebutkan peringkat seratus umum pun dimulai.


Reina memulai pertama kali karena dia adalah peringkat pertama. Yang dia pilih sebagai target adalah seorang senior tingkat tiga yang berada di posisi sebelas. Reina berhasil mengalahkan senior itu dan merebut tingkat sebelas umum.


***


Reina memenangkan pertandingan. Dia berhasil merebut peringkat ke sebelas, menggantikan senior yang sudah dikalahkannya.


Selanjutnya, giliran Putera Mahkota Gerd. Dia memilih seorang pria yang berada si peringkat 15. Pertarungan mereka cukup sengit.


Bahkan aku juga tidak bisa mengalihkan pandanganku. Aku tidak tahu Gerd akan sehebat ini. Yang lebih penting, Sayn bahkan lebih hebat darinya.


Umu?


Sayn?


Aku benar-benar lupa tentang dia. Dia sudah bolos selama beberapa bulan dan tidak pergi ke akademi. Aku hanya melihat boneka pengganti miliknya.


Boneka sihir itu berhasil melewati ujian tertulis. Tapi aku tidak tahu apakah berhasil melewati ujian pertarungan. Tapi melihat Sayn yang begitu ambisius, tidak mungkin dia tidak mai naik kelas. Jadi perkiraanku mungkin dia lulus ke tingkat dua dengan menggunakan bonekanya. Tapi dia tidak memiliki peringkat apa pun.


Andai saja Sayn mengikuti pertandingan ini. Pasti dia mendapat kan peringkat yang tinggi. Dan mungkin dia juga bisa melawan Gerd dan menang dengan mutlak. Lalu dia bisa menantang Denis juga. Siapa yang akan menang kalau mereka bertarung ya?


Ngomong-ngomong, Denis juga menghilang selama beberapa bulan terakhir ini. Bahkan kursi peringkat satu miliknya kosong sekarang. Dia bebas memutuskan untuk hadir atau tidak. Bagaimana pun dia sudah lulus. Walaupun seseorang perlu mengalahkannya kalau ingin menduduki peringkat pertama. Tapi Denis percaya diri bahwa tidak akan ada yang melawannya sekarang, karena itu dia memutuskan untuk tidak hadir.


Mungkin ada saatnya dia akan bertarung melawan Sayn. Hanya kemungkinan, aku tidak tahu juga. Karena Sayn tidak memiliki alasan kenapa dia harus merebut peringkat satu di akademi.


Pertandingan Putera Mahkota Gerd berakhir. Dia berhasil merebut peringkat lima belas disertai sorakan dari para penonton.

__ADS_1


Pertandingan terus berlanjut. Aku merasa bosan menunggu giliranku dan bahkan sedikit mengantuk.


Sampai tiba giliran Fena. Gadis itu masih menggunakan penampilan lamanya. Rambut yang panjang dan berantakan menutupi seluruh wajahnya. Benar-benar seperti hantu Jepang yang kulihat di televisi, Sadako.


Padahal dia cukup cantik. Aku tidak tahu kenapa dia menyembunyikan wajahnya.


Pertandingan nya juga cukup hebat. Gadis itu memilih lawan di peringkat 50 dan menang dengan mudah. Padahal dia bisa memilih peringkat lebih tinggi. Kelihatannya dia malas untuk bertarung serius dan memilih cara lebih aman.


Lilac juga berhasil merebut posisinya di peringkat umum. Dia berhasil mengalahkan seorang senior tingkat dua yang berada di posisi 20. Kedua orang itu merupakan pendekar sihir wanita. Hanya saja Lilac memiliki sihir spealis api dan lawannya memiliki sihir spealis air. Dua elemen yang berlawanan itu bertarung. Pertarungan mereka hampir berakhir seri, tapi Lilac berhasil mengalahkan lawannya di saat-saat terakhir.


Begitu terus hingga ke peringkat sembilan. Eva malas memperhatikan pertandingan lagi setelah giliran Lilac selesai. Karena dia tidak tertarik dengan peserta lainnya.


Dia memilih memejamkan matanya dan tidur. Dia ingin memanfaatkan waktu ini untuk berisitirahat karena dia tidak tidur semalaman. Walaupun dia sudah menghilang kan rasa lelahnya dengan sihir, tetap saja mentalnya kelelahan.


"Peringkat kesepuluh, Eva Van Court, silahkan pilih lawanmu" suara itu bergema di aula.


Eva langsung membuka matanya saat namanya di panggil. Dia buru-buru bangkit berdiri dengan linglung.


Tapi aku hanya memberinya tatapan tajam dan tidak menggubris nya sama sekali. Lalu aku mulai memilih lawanku.


Aku bingung sekarang. Siapa yang harus kupilih?


Lalu aku melihat sesuatu yang membuat mataku berbinar. Pria dengan peringkat sembilan itu berhasil mengalahkan lawan dari peringkat 55. Dia menang.


Aku ingin memilih pria menyebalkan itu! Aku akan merebut posisinya dan membuat nya tidak mendapatkan peringkat apapun! Ini rencana yang sempurna.


Bukankah tidak ada larangan untuk memilih murid tingkat satu? Kita hanya harus memilih murid yang berada di seratus besar. Dan orang itu masuk ke dalamnya.


Ini rencana yang brilian sekali. Aku akan melakukan nya!

__ADS_1


Aku sudah bersiap untuk memilih lawanku, tapi tiba-tiba seseorang berteriak "Aku akan melawanmu!" Dan teriakannya bergema di seluruh aula pertandingan.


Aku mengernyit bingung menatap ke arah tempat duduk para senior. Di sana ada seorang yang berdiri dari kursinya sambil menatapku dengan tatapan tajam.


Aku tidak mengenalnya. Siapa wanita itu? Kenapa dia melihat ku dengan mata penuh permusuhan seperti itu?


Terlebih lagi, bukankah peringkatnya sangat tinggi? Itu adalah kursi untuk sepuluh besar peringkat teratas! Sejak kapan aku membuat musuh seperti itu?


***


Geranina Van Deuz adalah putri satu-satunya dari seorang bangsawan dengan oangkat Count. Ayahnya hanya diberikan kekuasaan di sebuah desa kecil yang tidak jauh dari ibukota. Kekuatan yang dimiliki mereka tidak terlalu kuat. Tapi ayahnya tidak memiliki catatan buruk apa pun dalam masa jabatan mereka.


Saat Geranina mencapai usia remaja, ayahnya mengirimnya untuk bersekolah di akademi. Saat itulah dia pertama kali jatuh cinta pada seseorang. Itu adalah cinta pada pandangan pertama.


Dia benar-benar sangat terpesona oleh kekuatan pria itu. Dia juga terpesona oleh kebaikan nya. Terlebih lagi dia seorang jenius. Dia benar-benar sangat sempurna di matanya.


Sayang, Geranina sadar bahwa dia tidak akan meraihnya. Walaupun dia berusaha mensejajarkan dirinya dengan nya, itu tidak mempengaruhi apa pun. Posisi pria itu terlalu tinggi untuknya. Seorang Putera Mahkota satu-satunya di kerajaan ini. Terlebih lagi dia sudah memiliki seorang tunangan. Tunangan nya adalah seorang putri dari Duke yang sangat terkenal sebagai Dewa Perang.


Dia merasa rendah diri akan hal itu. Tapi dia juga penasaran dengan sosok tunangan yang akan mendampingi orang hebat seperti itu. Karena dia adalah putri Duke, maka derajat kebangsawanan mereka sejajar.


Tapi Geranina mendengar rumor aneh tentang putri duke itu. Dia seorang anak yang sangat egois dan suka menggunakan kekuasaan ayahnya dengan sewenang-wenang.


Dia awalnya tidak percaya dengan hal itu. Tapi dia melihat nya sendiri saat gadis itu sudah menginjakkan kaki di sekolah. Gadis itu berhasil masuk ke kelas A hanya karena dia putri duke. Lalu dia selalu berkelahi dengan rakyat jelata dari kelas B dan gadis suci. Merendahkan mereka karena bukan bangsawan. Itu adalah pemandangan yang sangat jelek dimatanya.


Dia tidak berpikir bahwa Putera Mahkota mau menerima tunangan yang jahat seperti itu. Bahkan menjadikannya wakil Dewan akademi. Sangat tidak masuk akal! Apa putera mahkota diancam?


Lalu aku mendengar dia bolos dalam waktu yang lama. Tapi sekolah sama sekali tidak mengeluarkan dirinya.


Bahkan saat ujian pertandingan terjadi, gadis itu tidak mengikuti ujian. Tapi dia tidak didiskualifikasi karena kekuatan ayahnya. Dia benar-benar memanfaatkan kekuatan ayahnya dengan sewenang-wenang. Duke juga salah karena memanjakan Putri seperti itu.

__ADS_1


Bahkan saat ini, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri, gadis itu tertidur pulas dan tidak mempedulikan ujian pertandingan ini. Benar-benar sikap yang merusak mata. Dia tidak lebih dari seorang parasit!


Aku ingin menghancurkan nya. Aku akan membuatnya tidak berhasil naik ke tingkat dua. Aku juga akan menunjukkan ke semua orang bahwa gadis itu hanyalah sampah! Dan ini adalah saat yang tepat untuk melakukannya!


__ADS_2