
Cerita sebelumnya:
Mereka akhirnya bisa mengalahkan seluruh Tim Jiwa Sihir. Walaupun Robert memutuskan untuk membiarkan Reina melarikan diri dengan kristal terakhir.
***
Pertarungan mereka dengan tim lawan sudah berakhir. Tapi belum ada tanda bahwa pertandingan babak pertama ini akan berakhir. Mereka tidak melakukan apa pun sekarang, jadi mereka memutuskan untuk bersantai sampai waktu pertandingan ini berakhir.
Hari mulai malam, mereka dengan cepat mencari tempat untuk menginap. Pembagian shift berjaga mereka berbeda karena Hans dan Jean sudah tidak ada. Robert berjaga lebih dulu, lalu di shift kedua Charlotte dan Eva akan berjaga sampai pagi.
Setelah tidur selama beberapa jam, akhirnya tiba giliranku dan Charlotte untuk berjaga.
Kondisi kami benar-benar canggung. Walaupun kami duduk di sisi yang sama dengan jarak yang cukup jauh, kondisinya tetap canggung. Awalnya aku sudah meminta Robert agar aku berjaga sendiri. Tapi Robert langsung menentangnya. Dia berkata itu berbahaya, lebih baik aku berjaga berdua dengan Charlotte karena dimata Robert kami benar-benar rapuh. Aku tidak setuju dengan itu,t api aku tetap tidak bisa menentang Robert. Alhasil aku harus berjaga malam dengan orang yang sangat membenciku. Ah~ ini bencana....
Situasi semakin canggung. Aku bahkan bisa mendengar suara serangga yang berbunyi seakan-akan mengejek kami berdua. Akhirnya aku memutuskan untuk pindah ke sisi lainnya. Setidaknya, kalau aku bergerak agak menjauh, kami tidak akan melihat satu sama lain dan suasana canggung ini akan berakhir.
Aku tidak suka suasana seperti ini. Ini bahkan lebih menakutkan saat gurumu menatapmu dengan tajam karena kau tidak mengerjakan pekerjaan rumah...
Aku pun bergerak pindah. tapi aku menemukan sesuatu yang aneh saat aku berjalan. Semak-semak di dekatku tiba-tiba memancarkan cahaya emas. Walaupun cahaya itu tidak besar, tapi tetap saja mencolok. Aku segera mengeceknya karena rasa penasaran.
Tebak apa yang aku temukan? Ini telur emas.
Eh? Sepertinya aku pernah melihat telur emas ini sebelumnya?
Ahhhh! telur ini adalah telur emas yang kulihat di rawa. kenapa bisa bergerak ke tempat ini? Apa ini telur yang sama atau yang berbeda?
Saat aku sibuk berpikir, tiba-tiba telur emas itu bergerak dan mulai melompat.
__ADS_1
Aku terkesiap, benar-benar terkejut. Bagaimana bisa sebuah telur bergerak?
Telur emas kecil itu melompat-lompat mengelilingi kakiku. Walaupun awalnya aku kaget, tapi aku langsung tenang kembali. Ini adalah dunia fantasi, banyak sekali hal aneh disini. jadi semua ini sangatlah wajar.
Pyung, Pyung, Pyung
Telur kecil itu terus meloncar-loncat. Membuatku sedikit terpesona.
"Benda kecil ini sangat imut ah~" kataku gemas sambil berusaha mengulurkan tanganku untuk mengambil telur kecil.
Tapi...
eh? Mana gelapku tiba-tiba merembes keluar secara tiba-tiba. Apa yang terjadi? Mana gelapku merembes keluar dan menyelimuti telur emas itu.
Lalu tiba-tiba pandanganku menjadi gelap.
Apa yang terjadiiiii?
Tapi kenapa aku berada di tempat asing?
Ya, semak-semak hijau yang ada di hutan sekarang menghilang, digantikan tanah hitam dan gersang. Serta langit yang berwarna gelap gulita tanpa bulan dan bintang.
Dimana aku?
Apa semua ini ulah Dewa kucing itu? Karena setiap kali dia berpindah tempat, semua itu ulang sang dewa kucing.
Tapi aku sama sekali tidak menemukan keberadaan dewa kucing bodoh itu.
__ADS_1
Apa yang terjadi sebenarnya?
Lalu tiba-tiba tubuhku terbang dengan sendirinya. Aku bahkan tidak bisa menggerakan tangan dan kakiku. Setelah itu adegan di depanku tiba-tiba berganti. Aku melihat segerombolan manusia dan segerombolan binatang sihir saling bertatapan di lahan gelap ini.
Apa ini? Apa ini sesuatu yang ditimbulkan sihir gelap?
Aku merasa de ja vu. Semua ini sangat mirip saat aku melihat sejarah penyihir gelap dari buku itu. Apa ini berhubungan dengan telur emas itu?
Setelah dipikir-pikir lagi, sihir gelap milikku selalu berhubungan dengan dimensi dan waktu. Aku bisa membuat lubang dimensi yang menyerap segalanya. Bahkan juga bisa melihat masa lalu dari sebuah benda. Bukankah ini terlalu ajaib? Apa karena aku seorang transmigrator yang melintasi ruang dan waktu, sehingga efek ini timbul lebih kuat padaku.
Sihir itu membuatku menjadi lebih dekat dengan tempat kejadian. AKu bisa melihat dengan jelas segerombolan manusia dengan jubah aneh. Ini bukan jubah aneh! Jubah ini sangat mirip dengan jubah yang dikenakan oleh tetua penyihir yang memberikan pidato di aula waktu itu. Apakah orang-orang ini berasal dari Kota Sihir? kalau diperhatikan dengan teliti hampir semuanya adalah kakek-kakek dengan janggut. Walaupun aku juga melihat beberapa pria paruh baya. berumur 40 an.
Disisi lainnya aku melihat segerombolan binatang sihir. Astaga! Semua itu binatang sihir raksasa dengan peringkat tinggi. Bagaimana bisa ada binatang sihir raksasa sebanyak itu. Aku benar-benar kaget. Kalau gerombolan itu menyerang Kerajaan Well, aku yakin kerajaan itu akan musnah dalam satu malam. Ini cukup mengejutkan. Ternyata dunia di luar novel semenakutkan itu. Masih banyak realita yang tidak kuketahui dari novel.
Akhirnya pertarungan kedua kubu pun terjadi. Pihak manusia dipimpin oleh seorang kakek dengan jubah mewah. Pihak binatang sihir dipimpin oleh seekor naga dengan sayap emas.
Ini pertama kalinya aku melihat naga. Aku benar-benar takjub.
Pertarungan ini berlangsung cukup lama. Aku kira dua hari. Karena aku bisa melihat perubahan langit menjadi terang sebanyak dua kali.
Kondisiku saat ini benar-benar seperti penonton. Pertarungan mereka berlangsung cepat tapi aku masih bisa melihat detailnya. Dan ini sangat menakjubkan. Aku merasa seperti menonton layar tancap dengan monitor raksasa dibumbui efek CGI yang menakjubkan.
Pertarungan menakutkan ini pun berakhir. Tim yang menang adalah pihak manusia. Walaupun mereka menang, tetap saja mereka kehilangan beberapa nyawa. Tapi pihak binatang sihir menanggung kerugian yang lebih menyedihkan. Hampir seluruh kaum mereka menjadi bangkai. Hanya menyisakan beberapa hewan yang masih hidup tetapi sekarat, termasuk si naga emas.
Akhirnya pihak manusia mulai menyalakan beberapa segel dan mengurung binatang-binatang sihir yang masih hidup. Lalu memindahkan mereka ke dalam dimensi yang sudah mereka persiapkan.
Berikutnya, adegan langsung berganti lagi....
__ADS_1