
Cerita sebelumnya:
Eva dan Robert kembali ke penginapan. Di sana Eva menceritakan kenapa para jubah hitam itu mengejarnya. Dia juga memperkenalkan Rexus pada Robert. Walaupun dia tidak mengatakan bahwa Rexus adalah seekor naga kecil.
Setelah itu para Dean Menara Sihir juga tiba di penginapan. Dean Wason tidak memberitahu bahwa dirinya gagal menangkap para jubah hitam. Dia malah bercerita tentang strategi yang dilakukan saat masuk ke domain sihir. Membuat Eva kehilangan minat dan kembali ke kamarnya.
Saat di kamar, Eva langsung memebri makan Rexus dengan ramuan-ramuan aneh yang dibelinya. Rexus memakan semua ramuan dengan cara yang aneh. Dia hanya perlu menghirup zat berkhasiat dari ramuan, tidak perlu meminumnya. Ini benar-benar cara yang praktis. Eva merasa sedikit iri, setidaknya dia perlu merasakan kenyang air.
***
Dean Wason memperhatikan bahwa Eva tidak mengawasi mereka lagi. Dia menghela napas lalu raut wajahnya berubah serius.
Dean Wason menatap Robert. "Mereka berasal dari Sihir Kematian." katanya dengan nada dingin.
Robert mengernyitkan kening. "Sihir kematian. Lalu apa yang kau lakukan?"
"Mereka melarikan diri. Lagipula kita tidak bisa menemukan bukti bahwa mereka pelakunya. Hanya dari pihak kita sendiri yang melihat mereka dan mereka terus menyangkal. Ini membuat semuanya semakin rumit. Aku ingin menangkap mereka agar mereka bisa mengungkapkan semua rahasia yang mereka sembunyikan. Tapi tidak beruntung para penatua Kota Sihir datang dan menghentikan kami" Dean Wason menjelaskan dengan nada menyesal.
Lalu dia menatap Robert. "Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa mereka ingin mengincar Eva? Apa mereka tahu tentang kekuatannya?"
Robert menggeleng. "Eva mendapatkan sebuah binatang sihir aneh. Aku kira mereka menginginkan binatang sihir itu"
__ADS_1
Dean Wason terdiam. Dia sepertinya memikirkan sesuatu. Dia berpikir binatang sihir seperti apa yang para orang kuat itu incar? Dan kenapa binatang sihir itu menempel pada cucunya? Dean Wason tahu bahwa pihak Kota SIhir sangat suka berburu binatang sihir. Mereka akan membunuh mereka untuk dijadikan ramuan, beberapa akan di tempatkan di ruang dimensi sebagai peliharaan atau subjek latihan. Tapi dia tidak tahu tentang Sihir Kematian. Apa pihak Sihir kematian dan kota sihir ini saling bekerja sama? Kalau begini semuanya masuk akal kenapa tetua Kota Sihir itu menghentikan penangkapannya. Dia merasa sedikit curiga "Baiklah. Untuk sekarang aku yakin mereka tidak akan membuat kekacauan lagi. Ada sesuatu yang aneh, aku perlu menyelidikinya lebih jauh. Tapi kita tetap hati-hati. Kau harus terus menjaga Eva." katanya kemudian.
Robert mengangguk. "Sudah pasti."
"Kembali ke Domain Sihir...."
Dean Wason mulai mengganti topik. Mereka kembali membicarakan pertandingan sihir dan domain sihir yang akan mereka masuki nanti.
***
Keesokan harinya.
"Apa yang terjadi dengan Sayn?" aku bertanya
"Dia pergi" jawab Robert tidak peduli. Dia tahu orang itu memanggil beberapa rekannya untuk membantu Eva. Tapi dia sama sekali tidak terlihat saat itu. Dia tidak terlalu memikirkannya dan tidak peduli.
Hm...apa dia kembali ke kelompoknya? Lagipula sebentar lagi babak kedua akan dimulai. Mungkin mereka perlu menyiapkan beberapa persiapan.
Kami pun lanjut membicarakan beberapa hal sambil berkeliling. Saat aku menemukan toko yang menarik, aku akan masuk dan membeli beberapa barang. Jujur saja, manaku tidak sepenuhnya terisi karena kejadian itu. Dan aku hanya melakukan meditasi selama beberapa jam. Tapi itu masih cukup digunakan saat aku akan membeli barang.
Dua jam pun berlalu. Tanpa kusadari ruang dimensiku penuh dengan berbagai barang dan ramuan. Bahkan aku juga membeli senjata sihir! Ini cukup aneh kenapa aku tertarik membelinya. Aku tidak terlalu mahir menggunakan pedang. Tapi pedang yang kubeli ini terlalu cantik. Pedang kecil dan tipis, tapi tajam. Ganggangnya terbuat dari berlian berwarna silver sehingga tidak terlihat mencolok, tapi berkilau. Bilah pedangnya terbuat dari batu meteorit. Ini hanya pedang biasa, tidak memiliki rune ajaib apa pun. Ya, aku membelinya hanya karena cantik. Aku membayangkan suatu hari nanti aku akan memakai seragam ksatria. Aku akan membawa pedang cantik itu di pinggangku!
__ADS_1
Aku juga membeli banyak ramuan. Aku membeli beberapa ramuan khusus untuk saat-saat genting. Aku juga membeli ramuan umum yang biasanya digunakan sehari-hari. Dan beberapa ramuan aneh dengan kegunaan yang tidak terlalu penting. Sayang sekali aku tidak menemukan ramuan langka yang hebat.
Setelah berkeliling kota, kami memutuskan untuk beristirahat dengan menemukan tempat makan yang enak. Kami menemukannya. Tempat ini sangat terkenal karena aku bisa melihat banyak pelanggan. Kami akan masuk. Tapi tiba-tiba, aku melihat dua sosok yang tidak asing. Ah! Mereka adalah orang-orang yang menyelamatkanku! Para peserta dari Komunitas pengembara. Aku bisa dengan mudah mengenali mereka karena jubah coklat dan topeng mereka sangat familiar.
"Mastaa tunggu sebentar. Aku ingin melihat sesuatu" kataku, sambil berlari kecil mengikuti dua orang itu.
Robert hanya menatap dengan wajah bingung sebelum mengikuti Eva di belakang.
Aku mengikuti dua orang itu. Tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh, berusaha berbaur dengan keramaian. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih. Dua orang itu berbelok di gang kecil. Aku juga mengikutinya. Lalu mereka masuk ke dalam sebuah toko. Aku melihat nama plang di depan toko. "Sweet dan Sour" adalah nama tokonya. Ini adalah toko makanan. Tapi aku tidak tahu apa yang mereka jual. Aku mengintip dari balik jendela dan melihat bahwa tidak terlalu banyak pelanggan di sana. Jadi aku memutuskan untuk masuk.
Saat aku masuk, aku melihat tiga orang yang kukenal di sudut toko. Aku terdiam sebentar. Ada dua orang dari komunitas sihir dan juga seorang gadis dengan rambut coklat. Reina? Reina bahkan tidak menutupi wajahnya dan masih memakai jubah organisasi miliknya. Tentu saja aku mengenalinya.
Dua orang dengan jubah coklat itu membuka tudung mereka lalu melepas topeng mereka.
Tidak mungkin kan?
"Denis?" aku bergumam kecil. Bahkan aku meragukan penglihatanku! Apa yang Denis lakukan di Kota Sihir? Bahkan mengikuti pertandingan Sihir? Aku juga tidak percaya bahwa dia adalah orang yang menyelamatkanku!
Ini benar-benar mengejutkan. Jujur saja aku tidak tahu bahwa Denis terlibat di pertandingan sihir karena novel itu tidak pernah menjelaskannya. Aku mengira ini hanya event untuk Reina dan Robert! Sekarang aku menjadi sadar kenapa Reina memperoleh banyak sekali item di pertandingan sihir. Ini semua karena Robert dan Denis menjaganya!
untuk sekarang Robert tidak ada hubungannya karena itu bukan Robert yang dulu. Tapi bagaimana dengan Denis? Apa pria itu mengikuti pertandingan ini untuk melindungi Reina? Kalau itu benar, apa Reina akan mendapatkan binatang sihir kuno itu sama seperti sebelumnya? Sial! Kalau itu benar, ini akan menyusahkan! Aku memikirkan banyak hal karena aku tidak tahu tujuan Denis, yang seorang Putera Mahkota, mengikuti pertandingan untuk para penyihir!
__ADS_1