Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 5 Pertandingan Sihir: Babak Kedua 3


__ADS_3

Cerita sebelumnya:


Eva mengikuti Rexus turun untuk mengamati tulang raksasa itu. Dan ternyata itu adalah tulang naga!


Tapi Eva masih tidak menemukan hubungan antara tulang raksasa itu dengan Rexus. Tidak mungkin itu orang tua Rexus karena Eva masih ingat bahwa itu adalah naga emas.


Karena rasa penasaran yang kuat, Eva menyentuh tulang itu. Rexus memperingatinya bahwa itu beracun, tapi semuanya terlambat. Sihir hitam Eva bereaksi dengan tulang raksasa karena Eva menyentuhnya. Lalu Eva terbawa kembali ke masa lalu.


Eva melihat masa lalu milik naga ini. Ternyata naga ini adalah naga hitam. Dan kelihatannya dia dan naga emas adalah pasangan. Ya, kedua naga itu adalah orang tua Rexus!


***


Mereka adalah pasangan! Aku yakin itu. Karena kalau mereka bersaudara, mereka akan memiliki warna yang sama.


Dan ternyata dugaanku benar! Aku melihat keharmonisan antara dua naga itu. Mereka adalah pasangan naga dan juga orang tua Rexus. Aku mengerti kenapa Rexus sangat sedih saat dia melihat tulang itu walaupun mereka belum pernah bertemu sebelumnya.


Aku menonton keseharian pasangan naga itu. Ternyata mereka adalah pemimpin di hutan ini karena aku bisa melihat para binatang sihir yang ada di hutan ini sangat hormat pada mereka. Kalau di dunia nyata, singa dan harimau bisa menjadi Raja hutan. Tapi berbeda di dunia ini. Kedua naga ini adalah pemimpinnya, bahkan harimau pun tunduk pada mereka.


Lalu, suatu kejadian yang tidak menyenangkan merusak hari-hari mereka yang harmonis.


Adegan berganti.


Aku melihat bahwa para binatang sihir itu mengadakan pertemuan karena kejadian berbahaya yang akhir-akhir ini terjadi di hutan mereka.


"Beberapa kawanan kami menghilang dengan tiba-tiba akhir-akhir ini, Raja" lapor si ular.


"Apa yang terjadi?" tanya si naga hitam.


"Aku tidak tahu" jawab si ular menyesal.

__ADS_1


"Lapor Raja. Kami menemukan teman yang terluka. Sebelum meninggal, dia berkata bahwa manusia mulai berburu di daerah kita" kata si kancil yang tiba-tiba maju ke depan barisan.


Mata Naga hitam itu terbelalak dan perlahan menjadi merah.


"ROARRRRR!" dia mengeluarkan raungan keras. Raungan itu membuat angin di sekitarnya bergetar dan pepohonan bergoyang. Bahkan para binatang sihir yang sedang berkumpul itu tanpa sadar bergidik dengan tubuh gemetar karena ketakutan.


"Para manusia kurang ajar itu! Berani-beraninya mereka mengacaukan daerah kekuasaanku!" teriaknya marah. Lalu dia mengepakkan sayapnya dan terbang ke atas langit.


Aku melihat semua itu dengan ekspresi takjub. Ini benar-benar mengerikan. Aku tidak akan bisa hidup kalau berhadapan dengan naga seperti itu. Aku pasti akan mati dalam satu serangan dengan kekuatanku saat ini. Lagipula setelah mengamati semuanya. Aku sadar akan satu hal. Semua binatang sihir yang tinggal di daerah ini berperingkat tinggi! Mereka sangat cerdas dan bahkan berperilaku seperti manusia. Aku benar-benar tidak tahu kalau tempat berbahaya ini ada di dunia.


Adegan berganti lagi.


Kali ini aku melihat naga hitam itu berkeliling di atas langit. Kemudian sang naga menemukan jejak pertarungan. Dan dengan beruntung dia menemukan sekelompok manusia yang sedang berkemah. Naga hitam langsung mengamuk saat dia melihat sosok para manusia itu. Dia menyemburkan api hitam beracun miliknya dan meluluntahkan perkemahan. Beberapa manusia mati dengan tubuh meleleh. Melihat pemandangan di depannya, naga hitam merasa sangat puas.


Tapi tiba-tiba tubuhnya terjerat sesuatu yang aneh. Ya! Para manusia menggunakan perangkap untuk menjebaknya! Mereka menjebaknya dengan jerat yang terbuat dari batu anti sihir sehingga dia sama sekali tidak bisa menggunakan sihir di dalam tubuhnya.


"Kita berhasil menangkapnya! Astaga ramuan dan daging tingkat tinggi!"


"Sangat disayangkan para murid bodoh itu mati....Tapi semuanya sepadan dengan yang kita dapatkan. Lagipula mereka manusia yang tidak terlalu penting. Menggunakan mereka dalam rencana ini memang cukup bagus"


"Kita bisa membuat ramuan kuno sekarang"


Naga hitam yang mendengar percakapan para manusia semakin murka. Beginilah para manusia di mata binatang sihir tingkat tinggi sepertinya. Para manusia itu licik, jahat dan sangat serakah. Mereka benar-benar seperti kaum iblis. Lebih parahnya lagi mereka membunuh dan memburu kaum mereka untuk dimakan dan dijadikan ramuan. Itu semua benar-benar keji. Mereka adalah iblis!


Para manusia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Mereka menyerangnya. Walaupun itu sangat sulit karena naga itu terus memberontak dan sangat kuat. Walaupun tubuh naga itu penuh luka, dia akhirnya bisa melepaskan diri dari jeratan dan menyerang dengan kekuatan penuh. Ya, dia membalas dengan kejam. Naga hitam berpikir bahwa dirinya cukup unggul dan berada di ambang kemenangan.


Sampai akhirnya sekelompok manusia tua muncul. Para manusia tua itu ikut menyerang. Naga hitam sangat kewalahan. Dia tahu dia akan kalah dan memilih untuk melarikan diri. Tapi dia tidak bisa melarikan diri ke kaumnya karena itu akan membawa bahaya pada istri dan rakyatnya.


Sang naga memutuskan untuk melarikan diri sejauh mungkin dari hutan. Dia melakukan ini karena dua hal. Pertama, untuk menyelamatkan kaumnya. Kedua adala untuk tidak membiarkan dirinya mati di depan mereka. Atau mereka akan mengambil tubuhnya untuk dijadikan ramuan dan makanan, yang nantinya akan digunakan balik untuk bertarung dengan binatang sihir lainnya. Dia tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi.

__ADS_1


Akhirnya naga hitam itu berhasil melarikan diri dengan menyembunyikan dirinya di dalam tanah. Dia menggunakan rune kuno untuk melakukannya. Kalau Denis melihat kejadian ini, dia pasti kaget. Karena runo kuno yang digunakannya saat menyelamatkan Eva sangat mirip dengan yang satu ini.


Tapi sayangnya, naga itu sudah terluka parah. Di saat-saat terakhir dia tidak menggunakan mana untuk membuatnya bertahan hidup, tapi menggunakan mana terakhir untuk menghubungi si naga emas.


"Para manusia itu berencana menyerang hutan. Kalian harus menyelamatkan diri" ini adalah kata terakhir si naga hitam. Yang akhirnya sampai ke naga emas.


Ini adalah peristiwa terkahir sebelum akhirnya pemandangan di depanku menghilang.


Pemandangan di depanku pun berganti. Saat aku membuka mata, aku kembali ke bawah tanah.


"Apa yang kau lakukan manusia bodoh?!" aku mendengar suara Rexus yang berteriak padaku. "Kau begitu ceroboh! Kenapa kau sangat bodoh hiks...hiks.." aku bahkan mendengarkan dia terisak.


Ekspresiku melembut saat melihat telur kecil itu sangat khawatir padaku.


"Maafkan aku..." kataku lembut sambil menepuk kepalanya.


Aku pun berdiri dan mengamati tulang raksasa di depanku. Kelihatannya usaha naga hitam ini agak sia-sia karena naga emas itu tidak mengindahkan perkataan terakhirnya. Naga emas itu mengumpulkan seluruh penduduk hutan dan bertarung dengan pihak manusia. Lalu menjadi pihak yang kalah dan dikurung dalam ruang dimensi. Ini cukup menyakitkan untuk dilihat.


Rexus mengamati Eva, lalu matanya berbalik melihat tulang besar. Dia menganggukan kepala seperti memutuskan sesuatu. Lalu dia memanjat ke atas tulang dan menghisap sesuatu.


Aku melihat Rexus melompat ke arah tulang, lalu telur kecil itu menghisap semua racun. Ya, semua asap hitam itu terserap ke dalam tubuhnya. Aku sebenarnya cukup cemas. Walaupun Rexus adalah keturunan dari naga hitam ini, tetap saja dia memakan racun.


Tapi kurasa kekhawatiranku tidak berarti.


"Gulp!" Rexus selesai menghisap seluruh elemen racun pada tulang itu.


Lalu sesuatu yang aneh berubah padanya.


KREK! KREK! KREK!

__ADS_1


Timbul retakan pada cangkang telur miliknya. Makin lama retakan itu semakin besar


__ADS_2