Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 8 Konferensi Dunia


__ADS_3

Eva merasa sangat gugup saat dia melihat banyak sekali orang di tempat ini. Dia bahkan mengenal semua dari mereka. Mereka adalah teman dan musuh-musuhnya.


"Oh, kau sudah besar" Raja Elf cahaya tiba-tiba mendekati Eva.


"Oh, halo tuan. Lama tidak bertemu" jawab Eva sopan.


Melihat interaksi Eva dengan Raja Elf, semua orang mengernyit bingung. Mereka semua bertanya-tanya bagaimana Eva bisa akrab dengan para elf. Pasalnya dia juga akrab dengan Raja Elf gelap.


Raja Elf Cahaya, Vien, mengangkat tangannya. Dia berniat untuk mengelus kepala Eva. Tapi Ren datang dan menepis tangannya dengan kasar. Lalu Ren mulai menatap Vien dengan tatapan tajam. Vien membalas tatapannya sambil tersenyum. Arus-arus listrik pertengkaran muncul dan suasana menjadi semakin canggung.


"Jauhkan tanganmu" kata Ren.


"Apa yang salah ? Aku hanya ingin menyapa teman lamaku" jawab Vien.


Eva yang berada di tengah-tengah, menundukkan kepalanya malu. Dia sekarang menjadi pusat perhatian karena hal-hal yang bodoh.


Enell langsung bertindak cepat. Dia menarik Eva, memegang tangannya. "Ayo kesana" Sebelum berbalik pergi dia menatap Ren dan Vien dengan tatapan melotot.


Sebagai ayah, dia akan melindungi putrinya. Apalagi Enell merasa ada banyak predator yang berusaha mendekati dan menganggu putrinya. Pria-pria itu benar-benar seperti parasit. Dia tidak menyukainya. Lebih tepatnya, sebelum mengambil putriku kau harus melangkahi mayatku dulu. Itu yang ada di pikiran Enell. Dia akan menjaga Eva dari semua predator di tempat ini termasuk elf bodoh itu.


"Sepupu, kau benar-benar populer" pangeran Erick berbisik padanya dengan nada menggoda.


Eva langsung memukul kepalanya dengan cepat. Walaupun Erick lebih tua darinya, entah mengapa Eva selalu ingin memukulnya karena pria itu sangat menyebalkan.


"Ehem" Reinell terbatuk-batuk kecil. "Bisakah kita mulai? Aku benar-benar sibuk" katanya.

__ADS_1


Ren dan Vein menyudahi obrolan mereka dan kembali ke kelompok mereka masing-masing.


"Ada pihak yang bilang bahwa dia tahu sumber dari semua ini. Siapa itu?" tanya Reinell to the point.


"Aku mengetahui beberapa hal" jawab Ren. Sekarang semua mata tertuju padanya.


Ren mengeluarkan alat sihir miliknya. Lalu alat itu memunculkan gambar peta seluruh dunia di udara kosong. Di dalam peta besar itu ada enam titik merah mencolok.


Ren menjelaskan bahwa dia menemukan enam lingkaran sihir aneh yang tersebar di seluruh dunia. Dia sudah mengecek keenam lingkaran sihir itu. Tapi dia tidak bisa masuk lebih jauh karena ada sihir pelindung yang melindunginya. Lalu membutuhkan banyak waktu untuk menerobos semua lingkaran sihir. Mungkin beberapa tahun sampai dia menghapus semuanya.


"Apa hubungannya lingkaran sihir dengan penyerangan para binatang sihir?" tanya Gord.


"Kalian lihat bentuk keenam lingkaran sihir ini".


Semua orang fokus ke titik merah besar itu dan mereka menemukan bahwa keenam lingkaran sihir membentuk pola lingkaran. Lingkaran itu hampir menutup seluruh daratan yang berada di dalam peta.


Ren menjelaskan bahwa keberadaan sihir ini sangat aneh. Dan dia belum pernah melihatnya sama sekali seumur hidupnya.


"Mungkin ini sihir kuno?" Reinell berpendapat. "Tapi siapa pelakunya? Kenapa dia melakukan hal seperti ini?"


"Mungkin memang sihir kuno. Yang aku tahu kita hanya harus menghancurkan keenam lingkaran sihir itu untuk membuatnya lenyap. Dan si pelaku mungkin ingin menghancurkan dunia"


"Menghancurkan dunia?" Reinell langsung menatap seluruh penyihir gelap. Dia tahu bahwa hanya mereka yang mungkin memiliki tujuan jahat seperti itu.


"Jangan melihat kami seperti itu" potong Ren. Dia mengeluarkan satu bangkai binatang dari ruang dimensi miliknya. "Lihat saja. itu bukan sihir gelap. Aku bisa melihat sisa-sisa sihir cahaya di bangkai binatang sihir ini"

__ADS_1


Reinell dan yang lainnya segera mengeceknya. Dan perkataan Ren benar. Reinell bahkan masih bisa melihat sisa sihir cahaya di pembuluh darah binatang sihir ini.


"Tidak mungkin..." gumam Reinell tak percaya. "Tidak mungkin penyihir cahaya melakukan semua hal ini"


"Aku tidak menuduh pihak manapun" potong Ren. Lalu dia menatap semua orang. "Perdebatan tentang pihak mana yang salah tidak penting sama sekali sekarang. Kita mengadakan konferensi ini karena ingin bekerja sama. Bukan menyalahkan satu sama lain"


"Jadi intinya?" Denis mengernyitkan keningnya.


"Mari bekerja sama" Ren tersenyum kecil. "Kita bisa bekerja sama dengan membuat masing-masing enam kelompok. Lalu setiap kelompok menuju ke tempat yang berbeda untuk menghancurkan lingkaran sihir ini. Kita semua adalah teman sekarang, bukan musuh. Jadi kuharap jangan berkelahi satu sama lain"


Ruangan itu hening. Beberapa orang berpikir keras karena mereka masih tidak setuju untuk bekerja sama dengan musuh bebuyutan mereka. Tapi mereka dipaksa oleh situasi untuk melakukan hal itu. Dan akhirnya mereka semua mengangguk setuju.


Akhirnya mereka berunding bagaimana membentuk enam kelompok berdasarkan persetujuan semua orang. Akhirnya mereka menggunakan sistem undian untuk menentukan peserta yang ikut.


Jadi setiap pihak mendaftarkan tokoh-tokoh penting dalam misi ini untuk ikut berpatisipasi. Kerajaan Well menambahkan Lilac. Kerajaan Kano menambahkan dua orang penyihir lagi. Menara sihir menambahkan seluruh Dean untuk ikut berpatisipasi. Raja Elf menambahkan lima prajurit elf terkuat. Reinell menambahkan lima prajurit terkuatnya juga.


Kelompok 1 terdiri dari Denis dan rombongannya dari Kerajaan Well. Beberapa Dean dari Menara Sihir juga akan masuk ke kelompok ini. Jendral besar istana tidak akan ikut karena dia ditugaskan untuk menjaga ibukota.


Kelompok 2 terdiri dari Sayn dan orang-orang dari organisasinya. Lalu organisasi penyihir gelap juga bergabung dalam kelompok ini. Anehnya, Lilac yang berasal dari kerajaan Well masuk ke dalam kelompok ini. Sehingga dia merasa tidak nyaman.


Denis ingin membantunya dengan membawanya ke kelompoknya. Tapi Lilac menolak, karena itu akan menjadi tidak fair. Semuanya ditentukan dengan sistem undian pada akhirnya. Dia tidak ingin membuat kerajaan Well menjadi pusat kebencian. Lagipula tidak masalah bergabung dengan kerajaan musuh karena mereka semua menjadi teman sekarang.


Kelompok 3 terdiri dari unit penting dari Menara Sihir, seperti Dean Wason, Robert, Charlotte dan beberapa Dean. Pangeran Erick masuk dalam kelompok ini dan berpisah dari yang lainnya. Dia merasa sedih, tapi mau bagaimana lagi.


Kelompok 4 terdiri dari Raja elf cahaya, Vien bersama beberapa prajurit elf dan dua orang bawahan Reinell.

__ADS_1


Kelompok 5 terdiri dari Reinell bersama tiga bawahannya. Lalu beberapa prajurit elf cahaya juga bergabung dalam kelompoknya.


Kelompok 6 terdiri dari Enell, Eva, Rexus dan Ren. Kerajaan Albion tidak berniat untuk menambah partisipan karena misi ini berbahaya. Mereka merasa tidak ada pihak yang cukup kuat untuk ikut berpatisipasi.


__ADS_2