Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Petualangan Rexus


__ADS_3

Cerita sebelumnya:


Rexus memutuskan untuk menetap di hutan elf karena Damian ingin melatihnya. Damian akan mengajari nya cara untuk mempelajari sihir naga. Harusnya seperti itu, tapi Rexus hanya harus bersih-bersih setiap harinya. Sehingga naga kecil itu merasa bosan karena naga besar itu menjadikan nya sebagai tukang bersih-bersih.


***


Rexus sudah tinggal selama dua minggu di goa Damian. Tapi dia tidak mempelajari apapun yang berhubungan dengan sihir. Setiap harinya, Damian hanya menyuruhnya untuk membersihkan goa setiap pagi dan malam. Lalu berburu binatang sihir untuk dimakan. Intinya dia bekerja sebagai tukang bersih-bersih dan tukang masak di tempat itu.


Rexus merasa kesal karena ini bukan tujuan utamanya untuk bersama naga tua itu. Dia ingin berlatih dan menjadi lebih kuat. Tapi karena Rexus masih sangat kecil dan polos, dia menahan perasaan nya dan melakukan apa yang diperintahkan dengan cepat.


Padahal saat tinggal dengan gadis manusia itu, dia selalu bersantai dan tidak pernah bekerja seperti ini. Dia hanya menghabiskan waktunya untuk tidur dan makan. Entah kenapa Rexus merindukan kehidupan itu dan dia merindukan gadis manusianya.


Tiga minggu berlalu, Rexus masih melakukan kegiatan yang sama seperti biasanya. Pagi ini dia harus membersihkan goa. Lalu mengantarkan sarapan untuk Damian.


Waktu sarapan pun tiba, dan dia harus membangunkan naga tua yang selalu tidur setiap hari itu. Rexus sangat iri padanya karena naga itu selalu menghabiskan waktunya untuk tidur tanpa melakukan apapun.


Tapi ada sesuatu yang aneh. Biasanya saat Rexus datang, Damian sudah menyadari kedatangan nya dan membuka matanya. Tapi hal itu tidak terjadi kali ini.


Dengan ekspresi bingung, Rexus mendekati Damian. Sampai naga kecil itu hanya berjarak beberapa centimeter dari hidung Damian.


"Kakek Tua, aku mengantarkan sarapan" kata Rexus. Suaranya cukup keras dan bergema di goa yang sangat sunyi itu.


"..."


Tapi Damian tidak merespon dan masih tertidur.


Ekspresi Rexus semakin bingung. Bahkan dia merasa sedikit cemas. Dia mulai melompat ke atas kepala Damian dan menyentuh naga tua itu dengan sayapnya.

__ADS_1


"Kakek tua, hei! Apa kau baik-baik saja?" katanya.


"...."


Tapi masih tidak ada respon sedikit pun.


Ekspresi Rexus langsung berubah panik seketika.


Rexus tahu, walaupun naga itu besar dan berumur panjang. Mereka tidak abadi. Konsep kematian juga ada untuk mereka. Saat memikirkan hal itu, Rexus benar-benar takut.


"Kakek tua, kau tidak mati kan?" Rexus bergumam tanpa sadar.


Lalu secara ajaib, Damian membuka matanya dengan lemah dan berkata. "Aku tidak mati"


Rexus yang merenung langsung tersentak. Naga kecil itu langsung turun dengan cepat dari kepala Damian. Naga kecil itu berharap bahwa Damian tidak marah karena dia sudah menginjak kepalanya.


"..."


Rexus tidak menjawab karena dia tidak tahu bagaimana merespon perkataan Damian. Tapi dia mengangguk pelan dengan ekspresi polos.


Damian mendengus. Dia tahu bahwa Rexus tidak peduli. Tapi dia tidak marah sama sekali. Naga tua itu mengeluarkan sebuah ramuan berwarna hitam pekat dan memberikannya pada Rexus.


"Minum ini, kemudian serap mana yang ada di dalamnya. Ramuan ini akan membantu menstabilkan mana naga yang ada di dalam tubuhmu" kata Damian.


Mata Rexus langsung berbinar. Akhirnya dia tidak perlu lagi bersih-bersih dan memasak makanan. Dia akhirnya berlatih!


Rexus dengan cepat menyerap seluruh mana dalam ramuan itu. Dia sedikit tersentak saat tahu ada banyak sekali gumpalan mana. Dia tidak akan bisa menyerap nya sekaligus karena perut kecilnya sama sekali tidak cukup.

__ADS_1


Jadi dia mulai melipat tubuhnya dan tertidur tanpa sadar. Dia jatuh tertidur dalam keadaan mana yang sangat bergemuruh di dalam tubuhnya. Efek ramuan ini bahkan lebih kuat dari ramuan yang Eva dapat kan dari Domain sihir. Rexus tidak tahu fungsi dari ramuan itu. Yang dia tahu ada banyak sekali mana di dalamnya dan dia tidak mampu untuk menyerap semuanya.


Rexus tertidur selama sebulan lebih. Damian mengamati perkembangan naga kecil itu. Saat Rexus mulai tidur tanpa sadar ada dua bayangan mana yang keluar dari tubuhnya. Mana gelap dan mana emas.


Rexus memiliki dua kemampuan. Damian yakin bahwa kemampuan utama Rexus adalah racun. Tapi dia tidak mengetahui kemampuan keduanya. Dia sudah hidup selama ribuan tahun, tapi dia belum pernah melihat mana berwarna emas. Dia masih bingung dengan kemampuan kedua naga kecil itu.


Dua hari kemudian, akhirnya Rexus tersadar. Dia berhasil menyerap seluruh mana dari ramuan itu.


"Kerja bagus" Damian memuji nya.


"Terima kasih" Rexus menjawab. Dia mulai bangkit dan merasa sesuatu yang aneh pada tubuhnya. Dia merasa tubuhnya sangat tidak nyaman untuk digerakan. Lalu kenapa kakinya bertambah panjang?


Rexus langsung terbang keluar. Lalu dia mencari danau dan melihat pantulan dirinya di danau itu.


Tubuhnya semakin besar sekarang. Itu hanpi seukuran domba. Dengan tubuh sebesar itu, dia tidak akan bisa tidur di tas rotan milik Eva lagi. Dia juga tidak bisa tidur di atas kepalanya.


Selain tubuhnya yang bertambah besar, sebagian tubuh nya juga berubah drastis. Awalnya penampilan nya mirip dengan kadal, dengan sayap kecil dan ekor panjang. Tapi sekarang, kedua sayapnya tidak lagi kecil. Itu menjadi besar. Mata emasnya semakin terang sehingga terlihat mencolok dengan kulitnya yang hitam.


Ekornya semakin membesar dengan list emas yang membelah seluruh tubuhnya, dari ujung kepala sampai ujung ekor. Lalu ada tonjolan kecil di atas kepalanya. Tonjolan itu masih belum tumbuh. Tapi dia tahu bahwa itu adalah tanduk. Dia akan memiliki dua tanduk di masa depan. Berbeda dengan Damian yang hanya memiliki satu tanduk besar di kepalanya.


Setelah puas melihat penampilan barunya, Rexus kembali ke goa dan menatap Damian dengan bangga. Dia menatap Damian seolah-olah mengatakan "Hei, aku bukan kadal lagi. Aku adalah naga"


Rexus juga tidak sabar ingin menunjukkan penampilan barunya pada Eva dan semua orang. Setelah melihat penampilan nya kali ini, mereka pasti akan terkejut. Dan tidak akan ada lagi yang memanggil nya kadal.


Damian hanya tersenyum kecil saat mendengar perkataan Rexus. Kemudian, naga tua itu mengajarinya cara menggunakan sihir. Dia hanya akan diajarkan cara untuk mengedarkan mana saja hari ini. Damian akan mengajari nya lebih saat dia sudah memahami konsep mana dalam tubuhnya.


"Aku akan bekerja keras!" Rexus menguatkan tekadnya. Dia akan berlatih keras dan membuat dirinya menjadi naga yang perkasa. Tapi Rexus masih bingung, kenapa dia harus bersih-bersih dan memasak masakan selama ini. Kegiatan itu sama sekali tidak berkontribusi pada pelatihan sihirnya.

__ADS_1


Rexus mengira dia akan berhenti melakukan tugas pelayan itu saat pelatihannya dimulai. Tapi itu tidak benar! Dia masih harus bersih-bersih setiap pagi dan malam. Dia juga harus memasak makanan tiga kali sehari! Rexus hanya bisa mengeluh dalam hatinya. Tapi dia tetap melakukan pekerjaan rumah itu, karena Rexus tidak berani melawan Damian.


__ADS_2