Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 6 Mahluk Asing


__ADS_3

Ada mahluk yang lebih tinggi di dunia ini. Mahluk yang bisa menciptakan dimensi dan juga menciptakan mahluk-mahluk hidup lain yang derajatnya lebih rendah. Mereka adalah Dewa. Mahluk dengan tingkat kekuatan yang sangat tinggi di alam semesta.


Ada banyak sekali dewa di seluruh alam semesta. Masing-masing dewa akan membuat dunia mereka sendiri. Dan dewa lain tidak berhak untuk ikut campur di dunia dewa lainnya. Mereka harus bertanggung jawab dengan dunia mereka sendiri.


Dunia dalam novel yang dibaca oleh Eva adalah salah satu dunia dari banyak dunia yang dibuat oleh para dewa. Ada empat orang dewa yang membuat dunia ini. Dan keempat dewa ini mewujudkan diri mereka sendiri dengan wujud binatang kecil.


Di salah satu kediaman dewa, duduk seekor kucing putih buntal dengan bulu yang sangat cantik. Kucing itu merebahkan dirinya dengan santai sambil melihat layar monitor yang mengambang di atas kepalanya.


"Dia sudah bertualang sampai sejauh ini..." kucing putih itu bergumam sambil menggaruk kepalanya.


Tiba-tiba sebuah siluet samar muncul di depannya. Siluet itu secara bertahap semakin jelas dan menampakkan sosok seekor anjing kecil yang cantik.


"Apa kau tidak akan datang ke pertemuan para dewa lagi, Eve?" anjing kecil itu bertanya pada dewa kucing yang bernama Eve ini.


"Aku terlalu malas bertemu Gior" jawab Eve dengan mata malas sambil melambaikan cakar kucing nya.


"Nah, aku tahu kau akan menjawab seperti itu. Gior dan Geka memang pasangan yang menyebalkan. Tapi kita tetap harus hadir. Aku mendengar mereka menemukan penyusup lagi"


"Eh?" mendengar kata penyusup, Eve langsung tersentak. Dia memutar matanya dengan gugup seakan-akan dia menyembunyikan sesuatu. "Aku tidak pernah tahu bahwa akan terjadi lagi..."

__ADS_1


"Karena itu kau harus datang! Setidaknya di pertemuan kali ini" anjing kecil itu berkata.


"Baiklah...." Eve akhirnya menyerah. Dia mengikuti anjing kecil itu keluar dari kamar nyamannya.


Mereka berteleportasi ke ruangan lainnya. Ruangan itu serba putih tanpa terlihat ujungnya sama sekali. Lalu di tengah-tengah ruangan ada meja kayu dengan empat kursi yang mengelilingi nya. Dua kursi sudah terisi dengan sepasang rubah kecil. Sementara dua kursi lainnya adalah milik dewa kucing dan dewa anjing.


"Kau benar-benar datang?" Dewa rubah yang bernama Gior berkata dengan nada tak percaya. Dia menatap si anjing kecil. "Kerja bagus, Luke" dia mengangkat kaki depannya.


Dewa anjing kecil yang bernama Luke menganggukan kepalanya sambil tersenyum bangga. Sementara Eve hanya mendengus kesal dengan mata kucingnya.


Dewa Rubah bernama Gior itu mulai menerangkan situasinya.


Mahluk asing yang dimaksudkan adalah para manusia yang datang dari dunia lain, mereka disebut dengan manusia transmigrasi. Mereka bukanlah hal yang baik di mata para dewa. Mereka adalah mata-mata yang biasanya dikirim oleh dewa lainnya untuk menyusup ke dalam dunia milik dewa lain dan membuat kekacauan.


Saat para mahluk asing ini datang ke suatu dunia, mereka akan secara otomatis mendapatkan kekuatan dari dewa yang mengirim mereka. Dan untuk kasus ini, mahluk asing itu bisa menggunakan sihir gelap dan menurunkan kekuatan itu pada keturunan mereka.


Sebenarnya sihir gelap itu tidak ada sama Sekali. Keempat dewa ini tidak pernah membuat sihir seperti itu. Sihir itu di bawa oleh para mahluk asing sejak ribuan tahun lalu dan mengacaukan ekosistem mereka. Bahkan salah satu ras yang mereka ciptakan mulai berkhianat dan mengikuti para mahluk asing untuk mempelajari sihir gelap, mereka adalah elf gelap.


Elf gelap dulu sebenarnya tidak ada. Mereka adalah ras yang sama dengan ras elf cahaya. Tapi karena sejarah yang panjang, penatua mereka mempelajari sihir gelap dan membuat seluruh ras mereka dikutuk oleh dewa. Tubuh mereka menjadi gelap, berbeda dari elf lainnya dan sifat kejam yang mereka miliki juga lebih besar. Setelah ras elf gelap muncul, ras elf cahaya pun muncul. Ras elf cahaya dibuat oleh para dewa untuk melawan ras elf gelap, agar menciptakan keseimbangan pada dunia. Jadi asal mula nya ras elf cahaya dan elf gelap adalah satu.

__ADS_1


Para dewa tidak tahu siapa yang mengirim mahluk asing itu ke dunia mereka dan mulai membawa elemen lainnya yang mengacaukan keseimbangan. Kalau mereka tahu, mereka ingin memarahinya. Tapi sayang nya dia menutup jejaknya dengan sangat rapat. Bahkan para mahluk asing itu tidak tahu siapa dewa yang sudah mengirim mereka ke dunia ini.


Walaupun para mahluk asing mulai mengacaukan dunia, dewa tidak bisa turun ke dunia untuk menghadapi mereka secara langsung. Kalau dewa benar-benar turun ke dunia yang telah mereka buat, dunia itu akan hancur. Karena itulah tercipta para utusan dewa yang bisa berkomunikasi dan mendapatkan berkat lebih dari dewa. Utusan ini adalah elf cahaya dan juga para penyihir cahaya. Para utusan ini dipergunakan untuk mengusir para mahluk asing.


Setelah ribuan tahun, akhirnya para mahluk aisng itu mulai lenyap. Tapi ternyata mereka meninggalkan jejak di dunia. Mereka memiliki keturunan. Para dewa tidak bisa berbuat apapun dengan keturunan mereka. Karena menurut hukum dewa, para keturunan dari mahluk asing itu masih mahluk yang diciptakan di dunia mereka. Jadi para dewa tidak bisa mengusirnya.


Dewa kucing, Eve, melihat layar monitor takut-takut. Dia takut bahwa mahluk asing itu adalah Eva. Bagaimana pun juga jiwa Eva berasal dari dunia lain, walaupun tubuhnya berasal dari dunia ini. Keberadaannya pasti membuat keseimbangan sedikit rusak dan membuat curiga para dewa. Oleh karena itu, Eva bisa menguasai enam elemen. Itu adalah salah satu bentuk keseimbangan. Eva asli di dalam novel tidak mempunyai bakat seperti itu, terutama sihir cahaya dan sihir lainnya. Lagipula Eve mengirim Eva ke dunianya karena dia menyukai jiwanya. Dia hanya ingin berbuat baik dan memberikan kesempatan hidup kepada gadis itu.


Tapi Eve mendesah lega. Sosok di layar monitor itu bukan Eva, melainkan seorang anak laki-laki dengan jubah hitam.


"Siapa sih yang sudah mengirim mereka? Bagaimana bisa ada mahluk asing lainnya yang menyusup setelah ratusan ribu tahun?" kata Eve sambil melambaikan cakar kucing nya.


"Kali ini hanya ada satu penyusup. Aku juga tidak punya petunjuk siapa dewa yang sudah mengirim nya. Kenapa dewa itu menargetkan dunia kami?" kata dewi rubah bernama Geka. Dia adalah pasangan Gior. Suara manisnya mengisi seluruh ruangan.


"Apa kita harus mempersiapkan utusan juga?" Luke bertanya.


"Kurasa kita harus memberitahu utusan elf dan juga manusia bahwa ada mahluk asing yang mulai menyusup lagi. Sehingga mereka bisa bersiap-siap" Gior berkata.


Ketiga dewa lainnya mengangguk. Mereka harus mengusir mahluk asing yang masuk ke dunia mereka dengan cepat atau keseimbangan dunia akan terganggu lagi. Untungnya sekarang hanya satu orang yang menyusup.

__ADS_1


__ADS_2