Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat
Bab 8 Permulaan "Putri Penyembuh"


__ADS_3

Beberapa tahun berlalu.


Di kerajaan Albion, di ruang bawah tanah. Bunyi-bunyi berderak dari lempengan besi berderu di seluruh ruangan.


Seseorang dengan rambut emas panjang bergelombang sedang memotong besi-besi dengan laser api di tangannya. Dia memiliki kacamata aneh yang berfungsi sebagai pelindung mata dan juga masker tebal yang sangat aneh juga.


Sosok itu tak lain adalah Eva yang sedang sibuk melakukan penelitian untuk Golem terbarunya.


BANG! Pintu ruangan bawah tanah terbuka dan terbanting ke dalam. Seorang pemuda berlari ke arahnya.


"Iblis kecil itu mengangguku lagi. Tolong aku!" pemuda itu berteriak sambil bersembunyi di belakang punggungnya.


Tak lama kemudian, sosok kecil juga masuk. Pipinya yang memerah dan chubby bergerak saat dia tertawa bahagia. "Paman Erick, jangan lari. Ayo main~" dia memegang pistol perak di tangannya.


Mereka berdua tidak lain adalah Pangeran Erick, yang sudah menjadi pria dewasa, dan Evan yang sudah berumur lima tahun.


Eva merenggut kesal. Dia menatap kedua orang itu cemberut. "Bisakah kalian tidak mengangguku disini? Aku sedang bekerja" Dia menunjuk Erick. "Berhentilah bersikap bodoh. Evan hanya anak kecil"


"Aku tidak mau menggangumu dan aku sama sekali tidak bodoh!" pangeran Erick membantahnya. "Aku tidak tahan lagi bermain dengannya. Siapa yang mau bermain dengan senjata sihir seperti itu? Dia hanya ingin menjadikanku target menembaknya!" protes pangeran Erick.


Dia merasa dilema. Awalnya semuanya baik-baik saja. Di tempat ini hanya sang ayah yang menindasnya. Selain itu, tidak ada yang berani melakukan perbuatan kurang ajar seperti itu padanya.

__ADS_1


Lalu bayi kecil yang lugu dan lucu itu tumbuh menjadi lebih besar. awalnya baik-baik saja. Dia adalah bayi yang lucu dan Erick suka menemaninya bermain-main. Sampai Bayi itu berubah menjadi lebih besar dan mulai menjadikannya target dari senjata sihir barunya.


Pasalnya, Eva selalu membuat senjata sihir aneh. Dan dia selalu memberikan prototipe dari senjata itu kepada Evan. Evan sangat menyukainya. Dia sering bermain dengan itu dan mencari Erick sebagai target bermainnya.


Tapi itu tidak baik-baik saja untuknya. Dia harus menanggung rasa sakit yang menyakitkan saat Evan mulai menjadikannya target. Terlebih lagi dia tidak bisa membalas perbuatan Evan terlalu serius. Kalau kurcaci kecil itu terluka, Erick yakin semua orang akan membunuhnya.


Eva menatap adik kecilnya itu dengan tatapan serius. "Evan"


"Ya, kakak" Evan langsung tegang. Iblis kecil itu takut pada kakak perempuannya entah kenapa.


"Jangan menganggu paman Erick lagi oke?"


Evan merenggut sedih. "Tapi Evan hanya ingin bermain dengannya..."


Evan menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Tidak. Evan sayang paman. Evan tidak pernah mau melukai paman." Lalu dia menatap Erick dengan mata anjingnya. "Apa paman membenci Evan?" bocah itu hampir menangis.


Erick merasa tersentuh. Dia dengan cepat mengambil kurcaci kecil itu dan menggendongnya. "Paman tidak pernah membenci Evan. Paman mau bermain dengan Evan tapi jangan menjadikan paman target dari senjata sihir oke?"


Evan mengangguk pelan. Lalu dia memeluk leher Erick dengan erat.


Konflik terselesaikan. Keduanya meminta maaf pada Eva karena sudah menganggunya. Eva hanya mendesah lega, dia merasa seperti seorang ibu yang memarahi dua orang anak nakal. Walaupun Erick lebih tua darinya, pria itu benar-benar masih bersikap seperti anak kecil.

__ADS_1


Eva sudah tinggal selama kurang lebih lima tahun di kerajaan ini. Jujur saja, dia tidak pernah menduga bahwa kehidupannya akan sampai di tahap ini.


Saat mereka pindah untuk pertama kalinya, Raja Albion sangat menyambut mereka semua. Tapi para bangsawan terlihat tidak senang. Mereka menurut hanya karena keinginan Raja.


Eva dan keluarganya menginap di istana. Raja Albion memberikan mereka masing-masing kamar pribadi. Kecuali untuk Evan karena dia masih bayi.


Lalu pertemuan antara Raja Albion dan Emerta juga tidak terlalu menegangkan. Raja Albion meminta maaf lagi dan menangis. Sampai akhirnya Emerta berkata dia memaafkannya. Dan pria tua itu berhenti menangis. Tapi dia mulai menangis lagi saat memeluk putri dan cucunya. Tapi ini adalah tangisan haru.


Raja Albion adalah kakek yang sangat baik. Eva menyukai kakek baik hati itu. Tapi tubuhnya sangat lemah dan dia sakit-sakitan. Karena hal itulah, semua bangsawan di kerajaan itu mulai panik. Dan meminta Erick untuk segera mempersiapkan tahtanya.


Eva yang mengetahui hal itu mulai merawat sang kakek dengan sihir cahayanya. Sihirnya benar-benar efektif. Dia membuat Raja Albion hidup sampai sekarang dan membuat pria tua iti lebih lincah di umurnya yang menipis. Tapi tetap saja, manusia tidak bisa melawan umur. Walaupun sang kakek terlihat sehat sekarang, dia bisa dipanggil kapan saja oleh para dewa.


Berita bahwa Eva ada penyihir cahaya menyebar di seluruh istana. Awalnya tidak semua orang yang tahu bahwa Eva bisa menggunakan sihir cahaya dan sihir gelap. Mereka hanya tahu tentang skandal Raja Albion memiliki keturunan dengan perempuan penyihir gelap.


Lalu para bangsawan itu berbondong-bondong memohon pada Raja, agar Eva bisa membantu sanak keluarga mereka yang sakit. Eva tidak menolak. Dia mulai menyembuhkan orang-orang sakit dari keluarga bangsawan itu tanpa bayaran apapun selama mereka orang baik. Akhirnya, sikap para bangsawan itu kepada mereka berubah. Mereka menghormati dan menyukainya. Mereka juga mulai menyukai Enell karena memiliki skill memimpin dan perang yang sangat mumpuni.


Berita bahwa cucu Raja adalah penyembuh mulai tersebar di seluruh kerajaan. Setiap orang mulai pergi ke istana untuk memohon pengobatan. Raja tidak bisa mengambil keputusan apapun. Dia menyerahkan semuanya kepada cucunya.


Akhirnya Eva mulai turun ke jalanan untuk menyembuhkan orang yang membutuhkan. Raja membuat kannya tempat di luar gerbang istana. Semacam tenda penyembuhan. Dan Eva bisa menyembuhkan sekitar sepuluh orang setiap minggunya disana. Tentu saja Eva juga memilih siapa pasiennya. Dia tidak akan pernah mau menyembuhkan orang jahat.


Karena itulah dia mendapat julukan "putri penyembuh". Jadi ada semacam informasi disana. Jika anda sedang sakit, anda bisa mencari Putri Penyembuh untuk disembuhkan.

__ADS_1


Tapi tetap saja, Eva tidak akan bisa menyembuhkan orang yang hampir mati. Dan untungnya dia mempunyai mana yang sangat besar dalam tubuhnya. Sehingga menyembuhkan ratusan orang dalam seminggu sama sekali bukan masalah untuknya.


__ADS_2