
" emang tuan, engga bisa ke sini.. ?? " ( dita) ia berucap lirih.
" engga bisa saya lagi di luar.. ?? " ( bagas) dengan tegas.
" oh, gitu ya,saya kira tuan, engga lagi di luar kota,soal nya jelita engga biasa nya rewel mungkin dia kangen dengan tuan, biasa nya kan dia selalu dekat dengan tuan,gimana kalau vidio cal, biar sedikit tenang. " ( dita) yg kangen bukan, hanya jelita tapi diri nya pun kangen, ia ingin melihat wajah bagas, yg sudah beberapa hari engga bertemu dengan nya.
tanpa banyak kata, bagas pun menutup panggilan nya, dan beralih ke vidio cal.
dita pun menghela napas nya, ia langsung menekan tombol hijau, dan terpanjang lah wajah bagas, laki laki yg ia rindu kan, ia menatap wajah bagas.
" mana jelita nya. ?? " ( bagas) .
" ah.. , iya, saya ke kamar dulu.. ?? " ( dita) ia sedikit gelagapan, ia pun menuju ke kamar nya, dan benar saja jelita sedang menangis, dita pun mengarah kan kamera nya, ke arah jelita.
" sayang ini papah..?? " ( Bagas)
tangisan jelita pun berhenti, ia menatap sang papah yg terpangpang di layar hendphone, jelita menatap sang papah.
" jangan rewel ya sayang, kasihan mba dita , sekarang kamu tidur,kalau papah ada waktu papah akan berkunjung ke sana, doa kan papah, supaya cepet selesai urusan papah sama mamah kamu.. ?? " ( bagas)
seperti mengerti jelita pun tersenyum ke arah bagas.
" iya udah sekarang kamu tidur ya.. ?? " ( bagas) ia tersenyum, ramah ke arah sang anak.
" iya udah papah tutup ya nak, kamu istirahat, assalamu'alaikum.. ?? " ( bagas) ia menutup sambungan telpon nya .
setelah sambungan telpon tertutup, dita menghela napas nya, padahal ia masih ingin, melihat wajah bagas, ia ingin mengobrol lebih lama lagi, dengan bagas, tapi apa daya, bagas sama sekali tidak mempeduli kan nya, bagas begitu cuek.
ia juga kesal, di saat bagas, bilang diri nya mba, bukan mamah, tapi ia akan membiasa kan, jelita untuk memanggil diri nya mamah.
ia benar benar sudah jatuh cinta terhadap bagas, lambat laun bagas akan jatuh ke peluk kan nya.
__ADS_1
dita pun segera membuat kan susu untuk jelita, tak menunggu waktu lama, jelita pun tertidur, setelah di beri susu, demam nya pun sedikit mereda.
di kediaman bagas, setelah makan malam, mereka mengobrol, tentang usaha kecil nya, sedang kan bagas, asyik bermain dengan anak anak nya, kegiatan bagas, tidak luput dari pandangan iya.
iya memperhati kan bagas, penuh dengan ke kaguman.
" iya Allah, anday saja mas bagas, itu suami aku, mungkin aku bahagia.. ? " ( iya) ia berbicara dalam hati.
iya pun menghela napas nya, ia buru buru mengalihkan kan pandangan nya, ke arah Kayla, dan kaka nya, karena ia takut, kalau terus terus san, melihat wajah bagas, bisa bahaya, ia akan di tegur oleh sang kaka, jangan sampai itu terjadi, kalau itu terjadi, ia akan di suruh diam di kontrakan, jangan sampai itu terjadi.
waktu sudah menunjuk kan pukul 09 malam, kesya sudah pergi ke kamar nya, karena ia sudah mengantuk.
" sayang, bahas itu nya, lanjut besok aja, sekarang kita tidur, udah malam, kasian dede kian, mungkin dia udah ngantuk, bukan dede kian aja, tapi aku juga sudah ngantuk sayang.. ?? " ( bagas) dengan tatapan memelas, membuat yg berada di sana, merasa gemas dengan wajah bagas, yg memelas seperti itu.
" iya nak, sekarang kita istirahat aja, kita lanjutan besok aja, pembahasan nya.. ?? " ( ibu hanin)
" iya udah, kita istirahat.. ??" ( Kayla ) karena ia juga sudah lelah, dan melihat sang anak yg sudah rewel.
iya dan ira pun, masuk ke dalam kamar, iya langsung merebah kan tubuh nya, dan di ikuti oleh ira.
" iya. ?? " ( ira) ia menoleh ke arah sang adik.
" iya teh. ?? " ( iya) ia menoleh ke arah sang kaka.
" sekali lagi, teteh peringat kan ke pada kanu, jangan pernah kamu punya pikiran untuk merebut tuan bagas, karena semakin kamu mengejar,tuan bagas, akan membenci kamu,teteh sudah hapal dengan karakter tuan bagas, jadi sesekali kamu melakukan itu, kalau sampai itu terjadi, kamu sendiri yg akan kena akibat nya, tapi bukan hanya kamu,teteh juga bakal kena imbas nya, teteh engga mau , kalau itu sampai terjadi, kita mau hidup di bawah lagi, untuk makan aja kita susah, sekarang kita sudah enak, teh Kayla yg sudah mengangkat derajat kita, setidak nya kita tidak perlu mengontrak lagi, bahkan untuk makan sehari hari pun kita tidak perlu memikir kan nya, semua sudah di tanggung oleh teh Kayla, makan nya dari itu kamu harus lebih berpikir, sebelum kamu melakukan sesuatu. ?? " ( ira)
" iya teh. ?? " ( iya)
ia hanya mengiyakan saja, karena ia juga bingung dengan pikiran nya, di sisi lain, hati nya, sudah jatuh cinta kepada bagas, tapi di sisi lain, ia harus berpikir dengan ke hidupan nya ke depan.
tapi kalau ia bisa mendapat kan bagas, ia akan hidup enak, kaka nya pun akan berterima kasih, iya pun tersenyum, untuk sementara waktu iya, mengiyakan saja, ucapan sang kaka.
__ADS_1
" iya udah, sekarang kita tidur.. ?? " ( ira)
iya, hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawaban nya.
ira dan iya pun, akhir nya menutup mata nya, mereka pun tertidur pulas.
berbeda di kamar bagas, ia sedang menunggu sang anak tertidur, karena dari tadi kianu belum tidur, padahal ia lagi di kasih asi.
" sayang, belum tidur juga.. ?? " ( bagas) ia duduk di sisi ranjang, dan melihat sang anak, yg masih melek.
" ini, liat sama mas, kalau dede kianu masih melek.. ?? "( Kayla)
" sayang, ayo tidur dong, engga kasian sama papah, papah juga mau, di manja sama mamah.. ?? " ( bagas) dengan wajah memelas.
dede kianu pun, melepas kan ****** nya, dan tersenyum ke arah bagas, seperti mengejek ke arah sang papah, setelah tersenyum dede kianu pun menyusu kembali.
bagas dan Kayla, yg melihat kelakuan sang anak, Kayla tersenyum, sedang kan bagas ia memanyun kan bibir nya.
" sabar ya mas.. ?? " ( Kayla) .
bagas hanya, mendengus kesal, ia pun menuju sofa, lebih baik ia mengecek email, sambil menunggu sang anak tidur.
beberapa menit kemudian, dede kianu pun tertidur.
Kayla pun menuju ke kamar mandi, untuk membersih kan tubuh nya, dan mengganti kan baju nya.
setelah selesai Kayla pun ke luar, dan melihat sang suami yg masih asyik dengan handphone nya, Kayla pun menuju ke arah sang suami.
" mas.. ?? " ( Kayla)
bagas pun mendongak kan wajah nya, dan melihat sang istri, ia membulat kan mata nya, melihat penampilan sang istri, yg begitu seksi, dengan pakaian dinas nya.
__ADS_1
tanpa banyak kata, bagas pun membawa Kayla, ke dalam dekapan nya.