Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Edwin Pulang Kampung


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Andi. Edwin pergi ke tempat yang sepi. Ia menumpahkan rasa sakitnya di sana.


"Kenapa harus seperti ini." Teriak Edwin.


"Kenapa??!"


"Kenapa harus aku?"


"Aku sangat menyayangi dan mencintainya. Tapi kenapa orang yang aku cintai juga di cintai oleh sahabatku. Sahabat yang sudah banyak berkorban untukku. Sahabat yang selalu ada buat aku dan sahabat yang selalu membantuku di kala aku susah. Kenapa harus seperti ini. Kenapa aku dan dia harus mencintai wanita yang sama. Kenapa?


"Dari sekian banyak wanita yang ada di dunia ini, kenapa harus Alexa. Kenapa?" Teriak Edwin frustasi


"Aku mencintai Alexa dan Andi bilang Alexa juga mencintaiku. Tapi kenapa, kenapa cinta kami harus seperti ini. Aku ingin berjuang untuk cintaku tapi aku gak bisa, aku gak bisa menyakiti hati sahabatku. Aku gak bisa melihat dia sedih karena orang yang dia cintai malah menjalin hubungan denganku. Aku gak bisa melakukannya...


Ya Allah, Ya Tuhanku.... Kenapa mesti seperti ini?

__ADS_1


Kenapa Engkau mempertemukan hamba dengannya jika pada akhirnya kami gak bisa bersatu. Kenapa Ya Tuhannn..


Ya Allah, Ya Rabbi ..


Kenapa Engkau menumbuhkan rasa cinta di hati kami jika pada akhirnya, kami gak bisa saling memiliki satu sama lain.. Kenapa???


Ya Allah, Ya Ilahi...


Aku mencintainya, dia pun mencintaiku. Bisakah Engkau menyatukan kami tanpa harus ada hati yang tersakiti? Bisakah?


Kenapa, kenapa aku dan sahabatku harus mencintai orang yang sama? Kenapa Ya Allah??


Sebenarnya apa rencana yang sedang Engkau berikan kepada kami?


Hamba yakin pasti akan ada hikmah di balik semua ini? Tapi apa? Apakah aku akan menemukan wanita yang jauh lebih baik dari Alexa? Ataukah memang Alexa bukanlah jodohku?

__ADS_1


Jika memang dia bukan jodohku, kenapa aku harus bertemu dengannya dan mencintainya?


Kenapa cinta pertamaku harus membuatku merasakan rasa sakit seperti ini? Kenapa?


Apa aku gak berhak untuk bahagia. Apa orang miskin seperti aku gak berhak bersatu dengan orang yang aku cintai. Apa memang sudah jalan hidupku yang selalu hidup dalam penderitaan.


Aku lelah hidup dalam kemiskinan dan sekarang, aku sudah memperbaiki hidupku hingga aku bisa bahagia dan aku juga bisa memperbaiki hidup kedua orang tuaku dan juga keluarga besarku dengan membantu perekonomian mereka namun belum lama aku merasakan kebahagiaan itu, aku kembali sakit dengan rasa sakit yang lebih dari yang sebelumnya. Rasa sakit karena kehilangan orang yang aku cintai.


Andai kata aku di suruh memilih, Lebih baik aku hidup dalam kekurangan asal bisa hidup bersama orang yang aku cintai dari pada hidup berkecukupan namun berpisah dengan orang yang sangat sangat berarti dalam hidupku.


Aku lebih suka Allah uji aku dengan harta dari pada cinta. Karena kehilangan orang yang aku cintai lebih menyakitkan dari pada saat aku hidup dalam kekurangan.


Edwin terus saja berteriak dan ngomong sendiri. Edwin merasa Allah gak adil padanya. Edwin sangat sedih dan juga putus asa. Tapi Edwin berusaha kuat menjalani ini semua.


Edwin bangkit dari duduknya lalu pergi, ia akan segera pulang kampung dan mencari pekerjaan di sana. Edwin akan berusaha melupakan Alexa walaupun itu sangat sulit baginya.

__ADS_1


Edwin menghapus air matanya, ia tak ingin orang lain tau kelemahannya. Ia tak ingin memperlihatkan kesedihannya di depan orang lain. Cukup dirinya dan Tuhanlah yang tau, bagaimana perasaan yang kini sedang ia rasakan.


__ADS_2