
sedang kam di ruang kerja, papah bagas, dan bagas sedang membicarakan dita.
" papah engga suka dengan dita, papah lihat kalau dita itu mempunyai perasaan sama kamu, jadi dia berusaha untuk menjelek jelek kan Kayla. "( papah bagas)
" makan nya dari itu pah, aku menyimpan dia di sini, karena aku engga mau salah paham, lagi dengan istri aku pah.. ?? "( bagas)
papah bagas menghela napas nya.
" terus kamu sekarang, mau nya gimana gas. "( papah bagas) menatap ke arah bagas.
" aku juga bingung pah, aku harus bagaimana, kalau aku mecat dita, bagaimana dengan jelita, karena jelita kan anak nya pilih pilih pah, makan nya di usia nya sekarang yg mau 2 tahun, ia sudah beberapa kaki ganti pengasuh, karena dia selalu rewel, dan kurang nyaman. "( bagas)
" tapi aneh nya kalau dengan Kayla, baru pertama kali bertemu dengan Kayla, tapi ia langsung klop pah, dia langsung nyaman dengan Kayla, malah nempel pah, tapi kalau dengan ibu nya, dia malah engga mau pah, setiap kali ibu nya,mendekati nya, malah menghindar. "( bagas)
" susah juga ya.. ?? "( papah bagas) ia meminat kening nya.
bagas hanya mengedik kan bahu nya, karena ia pun buntu, harus seperti apa.
" tapi seperti nya mamah kamu, akan menegur dita, mudah mudah han saja dita, berubah.. ?? "( papah bagas)
" iya mudah mudah han aja pah, berubah. "( bagas).
papah bagas pun melihat jam, ternyata sudah pujul 09 malam.
" iya udah kita istirahat, tapi kita lihat dulu, apa mamah sama istri kamu masih di ruang tengah . "( papah bagas )
bagas pun mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban, mereka pun ke luar dari ruang kerja, menuju ke ruang tengah, dan benar saja kalau sang istri dan juga mamah nya masih berada di ruang tengah.
bagas dan papah nya pun duduk di samping para istri nya.
" gimana mah apa mamah udah menegur dita. "( papah bagas) ia menatap istri nya.
" udah pah, mudah mudah han ia bisa berubah. "( mamah bagas)
" iya mudah mudah han, aja ia bisa lebih baik lagi mah, bisa merenung kan apa yg ia lakukan itu salah. "( papah bagas).
__ADS_1
" kalau engga berubah gimana.. ?? "( mamah bagas)
" kalau engga berubah, aku punya saran, boleh aku memberi kan saran. "( bagas)
" kamu mempunyai saran apa gas. "( papah bagas)
" jadi gini, kalau misal kan dia engga berubah, gimana kalau dita kita pecat. "( bagas)
" iya kalau dita di pecat, gimana dengan jelita, jelita kan anak nya sangat pemilih gas, ia susah untuk akrab gas."( mamah bagas).
bagas pun melirik ke arah sang istri.
" jadi gini mah, pah, sayang, gimana kalau untuk sementara waktu, jelita di pegang dulu sama kamu, lagian kalau masalah dede kianu bisa bergantian dengan ibu hanin, itu saran aku sih, kalau kamu engga keberatan , soal nya jelita dekat dengan kamu,sambil aku akan mencari pengasuh yg baru,buat jelita.. ?? "( bagas)
" bagus juga, saran kamu, tapi mamah engga bisa memutus kan nya, karena keputusan semua ada di kamu nak. "( mamah bagas) ia menatap ke arah Kayla, semua orang menatap ke arah Kayla, dengan tatapan memohon.
" tadi nya aku juga menyarankan kan begitu mah,tapi ternyata mas bagas satu pemikiran sama aku, aku mau ko, mengurus jelita, lagian akan ada ibu hanin yg selalu membantu aku.. ?? "( Kayla) sambil menampil kan senyuman nya.
" tapi kamu, engga akan ke repotan kan sayang.. ?? "( bagas) ia mengelus rambut sang istri .
" sama sekali, aku engga keberatan, karena bagaimana pun jelita, sudah aku anggap sebagai anak aku sendiri. "( Kayla). menampil kan senyum tulus nya.
" engga usah bilang makasih mah, ini udah menjadi kewajiban aku, aku udah menganggap jelita, seperti anak aku sendiri. "( Kayla)
" Jadi kita ambil solusi ini ya. "( bagas)
" iya , tapi kita liat dulu, apa si dita itu berubah, atau engga.. ?? "( Kayla)
" iya kita liat besok.. ?? "( mamah bagas)
" iya udah sekarang kamu istirahat nak, udah malam, mamah juga mau istirahat, ngantuk "( mamah bagas).
mereka semua pun meninggal kan ruang tengah, dan masuk ke kamar masing masing.
tanpa mereka sadari, ternyata obrolan lan mereka, di dengar oleh dita, di saat dita akan mengambil air hangat, ia gak sengaja mendengar orang orang yg berada di sana, menyebut nama nya, akhir nya ia pun menguping nya.
__ADS_1
" ah, sial kenapa rencana ku, harus ke tahuan sih. "( dita) ia menghentak kan kaki nya.
" aku harus main cantik kalau gitu, jangan sampai aku di usir di sini, sebelum aku dapat kan bagas. "( dita)
ia pun menuju ke dapur, untuk mengisi air, setelah itu ia masuk ke kamar jelita, sebelum masuk ia berpapasan dengan bibi.
" kamu habis ngapain. "( bibi).
" habis ngisi air.. ?? "( dita) dengan judes nya.
" oh, habis ngisi air ya, kirain habis ngegodain den bagas. "( dita)
dita mendelik ke arah bibi.
bibi tidak suka, dengan sikap dita, yg seperti pelakor.
" kamu kenapa sih bi, ngomong kaya gitu.. ?? "( dita)
" kamu nanya saya kenapa, kamu itu jadi cewe jangan gatel ya, engga bisa apa cari cowo yg masih singgel. "( bibi) tak kalah sinis nya.
" terserah saya, ngapain kamu ikut campur, kalau hati engga bisa di paksakan, karena saya sudah jatuh hati sama tuan bagas.. ?? "( dita)
" tapi sayang nya, cinta kamu bertepuk sebelah tangan. "( bibi) dengan senyum sinis nya.
" sekarang, engga apa apa, cinta saya bertepuk sebelah tangan, tapi dengan ke gigihan saya, saya pasti bisa mendapat kan cinta nya tuan bagas. "( dita )
" kalau, mimpi jangan terlalu tinggi, nanti ujung ujung nya kamu jatuh, ingat tuan bagas, bukan laki laki sembarangan yg bisa kamu gapai dengan mudah. "( bibi)
" kata siapa, aku pasti bisa ngegapai nya karena saya juga tau, kalau dulu Kayla itu seorang pengasuh, jadi besar ke mungki nan, aku bisa mendapat kan tuan bagas. "( dita)
" ke duduk kan kamu sama nona Kayla itu sangat berbeda, jauh dari segala nya, memang nona Kayla hanya seorang pengasuh tapi dia mempunyai etitut, berpendidik kan tinggi, cantik, kalau kamu apa, etitut aja kamu engga punya, dari wajah cantik kan, nona Kayla ketimbang kamu.. ?! "( bibi)
dita pun menatap ke arah bibi, dengan tajam.
" liat aja, kalau saya sudah menjadi istri bagas, saya akan memecat kamu.. ?? "( dita) ia menunjuk ke arah bibi.
__ADS_1
" saya tunggu.. ?? "( bibi) dengan senyum meledek nya.
dita pun meninggal kan bibi, menuju ke kamar jelita, dengan hati yg dongkol.