Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Tidak Sengaja Bertemu


__ADS_3

Hyuk memarkirkan mobilnya di pelataran swalayan. setiap hari minggu Hyuk bebas tugas dari tuan Bram. kecuali memang tuannya sedang sangat membutuhkannya. Hyuk menarik troli belanjaan. ia membeli dua kemasan susu UHT, mie instan, telur, korned, sebotol madu asli dan ia juga membeli buah, pisang, apel dan melon. Hyuk beralih ke perlengkapan pria. ia mengambil alat cukur kumis dan sabun mandi. saat melihat lihat barang, matanya tertegun ia seperti melihat seseorang yang di kenalnya. Hyuk mendorong trolinya dan melangkah cepat sebelum berdesakan dengan pembeli lain.


"kau disini?", suara Hyuk datar menyapa seorang gadis. gadis itu menoleh dan terkejut. ia menjatuhkan sebungkus kripik dari rak camilan.


"tuan!, kau.....akhirnya kita benar-benar berjumpa kembali!". uacap gadis itu setengah berteriak sembari memukul lengan Hyuk. beberapa pengunjung menoleh kearah suara bising tadi. gadis itu refleks menutup mulutnya. ia tersenyum manis pada Hyuk.


"sesuai janjiku tuan, aku akan mentraktirmu makanan yang pasti kau belum pernah makan", katanya sambil tertawa riang. Hyuk hanya mematung mengamati tingkah gadis di hadapannya. baru kali ini ia bertemu dengan seorang gadis ajaib. bahkan nona Ariani kalah aneh dengan gadis ini.


"kau belanja banyak sekali tuan?",


"ya..",.


keduanya mendorong troli belanjaan menuju kasir. untung antrian tidak panjang karena ini bukan tergolong tanggal muda. Hyuk memasukan belanjaannya ke bahgasi mobil. sementara gadis itu menenteng nya, karena belanjaannya tidak banyak.


"tuan kau ingat nama ku tidak?", tanya nya lagi sambil menjilati es krim di tangannya. Hyuk berfikir gadis ini sungguh tak tau malu sekali.


Hyuk hanya berdehm pura-pura tidak ingat.


"kau pasti lupa, nama ku Keara, panggil saja Kea (kia)". ia masih menjilati es krimnya yang hampir habis.


"siapa nama mu tuan?".


"Hyuk", jawab Hyuk pendek.

__ADS_1


"Hyuk?, Hyuk.....aku hampir tidak pernah mendengar nama seperti itu",


Hyuk menghentikan langkahnya. ia mencerna ucapan gadis ini.


apa maksudnya nama seperti itu, memang apa anehnya dengan nama ku?, Hyuk


"hahaha, maksudku nama mu seperti orang asing dan mata sipit mu itu sesuai dengan nama mu tuan",


Hyuk menghela nafasnya. Keara menarik lengan Hyuk mengajaknya berbelok di stand jajanan.pertama Keara memesan cilok dengan bumbu kacang. ia sudah berlangganan dan terkenal enak jajanan di sekitar swalayan itu.


"apa aku harus ikut memakannya?, tanya Hyuk begitu Keara membawa dua bungkus cilok panas dengan bumbu kacang yang menggiurkan. menurut Keara.


"tentu saja, aku kan sudah berjanji akan mentraktir makanan yang belum pernah kau makan tuan, melihat penampilan mu aku yakin kau tak pernah memakan ini", Keara menyerahkan sebungkus cilok pada Hyuk. lelaki itu menerimanya. ia tahu nama beberapa jajanan atau makanan khas suatu daerah. hanya saja ia tidak mencicipi. ia tidak sempat melakukannya. tuan Bram-nya jelas tidak tau jenis makanan yang seperti Hyuk makan sekarang. Hyuk membuka bungkus cilok lalu menusukan lidi dan memakan cilok itu. Hyuk cukup kaget karena rasanya enak juga. Kea tersenyum melihat reaksi Hyuk. ia lahap memakan ciloknya.


"sering sekali, selesai memotret aku terkadang kesini sendirian tuan",


"jadi kau fotografer?",


"benar tuan, masih amatiran", Kea tertawa lagi.


"tuan kau berkerja di mana?",


"di Admaja Group",

__ADS_1


"benarkan sudah ku duga", mata Kea membelalak mendengar kata Admaja Group.


"kau sendiri bekerja dimana?",


"aku mengisi rubrik mingguan di majalah wanita, sebagai editor juga". di sela obrolan ponsel Hyuk berbunyi. ada pesan dari tuan Bram.


carikan dokter kandungan terbaik. besok aku akan mengajak Ariani untuk periksa rutin.


"aku harus pergi, terimakasih kau sudah mentraktirku, kaki mu juga terlihat sudah tidak ada masalah".


"iya tuan Hyuk. kaki ku sudah baik. apa aku boleh menemui mu lagi. atau aku boleh minta no ponselmu tuan?",


Hyuk mengangguk. ia tidak tau kenapa ia bisa luluh dengan gadis aneh itu. Hyuk melangkah pergi memasuki mobil. ia bergegas menjalankan tugas dari tuan Bram.


epilog


"Cari tau tentang dia". Hyuk melempar selembar foto yang ia cetak sendiri tadi malam. fito seorang gadis.


"aku ingin besok informasi lengkap sudah ku dapat".


"baik tuan",


pagi sekali anakbuah Hyuk datang ke rumah Hyuk memberikan sebuah amplo cokelat berisi file tentang gadis di foto kemarin. Hyuk membacanya nama gadis itu Keara Bestari. ia seorang fotografer dan editor di majalah wanita. usianya 26 tahun. ia anak angkat keluarga Bestari, Dewan Bestari ayah angkatnya memiliki bisnis tambang.

__ADS_1


"Keara". Hyuk memyebut nama itu dan mengingat wajah jenaka sang pemilik nama.


__ADS_2