
Setelah sebelumnya libur kerja karena hari Minggu. Kini Alexa sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja. Alexa masuk kerja jam 8 pagi namun Alexa berangkat jam 7 pagi, biar sesampai di rumah sakit, Alexa masih bisa duduk santai sebelum bekerja.
"Umy, aku berangkat kerja dulu ya," kata Alexa pamitan kepada Zahra
"Iya sayang, kamu hati-hati di jalan. Jangan ngebut ngebut," ucap Zahra tersenyum
"Iya, umy. Aku pamit ya, Assalamualaikum" Alexa mencium tangan Zahra
"Waalaikumsalam."
Setelah itu, Alexa pun berangkat kerja dengan menggunakan mobil kesayangannya.
Sepanjang jalan, Alexa merasa sangat bahagia karena bentar lagi ia akan bertemu dengan Andi. Sejak bertunangan dengan Andi, Alexa mulai nyaman bahkan sudah mulai ada rasa sama Andi.
Mungkin karena sikap Andi yang selalu bisa membuat hari-harinya menyenangkan hingga perlahan-lahan Alexa mulai bisa membuka hati buat Andi dan sehari aja gak ketemu, rasanya sangat kangen sekali.
Bahkan Alexa juga kadang tak segan-segan chat dan nelfon Andi duluan.
Setelah 25 menit, Alexa sudah sampai di rumah sakit, ia segera memarkirkan mobilnya lalu masuk ke dalam rumah sakit. Dan langsung pergi menuju ruangannya. Namun saat ia mau membuka pintu ruangannya sendiri, ia melihat Vita yang duduk sendirian sambil main hp. Alexa pun mendekatinya.
"Vita," ucap Alexa tersenyum. Namun Vita hanya menatapnya sekilas dan fokus dengan hp nya lagi, tanpa mau menjawab panggilan Alexa.
__ADS_1
"Kamu masih marah sama aku?" tanya Alexa tapi Vita tetap aja diam seakan-akan gak mendengar suara Alexa.
"Sebenarnya aku salah apa sih sama kamu, sampai kamu diemin aku kayak gini," tanya Alexa namun tetap saja Vita diam seribu bahasa.
"Ya sudah jika memang kamu gak mau ngomong sama aku, aku ke ruangannya dulu ya," ujar Alexa yang masih tetap aja tersenyum. Alexa gak benci sama Vita walaupun Vita kadang diemin Alexa bahkan seringkali Vita memfitnah dan menghina Alexa namun Alexa gak pernah dendam. Karena bagaimanapun Alexa masih menganggap Vita sebagai sahabat nya.
Alexa yakin, Vita menyimpan sesuatu yang membuat dirinya benci banget sama Alexa. Alexa cuma berharap, kelak Vita bisa jujur apa permasalahannya. Sehingga Alexa bisa mengambil sikap apa yang akan ia lakukan agar Vita tak lagi membencinya.
Alexa kembali ke ruangannya, Alexa duduk di kursinya sambil main game untuk menghibur dirinya. Namun saat ia asyik main game, Andi datang membawakan bunga mawar merah untuk Alexa.
Kenapa mesti bunga mawar merah? Karena bunga mawar merah melambangkan cinta dan romantis. Orang percaya, mawar merah merupakan lambang dari cinta sejati.
"Terimakasih ya mas, udah bawain aku bunga," ucap Alexa tersenyum.
"Iya sayang, sama-sama. Iya udah aku ke ruangannya dulu ya, gak enak sama yang lain kalau terlalu lama di sini," ujar Andi yang langsung pergi.
Ya begitulah Andi, ia gak bisa lama-lama berada di ruangan Alexa, selain tidak baik berduaan di ruangan berdua karena belum halal, gak enak juga sama yang lainnya.
Alexa pun tidak masalah walaupun Andi hanya datang ke ruangannya gak sampai dari 10 menit. Yang penting sebelum bekerja, mereka bisa ngobrol sebentar untuk melepas rasa kangen.
__ADS_1
Namun mereka tetap jaga jarak, tidak boleh berpegangan tangan apalagi ciuman. Jadi mereka ngobrol biasa. Alexa duduk di kursinya sedangkan Andi duduk di kursi di depan meja.
Setelah Andi keluar dari ruangannya, Alexa kembali main game hingga beberapa menit kemudian, Alexa bersiap-siap untuk bekerja.
Hari ini Alexa dan Vita satu ruangan. Namun seperti biasa, Vita memilih diam.
Alexa sudah berkali-kali meminta maaf namun Vita terus saja memusuhinya.
Saat bekerja, Vita membuang ke egoisanya karena bagaimanapun ini menyangkut masalah nyawa pasien.
Namun setelah selesai operasi, dan keluar dari ruangan. Barulah Vita berusaha jaga jarak lagi.
Alexa hanya bisa menghela nafas dan mengelus dadanya.
Bahkan saat makan siang, Vita tak lagi makan semeja dengannya. Vita makan dengan dokter lainnya sedangkan Alexa makan berdua dengan Andi di kantin tapi kadang mereka hanya beli minumannya saja, sedangkan makanannya kalau bukan Alexa yang bawa, kadang Andi. Mereka gantian bawa bekal dari rumah, Alexa sengaja masak pagi buat Andi dan juga dirinya begitupun dengan Andi. Ia lebih rajin ke pasar dan belajar masak dari resep yang di kasih oleh Zahra.
Sehingga Andi semakin mahir dalam hal memasak. Saat makan siang, Andi dan Alexa makan biasa tanpa ada suap suapan layaknya orang yang lagi pacaran. Mereka makan sambil ngobrol biasa hingga orang yang makan di kantin pun gak ada yang curiga bahwa mereka berdua dan hubungan yang terikat dalam sebuah pertunangan.
Memang sampai saat ini mereka berdua tetap merahasiakannya dan hanya Vita aja yang tau.
Selesai makan mereka pergi ke musholla yang ada di rumah sakit untuk sholat dhuhur secara bergantian lalu setelah itu, mereka masuk ke ruangannya masing-masing untuk istirahat sejenak sebelum bekerja lagi.
__ADS_1