
Sudah genap Alexa di Surabaya satu bulan, masa cutinya juga sudah habis. Dan besok dirinya harus kembali kerja di rumah sakit seperti biasa.
Namun jujur, berat rasanya meninggalkan Surabaya. Alexa sangat betah tinggal di Surabaya, mungkin karena selama di Surabaya, Edwin selalu ada untuknya. Edwin selalu menemani hari-harinya. Edwin selalu mengajaknya untuk jalan-jalan menikmati kota Surabaya hampir setiap hari. Edwin juga selalu bisa membuatnya tersenyum dan melupakan kesedihannya. Edwin selalu memberikan kejutan yang membuat Alexa merasa tersanjung dan seperti wanita yang sangat beruntung
Alexa sangat bahagia bersama dengan Edwin. Bahkan Alexa sampai lupa jika dirinya patah hati, dirinya juga lupa bahwa dirinya ke Surabaya karena untuk menyembuhkan luka hatinya karena Andi memutuskan pertunangannya secara sepihak.
Alexa tak menyesali semuanya, Alexa tak menyesali apa yang terjadi. Karena ia percaya Allah pasti akan memberikan jalan terbaik untuknya. Alexa juga percaya, Allah akan mempertemukan dirinya dengan jodoh yang memakai sudah di takdirkan untuknya. Alexa harus berusaha memperbaiki diri sambil nunggu jodohnya datang karena ia percaya jika dirinya terus mendekatkan diri kepada Allah maka jodohnya pun juga akan melakukan hal yang sama.
Bukankah wanita baik-baik untuk laki-laki yang baik-baik. Dan wanita buruk untuk laki-laki yang buruk juga.
__ADS_1
Alexa menemui Edwin dan membicarakan tentang dirinya yang akan segera kembali ke Jakarta.
"Mas, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu," ujar Alexa.
"Apa?" tanya Edwin.
"Aku nanti malam mau kembali ke Jakarta karena besok aku sudah harus kembali bekerja," jawab Alexa sedih.
"Aku juga sebenarnya masih pengen di sini. Tapi aku juga gak bisa, karena aku harus bekerja," ucap Alexa.
__ADS_1
"Aku akan ikut kamu ke Jakarta," ujar Edwin memutuskan sesuatu tanpa memikirkan hal yang lain. Ia gak mau jika harus menjauh dari Alexa.
"Tapi kan kamu bilang gak mau ke Jakarta lagi. Dan kamu juga bilang, kamu di Surabaya cuma satu tahun dan setelah itu, kamu akan kembali ke kampung," ucap Alexa.
"Aku sudah gak peduli apa tujuan ku ke Surabaya. Yang aku pedulikan, aku hanya ingin bersama kamu ," kata Edwin dalam hati.
"Iya tapi setelah aku fikir fikir, aku mau kembali ke Jakarta aja jadi guru seperti dulu lagi," ujar Edwin berbohong.
"Kalau gitu nanti malam kita berangkat bareng aja ke Jakarta. Nanti kamu di sana tinggal di apartemen ku aja. Aku punya apartemen yang gak aku pakai. Dari pada kamu uangnya buat ngekos atau ngontrak mending kamu tabung aja mas," ujar Alexa tersenyum. Ia bahagia karena Edwin mau ke Jakarta yang artinya ia gak akan berpisah dengan laki-laki yang selama satu bulan ini sudah menemaninya.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan tinggal di apartemen kamu," ujar Edwin tersenyum. Ia bahagia karena ia mendapatkan tempat gratis, bisa bersama Alexa dan tentu ia akan buat Alexa jadi miliknya. Edwin optimis bisa membuat Alexa menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya. Dengan begitu, Edwin tak perlu lagi capek-capek bekerja. Karena ia bisa menikmati kekayaan keluarga Alexa dan yang lebih penting, ia terus bersama Alexa sampai dirinya tua, sampai punya anak cucu dan sampai maut memisahkan.
4 Episode Lagi Tamat ya.... 😍😍😍