
mamah cinta pun sudah pulang ke rumah nya, dan di sambut oleh sang anak.
" gimana mah.. ?? " ( cinta) penuh dengan antusias.
" benar dugaan kita, kalau bagas pulang.. ?? " ( mamah cinta) dengan tatapan lesu nya.
" tuh, kan mah, terus gimana dong, gagal lagi.. .?? " ( cinta) sama sama lesu nya.
" kita kira mereka akan lama di sini nya, ternyata cuman sebentar, gimana dong mah.. ?? " ( mamah cinta)
" kitaa, cari cara lain supaya kamu bisa ke Jakarta, kita cari alamat kantor nya bagas.. ?? " ( cinta) sambil menampil kan senyum manis nya.
" ide yg bagus, tapi mau cari dimana.. ?? " ( mamah cinta) kembali murung.
" kita cari di sini.. ?? " ( cinta) sambil menunjuk kan handphone nya.
" wah, benar itu.. ?? " ( mamah cinta)
" iya udah kita masuk ke dalam, kita cari tempat bagas bekerja.. ?? " ( cinta) ia pun masuk ke dalam rumah nya, dan duduk di sofa, di ikuti oleh sang mamah.
cinta pun mulai mengotak ngatik handphone nya, dan mencari perusahaan bagas.
di layar handphone pun, sudah langsung tertera, dan ia melihat, siapa CEO nya, ternyata bagas.
" mah, lihat CEO nya bagas.. ?? " ( cinta) ia menunjuk kan foto bagas.
mamah cinta pun, dengan antusias melihat nya, ia pun tak kalah senang nya.
" ah, jadi ingin cepat cepat menjadi mertua nya.. ?? " ( mamah cinta)
" semoga aja ya mah, doa kita terkabul.. ?? " ( cinta)
" amin.. ?? " ( mamah cinta)
cinta melihat lagi ke bawah, dan di situ tertera, kalau perusahaan bagas sedang mencari lowongan OG, ide pun muncul.
" mah lihat ini.. ?? " ( cinta) ia memperlihat kan layar ponsel nya.
" apa mamah satu pemikiran dengan ku.. ?? " ( cinta) ia menatap sang ibu .
" iya, mamah pun memikir kan, apa yg kamu pikir kan.. ?? " ( mamah cinta)
" tapi OG, itu apa ya mah.. ?? " ( cinta)
karena ia tidak tau, arti dari OG, itu apa.
" mungkin, itu asisten nya untuk bagas, asisten pribadi.. ?? " ( mamah cinta)
" kalau aku,jadi asisten pribadi, mudah dong mah, untuk aku mendapat kan bagas.. ?? " ( cinta) ia menatap sang mamah.
" iya makan nya, dari itu, kamu harus lebih semangat, dan sekarang kamu bersiap siap,untuk membuat kan lamaran pekerjaan, biar nanti pagi, kamu tinggal pergi ke Jakarta, iya kamu lihat persyaratan nya apa aja.. ?? " ( mamah cinta)
__ADS_1
cinta pun mengangguk dan melihat, apa saja persyaratan nya, apa aja yg harus cinta bawa, setelah menemukan nya, cinta memicing kan mata nya.
" kamu ke napa.. ?? " ( mamah cinta)
" engga mah, engga kenapa napa.. ?? " ( cinta)
" iya udah sekarang, aku mau membuat dulu lamaran nya, nanti aku mau mengngirim kan nya , ke link.. ?? " ( cinta) ia pun beranjak dari kasur, dan menuju ke dalam kamar nya, untuk membuat lamaran nya, ia sangat berharap di Terima.
hampir 2 jam, bagas mengendarai mobil nya, kini ia sudah sampai rumah nya, ia mengantar dulu sang anak, dan ibu hanin.
" ibu, engga apa apa, aku tinggal.. ?? " ( Kayla)
" engga apa apa nak, kalian berangkat aja, masalah anak anak, tenang aja, mereka aman ko sama ibu..?? " ( ibu hanin)
" kalau pun, ibu ke repotan, ibu bisa meminta bantuan bibi.. ?? " ( ibu hanin) ia berusaha meyakin kan Kayla.
" iya non, biar bibi juga ikut jaga anak anak.. ?? "( bibi) ia juga berusaha meyakin kan Kayla.
" iya udah kalau gitu, aku mau pompa asi dulu.. ?? " ( kayla) ia pun menuju kamar tamu.
hanya memakan waktu 20 menit, Kayla pun sudah membawa beberapa kantong asi , dan di simpen di Flezer.
" bu, bi aku udah stok asi, aku sama mas bagas, berangkat.. ?? " ( Kayla) sambil menampil kan senyuman nya.
" iya nak. ?? " ( ibu hanin) .
" sayang, udah siap.?? " ( bagas) ia merangkul bahu sang istri.
" ka, jangan rewel ya, kasian bibi sama nene, kaka kan, udah besar, jadi bantuin bibi sama nene, untuk menjaga dede kianu.. ?? " ( Kayla) .
" siap mah, aku akan jaga dede kianu, aku juga engga akan rewel.. ?? " ( kesya) iya meyakin kan sang mamah.
" bagus, anak mamah harus pintar. ?? " ( Kayla ) ia mengusap rambut sang anak.
" iya udah kalau gitu, kita berangkat ya, assalamu'alaikum.. ?? " ( bagas)
" waalaikumsalam.. ?? " sahut semua orang.
akhir nya bagas dan Kayla pun , berangkat di saat mereka masuk ke dalam mobil, headphone nya bagas berbunyi, bagas pun melihat nya, ternyata dari dita.
" iya dit, ada apa.. ??"( bagas)
" pa, saya cuman mau ngabarin aja, kalau jelita harus di rawat di rumah sakit karena terkena tipes.. ?? " ( dita)
" oh, ya udah, saya sekarang ke sana.. ?? " ( bagas)
" baik tuan.. ?? "( dita) dengan hati, begitu senang.
" kamu di situ dengan siapa.. ?? " ( bagas)
" saya di sini, sama bibi, dan orang suruhan tuan.. ?? " ( dita)
__ADS_1
" oh, gitu ya, kamu udah makan.. ?? " ( bagas)
ingin rasa nya menjerit, karena di perhatiin oleh bagas, ia sangat bahagia.
" dit, kenapa engga jawab pertanyaan saya.. ?? " ( bagas)
" ah, belum tuan, belum sempat.. ?? " ( dita) sedikit gugup.
" kamu makan dulu, nanti kamu sakit, suruh pengawal, membeli nya, sekalian sama bibi, dan pengawal juga.. ?? "( bagas)
lagi lagi dita, tersenyum senang, atas perhatian bagas.
" dit, kamu kenapa melamun lagi.. ?? " ( bagas)
" ah.. , engga tuan, saya engga melamun, iya udah saya, akan menyuruh pengawal untuk, membeli kan makan kan.. ?? " ( dita)
" iya udah, saya tutup telpon nya.. ?? " ( bagas) ia pun memati kan sambungan telpon nya, dan menyimpan handphone nyadi saku celana nya.
" cieu.. cieu.. , yg memberi perhatian sama pengasuh.. ?? " ( Kayla)
" cie.. cie.. ada yg lagi cemburu nih.. ?? " ( bagas) ia balik meledek ke arah sang istri.
karena ia tahu sang istri, sedang cemburu.
" siapa, juga yg cemburu.. ?? " ( Kayla) ia memanyun kan bibir nya.
" bener nih, engga cemburu.. ?? " ( bagas) ia menatap sang istri, dengan mode merajuk.
" engga, aku engga cemburu.. ?? " ( Kayla) ia memalingkan kan wajah nya, ke arah luar jendela.
" sayang, dengerin aku, aku menyuruh dia makan, karena dia itu kan pengasuh jelita, kalau di sakit siapa yg akan jaga jelita, aku engga ada maksud maksud apa apa, ko sayang.. ?? " ( bagas)
" bohong.. ?? " ( Kayla)
" aku engga bohong, sayang.. ?? " ( bagas) ia menangkup pipi sang istri, agar menghadap ke arah nya.
kayla pun menghela napas nya, dan melihat ke arah bagas.
" dengar sayang, di hati aku, cuman ada kamu.. ?? " ( bagas)
Kayla hanya mengangguk kan kepala nya, ia percaya, atas ucapan sang suami.
" tapi jangan memberi kan perhatian seperti itu lagi, gimana kalau nanti mereka menyalah arti kan, perhatian kamu.. ?? " ( Kayla)
" iya, sayang mas engga akan lagi melakukan itu.. ?? " ( bagas) ia memeluk sang istri dengan sangat erat.
" iya udah, sekarang kita berangkat ya, takut nya ke sorean.. ?? " ( bagas)
" iya mas.. ?? " ( kayla) ia mereray kan peluk kan nya, tidak lupa bagas mengecup kening sang istri, sebagai tanda kasih sayang nya.
mereka pun akhir nya berangkat menuju ke rumah sakit, tempat jelita di rawat.
__ADS_1