Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Apartemen Alexa


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah Afifah, Alexa gak langsung membawa Axel pulang, melainkan Alexa membawa Axel ke apartemennya. Alexa punya alasan tersendiri, kenapa gak langsung pulang? Itu karena keadaan Axel yang terlihat sangat kacau.


Setelah sampai di apartemennya, Alexa dan Axel langsung masuk ke kamar Alexa.


"Kakak tidur dulu ya. Kakak harus istirahat. Jangan sedih lagi," ujar Alexa tersenyum berusaha memberikan kekuatan untuk saudara kembarnya itu.


"Al, kenapa kisah cintaku seburuk ini ya?" tanya Axel sambil duduk di kursi, ia gak minat untuk tidur karena fikirannya yang masih sangat kacau.


"Sudahlah kak, jangan di fikirkan lagi. Mungkin ini adalah takdir dari yang maha kuasa. Kita gak bisa berbuat apa-apa. Kita hanya bisa menjalani semuanya seperti air yang mengalir. Aku tau kakak sedih, tapi aku yakin setelah ini kakak akan bahagia bersama pasangan kakak. Mungkin kakak dan Afifah itu gak berjodoh.


Aku juga tau kakak masih sangat mencintai Afifah, tapi aku juga tau, kakak sangat sangat kecewa padanya. Tapi aku yakin, kelak kakak pasti bisa melupakan Afifah dan mencintai pasangan kakak.


Nanti kita akan ke rumah wanita yang akan di jodohkan dengan kakak, aku yakin Aby dan Umy pasti mencarikan wanita terbaik buat kakak. Kakak pasti akan bahagia bersama pasangan kakak. Aku jadi penasaran, ingin melihat wanita yang akan jadi saudara ipar aku," ucap Alexa tersenyum berusaha mencairkan suasana.


"Entahlah, aku masih bingung. Hatiku masih sakit, aku gak tau apakah aku bisa nerima perjodohan ini atau aku memilih sendiri terlebih dahulu sampai hatiku tenang,"


"Aku rasa kakak harus menerima perjodohan ini karena firasat ku mengatakan dia adalah wanita baik baik. Wanita yang akan memberikan kebahagiaan buat kehidupan kakak. Aku tau kakak sakit hati, untuk itu kakak harus terima perjodohan ini. Karena aku yakin dengan seiring berjalannya waktu, kakak akan melupakan Afifah dan mencintai pasangan kakak. Ah aku jadi semakin gak sabar pengen ketemu dengannya," ucap Alexa tersenyum.


"Baiklah, aku berharap rasa sakit ini segera terobati,"


"Iya, semoga aja. Aamiin," ujar Alexa.


Saat Alexa dan Axel lagi ngobrol, Hp nya Alexa berbunyi. Alexa pun mengambil Hp nya yang ada di dalam tas, dan ternyata ada pesan dari Andi, calon suaminya.


[Assalamualaikum sayang, kamu ada dimana? Aku khawatir sama kamu]


Alexa hanya tersenyum membacanya.

__ADS_1


"Dari siapa?" tanya Axel melihat Alexa senyam-senyum sendiri.


"Dari Mas Andi," jawab Alexa. Axel hanya mengangguk, ia pun memilih diam dan tak mengganggu Alexa yang chatan dengan tunangannya alias calon suaminya.


Alexa membalas pesan Andi dengan hati berbunga-bunga karena Andi menghawatirkan dirinya.


[Waalaikumsalam. Aku ada di apartemen sama kak Axel. Mas Andi gak perlu menghawatirkan aku, aku gak papa. Mas Andi lagi apa sekarang?]


Setelah pesan terkirim, tak lama kemudian ada pesan masuk.


[Mau siap-siap]


[Emang mau kemana?]


[Ke rumah sakit]


[Tadi Dokter Haikal nelvon aku dan memintaku ke sana karena ada pasien yang butuh bantuan ku]


[Apa perlu aku ke sana juga?]


[Gak perlu sayang. Kamu temani aja Axel, aku di sana di temani beberapa dokter lainnya. Dan mungkin nanti aku pulang agak sore]


[Iya sudah kamu hati-hati ya mas. Nanti aku akan pulang jam 2 tapi jam 3 aku akan keluar lagi bareng Kak Axel, Aby dan Umy]


[Iya sayang, kamu juga hati-hati ya. Aku sayang kamu]


[Aku juga sayang kamu mas]

__ADS_1


Setelah selesai chatan, Alexa menaruh kembali Hp nya ke dalam tas.


"Apakah kamu bahagia dengan Andi?" tanya Axel


"Iya. Aku bahagia banget," jawab Alexa tersenyum.


"Syukurlah aku senang mendengarnya. Aku harap kamu dan Andi bahagia selamanya."


"Terimakasih ya kak," ucap Alexa


"Terimakasih buat apa?"


"Kalau bukan karena kakak. Mungkin sekarang Mas Andi masih sama Vita dan Aku gak bisa bersatu lagi sama Mas Andi," jawab Alexa.


"Itu karena Allah Al, bukan karena aku. Allah lah yang menggerakkan hatiku untuk pulang dan membantumu agar bisa bersatu lagi dengan orang yang kamu cintai. Tapi aku harap ke depannya, kamu harus bisa mempertahankan hubungan kamu dan Andi, apapun yang terjadi. Karena aku merasa ada seseorang yang ingin menghancurkan hubungan kalian,"


"Apakah orang itu Vita?" tanya Alexa.


"Aku gak tau Al. Bisa iya, bisa enggak. Kamu hati-hati aja," jawab Axel.


"Iya kak, insyaAllah aku akan selalu hati-hati dan akan berusaha mempertahankan hubungan aku dan Mas Andi. Karena aku gak mau melepas mas Andi apapun yang terjadi," ujar Alexa.


"Syukurlah. Aku istirahat dulu ya, entah kenapa tiba-tiba kepala pusing banget,"


"Iya kak. Nanti aku bangunin jam setengah dua siang," ucap Alexa.


"Iya,"

__ADS_1


Setelah itu, Axel pun pergi ke kamar Alexa. Sedangkan Alexa, ia memilih membaca cerpen dan novel di Aplikasi Evta


__ADS_2