Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Minta Maaf


__ADS_3


Setelah selesai makeupan dan semua pakaian yang ia kenakan sudah rapi, ia pun turun ke bawah menemui suaminya.


"Assalamu'alaikum." Ujar Balqis saat ia melihat suaminya duduk sambil menunduk sedangkan kedua tangannya memegang kepalanya.


"Waalaikumsalam." Ucap Aksa, ia menoleh ke arah istrinya dan ia pun menghampirinya dan berlutut di hadapan istrinya.


"Balqis, maafkan aku. Maafkan aku telah meninggalkanmu, maafkan aku telah membuatmu sakit hati, maafkan aku yang tega menduakan mu. Maafkan aku Balqis, aku khilaf. Aku sudah melakukan kesalahan besar. Maafkan aku, maaf karena aku gak becus menjadi suamimu, maaf karena aku lebih mementingkan perempuan lain di banding dirimu dan keluargaku. Maafkan aku yang begitu bodoh. Maafkan aku." Ucap Aksa menangis, ia benar benar menyesali perbuatannya. Ia telah menyakiti banyak orang hanya demi membela perempuan jahat seperti Inez.


Balqis yang melihat suaminya menangis pun merasa tak tega. Ia tau, suaminya salah tapi ia sudah memaafkannya dan Balqis berharap dengan jadian ini, Aksa bisa mengambil hikmahnya dan bisa menjadikan ini sebagai pelajaran untuk ke depannya agar Aksa tak jatuh ke dalam jurang yang sama.


"Bangun mas, aku sudah memaafkanmu. Aku harap, kamu tak mengulangi kesalahan yang sama. Walau di antara kita belum ada cinta tapi kita sudah terikat dalam sebuah pernikahan. Semoga kita bisa belajar saling mencintai satu sama lain." Ujar Balqis sambil menitikkan air mata.


Aksa bangun dan memeluk istrinya dengan erat.


"Aku janji, setelah ini aku tak akan lagi meninggalkanmu apapun yang terjadi. Aku akan menjadi suami yang setia da aku tak akan menukar kamu dengan wanita di luar sana. Bagiku, kamu seorang sudah cukup. Aku akan belajar mencintaimu dan melupakan masa laluku. Memang tidaklah mudah melupakan wanita yang sudah 7 tahun ini berada di relung hatiku. Untuk itu, aku membutuhkan bantuanmu." Ucap Aksa sambil terus memeluk Balqis.


"Aku akan membantumu mas, yang penting kau jangan sampai kembali lagi dengannya karena jika itu terjadi, maka maaf jika aku harus melepaskanmu." Ucap Balqis dengan suara bergetar.


"Aku janji aku tak akan kembali lagi dengannya. Aku janji sayang." Ujar Aksa dan Balqis yang saling berpelukan.


Tanpa mereka ketahui, Ezra dan Ayu melihat apa yang mereka lakukan bahkan Ezra dan Ayu mendengar ucapan Balqis dan juga Aksa. Ezra dan Ayu tersenyum bahagia melihat anaknya telah kembali. Walau Aksa telah menyakiti hatinya, tapi Ezra dan Ayu akan selalu memaafkannya selama Aksa berjanji tak akan melakukan kesalahan yang sama.


"HemHem." Ujar Ezra sambil medekati anak dan menantunya.

__ADS_1


Balqis dan Aksa pun melepas pelukannya. Aksa melihat mama dan papanya yang menghampiri dirinya.


"Mama, papa." Ucap Aksa. Ia bersujud di kaki mamanya.


"Ma, maafkan Aksa ma. Aksa berdosa sudah membentak mama tadi pagi. Maafkan Aksa ma yang sudah tega menyakiti hati mama dan papa." Ucap Aksa menangis.


"Mama dan papa sudah memaafkan kamu nak. Bagaimana hubungan kamu dan Inez, apakah sudah berakhir?" tanya Ayu.


"Sudah ma, Inez telah meninggalkanku sejak papa memgambil semua fasilitasku dan Inez merasa aku sudah tak bermanfaat lagi untuknya. Ternyata Inez tak sebaik yang aku kira ma, selama ini dia baik karena ia butuh uangku dan setelah aku tak punya uang sama sekali. Ia berubah 180 derajat. Ia berubah dan tak lagi bisa menghargaiku bahkan ia telah membuat hatiku terluka dengan semua ucapannya." Ujar Aksa menyesali perbuatannya.


"Sudahlah nak, yang berlalu biarlah berlalu. Jadikan itu sebagai pembelajaran agar kau tak jatuh ke jurang yang sama. Mulai saat ini, kau harus setia pada istrimu. Percayalh pilihan mama dan papa adalah yang terbaik untuk masa depanmu. Jikapun mama dan papa mencoba untuk melepaskan dan menjauhkankmu dengan seseorang, percayalah. Itu tandannya mama dan papa punya alasan yang kuat melakukan semua itu.


Mama dan papa itu sangat menyayangimu nak, kamu itu anak kebanggaan mama dan papa. Kamu itu putra kami satu satunya, bagaimana mungkin mama dan papa membiarkan kamu salah milih pasangan. Bagaimana mungkin mama dan papa membiarkan kamu berdekatan dengan orang yang bermuka dua, baik dan lembut di depanmu namun di belakangmu dia berkhianat dan berfoya foya dengan pria lain menggunakan uang yang kau kirim.


Bahkan ketika uangnya habis, ia tak segan sega merayu kakek kakek dan melakukan hubungan layaknya suami istri di hotel. Nak, mama dan papa sudah tau semua kebusukan dia namun kenapa mama dan papa gak memberitahu kamu dan hanya melarang kamu, itu karena mama dan papa gak mau kamu hancur.


Mama dan papa yakin, kau tak akan mempercayai apa yang sudah di lakukan oleh wanitamu itu karena kau sudah di butakan oleh cinta. Dan sekarang mama dan papa sangat bersyukur karena kamu telah berpisah dengannya. Mulai hari ini kamu bisa hidup bahagia dengan istrimu dan belajarlah untuk saling mencintai. Dan jangan lupa berikan mama dan papa cucu secepatya hehe." ujar Ayu tersenyum.


"Maafkan Aksa ma." Ucap Aksa menangis.


"Sudahlah, jangan menangis lagi. Malu sama istrimu. Kamu itu sudah menjadi lelaki dewasa yang beristri bahkan umurmu udah berkepala tiga. Jadi jangan cengeng kayak gini lagi. Malu sama umur" Ucap Ezra berusaha untuk mencairkan suasana. Aksa pun menghentikan tangisnya dan menghapus air matanya dengan baju yang ia pakai.


"Sini duduk di samping papa.' Ujar Ezra sambil membantu anaknya untuk bangkit dan duduk di sampingnya.


"Nak, kelak kamulah yang akan menggantikan posisi papa jika papa tiada. Kamu itu pewaris tunggal dari semua perusahaan yang papa punya. Dan untuk itulah, akan banyak wanita yang menginginkanmu, bukan, bukan karena mereka tulus menyayangi dan mencintaimu tapi karena mereka menginginkan harta yang keluarga kita miliki.

__ADS_1


Untuk itulah, kamu jangan sampai tergoda oleh wanita di luar sana. Bahkan kamu juga harus pintar pintar dalam memilih teman karena tidak semua teman itu tulus, bisa jadi mereka ingin menusuk kamu dari belakang. Jadi berhati hatilah nak.


Jika papa memberikan semua fasilitas yang sudah papa tarik, percayalah wanita yang sudah membuangmu itu akan berusaha untuk merayumu kembali. Kenapa? Karna ia merasa dengan kau bersamannya lagi, maka ia akan mendapatkan uang yang kau punya bahkan bisa lebih banyak dari yang sebelumnya. Dan ketika kamu dalam keadaan terpuruk lagi, maka dia akan meninggalkan kamu lagi. Begitupun seterusnya.


Jadi sebagai laki laki, kamu harus tahan dengan segala godaan di luar sana. Ingatlah dirimu itu sudah beristri jadi kamu harus selalu mengutamakan istrimu, jika kau mulai tergoda, maka kau segera pulang dan peluklah istrimu nak. Menjadi orang kaya itu tidak mudah karena selain banyak pesaing yang ingin menghancurkan kita, kita juga akan di goda oleh wanita matre yang hanya menginginkan uang, uang dan uang.


Hanya istri kitalah yang akan selalu setia menamani kita walau keadaan kita terpuruk sekalipun. Jangan pernah menyakiti hati istrimu nak karena papa dan mama tak akan membiarkan itu semua terjadi apalagi jika papa sampai tau kau menyakiti istrimu hanya demi wanita murahan yang tak berharga. Sungguh, papa tak akan memaafkan kamu walau papa sudah mati sekalipun.


Kau itu bukan lagi seorang single, kau itu sudah punya istri dan bentar lagi akan menjadi seorang ayah. Keluarga adalah harta paling berharga nak,  bukan uang. Uang masih bisa di cari tapi jika keluarga, sekali hancur maka susah untuk bisa kembali seperti semua.


Jadi berfikirlah dewasa dan jangan sampai kau menyesali atas semua perbuatan yang telah kamu lakukan. Berusalah untuk menjadi suami dan ayah yang bisa di banggakan oleh anak dan istrimu. Kamu faham maksud papa kan?" tanya Ezra menasehati putra yang sangat ia sayangi itu.


"Iya pa, aku mengerti. Terima kasih atas nasihat papa. Aku akan selalu mengingatnya. Dan maafkan aku yang sudah membuat mama dan papa kecewa." Ujar Aksa.


"Walau kau sudah membuat mama dan papa kecewa, papa dan mama akan memaafkanmu tapi tidak untuk lain kali. Jadi jangan bikin mama dan papa kecewa lagi nak." Ujar Ezra.


"Iya pa, aku janji." Ucap Aksa.


Tak lama kemudian, Bi Ana datang membawa beberapa minuman dan juga makanan yang di buat oleh Ayu dan juga Balqis tadi. Sebenarnya Bi Ana sudah mau mengantarkan makanan dan minuman itu dari tadi tapi karena melihat Tuan Mudanya yang menangis dan berlutut di kaki Balqis, membuat Bi Ana mundur apalagi ketika Tuan besar dan Nyonya Besar datang menghampiri anak dan menantunya membuat Bi Ana tak punya keberania untuk mengantarkan  makanan dan minuman yang sudah ada di tangannnya. Bi Ana pun menunggu moment yang pas  untuk mengantarkan makanan dan minuman yang sudah ada di tangannya.


 



__ADS_1


__ADS_2