
Pagi sekali Hyuk mandi karena ia ada meeting pagi bersama Bram dan Petra. Natasya sudah terlihat cantik dengan rambut terikat rapi dan pakaian santainya. ia masuk ke kamar Hyuk membawakan stelan kerja yang di setrika ulang oleh Mila. Hyuk bergegas mengenakan stelan kerjanya di kamar mandi. ia malu jika harus berganti pakaian dan ada Natasya di kamarnya. Hyuk merapikan kemejanya. Natasya mendekat ke arah Hyuk ia berjinjit dan memakaikan dasi untuk Hyuk. wajah keduanya berdekatan, Natasya mengikat dasi dengan rapi. sekarang Hyuk benar-benar tahu kenapa setiap pagi Bram begitu tergila-gila pada momen mengikat dasi. ternyata memang menyenangkan. pikir Hyuk, ia bisa saja mengecup bibir Natasya seperti Bram mengecup bibir Ariani. tapi tentu saja itu tidak di lakukan oleh Hyuk. pernikahannya dengan Natasya adalah suatu kecerobohan dan mungkin akan berakhir suatu saat nanti.
"Aku pergi dulu". Kata Hyuk meraih kunci mobilnya.
"Tunggu". Natasya berjalan mengampiri Hyuk dan mengecup pipi suaminya itu. Hyuk terkejut tapi tetap terlihat datar seperti biasa. bagi Natasya pernikahannya tidaklah main-main meski ia tahu Hyuk tidak mencintai dirinya.
***
__ADS_1
Bram sudah rapi ia nampak sedang bermesraan dengan Ariani sebelum berangkat bekerja. Hyuk sudah tiba dan menunggu di bawah. Ariani mengikuti Bram yang berjalan menuju pintu keluar. ia memberikan ciuman hangat di pipi kanan Bram sebelum Bram masuk ke dalam mobil. Hyuk teringat pada ciuman Natasya tadi pagi. ia meraba pipinya dan tersenyum senang.
"Apa ada berita bagus?, kenapa kau tersenyum senang?". Bram memergoki Hyuk yang terlihat lebih aneh dari biasanya. kalau biasanya ia seorang robot sekarang ia terlihat seperti robot yang sedang jatuh cinta. (hahahha.....)
Keduanya tiba di gedung Admaja Group yang yang mewah. Hyuk dan Bram turun dari mobil berjalan menuju loby. disana Petra sudah tiba terlebih dahulu. ketiganya masuk ke ruangan meeting. hubungan Hyuk dan Petra sedang tidak baik. Petra menyalahkan Hyuk atas kemalangan yang meninpa Keara. gadis itu patah hati berat dan terpaksa melarikan diri ke luar negeri. sementara Hyuk tidak menghiraukan Petra, ia malas jika harus berdebat dengan Petra mengenai wanita.
"Tuan Hyuk sepertinya kau nampak lebih tampan setelah memiliki nona Natasya". Sindir Petra.
__ADS_1
"Cukup!, atau aku harus menendang kalian brdua?". Bram terlihat kesal. gawat kalau ia sampai jelek moodnya.
Petra memulai presentasinya di hadapan Bram dan Hyuk. Keduanya mengoreksi pekerjaan Petra. beberapa kritik di sampaikan oleh Bram dan Hyuk. meeting selesai setelah satu jam. Bram dan Hyuk kembali ke ruaang kerja masing-masing. Petra menyusul Hyuk di ruang kerjanya.
"Kau tidak mencari tahu tentang keadaannya?"
Tanya Petra gusar. Hyuk terdiam sebenarnya ia juga mencemaskan Keara di belahan bumi bagian sana. saat ini mungkin gadis itu sedang belajar sesuatu yang baru. pikir Hyuk.
__ADS_1
"Jika kau memang peduli kau tanya keberadaan dan kondisinya. aku akan sangat berterimakasih, aku pria beristri tuan Petra Admaja!". Hyuk sudah mulai jengan mengurusi tuang Admaja satu ini. ia benar-benar berbeda dari kakaknya. yang satu ini suka sekali mencampuri urusan orang lain. Petra meninggalkan ruang kerja Hyuk dengan kesal dan kembali ke ruangannya.
Hyuk melihat ponselnya, ia sedang memantau sosial media istrinya. Natasya sedang pergi ke toko buku di temani Mila. Hyuk lega karena tidak mungkin istrinya akan memborong buku seperti memborong belanjaan di maall kemarin. Hyuk menyalakan laptopnya dan mulai fokus dengan pekerjaannya.