
Sepanjang jalan menuju kantor, Axel merasa kesal,. sedih dan juga kecewa. Kesal karena Afifah menolak lamaran Axel, dan juga sedih karena Afifah gak peka dengan perasaan yang ia rasakan dan marah karena Axel gak bisa mengendalikan perasaan yang ia rasakan saat ini.
Seharusnya Axel tak mencintai wanita yang hanya bisa membuat Axel tersiksa. Kadang Axel menyesali pertemuannya dengan Afifah, Pertemuan yang mampu menggetarkan hatinya. Pertemuan yang pada akhirnya membuat Axel jatuh cinta sedalam-dalamnya. Pertemuan yang juga membuat Axel sakit yang teramat dalam.
Afifah, wanita pertama yang bisa memikat hati Axel. Wanita pertama yang bisa membuat Axel mengerti apa itu cinta. Namun rasa cinta yang ia rasakan tak seindah seperti apa yang ia inginkan, karena semua itu berbanding terbalik, bukan kebahagiaan yang di rasakan oleh Axel melainkan sebaliknya.
Sudah cukup Axel di perbudak oleh cinta. Mungkin sudah saatnya Axel melupakan Afifah walaupun itu sangat menyakitkan dan mungkin butuh waktu yang sangat lama. Namun itu jauh lebih baik dari pada Axel harus menelan rasa sakit sepanjang waktu.
__ADS_1
Axel terus memikirkan Afifah hingga tanpa sadar ia sudah sampai di depan kantornya. Axel segera memarkirkan sepeda motornya di parkiran, lalu ia pergi menemui karyawannya dan mengembalikan kunci sepeda motornya. Tak lupa Axel memberikan uang 200 Ribu sebagai imbalannya.
Setelah mengembalikan kunci sepeda motor, Axel kembali ke ruangannya. Namun baru saja ia duduk, Sam datang menghampirinya.
"Maaf pak, akan ada meeting 15 menit lagi," ujar Sam, Sam tau bahwa sahabat sekaligus atasannya itu sedang mempunyai masalah yang cukup rumit. Tapi untuk kali ini, Sam gak bisa menolongnya karena ini rapat penting yang gak bisa di wakilkan oleh siapapun dan Axel harus datang sendiri karena ia mewakili perusahaan yang ia pegang.
Axel bekerja keras bukan semata-mata hanya demi mengumpulkan banyak uang tapi Axel lakukan itu untuk bisa terus membangun banyak perusahaan dan bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.
__ADS_1
Setelah menyampaikan pesan itu, Sam langsung pergi. Sedangkan Axel menyiapkan semua berkas berkas yang harus ia pelajari dalam waktu singkat.
Setelah 15 menit kemudian, Axel segera pergi menuju rapat penting dengan orang-orang yang penting juga tentunya. Walaupun saat ini suasana hati Axel lagi gak baik, tapi Axel akan menyampingkan perasaannya itu untuk sebentar saja sampai rapat itu selesai dan setelah itu, Axel bisa memikirkan langkah selanjutnya agar ia bisa terlepas dari perasaan yang menyiksanya.
Rapat itu hanya berjalan selama 2 jam 30 menit. Selesai rapat, Axel kembali ke ruangannya. Axel sudah meminta Sam agar tak ada orang lain yang mengganggunya saat ini bahkan Axel juga meningkatkan aktifkan hpnya.
Axel mengambil obat yang ia beli beberapa hari lalu, yah Axel mengonsumsi obat tidur, agar ia bisa tenang dan bisa istirahat tanpa harus memikirkan beban yang membuat fikiran ya jadi kacau.
__ADS_1
Bahkan saat jam pulang kerja, di saat semua karyawannya pada pulang. Axel masih setia di ruangannya bahkan Sam ingin pamitan pulang namun saat ia ingat dengan pesan sahabat sekaligus atasannya itu, maka Sam mengurungkan niatnya. Ia pun segera pulang ke rumahnya karena ia pun juga sudah sangat lelah setelah bekerja dari pagi sampai sore hari.