
Hyuki Harjo Gunawan, itu adalah nama lengkapnya. sejak 8 tahun lalu ia bekerja sebagai asisten pribadi presdir Admaja Group. dia lulusan S2 hukum tapi juga cerdas dalam bisnis. usianya sekarang tepat 30 tahun. ia belum memiliki kekasih apa lagi istri. hidupnya cukup misterius. ia setia dengan pekerjaan dan tuannya. kemanapun tuan Bram-nya pergi ia selalu ada. kapan pun ia di butuhkan untuk menyelesaikan masalah ia ada di garda depan untuk memberi solusi. wajah Hyuk juga tampan. kulit nya bersih, tubuhnya tinggi meski tidak setinggi Bram dan ia selalu rapi dalam balutan jas kerjanya. Hyuk tinggal di sebuah rumah mewah pemberian Bramantyo. entah jasa apa yang sudah di lakukannya hingga mendapat hadiah semewah itu. tentang gajinya, hanya Bram dan Hyuk yang tau. ketika selesai menunaikan tugas berat, Bram akan memberikan bonus yang tidak sedikit jumlahnya. tetapi jika Bram marah ketika ada kesalahan, Hyuk juga siap mental untuk jadi pelampiasan. sampai saat ini ia masih jadi asisten yang misterius. mungkin lain kali akan terkuak tabir kehidupannya yang lain.
__ADS_1
****
__ADS_1
Ariani sedang menanam bunga mawar di halaman depan. ia menyibhkan diri dengan berkebun. ia terpaku ketika melihat seseorang ternyata berdiri tak jauh darinya sedang mengamati kegiatan berkebunnya. ialah Bram. lelaki itu berdiri mematung, sorot matanya memancarkan kerinduan pada istrinya. Ariani diam membeku. ingin rasanya ia berhambur memeluk tubuh tinggi itu. tapi ia tak berdaya menvhadapi kenyataan bahwa lelaki itu sudah menghianatinya. meskipun pernikahan mereka hanya seperti mainan saja.
__ADS_1
bapak dan ibu Cipto serta Wisnu yang menyaksikan ikut terharu. mereka yakin bahwa menantunya itu orang yang sangat baik. Bram measuk kedalam rumah ia meminta izin pada kedua orangtua Ariani untuk membawa Ariani pulang bersamanya. tentu saja kedua orangtua Ariani bahagia mendengarnya. Hyuk mengambil alih koper milik Ariani. ia membawanya ke dalam bagasi mobil. sekarang tugasnya adalah mengantarkan kedua pasangan yang di mabuk cinta itu sampai di rumah keluarga Admaja. di dalam mobil, Ariani bersandar di pelukan Bram. Bram terlihat bahagia melepas rindunya. di elusnya rambut Ariani yang tergerai indah. aroma shampo yang ia rindukan merebak di indra penciumannya. Hyuk memarkir mobil di halaman utama. Bibi Nam sudah terlihat menyambut. Ariani turun dari mobil dan memeluk bibi Nam. ia juga rindu dengan suasana rumah besar itu. dengan para pelayan yang baik hati, mama dan juga Petra. Bram menggenggam tangan Ariani dan mengajaknya masuk ke dalam rumah. mereka sudah di sambut mama dan Petra. keduanya menaiki anak tangga menuju kamar. sedang Hyuk ia di izinkan kembali pulang untuk beristirahat.
__ADS_1