
Saat Ayunda masih ada di sekolah, Alexa sibuk di rumah sakit dan Axel sibuk di kantornya. Adzriel, Zahra dan Aulia sudah tiba di rumah. Mereka memang sengaja gak memberi tau pulang jam berapa, hanya saja kemarin Zahra chat Alexa, cuma bilang pulang besok dan gak usah di jemput.
Walaupun Adzriel dan Zahra ada di luar kota tapi mereka tau apa yang terjadi di rumah. Bahkan mereka sangat tau apa yang di alami oleh kedua buah hatinya. Memang sengaja Adzriel dan Zahra gak mau ikut campur tapi makin ke sini, hubungan mereka gak ada yang jelas dan seperti gak ada kepastian hingga mungkin Adzriel harus memberikan nasihat kepada buah hatinya itu untuk mengambil keputusan agar tidak salah langkah.
Memang zaman modern yang saat ini, pacaran adalah hal biasa beda dengan zaman dulu. Jika zaman dulu, suka langsung lamar, tidak seperti sekarang. Buletin gak karuan bahkan Adzriel dan Zahra sampai gemas sendiri saat mendengar seseorang mengatakan apa yang terjadi dengan kedua buah hatinya.
Padahal Axel dan Alexa adalah anak yang sangat cerdas tapi jika sudah berurusan dengan cinta, kecerdasan nya seperti hilang entah kemana. Bahkan Alexa dan Axel sampai frustasi hanya karena cinta yang belum pasti.
Belum nikah aja sudah seperti ini, bagaimana jika mereka menikah nantinya. Tapi yah memang semua itu tidak semudah yang mereka ucapkan dan Adzriel berjanji akan membantu kedua buah hatinya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
"Mas, mandi dulu gih biar seger setelah itu langsung sholat. Aku mau menyiapkan makan siang untuk kita." ucap Zahra.
__ADS_1
"Iya sayang. Oh ya bunda mana?" tanya Adzriel.
"Bunda ada di kamarnya, tadi sih katanya mau tidur sebentar sebelum mandi. Mungkin bunda capek setelah perjalanan jauh," jawab Zahra.
"Oh gitu, iya udah aku mandi duluan ya," ucap Adzriel.
"Iya mas," jawab Zahra.
Setelah itu, Adzriel pergi ke kamarnya untuk mandi sedangkan Zahra pergi ke dapur untuk memasak buat suami dan ibu mertuanya.
Hari ini Zahra gak masak yang terlalu ribet, karena Zahra sendiri juga merasa lelah setelah perjalanan jauh. Jadi Zahra masak ala kadarnya aja. Yaitu nasi putih, sambal pedas manis, telur mata sapi, kacang panjang di masak bening, tempe goreng, tahu goreng, dadar jagung dan oseng oseng.
__ADS_1
Setelah selesai memasak, Zahra pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya alias mandi. Selesai mandi, Zahra segera sholat dhuhur lalu setelah itu Zahra dan Adzriel langsung pergi ke ruang makan.
"Mas, aku panggilkan bunda ya, buat makan bareng," ucap Zahra.
"Gak usah, biarkan bunda Istirahat dulu. Kasihan jika di bangunin, baru tidur sebentar, biar nanti aja ini di angetin lagi jika bunda sudah bangun dan mau makan," jawab Adzriel yang gak mau mengganggu istirahat bundanya.
"Baiklah," Zahra gak pernah membantah ucapan suaminya. Setelah itu mereka makan berdua sambil sesekali ngobrol.
Selesai makan siang, mereka duduk santai di ruang keluarga sambil nonton tivi.
"Setengah jam lagi, Ayunda pulang. Gimana kalau kita jemput Ayunda?" tanya Zahra semangat.
__ADS_1
"Kita kasih kejutan," lanjutnya.
"Boleh lah. Nanti kita jemput Ayunda bareng," ujar Adzriel tersenyum sambil merangkul sang istri ke dalam dekapannya.