
Setelah kepergian Inez, Axel dan Alexa pun bisa hidup normal lagi. Mereka tak memikirkan kehidupan Balqis dan Aksa lagi. Axel dan Alexa percaya kalau Aksa pasti bisa memberikan kebahagiaan untuk Balqis dan bisa melindunginyaa.
"Ka, sekarang kita bisa hidup normal lagi ya kak, tanpa harus memikirkn kebahagiaan orang lain." Ujar Alexa.
"Iya Alhamdulilah. Aku juga senang melihat tante dan om kini hidupnya bahagia. Semoga untuk selanjutnya ketika mereka ada masalah, mereka bisa menyelesaikannya dengan baik baik tanpa campur tangan kita lagi hehe."
"Kakak gak ikhlas membantu mereka?" tanya Alexa.
"Ikhlas dong, masa ya gak ikhlas. Cuman kaka ingin mereka itu bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain."
"Iya kakak benar." Ujar Alexa.
__ADS_1
"Ka, jujur aku belum siap untuk jadi orang dewasa. Entah kenapa aku merasa kalau sudah menikah itu ada aja masalah yang muncul.. Aku jadi takut dan parno. Aku lebih suka kayak gini, bisa melakukan apapun yang kita mau." Ucap Alexa.
"Dek, Seseorang itu Akan Mendapat Ujian Sebanding dengan Kualitas Imannya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, Cobaan yang semakin berat akan senantiasa menimpa seorang mukmin yang sholih untuk meninggikan derajatnya dan agar ia semakin mendapatkan ganjaran yang besar.”
"Wah kakak udah pinnter ceramah seperti aby, tau dari siapa kak?" tanya Alexa.
"Belajar di rumaysho.com." Jawab Axel tersenyum.
"Oh, hebat. Kakak sudah pintar seperti aby. Aku juga akan sering banyak banyak baca biar sama kayak aby, umy dan Kak Axel." Ujar Alexa bersemangat.
__ADS_1
__ADS_1